Bagiamana bisa pembelajaran dilakukan kepada murid yang tidak aktif berbicara menjadi hal yang haram bagi mereka lalu bagaimana pembelajaran bisa berlangsung.
Metode apa yang guru ajarkan apakah dengan metode verbal atau memakai tulisan saja, ternyata guru yang mengajar tak di perkenankan berbicara.
Sedikit bingung pasti dan menjadi pertanyaan di benak kita kenapa berbicara haram di sekolah ini
Apakah murid nya bertabiat sama seperti di sekolah.
"Aduh hati hati dong kalau jalan," ucap Bintang salah satu murid dari sekolah pendiam.
"Iya maaf aku gak sengaja," ucap Clara siswi SMA Nusantara.
Clara melihat cowok di depan nya menggunakan baju seragam sekolah Perbuana ( SMA para pendiam ) namun tak ia sangka kalau siswa nya
berbicara seperti pada umum nya.
Terkenal rumor nya seperti itu namun kadang rumor memang tidak sesuai itu yang di yakini Clara.
Clara memberitahu kepada teman teman nya tentang apa yang harus saja ia alami dan teman-temannya ternyata tahu kalau sebenarnya di peraturan sekolah itulah yang tidak boleh berbicara tapi semuanya rata-rata siswanya bisa berbicara.
Clara dianggap kuno tidak mengetahui fakta ini kan masalah ini sempat viral namun yang menjadi misteri adalah alasan peraturan itu.
Clara sampai rumah sekitar jam 5 sore dan langsung membuka laptopnya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi berharap mendapatkan jawaban dan petunjuk.
Tanpa membuka seragam nya terlebih dahulu seperti nya rasa kepo dari Clara sudah mencapai puncak nya.
Clara pun membaca berita yang dianggap hoax dan di konfirmasi dari pihak sekolah kalau itupun hoax.
Dikatakan bahwa peraturan ini di buat untuk menghormati kepala pendiri sekolah para pendiam namun jelas jelas itu hoax karena pendiri nya adalah orang yang sehat dan tak memiliki cacat.
Banyak rumor lain nya dan Clara akhirnya mendapatkan sebuah petunjuk dari website namun di kolom komentar dan itu masuk akal.
--Aku rasa memang hanya peraturan saja untuk menjadi lain dan menarik perhatian tak ada alasan khusus kalau memang ada tradisi atau apa seharusnya di jelaskan---
Clara mengganggap ini hanya salah satu marketing yang kelewat pintar tak ada misteri semacam itu.
Namun ada komentar lagi yang menjadi sorotan mata nya komentar yang lebih kearah Fantasi menurut Clara.
Saya pernah punya teman dari SMA itu dulu awal nya sekolah itu sekolah dengan sistem biasa namun di rubah karena ketua pendiri sekolah itu memiliki anak yang usia nya 4 tahun namun ia tak bisa berbicara dari lahir dan sebab itulah sistem ini berubah.
Kenapa menurut Clara fantasi karena anak dari mana pendiri sekolah itu hanya seorang pria lajang tanpa istri.
Clara tertidur dan besok ia akan mencari tau lebih lanjut lagi bertanya kepada Bintang yang baru saja ia temui di depan toko roti adalah tetangga baru nya.
Besok pagi ia langsung bergegas membuat kue coklat untuk tetangga baru nya dan datang dengan mengetuk pintu.
tok--tok-
"Iya tunggu sebentar," suara seorang perempuan.
Membuka pintu seseorang perempuan paruh baya keluar dengan memakai celemek.
"Maaf Tante saya datang kesini untuk mengantarkan kue coklat ini karena Tante tetangga baru kami, " ucap Clara dengan sopan.
"Aduh masih ada ya tetangga kayak gini, sini masuk nak," ucap ibu Bintang.
Setelah beberapa lama mengobrol bintang keluar, Clara langsung pura-pura gak kenal dan mengajaknya berkenalan.
"Kamu cewek yang kemarin kan ?," Ucap Bintang
Diakhir perdebatan singkat Clara meminta izin agar bintang menemani nya untuk membeli roti dengan alibi kalau sendiri takut diculik.
"Kamu bisa aja Clara, Bintang kamu kan laki laki kamu kuat kamu bisa kan lindungi Clara," ucap ibu Bintang sambil tertawa kecil.
Akhirnya Bintang pasrah dengan perintah ibu nya dan menemani Clara ke toko roti.
"Bukan nya kamu sudah membeli roti kemarin ?," tanya Bintang.
"Roti tawar untuk keluarga ku kalau aku sekarang ingin membeli roti strawberry," tanggap Clara.
Di perjalanan Clara bertanya tentang sekolah Bintang dan Bintang pun langsung tau motif tersembunyi dari Clara mendekati nya.
"Bilang saja mau tau tentang sekolah ku tak usah pura-pura," menyindir
"Hehe, enggk kok cuma mau temenan aja."
Berlalu lah waktu bermakna kali ini untuk Clara karena ia sudah mendapatkan persetujuan dari Bintang yang akan membantu nya mencari tau alasan sekolah para pendiam itu.
Karena Bintang pun tak merasa nyaman dengan sistem itu, bagaimana pun manusia normal butuh komunikasi.
Bintang memberikan sebuah album foto pendiri sekolah di internet pendiri sekolah para pendiam situ berpose senyum namun di album foto ini tidak ia hanya pria kaku.
Berdiskusi di kamar berdua dengan Bintang dan makanan pendamping roti dan cemilan yang di buat oleh ibu Bintang.
Mereka berdiskusi bertukar pikiran, Bintang ternyata pernah mendapati salah satu dari keturunan adik nya pendiri sekolah berbicara sendiri.
Dan ia berkata bahwa keluarga Prakesta adalah keluarga yang misterius dimana banyak dari mereka adalah indigo.
kasus misteri ini semakin seru menurut Clara, Clara mencari tahu tentang anak indigo benar saja fakta pertama anak indigo lebih berprestasi benar saja dari keturunan keluarga Prakesta tak ada yang hanya tamat SMA atau bahasa nya punya gelar semua.
Berlalu tanpa sadar sudah sore dan Clara harus pulang karena tak mungkin ia menginap di rumah Bintang, Ibu Bintang meminta ketersediaan keluarga Clara untuk makan malam bersama.
Clara dan keluarga nya menyetujui undangan dan akhirnya mereka makan malam bersama kedua orang tua masing masing hadir tapi Clara dan bintang malah mencari info kembali.
"Mereka satu angkatan pelajaran nya kurang lebih sama saling belajar kan bagus," ucap Ibu Bintang sambil tersenyum.
Stelah diskusi Hari Senin Bintang mencari informasi lebih lanjut dengan meminta saran studi tambahan untuk masuk ke universitas kepada Bu Guna ibu guru yang dingin dari keluarga Prakesta.
Nah ketika mereka sedang berbicara berdua ibu nya tiba tiba bilang ' tidak' dengan kencang padahal Bintang sedang menanyakan nilai yang akan cocok untuk universitas.
Pura- pura tidak terjadi apa-apa Bu Guna melanjutkan topik pembicaraan.
Terkuak semua saat Minggu ke dua pencarian fakta saat Clara ikut kesekolah berpura pura sebagai anak baru karena sistem pengajaran tanpa komunikasi hanya penjabaran materi buku tak ada yang tau kalau siswa nya lebih satu.
Dimana saat Clara yang salah masuk ruangan malah masuk keruang terlarang, Clara disana terkejut dengan gantungan foto berjejer sangat mengerikan ( foto masa lalu karena bentukan foto nya masih berwarna kuning ) dimana para pria disikat di kursi ada salah satu orang bule yang memegang lidah dari salah satu orang yang terikat dan tangan kiri nya memegang pisau panas.
Tamat.