Tak seperti biasanya wajah sahabat ku murung, sensitif dan senyum sekadarnya.aku tertarik untuk bertanya,dengan sedikit berlari aku mendekati nya,"apa yang terjadi dg mu wahai sahabatku"dia hanya menatap ku dengan binar bahagia di mata nya.aku semakin penasaran"apakah kau sudah melupakan nya"dia hanya menggeleng.aku mulai kahwatir dg sikap nya yang berbeda.langkah ku terhenti dan dia tersenyum dan berkata"aku sudah punya cara lain untuk bahagia"aku langsung memeluknya sudah hampir 10 tahun ini dia berjuang dan mencintai kekasihnya yang tak pernah mencintai nya .aku menatap nya dg bahagia"katakan pada ku siapa yg membuat mu bersemangat?"dia terkejut "bukan siapa tapi apa"ujar nya .Sudah hampir satu minggu aku tak melihat nya,mungkin dia sibuk dengan pekerjaan nya pikir ku, karena sejak aku mengenal nya kami selalu berbagi suka dan duka.
Aku melihat banyak orang berlari di sebrang toko roti itu,tiba - tiba aku merasa mengenali jaket itu dinda pikirku dan aku pun berlari menuju kerumunan itu ..
Sudah 3 jam aku duduk di lobby rumah sakit ini aku cemas,aku hanya duduk sambil memegang tas dinda.
Kamis pagi aku datang dan berharap aku bisa langsung masuk keruangan dimana dinda di rawat, terlihat sepi di kamar itu,tiba - tiba aku mendengar suara" kamu mencari pasien yg di sini, keluarga nya telah memindahkan nya ke ruangan anggrek".aku pun langsung pergi setelah mendengar nya.
Masih ada dokter pikir ku,
tak berapa lama ibu dinda keluar dan langsung menangis memelukku"dinda koma asti"aku langsung berlari masuk ke ruangan.kau seperti tidur pulas dinda,tak ada luka di tubuh mu tapi dimengapa kau seperti begitu bahagia dg tidur mu"bangun dinda bisik ku,bangun..bangun"
Aku menangis ketika membuka tas dinda hanya ada satu coklat dan buku harian nya..
Aku kembali teringat dg ucapan terakhir nya kala itu " bukan siapa tapi apa"maaf kan aku dinda lirih ku sambil membuka diare nya..
Oktober 2011
Hanya air minum yg dia tawarkan tapi hati ku begitu bahagia
Dinda
Kembali ku baca semua tulisan nya yg tak asing bagi ku karna di setiap lembar tulisan nya aku sdh mendengar langsung dari nya.namun aku tersentak ketika melihat..
Januari 2021
Aku akan mencintaimu dan terus mencintai mu dengan cara ku sendiri,aku tak akan meminta atau mengharapkan balasan kasih dari mu.... mengharapkan mu menghancurkan hatiku... mencintaimu adalah bagian dari nafas ku.
Dinda
Januari 2021
Mencintaimu dengan hayalan ku...
Dengan hayalan ku aku bisa terus bertahan hidup,aku bisa membuat cerita tentang kita melalui hayalan ini..aku bisa bersemangat menjalani hari2 ku,aku bisa tertawa dalam kerinduan ku.sudah terlalu lama memohon untuk di cintai ,aku sudah bosan dg kehilangan harga diri ku karena mengemis mengharapkan mu...hari ini aku melepaskan mu,membebaskan mu dari hidup ku.kini aku akan hidup dg senyuman dan aku hanya akan mencintaimu dalam hayalan ku..
Dinda
Aku tersentak aku mengira dinda sudah melupakan kekasih nya ternyata dinda ...
Kembali kutatap wajah sahabat ku dia tampak bahagia dalam tidur nya walaupun wajah pucat nya membuat ku menangis.
Minggu pagi dari kejauhan aku melihat. Seorang laki2 sedang berada tepat di depan pintu ruangan di mana dinda di rawat,siapa dia pikir ku,laki2 itu hanya melihat dari pintu kemudian segera pergi aku sedikit mengejar nya namun langkah ku terhenti ketika ibu dinda memanggil ku
"Asti tolong bantu ibu"
Di toko bunga ini awal aku bertemu dg dinda,dinda sangat suka dg aroma sedap malam karena itu ibu dinda meminta ku membeli nya.
Sudah hampir sebulan dinda koma, lamunan ku buyar ketika ibu dinda memanggil ku "Asti kemari nak,siapa laki2 itu nak sejak dinda di rawat hampir setiap pagi dia mengawasi ruangan ini,ibu ingin bertanya tapi setiap ibu melihat nya dia langsung pergi"itu orang yg sama yg kulihat minggu pagi kemarin,aku mencoba mengingat siapa laki2 itu,atau mungkin dia kekasih dinda ah tidak mungkin dinda selalu mengemis mengharapkan nya untuk dapat bertemu namun kekasih nya selalu menolak nya,entah cinta apa yg ada di hati dinda terabaikan , tersakiti tapi tetap tulus,andai aku ada di posisi dinda sudah lama laki - laki itu aku tinggalkan .
Sudah sore dinda aku pulang bangun lah dari tidur mu ,tersadarlah dari hayalan mu,aku kangen makan sate mang dadang bersama mu..bisik ku di telinga dinda .
Setelah aku membuka handphone dinda aku teringat dinda sangat suka mendengar lantunan ayat suci yg di kirim Hasyim kekasih nya"ibu boleh kan aku nyalakan vidio ini di telinga dinda "ibu nya tersenyum"kok harus izin Asti"
Aku tersentak ketika aku melihat ada air mata di sudut mata dinda.
Ibu dinda tersenyum"terimakasih Asti ini perkembangan yg baik kata dokter"aku berpikir dinda bisa mendengar suara itu,dan mungkin dinda akan segera sadar jika laki-laki itu berada di dekat dinda.
"Kau menemukan alamat hasyim Asti" aku menghela nafas" belum bu"dulu aku pernah bertemu dg kekasih dinda dan aku mengejek dinda habis2an karena menurut ku dinda tidak mungkin menyukai laki2 itu karena satria teman sekantor kami jauh lebih tampan dan baik bahkan satria masih tetap mencintai dinda meskipun dinda selalu menghindar.aku mencintai suara nya ketika mengaji ,aku nyaman berada di dekat nya,aku bisa tertawa lepas dg nya,aku bahagia bisa menatap mata lembut nya itu saja kata dinda kala itu.
Aku berlari mengejar laki2 itu sambil berteriak jelas saja orang yg ada di trotoar segera menahanya dan aku terkejut ketika dia berbalik"Hasyim"
Aku hanya diam sambil terus berjalan di dpn nya ,dan dia terhenti saat hampir tiba di ruangan di mana dinda di rawat"maafkan aku Asti aku tidak bisa menemui dinda"geram ku sudah hampir tak tertahan"bahkan di saat seperti ini pun kau tidak peduli dg nya"dia hanya menunduk "tak ada setitik sisa rasa mu untuk dinda?"dia tetap diam." 10 tahun dia mencintai mu,10 tahun dia selalu ada untuk mu,10 tahun dia mengemis dg mu tak ada kah rasa kemanusiaan mu?"dia tetap diam dia menatap ku dg mata nya sedikit memerah"aku tak pernah membiarkan dia mencintai ku aku sudah meninggal kan nya,aku tak pernah memberi harapan untuk nya karena aku tau aku akan menyakiti nya,aku sudah menjauh Asti kau tau itu." Aku terdiam Hasyim benar dia memang sdh meninggal kan dinda."mengapa kau ada di sini " jawab ku ketus.dia hanya terdiam sambil memalingkan muka nya.."kau yang selalu datang di pagi hari kan?"dia tetap diam dan dia menganggukan kepala nya.aku terkejut aku hanya sok tau dan ternyata benar,oh tuhan apa yg terjadi dg mereka bedua jerit ku di dalam hati."lantas untuk apa kau di sini kalau kau tidak mencintai dinda datang di pagi hari kan?"dia tetap diam dan dia menganggukan kepala nya.aku terkejut aku hanya sok tau dan ternyata benar,oh tuhan apa yg terjadi dg mereka bedua jerit ku di dalam hati."lantas untuk apa kau di sini kalau kau tidak mencintai dinda" dia kembali tertunduk."untuk apa "tanya ku dengan suara lebih keras"aku..aku"dia menarik nafas nya seolah 2 banyak beban di dada nya,dasar laki2 pikir ku ,dia pasti tidak ingin pengagum nya hilang."semua laki2 egois " tanpa sadar aku mengucapkan itu
" Aku tidak kan pernah bisa membalas cinta dinda,aku tidak ingin menyakiti nya,dia pantas mendapat kan yang lebih baik,aku sudah mencintai wanita lain sebelum bertemu dinda dan tidak ada satu alasan pun yg bisa membuat ku meninggal kan nya,dan aku tidak akan pernah memilih karena dalam situasi apapun aku tidak akan bisa bersama dinda, walaupun itu bisa terjadi aku tidak akan mampu menyakiti Aisyah." Aku terkejut mendengar pengakuan Hasyim."lantas untuk apa kau di sini"aku ingin mengusir nya jika saja ibu dinda tidak mendekat."nak Hasyim" ku lihat Hasyim sangat terkejut ,dia langsung menghampiri ibu dinda dg sopan dan ramah.aku muak melihat tingkah nya buat apa dia berpura2 pikir ku.Buat apa dia berpura2 pikir ku.
"Nak Hasyim , Asti ibu minta maaf tanpa sengaja ibu mendengar obrolan kalian"ibu asti memegang tangan Hasyim.
"Ibu tau mengapa dinda begitu mencintai mu dia rela menunggu mu di usia nya yg tidak muda lagi,kau pantas dia cintai nak,ibu kemarin meminta Asti mencari mu karena pada saat Asti menghidupkan vidio mengaji mu Dinda memberikan respon kami sangat berharap kau bisa menjadi penyembuh bagi Dinda,tapi setelah mendengar ucapan mu tadi ibu sedih tapi kejujuran di atas segala nya nak Hasyim" laki2 itu hanya tertunduk .
"Kau telah melakukan hal benar dg menjauhi Dinda karena jika tidak Dinda akan semakin hancur,dan untuk urusan perasaan dinda untuk nak Hasyim itu bukan kuasa kita"mata Hasyim memerah sambil menatap ibu Dinda"Asti inilah kehidupan kita tidak bisa memaksa, memilih siapa yg akan kita cinta ,ada yang lebih utama dari cinta yaitu tanggung jawab dan itu sdh di miliki nak Hasyim,dia lebih mempertahakan kesetiaan nya walaupun kita tidak tau seberapa dalam perasaan nya untuk Dinda,ibu bangga dg mu nak" sembari menghapus air mata nya ibu Dinda memeluk Hasyim."pulanglah nak Hasyim jangan sampai Dinda sadar dan tau kau ada di sini" ucap ibu dinda sambil meninggalkan kami,Hasyim kembali menghampiri ibu Dinda dan meminta maaf dan aku melihat mata Hasyim basah.
Baru saja aku mau mengusir Hasyim tiba2 terdengar suara ibu dinda"dokter...dokter"
Aku berlari menghampiri nya dan waktu berlalu begitu cepat tanpa basa basi dinda pergi meninggalkan kami,aku tak ingat apa yg terjadi selanjutnya karena tubuh ku langsung lemas dan aku tak sadarkan diri .
Yang ku ingat dinda pergi dengan senyuman dan tangisan ku .sudah hampir 6 tahun aku tidak datang ke kota ini, setelah menikah dg mas aryo aku pindah ikut mas aryo,kota ini hanya membuat ku sedih mengenang masa kecil ku dan mengenang Dinda sahabat karib ku."sayang ini harus ke kanan atau ke kiri " mas Aryo mengejutkan ku kembali aku mengingat jalan ini sdh banyak berubah, " ke kanan mas" jawab ku singkat " kamu kok diam " mas Aryo kembali bertanya.aku hanya tersenyum .
Saat tiba di pemakaman aku ingat dengan jelas di mana dinda di makamkan tapi aku menjadi agak bingung" sayang di mana makam sahabat mu" mas Aryo bertanya "di sana mas tapi kok ada orang yg sedang berdoa,mungkin bukan yaa mas ,dinda kan anak semata wayang" kembali aku mencari namun aku yakin di sana makam dinda karena aku ingat betul aku sering kesini sebelum menikah.aku penasaran dan berjalan mendekati makam DindaAku penasaran dan aku mendekati makam dinda ,tiba-tiba wanita itu menoleh dan tersenyum ramah"ini makam Dinda ?" Aku bertanya "iya ini makam Dinda lasmita" jawab nya ,aku terdiam dalam kebingungan tiba2 aku tak percaya dg apa yg kulihat"Hasyim" Hasyim menatap ku seolah tak percaya"Asti kau disini" aku bergumam dlm hati apa yg terjadi sebenarnya.Hasyim mengulurkan tangannya kepada suami ku,wanita cantik di sebelah Hasyim memperkenalkan diri "saya Aisyah mbak Asti" tutur nya sopan "Asti"jawab ku dg penuh tanda tanya."senang bertemu mbak Asti, silakan mbak kami sudah selesai "tutur Aisyah.
Seketika mas Aryo langsung terlihat dekat dg Hasyim,sambil ku tatap nisan dinda,aku bergumam dlm hati Dinda aku merindukan mu,dan aku masih bingung dg laki2 itu.
Aisyah memaksa kami untuk singgah di rumah nya ,aku menolak tapi mas Aryo sudah menerima sesampainya di rumah Hasyim, Aisyah menyambut kami dg ramah dan kelihatan dari raut wajah nya dia sangat bahagia.Aisyah dan aku tidak saling mengenal tapi Aisyah seolah 2 sdh mengenal ku lama."ayo sayang sini"
Aisyah mengajak 2 anak kembar perempuan lucu dan cantik"siapa nama nya nak"tanyaku... Aisyah menjawab"ini dinda" sambil menunjuk kan salah satu dari kembar ,"ini mita"aku terkejut dinda dan mita adalah nama sahabat ku dinda .dulu saat dinda marah aku sering merayu nya dg memanggil nya mita karena menurut dinda panggilan mita lebih dia sukai."mbak" aisyah mengagetkan ku aku melamun lagi pikir ku.mas aryo dan Hasyim terlihat semakin akrab.saat Aisyah ke dapur aku izin untuk ikut Aisya."mbak terkejut dengar nama putri kembar kami?" Aku mengangguk"mas Hasyim yang memberi nama itu, setelah Dinda meninggal mas Hasyim baru menyadari kalau dinda sangat bearti bagi nya,mas Hasyim menceritakan semua tentang dinda, pernikahan kami tertunda 4 tahun karena mas Hasyim merasa belum siap menikah karena dia menyesali semua yg telah dia lakukan dg dinda,andai dinda masih hidup mungkin kami tidak akan menikah,mas Hasyim baru menyadari perasaan nya saat dinda pergi" aku terdiam,aku sulit memahami ini sejak dulu, Hasyim selalu mengabaikan , menyakiti dinda tapi Dinda tetap mencintai nya dan kini setelah bertahun-tahun dinda pergi pikir ku."Aisyah dulu aku pernah bicara dg Hasyim pas di hari Dinda meninggal,dan Hasyim mengatakan dengan jelas dan yakin dia tidak menginginkan Dinda karena dia sudah mencintai mu lebih dulu" ku tatap tajam mata Aisyah.dia hanya tersenyum"aku dan mas Hasyim dekat sejak kami di SMP dulu,dan keluarga kami pun sudah saling mengenal,tapi menurut cerita mas Hasyim dia bertemu dinda di sebuah toko bunga dan saat pertama bertemu Dinda dia sudah menyukai nya dan mereka sudah sempat dekat dan semakin hari mas Hasyim menyadari bahwa dia telah mengkhianati komitmen kami dan akan menyakiti Dinda karena itu dia meninggal kan Dinda yang sudah terlanjur mencintai mas Hasyim, meskipun mas Hasyim mengabaikan Dinda selama bertahun-tahun tapi mas Hasyim sangat menyayangi Dinda , setiap kali Dinda ingin bertemu mas Hasyim selalu menolak tapi yang sebenarnya mas Hasyim selalu mendatangi dan melihat Dinda dari kejauhan, setiap dinda mengirim pesan dan menelpon mas Hasyim merasa tenang karena dia merasa dinda baik-baik saja,tapi dua Minggu sebelum dinda kecelakaan dinda tidak pernah menghubungi mas Hasyim lagi sehingga mas Hasyim memutuskan untuk pergi ke kantor Dinda untuk melihat keadaan Dinda dari kejauhan tapi ternyata mas Hasyim melihat dinda kecelakaan dan sejak hari itu mas Hasyim tidak pulang ke Jakarta lagi .saat itu aku dan keluarga mas Hasyim kebingungan karena mas Hasyim pergi tanpa izin dan tidak kembali hampir satu bulan.dan ternyata dia tinggal di mushola masjid di rumah sakit di mana dinda di rawat,aku sedih saat mendengar pengakuan mas Hasyim,aku sedih demi aku mas Hasyim meninggalkan Dinda padahal dia sangat mencintai Dinda"Aisyah meneteskan air mata nya ,aku hampir meninggal kan mas Hasyim karena bertahun- tahun dia kehilangan semangat dan dia tidak mempedulikan siapa pun ,mas Hasyim berhenti bekerja dan banyak bediam diri di rumah tanpa banyak bicara." aku terdiam mendengar cerita Aisyah aku salah selama ini ,aku mengira Hasyim sangat buruk,dan kini aku tau mengapa dulu Dinda selalu merasa ada Hasyim di saat dia merindukan nya,dan dia selalu merasa tenang setiap kali menghubungi Hasyim meski tak pernah di balas Hasyim.
ku peluk tubuh Aisyah ."Aisyah kau wanita luar biasa tapi kisah antara Hasyim dan Dinda membuat ku sadar kalau perasaan rindu yang tulus tidak mungkin tanpa alasan.Aisyah menatap ku dengan tulus sambil berkata"mbak Asti aku ingin menjadi sahabat mu " aku tersenyum dan kembali ku peluk tubuh Aisyah.ku tatap wajah Hasyim ada iba di hati ku aku telah salah memahami cinta dinda dan Hasyim..