Di masa itu raja iblis, memiliki putra yang di panggil Ano, walaupun dia adalah anak dari seorang raja iblis ia di lahirkan sebagai manusia di dunia yang bernama Akisha yaitu dunia dimana hidupnya para manusia biasa, karena ada dua dunia yaitu Akisha dan Ogura, Ogura adalah dunia bagi iblis jika ada manusia yang hidup di sana tak akan bisa bertahan lama karena api disana bisa membakar apapun kecuali iblis atau keturunannya.
Di dunia Akisha, Ano memiliki pengasuh yang di utus oleh raja iblis untuk mengurus anaknya, yang akan membimbingnya hidup sebagai manusia dan akan menjadi penerusnya apabila sudah memiliki kedewasaan nantinya, yaitu sang bawahan raja iblis bernama Souki sebagai ayahnya dan Teichi sebagai ibunya.
Sejak kecil Ano tidak pernah memiliki teman karena dia memiliki kekuatan fisik yang wajar bagi putra raja iblis dan membuat semua teman sebayanya ketakutan saat melihatnya, karena itu ia di jauhi saat ia bersekolah, namun ia tidak menyerah begitu saja ia selalu mencoba mengajak berteman seluruh orang di kelasnya, dan pada akhirnya Ano pun menyerah dengan semua perjuangannya yang ia pikir hanyalah sia sia saja, "Persetan dengan hidup, mengapa aku di lahirkan segala,menyusahkan!" Ujar dalam hati Ano.
Karena Ano putra raja iblis ia mendapatkan kekuatan yang bisa dibilang sangat kuat sampai bisa menghancurkan dunia Akisha sekalipun, namun kekuatan itu telah disegel oleh Souki di sebuah benda yang tidak mudah untuk di temukan oleh Ano.
*10 tahun berlalu*
Saat ini Ano sudah berumur 17 Tahun dan ia tumbuh menjadi pemuda yang tampan serta kuat karena kekuatan yang disegel oleh Souki hanya 80 persen, saat Ano pulang ke rumahnya ia kaget karena ada banyak sekali bercak darah dan ada Souki yang menahan kesakitan sambil berbaring di lantai, "A-Ano, bisakah kamu ikut aku", ujar Souki sambil berjalan dan menutupi luka sayatan dengan tangan, "Ba-baiklah ayah", Jawab Ano sambil merasa ketakutan dan bingung, "Sebenarnya apa yang terjadi ayah? ", Tanya Ano kepada Souki, " Tidak ada apa apa kamu tidak usah menghawatirkan aku", balas Souki ke Ano, Souki dan Ano pun berjalan ke ruang bawah tanah di rumahnya yang selama ini adalah tempat penyimpanan benda yang menyegel kekuatan Ano, Souki pun membuka pintu tersebut dan mengambil sebuah Samurai yang di balut oleh kain merah, "bawa ini selalu di sisi mu jangan pernah kamu lepaskan atau kamu berikan ke orang lain",Ucap Souki ke Ano, " A-apa ini ayah? ", jawab Ano, "sebenarnya kamu adalah Putra Raja Iblis dan didalam Samurai ini aku menyegel kekuatanmu, jika kamu membuka sarung Samurai ini kekuatan mu akan keluar dan jika kau menutuonya kekuatanmu akan hilang", ujar Souki, " A-Apa?! ! ! Tolong ayah jangan bercanda di saat seperti ini", ujar Ano, "Aku tidak bercanda saat ini, kamu bisa kembali ke Ogura melewati rumah kayu di puncak gunung Soba, cepat kesana karena banyak iblis yang mengincar kekuatan mu kamu bisa mengeluarkan Pedang itu dari dalam sarungnya jika ada situasi berbahaya",ujar Ano dan langsung menghilang.
Ano pun berlari menuju puncak gunung soba dan bertemu oleh Lori yaitu salah satu iblis yang mengincar kekuatan besar Ano, dan saat itu juga pertarungan antara kedua iblis kelas atas tidak terhindarkan, "hoi brengsek apa mau mu", ujar Ano dengan wajah emosi, "perkenalkan namaku adalah Lori aku akan membunuhmu disini Ano hahahahahaha ", ujar Lori sambil tertawa, "jika itu maumu baiklah akan ku keluarkan kekuatan ini" Jawab Ano sambil menarik pedang itu dari dalam sarungnya, Ano pun mengeluarkan dua tanduk, ekor serta sayap yang sangat besar dan di balut oleh api biru,
"Kekuatan putra raja iblis memang tidak bisa di pungkiri hahahahaha" Ujar Lori sambil tertawa", "diam kau iblis rendahan!!! ", balas Ano , mereka berdua pun bertarung namun di awal Ano sempat kalah karena tidak pernah menggunakan Pedangnya dan ia belum memiliki Skill bertarung namun ia tidak menyerah dan terus mencoba bertarung, dan pada akhirnya Ano pun memenangkan pertarungan tersebut, " Dasar iblis rendahan sok kuat!! " Ujar Ano sambil meledek Lori, "kurang ajar, kita akan lanjutkan ini di Ogura!! ", jawab Lori dan menghilang, Ano pun melanjutkan mencari rumah kayu yang di ucapkan oleh Souki kepadanya dan akhirnya ia menemukan rumah kayu tersebut dan langsung memasukinya, betapa terkejutnya saat ia masuk langsung berteleportasi ke Ogura, ia pun di sambut oleh Kaeba yaitu sang penjaga gerbang Ogura dan bertanya tentang siapa Ano,"wahai anak muda siapakah dirimu? " Tanya Kaeba,"aku adalah putra sang raja iblis", jawab Ano sambil mengeluarkan pedang dari sarungnya, saat Ano mengeluarkan pedangnya kekuatan tersebut keluar dan Ano berubah ke bentuk yang sangat mengerikan mirip oleh ayahnya, "wah ternyata benar ku kira kau hanya bergurai kepadaku" Ujar Kaeba, "bisa kau antarkan aku ke tempat dimana ayahku berada? ", ujar Ano, "baiklah tuan muda saya akan mengantar mu", ujar Kaeba, Ano dan Kaeba berangkat menaiki tumpukan tulang tulang menuju ke tempat di mana sang raja iblis berada, saat sudah sampai Ano pun kaget dan bertanya kepada Kaeba, "tempat apa ini Kaeba? ", tanya Ano, " Ini adalah kastil Ayah anda tuan muda", jawab Kaeba , "ini tidak seperti dunia Iblis tau malah seperti di Akisha ", ujar Ano, " Hahaha saya juga berpikir begitu tuan muda, jika begitu saya akan kembali ke gerbang ", ujar Kaeba, "ba-baiklah Kaeba Terima kasih telah mengantarkanku" Jawab Ano,
Ano pun memasuki kastil tersebut dan melihat seseorang duduk di kursi dan sedang menatapnya, Ano pun segera menghampirinya "Ano akhirnya aku bisa bertemu langsung dengan anak ku", ujar Sang Raja Iblis, " A-ayah?, apa kau benar jika kau ayahku? ", ujar Ano , " Benar Ano aku adalah ayahmu , selama 17 tahun aku menunggumu dan akhirnya kau bisa menggantikan posisiku sebagai raja Iblis",ujar sang raja, "ta-tapi ayah, mungkin aku belum siap dengan ini", ujar Ano, " Tidak selama ini aku selalu mengawasimu jadi aku tahu apa yang kau lakukan di sana dan aku berpikir jika kau lebih cocok memimpin dunia ini " , ujar sang raja iblis, "baiklah ayah aku siap menggantikan posisimu", ujar Ano, dan saaitu Ano menggantikan posisi ayahnya dan menjadi iblis terkuat di Ogura.