Tampan.. Iya, kayak.. iya, bertubuh atletis.. juga masuk kategori mereka. sekarang aku akan melakukan taruhan untuk mendapatkan wanita yang paling cantik, yang ada di kampus Almaira.
"Apa kau yakin, Hugo. kau akan mendapatkan gadis yang paling seksi itu?" tanyaJuan kepada Hugo.
"Tenanglah, karena aku akan membuat wanita yang terkenal sangat sombong itu akan bertekuk lutut kepadaku," jawab Hugo yang kemudian memakai baju hitamnya dan keluar dari kediaman mereka berdua. Hugo dan Juan adalah sahabat sejak lama sewaktu masih berada di kampus. hingga mereka telah mencapai kejayaan mereka, saat mereka telah mempunyai perusahaan masing-masing.
Sebuah mobil sport yang sangat mahal. telah berhenti di sebuah butik yang ada di tengah kota LA, Hugo membawa bunga mawar merah yang begitu banyak.
"selamat pagi cantik," sapa Hugo kepada Almaira.
"Pagi," jawab Almaira dengan suara yang agak terkejut, saat melihat sosok pria kaya raya dan tampan berada dihadapannya. Hugo menghampiri Almaira sambil berlutut.
"Jadilah pacarku!" seru Hugo yang berada di depan Almaira. pria itu berlutut sambil membawa rangkaian bunga mawar yang sangat besar, kejadian itu membuat para pembeli yang ada di butik Almaira sangat terkejut. nampak Almaira begitu senang saat mendengar pria yang sangat diidamkan itu menyatakan cinta padanya, tidak berpikir lama lagi..Almaira langsung menerima permintaan Hugo untuk menjadi kekasihnya.
Hugo tersenyum sambil memotret dirinya bersama Almaira. Tak lama kemudian.. di lain tempat, seorang pria mendapatkan kiriman foto dari temannya.
"Ternyata kau sangat hebat saat menaklukkan wanita," ucap Juan yang melihat kiriman foto yang ada di handphonenya dari Hugo.
"Good job," sebuah pesan yang dikirim Juan untuk temannya tersebut.
Beberapa hari kemudian, nampak Juan dan Hugo sedang melakukan pengamatan perusahaan mereka yang sedang bekerjasama. nampak mereka berdua pergi ke suatu tempat yang ada di dekat pantai sebuah resort yang cukup mewah dibangun di tempat itu.
"Apakah kau tahu Juan, kalau kita bisa menaklukkan para gadis yang ada di sini. kita akan menguasai tempat ini," ucap Hugo.
"Aku tidak sepertimu Hugo. Aku tidak terlalu pandai untuk menaklukkan wanita," jawab Juan. Memang mereka berdua adalah pria yang terkenal suka mempermainkan wanita, karena itu mereka mendapatkan julukan play boy bayangan.
Saat berada di resort yang ada di kawasan itu, nampak Juan sedang berjalan-jalan. pria itu begitu begitu menikmati udara yang ada di resort itu, sesaat kemudian.. nampak seorang gadis tiba-tiba menabrak nya dengan membawa begitu banyak pak tumpukan selimut.
"Apakah kau tidak melihat, kalau di depan ada orang, Nona?" tanya Juan kepada wanita yang sedang menabrak nya.
"Maaf tuan, saya tadi terburu-buru. karena saya dengar kalau resort ini akan dibuka," jawab seorang gadis.
"Lalu, mengapa kau terburuh-buruh?" tanya Juan. karena saya adalah wanita yang bertanggung jawab di resort itu," jawab wanita itu. sesaat kemudian, nampak Gadis itu mendongakkan kepalanya. terlihat Juan menatap Gadis itu dengan sangat intens. tiba-tiba debaran hati Juan sedang berdebar kencang, seolah dia habis melakukan lari maraton.
"Hallo.. Tuan!" seru gadis yang sedang berdiri di hadapannya. karena Juan tidak menghiraukan Gadis itu, nampak Gadis itu langsung pergi dari hadapan Juan. saat Juan tersadar, dia mencari gadis yang ada di hadapannya itu. kenyataannya tidak ada Gadis itu.
"Apakah tadi aku bermimpi?" tanya Juan dalam hati. Dia mengira kalau dirinya sedang berhalusinasi, kemudian Juan pergi kembali menuju resort tempatnya. terlihat di sana seorang wanita sedang menghajar beberapa pria yang sedang ingin menghancurkan bangunan resort yang ada di belakang. Juan melihat hal itu, nampak dia langsung berlari ke tempat miliknya itu.
"Siapa kalian!" seru Juan kepada para berandal. nampak beberapa berandal itu sudah terbujur di tanah dengan kondisi luka yang cukup parah. seorang gadis berdiri sambil membersihkan pakaiannya dari debu-debu yang menempel di tubuhnya. Juan berjalan menghampiri gadis itu.
"Apakah kau tidak apa-apa, Nona?" tanya Juan kepada Gadis itu.
"Tidak apa-apa, Tuan. jawab seorang gadis yang bernama Silva. Silva membalikkan badannya dan menatap Juan. begitu terkejutnya Juan, saat melihat gadis itu lagi ada di hadapannya. tiba-tiba hati Juan berdebar kencang kembali. Hal itu membuat dadanya seperti lari maraton dan tidak bisa dikendalikan. nampak Silva menatap Juan yang sedang memegang dadanya.
"Tuan, kau tidak apa-apa?" tanya Silva kepada Juan.
"Ambilkan aku minum!" seru Juan kepada Silva. Silva berlari kencang untuk mencari air untuk Juna, sesaat kemudian.. Silva memapah Juan untuk masuk kedalam resort, yang ada Silva menaruh Juan di sebuah klinik yang ada di resort.
"Minumlah, Apakah kau tidak apa-apa Tuan?" tanya Silva. Juan menganggukkan kepalanya.
"Iya, aku tidak apa-apa," jawab Juan.
"Apakah kau bekerja di sini?" tanya Juan kepada Silva. Silva menganggukkan kepalanya, kemudian Juan berdiri sambil mengulurkan tangannya.
"Kenalkan, namaku Juan. aku pemilik resort ini," ucap Juan. Silva terkejut saat mendengar hal itu.
"Semoga saya bisa bekerja kepada Anda tuan," ucap Silva sambil membungkukkan badannya. entah apa yang terjadi, namun Juan memutuskan akan ada di resort itu untuk beberapa lama. Hugo sangat terkejut saat temannya itu memutuskan tinggal di resort itu.
Benih-benih cinta mulai bersemi di Juan untuk seorang gadis yang baru dia kenal, akankah Hugo mendapatkan Silva atau Silva telah memiliki kekasih. tunggu kelanjutannya ya terima kasih..
*** END ***