Namaku Rhakangta ravesa atau akrab disapa Rhaka. Aku adalah seorang anak laki-laki yang dibuang oleh ibuku.
Kisahku berawal di hari kelahiranku, seluruh kota hancur akibat badai petir yang terjadi. Ibuku yang hampir menyerah tetap berusaha melahirkanku ke dunia ini. Disaat aku terlahir, ketakutan mulai terjadi dimana mana. Ibuku menatapku dengan kengerian dan menangis di pelukan ayahku. Yah aku masih bayi, aku terlahir telanjang dengan wajah manis dan polos, namun aku memiliki ekor dan telinga seperti anjing.
"ibu, ada iblis" "anak iblis" "wanita itu melahirkan siluman" hujatan berputar di kepala ibuku dan akhirnya wanita itu memasukkanku ke dalam kardus dan membuangku di tempat sampah.
Ayahku yang mengetahui kelakuan ibuku, langsung menceraikannya dan memilih membesarkanku seorang diri.
15 tahun sudah berlalu, kini aku sudah remaja dan mulai hidup mandiri. Suatu hari kenyataan pahit harus rela kuterima mentah-mentah. Kenyataan bahwa aku adalah keturunan HELLHOUND atau mudahnya adalah anjing neraka.
Ibuku hanya manusia biasa yang jatuh cinta pada ayahku yang seekor hellhound. Ibuku tidak mengetahui bahwa ayahku adalah hellhound, jadi aku tidak bisa menyalahkannya jika dia membuangku.
Di setiap langkahku semua orang selalu mengutukku. Aku dijauhi, dihina, dan ditindas. aku tak bisa memberi tahu penderitaanku pada ayahku karena tak ingin menjadi bebannya.
Namun, ada seorang gadis cantik dan polos mau berteman denganku, ia bernama Nara. Ia menerima segala kekuranganku bahkan menerima kenyataan bahwa aku ini bukan manusia. Aku menghabiskan waktu bersamanya setiap hari. Hari-hari kujalani bersamanya. Ayahku yang selalu khawatir melihatku murung, kini tersenyum lega melihatku mulai ceria.
"Rhaka, aku menyukaimu, kau mau menjadi pacarku?" Kalimat yang selalu ingin kudengar dari mulut Nara akhirnya terwujud. Aku begitu senang hingga tanpa berpikir panjang, aku langsung menerimanya. Aku dan Nara menjalani hubungan selama 2 tahun, dan aku memutuskan untuk serius padanya.
pagi hari yang cerah, aku menemui nara dirumahnya. Orang tua Nara menantiku dengan antusiasme, kami terus berbincang dan akrab. Orang tua Nara menyetujui keputusanku dan Nara. Mereka menerimaku apa adanya, walaupun awalnya mereka ragu saat tau aku bukan manusia.
Hari pernikahanku dan Nara sudah ditentukan. Orang tua Nara dan ayahku mempersiapkan segalanya. Perasaan bahagia bergejolak di hatiku. Aku merasakan kehangatan sebuah keluarga yang belum pernah kurasakan. Tawa memenuhi ruang keluarga disaat ciuman pertamaku diambil oleh Nara tanpa sengaja.
'bahagia itu sederhana' Pikirku.
Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Dihari pernikahanku tiba, insiden besar terjadi. Beberapa pasukan Hellhound menyerang gereja, tempat pernikahanku dan Nara diadakan. Beberapa orang mati dilahap habis para hellhound gila. Amukanku tak tertahan dan mengubahku menjadi monster anjing mengerikan.
Aku mengamuk dengan brutal dan menghancurkan segalanya, aku mulai tersadar dari amukanku saat melihat Nara, ayahku dan kedua orang tuanya tewas saat berusaha menghentikanku. Perasaan bersalah dan kecewa menghantam habis diriku. Tekanan besar yang sudah hilang kini kembali menyiksa diriku. Semua orang menindasku lagi dan lagi. Aku mulai gila, dan memutuskan bunuh diri dengan melompat ke tengah laut. dan tak pernah ditemukan lagi...
——END——