Hai,kenalin nama aku Siti Khodijah biasa dipanggil dijah aku merupakan salah satu anggota club yang dikenal dengan nama"The Nine Smart Girls". sifat dan latar belakang aku yaitu Pinter,Receh,kang usil,dan punya hobi membaca buku.Berikut aku kenalin anggota yang lain.
-Gladys Maharany Dias(Gladys)
Sifat dan latar belakang:Baik,Galak,Hobi ngedance,Kpopers,bawel
-Larosa Ruth Sihotang(Oca)
Sifat dan latar belakang:Kpopers,Baik,Galak,Pinter,Punya bakat karate
-Kayla Syifa Kirana(Kayla)
Sifat dan latar belakang:Galak,Pinter,Kpoper,Baik,Bawel.
-Novita Anggraini(Novita)
Sifat dan latar belakang:Baik,Suka usil,Receh,Tukang Bucin,Pinter
-Alya Anis Haris(Anis)
Sifat dan latar belakang:Tukan bucin,Baik,Pinter,Suka nyanyi,Suka nyari gratisan
-Carisa Putri Gunawan(Carisa)
Sifat dan latar belakang:Pinter,Kpopers,Suka ngedance,bawel
-Adellya Chiko Ruslan(Adel)
Sifat dan latar belakang:Baik,Bawel,Bucin,Suka nyanyi,PinterPinter
-Orizha Sativa Luthfia Ilmi(Orizha)
Sifat dan latar belakang:Kpopers,Pinter,Bawel,Gampang ngakak,Suka halu
Jadi aku dan mereka adalah anggota "The Nine Smart Girls".
Kilas cerita~
Setelah libur semester 1 selesai,aku pun kembali sekolah.Pagi ini aku berangkat ke Sekolah berjalan kaki seperti biasanya.Hari ini adalah awal semester 2 dikelas 6,aku harap aku dan teman-teman ku dapat lulus dengan hasil nilai belajar yang memuaskan.
"Dijah,sini woi!", panggil Orizha kepada ku saat aku memasuki kelas," Oke"jawab ku.Aku pun duduk disamping nya dan menaruh tas.Aku beranjak ke mereka semua yang sedang berkumpul."Woi,pada ghibah apa nih?"tanya ku sambil tersenyum."Kagak ghibah,lagi dengerin Adel curhat katanya dimarahin emaknya nilainya nurun"jawab Oca."Nilai gw nurun....gara-gara maen hp mulu,hehe",ujar Adel."Hahaha...sabar ya del yang kena omelan emak",kata Gladys terbahak-bahak.
Kami pun lanjut curhat tentang hari libur yang kami lewati.Kita sekelompok The Nine Smart Girls juga bercurhat kangen satu sama lain karena sudah hampir satu bulan tidak bertemu.
"Assalamu'alaikum",ucap Niko memberi salam.Kamj semua pun yang berada didalam kelas langsung menjawab salamnya."Woi, gw dateng...ada yang kangen gw gak?",ucap Niko dengan percaya diri." Idih...siapa juga yang mau kangen sama lo"kata Kayla sambil memalingkan matanya."Kepedean lo Nik",sahut Oca.Kami pun dan yang lainnya tertawa terbahak-bahak.
Sepuluh menit kemudian bel pun berbunyi,aku dan yang lainnya segera keluar ke lapangan untuk upacara pada hari Senin.
Hari itu semua tampak bersemangat untuk memulai belajar diawal semester 2 ini.Kami semua berharap agar dapat meningkatkan prestasi belajar kami.
Selesai upacara kami pun langsung masuk kelas dengan tertib dan berbaris.Hari itu adalah hari yang menyenangkan bagi ku.Karna banyak tawa dan cerita yang kulihat dan membuat nya menjadi sebuah kenangan yang indah.
Semua nya pun masuk dan segera memulai pelajaran.Hari itu ada teman baru dikelas ku nama nya Ridwan."Ng...perkenalkan nama saya Ridwan.Saya lahir tahun 2007.Semoga bisa berteman baik dengan kalian",kata Ridwan sambil tersenyum.Semua pun berkenalan dan berteman baik.Sepertinya,Ridwan adalah anak yang ceria.Aku hanya terdiam sambil melihat anak baru itu.
Pelajaran dimulai.Kami menikmati kebersamaan.Setelah beberapa saat di kelas,bel istirahat berbunyi."Tak terasa sudah istirahat saja"gumam ku dalam hati."Hei,Dijah!jajan bareng, yuk!",ajak Novita dan yang lain.
Saat dikantin,ternyata ada juga kakak kelas yang sedang istirahat."Eh,itu kan kakel yang ganteng itu lho"ucap Anis dengan cengengesan."Mulai dah...sifat bucinnya keluar"jawab ku sambil memilih jajanan."Novita ama Anis mah auto bucin dah tu kalo liat cogan"kata Kayla melanjutkan."Apalagi si Orizha yang langsung ampe ngehalu"kata Oca dengan santai nya."Siapa yang ngehalu.."kata Orizha."Halah... gak usah ngeles Or.."jawab Gladys sambil meminum es."Udah woi..jangan debat mulu,mending lanjut aja liatin kakel cogan"jawab Novita sambil melihat kakel cogan.
"Udahlah....gw nyimak aja" jawab ku."Iya,Jah"lanjut Carisa."Silakan... yang bucin dan tukang ngehalu,auto ngeply"sahut oca seraya meledek.Semua nya pun tersenyum dan sudah memaklumi sifat Orizha,Novita,Anis yang bucin dan tukang halu.Kami pun semakin akrab dan saling mengerti satu sama lain dan juga berharap agar persahabatan ini tidak akan putus.
Sampai keesokan harinya,
"Aduh..pusing gw nyari jawaban MTK" ucap Adel sambil kelelahan."Udah dulu del, udah istirahat",sahut ku.Aku dan Adel dan juga yang lainnya segera beranjak keluar menuju kantin.
"Eh,ada yang jual poto BTS" ujar Orizha."Serius",tanya Gladys."Liat kuy"kata Kayla dengan bersemangat."Kalo ada mpi' gw mau beli ah..",kata Carisa."Ayok,gw ikut"lanjut Oca.
"Mpi' apaan dah?", tanya Anis dengan polosnya." Itu...nama member BTS,namanya v diplesetin jadi mpi'..."ujar ku."Gw tau dikit-dikit" lanjut ku."Ya..begitulah,mereka kan kpopers"kata Adel."Kita yang bukan kpopers nyimak aja dah"ucap Novita.
"Aaa...ada mpi' tinggal satu" kata Carisa.Carisa pun segera membelinya sebelum direbut Orizha."Iii..Carisa gw duluan"jawab Orizha."Paan,gw dah bayar",ujar Carisa dengan sambil meledek."Iss.."ucap Orizha dengan mata sinis.
Setelah itu kami pun makan bersama dikantin."Eh,tolongin ambilin minum gw dong disitu"ucap Orizha meminta tolong."Jangan Kay..jangan mau"lanjut Carisa untuk meledek Orizha yang sedang kesal dengannya."Sabar gw Car.."kata Orizha sambil berpura-pura mengalah."Ehemm...ada yang kesel nih gara berebut poto bias"ucap Oca sambil mengunyah makanan."Udah we..jangan baper Or"sahut Gladys."Udah jangan ngambek or..nggak ada balon"ujar ku."Eh..kalo ngambek mending ngehalu aja.."sahut Anis dengan bucinnya."Yeee,bucin truss",kata Adel."Ngehalu mulu pikirannya,ntar pala lu jeding aja,bayangin dah"jawab Oca sambil membayangkannya."Pala jeding...wkwkw"kata Adel sambil tertawa.Semuanya jadi tertawa terbahak-bahak karna membayangkan kepala Anis yang jeding.
Lima menit kemudian,waktu istirahat selesai.Kami pun segera masuk ke kelas dan lanjut belajar.
"Dys,lu udah nomor berapa MTK?" tanya Adel ke Gladys."Udah selesai"jawab Gladys."Iihh bantuin gw dong gw bingung nih"ucap adel."Eh,ni del cepet jiplak!"kata ku."Makasih jahh...."ujar Adel dengan semangat.
"We..yang punya makanan bagi we.."kata Habibi teman sekelas ku."Siapa tuh yang makan dikelas.."tanya Dhanar."We..bagi we.."kata Oca sambil bersekongkol dengan yang lainnya untuk makan dikelas."Eh,yang punya makaroni bagi"ucap ku."Nih,makaroni"ujar Niko."Ayok jah,gass kita makan"kata Adel dengan bersemangat."Eh pelan-pelan woi,ntar ketauan Bu Hamidah"ucap Anis mengingatkan kami agar tidak berisik agar tidak ketauan Bu Hamidah yang sebagai wali kelas kami.
"Besok setiap udah mau masuk bawa makanan aja diem-diem buat makan dikelas"kata Niko."Yaudah,tapi lu yang beliin ya ,Nik"kata Adel dengan senang nya."Yee..gw gw juga"ucap Niko pasrah untuk mentraktirkan kita.
Waktu pun cepat berlalu, hingga tak terasa sudah hari Rabu.
Pagi itu kelas sangat berisik dan banyak membicarakan tentang berita yang baru-baru ini beredar,yaitu adanya virus corona atau bernama covid 19.
"Eh,udah pada denger belum katanya orang Indonesia udah ada yang kena virusnya", ucap Oca dengan heboh." Iya,kan udah ada 2 orang diIndonesia yang ketularan virus"sahut Afnan sambil menjelaskan.
Tiba-tiba bel pun berbunyi,kita pun segera keluar untuk apel dilapangan.Ditengah-tengah apel Bu Kepala sekolah pun menginformasikan untuk para murid dan seluruh warga sekolah untuk memakai masker dan membawa hand sanitizer mulai besok.Tujuannya untuk mencegah tertularnya virus covid 19.
Setelah apel selesai semuanya pun masuk ke kelas masing-masing.
"Anak-anak,mulai besok jangan lupa pakai masker ya..",kata Bu Hamidah kepada kita semua yang ada dikelas." Siap,bu",ujar Dhanar menambahkan.
Pelajaran pun dimulai dan kita semua bersiap untuk mengeluarkan buku paket yang akan dipelajari.
Teeetttt!
Bel istirahat pun berbunyi."Bel udah bunyi tuh,yuk istirahat!",ajak Novita kepada kita semua.
Saat berjalan menuju kantin kita semua masih membicarakan tentang berita covid 19 tersebut.
"Eh,gw jadi takut nih pas denger berita covid 19",kata Gladys dengan cemas." Iya gw juga,tapi semoga aja gak ketularan"ucap Adel sambil berharap.
"Katanya awal muncul nya dari Wuhan ya?", ucap ku seraya bertanya." Iya dari Wuhan"jawab Anis sambil membenarkan kerudungnya."Wuhan dimana dah?",kata Kayla bertanya."Di China Kay"jawab Orizha."Oohh.."sahut Kayla.
Kita pun sampai dikantin dan segera membeli makanan dan minuman.
Hari itu sekolah sangat ramai membicarakan berita virus tersebut.Memang karna adanya berita virus tersebut membuat kita semua menjadi cemas karna adanya wabah penyakit.
"Sekarang harus lebih fanatik nih kebersihannya,kan lagi ada wabah begini" ujar Carisa."Iya.."lanjut Adel sambil mengunyah makanan."Oke..kalo begitu mulai besok jangan pada lupa pake masker,bawa hand sanitizer,rajin-rajin cuci tangan,jangan bersebtuhan ama orang lain",ucap Gladys untuk mengingatkan kita."Waw..harus rajin bangett"sahut Oca."Biar gak ketuleran..harus gitulah"kata Gladys sambil memegang minuman."Oke siap Gladys.. "ucap Anis dengan semangat.
" Oke deh dys,kalo gw inget hehe.."kata carisa dengan cengengesan.Waktu istirahat pun selesai semua nya pun masuk ke kelas kembali."Ayok sekarang lanjut pelajaran Agama ya.."kata Bu Hamidah kepada kami.
Bu Hamidah pun keluar dan digantikan oleh Bu Septi selaku guru agama.
"Ayok nak,sekarang kita belajar agama,ayok ambil bukunya" kata Bu Septi dengan lembut.
"Iya bu.."jawab aku dan teman-teman yang lainnya.
" Yah..pe'a gw lupa buku Agama"kata Adel dengan suara yang kecil."Udah gakpapa lagi gak ditanyain kok"usul ku."Untung..aja,semoga aja gak ditanyain yang gak bawa buku"ucap Adel menyambar dengan lega.
"Hari ini kita ulangan harian ya nak" kata Bu septi sambil menulis soal dipapan tulis."We..gw masih belum ngerti banget nih materinya"kata Anis dengan takut."Kerja sama kuy"ajak Orizha sambil memegang pulpen."Ayok!"kata Adel sambil menaikkan alis matanya."Hehe...gw juga ikutan yap"lanjut ku dengan senang."Iya gw juga ikutan,gakpapa kali-kali kerja sama"sahut Novita sambil mengusulkan.
Kita semua pun bekerja sama menyelesaikan jawaban soal ulangan harian agama.
Karna adanya wabah kami pun mulai belajar dari rumah secara online
Setelah hari itu,beberapa hari kemudian ada berita baru mengenai sekolah ditutup yang dikarnakan meningkat nya para warga negara Indonesia yang positif tertular virus tersebut.Untuk mencegah tertularnya virus tersebut maka pemerintah menutup sekolah dan melakukan kegiatan belajar dan mengajar dari rumah secara online.
Aku dan teman-temanku yang lain hanya bisa mengikuti apa yang diumumkan dari berita tersebut.
Kami pun mulai belajar dari rumah secara online dengan menggunakan aplikasi seperti whatsapp,zoom meeting,dll.
Hari pertama belajar dari rumah pun dimulai.Kami berkomunikasi melalui aplikasi whatsapp.
"Soal ipa cuman ada 20 soal doang kan?" tanya ku kepada teman-teman ku yang lain digrup chat."Iya",jawab Adel. "Kalian pada ngerjain dimana?dibuku atau folio?",tanya Gladys di grup chat." Gw sih dibuku"jawab Orizha membalas chat Gladys. "Iya sama," kata Oca sambil melanjutkan Orizha.
"Gak biasa banget nih belajar kayak gini", ucap Novita dengan jenuh di grup chat." Iya:(",lanjut Anis membalas chat dari Novita.
"Eh,kalian yang teks nya ditulis gak?" tanya Carisa digrup chat."Nggak"jawab Anis."Nggak,tapi kalo mau ditulis...disingkat aja"ucap Kayla melanjutkan jawaban Anis."Okeh," ujar Carisa.
"Gw ngerjainnya siang aja ah,mending gw sarapan dulu",ucap Anis digrup chat."Nyantai banget lu,gw malahan takut numpuk",ucap Orizha mengomentari Anis." Hehe..udah lah gak papa,sehat",kata Anis membalas chat dengan emot tersenyum.
Beberapa saat kemudian grup chat kami pun ramai."Udah rame lagi,ngomongin apaan dah mereka"gumam ku dalam hati merasa heran.Saat ku buka grup chat nya ternyata mereka menanyakan soal ipa yang susah dinomor 12."Kalian nomor 12 udah dijawab belum?",tanya Orizha kepada kami semua digrup chat."Gw aja belom nomor 12" kata Novita menjawab orizha lewat grup chat."Iya dah..gw nyari dibuku kagak ada:(",ucap Gladys mengeluh."Coba searching aja digoogle,biasa nya kan ada dibrainly",sahut ku membalas chat mereka."Lu jawabannya apa jah?",tanya Carisa kepada ku."Gw aja belom nomor segitu,gw baru nomor 8" ujar ku menjawab Carisa."Oalahh",lanjut Carisa."Gw cuman nyaranin doang,kalo gw belom nomor segitu",kata ku sambil menjelaskan digrup chat.
"Eh,ada deh jawabannya digoogle" kata Gladys yang beberapa menit kemudian chat ke grup."Nah,kan..ada",ujar ku membalas chat nya Gladys digrup."Makanya...sering-sering searching ke google atau ke brainly",ucap Novita."Iya,numpung lagi online mah gakpapa searching terus kalo males nyari dibuku",lanjut ku.
"Kalo yang nomor 15 itu dijelasin semua apa singkat aja?" tanya ku kepada mereka digrup.Tiba-tiba Gladys pun sedang mengetik digrup chat dan aku menunggu nya."Gak usah!disingkat aja yang menting singkat,padat,dan jelas."jawab Gladys."Oke..makasih dys",sahut ku."Yap,masama"jawab Gladys.
Hari itu adalah hari pertama kami belajar secara online.Kami semua merasa tidak biasa dengan kegiatan belajar disekolah yang sekarang dilakukan secara online dirumah masing-masing.
Tapi kita juga mengerti kenapa sekolah ditutup dan kegiatan belajar dilakukan secara online karena memang keadaan yang membuat kita harus belajar dirumah.Lagipula, demi kesehatan para murid untuk tetap dirumah selama masih adanya wabah virus covid 19.Bagaimanapun keadaannya kita akan melewatinya bersama-sama.Walaupun berjauhan, tidak menjadikan alasan untuk terus mencari ilmu.
Beberapa minggu setelah awal belajar dirumah, hari senin ini kami berlanjut untuk belajar online. Hanya saja selama minggu ini kami melaksanakan ujian sekolah secara online dari rumah. Seharusnya sebelum adanya wabah covid 19, kita akan melaksanakan tryout ke 3,karena adanya wabah ini jadi tryout ditiadakan.
"anak-anak silakan absen ya digoogle Form. "ucap bu hamidah digrup chat kelas memerintah kami. Aku dan temanku yang lainnya pun membalas chat bu hamidah dan setelah itu langsung mengisi google form absen.
" Ujiannya mulai nya jam 7 kan yak?", tanya Carisa digrup chat the nine smart girls. "Iya" jawab Gladys. "Kan udah ada jadwalnya" lanjut Anis menambahkan jawaban Gladys.
"Duh...gw deg-degan nih takut nilai ujian sekolah gw jeblok", curhat Kayla digrup chat."Iya sama:(" sahut ku kepada Kayla digrup chat."Gw tadi malem dah banyak baca buku ampe mata gw capek banget yaampun.... ", ucap Gladys digrup chat dengan antusias." Huwaaaaaa😭..",ujar Orizha membalas chat Gladys dengan emot menangis.
Setelah setengah jam berlalu,akhirmya tepat jam 7.Google form untuk ujian sekolah pun sudah dikirim dan kita semua memulai ujian sekolah secara online dan sesuai arahan dari guru.
"Udah dikirim tuh google form ujiannya", ucap Naura salah satu teman sekelas kami dikelas 6A."Yawdah,gasslah kerjain." sahut Dhanar digrup chat kelas membalas chat Naura.
Saat membuka Google Form ujian tersebut sudah tertera nama,nomor absen, kelas, mata pelajaran yang diujikan, yang akan aku isi. Setelah mengisi biodata dan lainnya, aku pun mulai mengerjakan soal ujian sekolah tersebut. "Semoga soalnya yang udah dipelajarin tadi malem materinya", garam ku dalam hati dengan berharap.
Waktu mengerjakan Ujiannya adalah satu setengah jam. Dan aku pun sudah selesai dari lima belas menit sebelum batas waktu. Setelah dua puluh menit kemudian, aku pun melihat ada chat dari grup the nine smart Girls. Ternyata mereka semua sedang membicarakan ujian yang baru saja selesai. "Duh.. Semoga aja kita semua nilai nya gak ada yang jeblok, biar bisa lulus bareng-bareng."ucap adek digrup chat dengan penuh harapan. Kita semua pun langsung menyahut membalas chat Adel dengan jawaban "Amiin"ucap ku dan lainnya membalas chat Adel.
Selama masa Pandemi ini kami belajar dirumah, kami terkadang juga merasa bosan dengan keadaan seperti ini. Kami hanya bisa berharap semoga wabah covid 19 cepat hilang dan kami ingin kegiatan sekolah kembali seperti sedia kala.Walaupun sebentar lagi kami akan lulus, tapi kami tetap ingin untuk bisa bertemu. Selama ada wabah ini kami sudah hampir 7 bulan tidak bertemu.
Aku berharap walau keadaan kita semua berjauhan tetapi tidak menjadikan alasan untuk terus menjalin persahabatan.
"Persahabatan itu seberang kaca, kalau rusak masih bisa diperbaiki lagi tapi selalu ada retakan"~!
************
Begitulah persahabatan kami.Kita semua melewatinya bersama-sama.Ada banyak kisah yang menjadi kenangan kita bersama, kita melewati suka dan duka bersama - sama. Walau persahabatan kita tak sempurna seperti persahabatan orang lain,tapi kita memiliki kesetiaan untuk terus melewati semua nya dengan berpegangan tangan.Aku harap kita semua...dapat terus menjalin persahabatan ini walau nanti ada saatnya berpisah tetapi, persahabatan kita terus disimpan dan dikenang didalam hati dan ingatan.You are the best!!!,You are special!! The Nine Smart Girls.
Setelah satu bulan berlalu melewati ujian sekolah dan penilaian akhir tahun (PAT).Hari ini, hari d Selasa adalah hari dimana kita semua akan mendapat pemberitahuan pengumuman kelulusan secara lewat virtual. Semua angkatan kelas enam tahun ini sangat antusias dengan pengumuman kelulusan yang akan diumumkan pada hari ini. Aku dan teman-temanku yang lain juga ikut antusias, sampai banyak sekali obrolan kami digrup chat.
"Gak kerasa yak, kita udah mau lulus-lulusan aja." ucap Gladys digrup chat. "Iya... dah gitu kelulusan nya dirumah, gak ada acara apapun karna ada wabah",sahut Carisa membalas curhat Gladys dengan emot menangis." Eh.. kalo dah lulus dah pisah, gak satu sekolah lagi jangan pada lupa sama persahabatan kita"ucap Oca digrup chat menasihati kita semua. "Nggak kok pasti tetep inget sama kalian" ujar Adel."Semoga kita semua pada lulus "kata Anis dengan penuh harapan." Iya.. amiin", jawab Kayla."Semoga juga nilai gw gak jeblok " ucap Adel menambahkan Anis.
Setelah beberapa jam dan akhirnya pengumuman kelulusan lewat virtual pun dimulai. Dan untungnya aku dan teman teman ku semua lulus. Kami pun sangat senang akan kelulusan ini, tapi disisi lain kami juga merasa sedih karna kelulusan ini berakhir dengan sebuah perpisahan tanpa pelukan.
Karna situasi yang sekarang sedang adanya wabah. Kita hanya bisa dirumah.
"Happy graduation!" kata Gladys.
Kami juga saling menanggapi perkataan Gladys digrup chat.
"Huhhhh.. " hela nafas ku merasa lega atas kelulusan ku. Disisi lain aku juga merasa sedih kenapa keadaan seperti ini. Tapi aku juga tidak bisa menyalahkan keadaan, karna mungkin memang sudah takdir tuhan. Mungkin ini adalah peringatan dari tuhan agar kita tidak lalai dari perintah nya.
Persahabatan kami itu sebening kaca, kalau rusak masih bisa diperbaiki lagi, tapi selalu ada retakan.Semua kisah, peristiwa, pengalaman, perjuangan yang kami lewati bersama kini telah usai. Tapi persahabatan kami tetap akan tersimpan dihati dan pikiran. Semoga persahabatan kami tidak akan pernah putus. Walaupun jarak yang sedang memisahkan kita dan tempat kita menuntut ilmu yang sudah berbeda. Kita semua sudah berpencar dan tidak satu sekolah lagi. Sekarang sudah masuk Smp dan tahun ini hanya pendaftaran siswa Smp hanya diadakan online selama adanya wabah ini.
Aku masih senang karna masih bisa satu sekolah dengan salah satu sahabat ku yaitu Oca, kami tidak satu kelas tapi kami masih satu sekolah di Smp 49 Jakarta. Sedangkan Gladys diSmp 209.Novita diSmp 35. Adel dan Carisa diSmp Kartika 8-1.Anis diterima diSmp 126.Orizha diSmp 223.Dan Kayla diSmp 150.
Kita semua hanya bisa menunggu kapan keadaan akan membaik.Setidak nya kita sudah boleh untuk keluar rumah.
"Makasih yaa atas waktu nya, kita udah pernah ngelewatin semua perjuangan kita bersama sama ada banyak kisah yang sekarang udah menjadi sebuah kenangan. Ada tawa, suka, tangisan, kemarahan, dan juga sebuah kenangan kegagalan"ucap ku kepada mereka.
"Dulu kita berjuang ditempat yang sama, sekarang kita udah mencar, tapi karna keadaan dan tempat kita yang sekarang berbeda beda, jangan pernah lupain semua kisah kita.. HIDUP THE NINE SMART GIRLS!! "ucap ku. Mereka semua pun menambahkan ucapan ku.
"You are special The Nine Smart Girls! You are the best!"ucap Kayla.
Hari pertama masuk Smp pun dimulai. Tetapi tetap saja online karna masih ada nya wabah covid 19. Semuanya pun sibuk dengan urusannya masing-masing. Semuanya hanya berkomunikasi secara online .Selama masih adanya pandemi covid 19, kegiatan belajar tetap dari rumah.
Pembagian kelas pun sudah diumumkan dan aku mendapat kelas 7C diSmp ku, diSmp 49 Jakarta.Oca yang satu sekolah lagi dengan ku diSmp ini tetapi, dia sekarang tidak satu kelas lagi dengan ku. Aku pun mendapatkan teman baru. Aku dan teman-teman baruku diSmp ini pun mulai berkenalan.
Hari-hari pun berlalu,aku juga sudah mendapat sahabat baru diSmp. Yaitu Jessy, Yuli, Anin, dan masih banyak lagi. Mereka dan aku juga saling melengkapi.
Yuli, dia adalah anak yang pinter, baik, tapi juga iseng kek nya. Jessy, dia itu orang nya pinter, baik, tapi dia juga bawellllllllll banget :). Anin, dia itu pinter, baik, anak Kpopers.
Sekarang dan untuk saat ini aku hanya fokus untuk sekolah, walaupun secara online. Karena memang sekarang aku tidak bersama sahabat sahabat ku disd lagi. Sudah lama tidak bertemu dengan mereka "The Nine Smart Girls" masih dalam ingatan ku dan tidak pernah untukku lupakan.
Tetapi kadang jika ada waktu kami juga berkomunikasi lewat online.Kabar mereka semua baik baik saja. Aku merasa senang jika memang mereka semua baik baik saja.
Semoga saat yang ku nanti, yaitu agar keadaan bisa seperti sedia kala. Agar aku bisa bersekolah dan juga bisa bertemu lagi dengan sahabat ku disd,Semoga doa ku cepat terkabul.
"Walaupun waktu terus berjalan, semua kenangan ku bersama mereka tidak akan terhapuskan".
You are the best "The Nine Smart Girls!"
Seru ku didalam hatiku.
Thank you for reading my work:)
Jangan lupa like dan komentar yaa
"See you para silent readers🌈✨"