"Tolonglah temukan anakku?" seru seorang wanita yang menangis meraung-raung, karena tiba-tiba anak yang baru dilahirkan nya menghilang secara misterius.
Terlihat wanita itu masih belum mempunyai kekuatan untuk berdiri, namun hatinya terasa pilu. karena tiba-tiba bayi yang baru dilahirkan menghilang di depan matanya sendiri.
"Bagaimana Putra kita bisa menghilang, istriku?" tanya seorang pria yang baru datang dengan kondisi yang panik, karena mendengar Putra yang baru dilahirkan oleh sang istri menghilang secara mendadak.
"Aku tidak tahu suamiku," jawab wanita itu. kemudian wanita itu menangis tersedu-sedu, Tak lama kemudian ibu dari si wanita mendatangi putrinya dan menenangkannya.
"Tenanglah anakku, ibu akan membantu mencari anakmu itu," jawab ibu dari si wanita.
"Rasti takut Bu, kalau anak Rasti tidak kembali!" seru Rasti sambil bersandar di pelukan ibunya.
Siapa yang tidak akan bersedih saat dia melihat anaknya hilang di depan matanya.
"Ceritakanlah anakku apa yang terjadi? Mengapa anakmu tiba-tiba menghilang?" tanya ibu Rasti.
"Tadi aku melihat sekelebat bayangan Bu, Dan nampak bayangan itu seperti seorang wanita dengan wajah yang sangat menyeramkan," jawab Rasti.
"Lalu apa yang terjadi lagi?" tanya ibu Rasti.
"Aku tidak tahu Bu, tiba-tiba bayangan wanita itu mengambil Putraku dan menghilang," jawab Rasti sambil menangis tersedu-sedu.
"bu akan mencari pak ustad atau orang pintar, untuk mencari tahu mengenai hal ini. aku yakin anakmu itu diambil oleh makhluk halus," ucap Ibu Rasti.
Saat suami Rasti mendengar hal itu, pria itu langsung tersentak.
"Apa maksud ibu?" tanya Arya suami dari Rasti.
"Dengarlah nak Arya, Ibu yakin kalau anakmu dibawa oleh makhluk halus," jawab ibu Rasti.
"Aku tidak percaya dengan adanya makhluk halus, Bu. Aku yakin, ada orang yang tidak suka padaku. mungkin mereka akan menelpon untuk meminta uang tebusan," jawab Arya. memang Arya adalah pria yang tidak percaya dengan adanya makhluk halus. Arya begitu terpukul dengan dengan hilangnya Putra pertamanya, apalagi melihat kondisi sang istri yang semakin lemas setelah melahirkan.
Ibu Rasti menghela nafasnya secara kasar, saat mendengarkan jawaban dari menantunya. sedangkan Ibu Arya merasa bersalah, karena membawa Rasti ke rumah angker tersebut. apalah daya, karena hanya rumah sakit itu yang terdekat dari rumahnya.
"Apa tidak sebaiknya kita mencari orang pintar atau pak ustad, atau pak kyai. karena aku yakin cucu kita itu diambil makhluk halus," ucap ibu Arya kepada Ibu Rasti.
"Tentu saja besan, kita akan mencari orang pintar atau pak ustad," jawab ibu Rasti.
"Lalu kita akan mencari kemana?" tanya ibu Arya.
"tapi apa nak Arya tidak akan marah, saat dia tahu kita mencari orang pintar?" tanya ibu Rasti.
"Aku tidak peduli Bu, Yang penting cuci kita ketemu," jawab ibu Arya.
Akhirnya kedua wanita itu sepakat untuk mencari pak kyai atau orang pintar untuk mencari keberadaan cucu mereka. sedangkan di dalam kamar bersalin itu, Arya sedang menenangkan sang istri yang telah kehilangan anaknya.
"Tenang lah istriku, kita akan menemukan Putra kita," Arya mencoba menenangkan sang istri yang terus menangis.
"Bagaimana kalau Putra kita tidak kembali, suamiku," ucap Rasti sambil tersedu.
"Kita berdoa kepada Tuhan, agar dapat membantu kita menemukan Putra kita," jawab Arya sambil menghela nafasnya secara kasar.
Malam semakin larut, saat itu Rasti tiba-tiba dapat mendengar suara tangisan Putra yang baru dilahirkannya.
"Oekk..Oekk"
"Suamiku, Apakah kau tidak mendengar suara tangisan itu?" tanya Rasti kepada suaminya yang hampir melelapkan matanya, Arya terbangun karena goncangan tangan Rasti.
"Ada apa istriku?" tanya Arya kepada Rasti.
"Apakah kau tidak mendengar suara tangisan anak kecil?" tanya Asti kepada Arya. sesaat kemudian Arya mencoba menenangkan dirinya dan mendengar suara-suara yang ada di sana.
"Oekk..oekk,"
Nampak Arya juga mendengar suara tangisan tersebut.
"Benar istriku," jawab Arya yang kemudian mencoba mencari di sekeliling kamar Rasti, karena dia yakin suara itu begitu keras dan sangat dekat.
Saat malam tiba, tiba-tiba sekelebat bayangan menampakan dirinya di kamar Rasti, Arya yang melihat hal itu nampak dia tersentak dan kaget. langkah kakinya tiba-tiba mundur dan membentur ranjang tempat Rasti.
"Siapa kau!" seru Arya kepada bayangan hitam. sedangkan Rasti yang melihat hal itu, nampak wanita itu langsung menatap bayi yang dibawa oleh seorang hantu wanita.
Sesaat kemudian, nampak wanita misterius itu menampakan bayangannya. Rasti langsung berteriak, saat melihat sosok wanita yang membawa putranya itu.
"Aaa"
Arya juga sangat terkejut dengan sosok hantu yang ada di depannya, karena selama ini dia tidak pernah melihat hal semacam itu. malam yang larut membawa suasana yang sangat menakutkan di rumah sakit tersebut. terdengar suara seseorang yang membaca doa dan ayat-ayat kursi.
"Aaaa!!"
Hantu wanita yang membawa anak Rasti berteriak sangat keras, karena mendengar suara lantunan ayat-ayat suci Al-quran.
"Wahai Kau wanita yang berbeda alam dengan kami. Mengapa kau masih mengganggu kami yang hidup," ucap seorang yang kyai kepada hantu tersebut. nampak hantu itu menoleh kepada pak kyai dan berteriak sangat keras kembali.
"Aaaa!!"
Suara teriakan itu begitu menyayat telinga orang-orang yang ada di sana. tiba-tiba hembusan angin sangat kencang, hingga membuat barang-barang yang ada di sana nampak berserakan dan terjatuh ke lantai. Ibu Rasti dan ibu Arya nampak saling berpegangan. karena ketakutan melihat sosok hantu yang ada di kamar Rasti.
"Mengapa kau ingin mengambil anak kecil itu!" seru pak kyai kepada hantu itu.
"Aku ingin bayiku! Aku ingin bayiku!" seru hantu wanita itu kepada pak kyai. Nampak pak kyai menghela nafasnya ke secara kasar, dan bertanya di mana bayimu!" seru pak Kyai kepada hantu itu.
"Aku dibunuh bersama anakku," jawab hantu wanita itu. nampak mereka sangat semua terkejut saat mendengar jawaban dari hantu tersebut.
Akhirnya hantu yang sedang menggendong anak Rasti berlalu dan membawa orang-orang yang ada disana, ke sebuah bangunan kuno yang sangat tidak terurus. nampak di sana hantu itu menunjuk sebuah bangunan.
"Ada apa di sana?" tanya pak kyai kepada hantu itu.
"Jasadku ada disana!" jawab hantu tersebut.
Orang-orang yang berada di sana nampak terkejut dengan jawaban dari hantu itu, karena orang-orang di sana tidak mau melakukan kesalahan. akhirnya Ibu Rasti dan ibu Andre menelpon pihak berwajib untuk mencari kebenaran atas apa yang di dikatakan oleh hantu tersebut.
Setelah 1 jam kemudian, akhirnya polisi telah datang dan melakukan olah TKP. Para polisi membongkar tembok dari bangunan yang berada di belakang rumah sakit yang tidak terurus. Nampak di sana terlihat jelas ada mayat seorang wanita dengan kondisi yang sangat mengenaskan, yang dikubur di dalam tembok rumah sakit.
Orang-orang sangat terkejut, apalagi Rasti dan Arya. ternyata di rumah sakit itu telah terjadi pembunuhan selama bertahun-tahun lamanya. pihak berwenang melakukan penyelidikan dan ternyata mayat itu adalah mayat Seorang perawat yang bekerja di Rumah sakit tersebut. dan perawat tersebut sedang mengandung dan dibunuh oleh seseorang.
Rasti menangis karena dia belum menemukan putranya, saat dia berjalan bersama keluarganya menuju kamar. nampak disana terlihat seorang bayi yang menangis karena kelaparan. Rasti berlari dan menghampiri bayinya tersebut, wanita itu menangis bahagia karena hantu itu telah mengembalikan anaknya kembali.
Akhirnya Rasti diperbolehkan pulang dan membawa putranya. setelah beberapa minggu kemudian, akhirnya kepolisian memberikan kabar bahwa mayat tersebut mayat Seorang perawat yang ada disana. perawat itu diperkosa oleh dokter Rumah sakit itu, dan dibunuh. mayatnya disembunyikan di bangunan lama agar tidak dapat dilacak. Setelah kejadian itu, nampak hantu yang berwujud jelek itu menampakan dirinya kembali dihadapan Rasti. dengan kondisi yang yang sempurna.
"Terima kasih telah membantuku," ucap hantu itu kepada Rasti dan Arya. Arya yang melihat hal itu, nampak dia sangat terkejut. karena pria itu belum terbiasa melihat hal-hal semacam itu.
Rasti selalu berdoa agar dirinya mendapatkan kebahagiaan dan dijauhkan dari segala hal yang buruk.
*** END ***