Gea mahasiswa yang bekerja sebagai tata rias wajah Gea sangat ahli dalam bidang merias dia bisa mendandani semua orang kakek-kakek nenek-nenek, anak muda, anak kecil.
Bahkan bisa merias orang lain mirip percis dengan asli nya itu merupakan bakat keturunan ibu nya Gea adalah seorang yang berprofesi tata rias di salah satu salon di kota.
Gea di akui oleh semua orang akan bakat merias nya suatu ketika Gea mendapatkan orderan dari artis terkenal.
Waduh senang gak sih dapat orderan dari orang yang terkenal kalau usaha kita masih kecil pasti senang lah ya itupun yang dialami Gea.
Saking senang nya Gea memberikan karangan bunga untuk ibu nya yang kita kira 60 cm.
Karena kesuksesan nya berkat ibu nya yang selalu mendidik nya selalu sabar dalam hal apapun.
"Ibu senang sekali akhirnya kamu mendapatkan mimpi kamu, semoga aja artis besar itu cocok dengan makeup kamu dan usaha kamu makin lancar," ucap ibu Gea.
"Amin," ucap Gea
Hari yang ditunggu- tunggu akhirnya sampai Gea sampai kerumah Silva artis yang tengah naik daun.
Sampai di mansion dan Gea mendapatkan sambutan dengan hanya kata-kata (selamat datang ) tanpa ada embel-embel yang lain dan menyuruh Gea masuk ke kamar utama kamar nyonya Silva.
Silva seperti memang sudah menunggu Gea dari lama semua set makeup lengkap ada di depan nya dan meja rias yang sangat mewah dilapisi oleh mas entah lah apa tujuan nya ada lapisan seperti itu apakah memang untuk gaya atau sesuai disain saja.
Gea menyapa Silva dengan ramah dan mendapatkan respon yang ramah pun dari Silva selain artis besar ternyata Silva ini sangat ramah anggapan itu sekarang ada di benak Gea.
Semua asisten rumah tangga nya di perintahkan untuk keluar , Silva dan Gea pun mulai meyiapkan alat rias nya, namun di tolak oleh Silva karena kosmetik yang di bawa Gea pasti tidak sesuai dengan kulit Silva.
"Maaf kulit ku sensitif," Ucap Gea dengan senyum.
Tidak masalah dengan hal itu Silva melanjutkan pekerjaan nya namun tiba-tiba Silva memegang tangan Gea.
"Aku akan membayar mu mahal kalau kamu bisa terlihat percis dengan ku," ucap Silva
Gea yang tau akan kemampuan nya tidak melewati kesempatan yang ada ia ingin sekali bertanya namun ia yang terlalu senang untuk memperlihatkan bakat merias nya sehingga tak memikirkan apa alasan nya.
Silva kaget melihat orang yang ada di depan nya berubah drastis seperti dirinya awal yang aneh hingga permintaan yang menyejukkan menurut Gea.
Gea dalam persepsi nya di jamu bagaikan tamu berarti karya nya sangat di hargai dan Silva menyukai nya Silva pun meminta agar tidak dihapus makeup-nya selama makan bersama di rumah nya.
Makanan yang di hidangkan makanan berat karena memang sudah masuk nya waktu makan siang
hidangan restoran bintang lima.
Namun Gea tanpa curiga langsung menyantap hidangan ternyata Silva memberikan obat tidur di minuman nya.
Rencana jahat yang tak tercium dari awal, Silva memanfaatkan Gea untuk menggantikannya tidur dengan laki laki tua yang menjanjikan nya menjadi pemeran utama wanita.
Semua persiapan sudah di mulai termasuk membawa Gea, dengan riasan Seperti nya dan pakaian yang menarik kamu Adam.
Tiba- Tiba Gea sadar sudah tak berbusana ia merasakan sekitar pinggang nya ada rasa nyeri yang hebat.
Dan datang lah Silva dan memberi cek sejumlah 100 juta Gea hanya bingung dan tak mengerti semua nya.
"Kamu menggantikan tugas saya dan ini imbalan nya." Ucap Silva dengan meyerahkan cek
"Tolong jelaskan apa yang terjadi," dengan terbata bat Gea bertanya
Dan Silva menjelaskan tentang apa yang terjadi bahwa Gea telah melakukan tugas nya untuk tidur bersama dengan pengusaha X.
Hati Gea sakit sekali rasa nya terpukul Gea sangat berharap ada orang lain yang mengakui nya dan beharap kedepannya semakin banyak yang mengakui bakat nya.
Gea yang di lumuri oleh rasa marah berdiri dari kasur dan menampar Silva hilang semua rasa hormat nya terhadap Silva.
"Aku tak terima dengan uang ini kau penipu kamu akan tau akibat nya nanti," Ucap Gea yang memakai pakaian nya ( pakaian yang sudah disediakan dari Silva).
"Berani sekali dia menampar ku," ucap Silva angkuh
Keluar dari hotel dengan jiwa yang remuk rasa trauma pun mulai menyelimuti dan ditambah buruk lagi bagiamana dia bisa melewati waktu itu ( waktu bersama pengusaha itu).
Ia menangis karena semua yang terjadi atas apa yang di lakukan.
Gea murung sejak peristiwa itu dan ibu nya bingung apa yang terjadi sering sekali ibu nya bertanya karena dia khawatir.
Tanpa jawaban tanpa satupun respon ibu nya tak tahan melihat anak nya seperti ini dan mulai menangis di hadapan Gea.
Seminggu telah berlalu rasa cemas Silva takut kalau sampai Gea membocorkan semua nya menyuruh asisten nya mencari Gea.
seminggu pun telah di lalui oleh Ibu Gea dengan menangis di hadapan Gea, gea pun akhirnya mencoba membuka diri dan menceritakan apa yang terjadi.
Namun Gea masih dalam kondisi trauma dan hanya beberapa cerita saja ia ceritakan.
Tiba tiba ada orang yang mengetuk pintu dan sebelum membuka pintu nya Ibu Gea pun menyeka air mata nya terlebih dahulu.
Ternyata orang-orang suruhan dari Silva untuk mengantarkan cek dan menyuruh keluarga Gea tutup mulut.
"Berani sekali artis biadap itu aku akan melaporkan kasus ini ke polisi,"
"Tak akan ada yang percaya !," Tegas orang- orang suruhan Silva.
Ibu Gea membuat cerita tentang dongen dongen dan menceritakan kepada Gea untuk sedikit mengobati luka nya dan berkomunikasi kasi karena Gea tidak mengutarakan kata kata sedikit pun.
Membahas kejadian tadi pagi ibu Stela menolak uang tersebut dan mengancam akan melaporkan kan nya ke polisi tanpa takut seorang ibu membela anak nya.
Karena takut anak nya dan hidupnya terancam berfikir kembali benar juga tentang melaporkan polisi tak akan ada yang percaya.
Ibu Gea dan Gea pindah dari rumah masalah nya dari pertemuan terakhir kali pihak Gea menolak untuk berdamai takut nya akan ada teror.
Malam setelah pindah Ibu Gea sangat Benci dengan artis yang bernama Silva bermuka dua didepan kamera manis di belakang busuk.
"Apa yang kamu kamu tanam sebentar lagi kamu akan tuai ," menatap ke layar televisi.
Mengetahui pihak Gea menolak uang Silva agak cemas dan benar firasat dari ibu Gea bahwa Silva akan menerornya dengan berbagai cara seperti menghancurkan jendela kaca.
Ibu Gea menggunakan bakat nya make up untuk menjadi orang lain dan datang ke rumah Silva untuk meminta pekerjaan namun ibu Gea sangat pintar ia menggunakan ide dengan menjadi orang yang membanggakan Selvi, menjujung tinggi nya.
"Terimakasih saya sangat butuh pekerjaan nyonya saya fans berat nyonya nyonya baik dan pintar berpendidikan."
Mengetahui bahwa teror nya tidak berhasil dan Gea pindah membuat Selvi panik sampai saat minum saja ia gemetar ( Selvi sedang duduk dan menelepon seseorang ).
Ibu nya melihat itu, sekarang ibu Gea bekerja sebagai pembantu.
ibu Gea memakai makeup Seperti Gea dan meneror nya setiap malam. dan hal ini membuat Silvia tambah gencar mencaritahu dimana keberadaan dua orang belagu itu ( karena sudah miskin di beri uang malah menolak ).
Uang dari sisa bekerja dahulu ia pakai untuk menyewa kamera dan mulai merekam segala nya
ibu Gea mulai memancing dengan mengerjakan tugas ceroboh dan berhasil memancing tabiat asli Silvia.
"Kamu tuh kenapa ceroboh sekali kamu tuh di gaji apakah kamu tak visa merawat rumah mahal ini," Nada tinggi Silva.
Kembali dengan aksi nya sebelum Silvi tidur ibu Gea memadamkan listrik dan membuat teror kembali dengan wajah Gea.
"Saya sebenarnya sudah bunuh diri,karena kamu kamu !" ingin mencekik Silva.
Sambil mecari bukti perbuatan nya Ibu Gea menemukan obat Tidur di laci tempat Silva.
Tak terasa kasus ini sudah terseret dua Minggu ibu Gea yang terpaksa menyembuhkan Gea dan Silva yang makin panas karena panik.
Ibu Gea bersedia menjadi asisten pribadi Silva,
agenda pencitraan Silva tak luput dari kejaran ibu Gea.
contoh nya tak sengaja anak kecil menumpahkan eskrim di baju Silva dan Silva memarahi nya awal nya namun ketika ada orang lain dia berubah.
Seperti nya Tuhan memihak ibu Gea ketika Silva sedang menjadwalkan bertemu dengan pejabat di hotel mana ia tau dan ia memberitahu kepada media.
Habislah Silva semua terbongkar di depan reporter
Setalah hal ini ibu Gea menganggap akan sangat mudah ternyata management dari Silva membuat pengalihan atas melanggar privasi kepada beberapa media saat malam itu Silva sedang bersama kekasih nya yang sudah menjalani hubungan 5 tahun.
Awal nya mencekam untuk Silva jadi pulih kembali karena yang berada di hotel yang smaa itu adalah kekasih nya bukan seperti berita beredar tentang sugar dady.
Sementara itu MiMi ( Ferdian Tresome ) management dari Silva mengamati ibu Gea yang terlihat mencurigakan.
Dan menyuruh Treaden untuk menyelidiki semua latar belakang dari ibu Gea, namun tak di temukan di data pusat tentang orang yang bernama Stevani dan data keluarga yang lain.
Dan kecurigaan itu makin mencuat dan management dan Selvi membuat suatu jebakan di mana ibu Gea disekap dan di tanya tentang apa tujuan nya kali tidak mereka akan menyakiti diri nya
Apa tujuan kamu merekam semua ini, apakah untuk pencemaran nama baik, manajemen Silva tak mau berurusan dengan hukum dan akhirnya daripada menyakitkan ibu Gea dan mendapatkan dugaan baru management melaporkan ibu Gea ke polisi.
Semua yang dia kerjakan sia sia semua nya dan ia besok ada di penjara Ibu Gea semakin sedih memikirkan anak nya.
Akhirnya tak berani ia membawa anak nya dalam kasus ini atau melaporkan balik memang uang segala nya yang salah menjadi korban.
Ibu Gea dituntut selama 2 tahun dan Gea di jaga oleh bibi nya, Gea setiap hari menunggu di luar pintu menunggu kepulangan ibu nya dan terkadang mengeluarkan air mata.
Dua tahun berlalu ibu nya merasa dia sangat tak berguna dan tak baik dalam menjaga anak nya karena sampai saat ini Gea masih dengan kondisi yang sama.
Apalagi mengetahui ibu nya dipenjara sempat membuat nya drop murung dan bahkan tak mau makan.
Mereka bisa bertemu secara bebas kembali setelah dua tahun.
Kejahatan akan terbalas Semua kedok Silva terbongkar oleh bekas management nya yang dulu menutupi kasus nya setelah Silva mendapatkan kontrak di luar negri Silva menandatangi semua tanpa persetujuan management.
Silva di hujat dimana- mana dan di tangkap atas kasus Gea, Gea menyita empati dari publik dan terus mengirim bunga untuk Gea bahkan psikolog secara sukarela datang .
Selesai