Aria Castielo, keturunan dari raja iblis Martinez Castielo merupakan ratu iblis yang terkenal akan kecantikannya yang membuat para laki-laki mengejarnya tanpa henti dipertemukan dengan Eden Estrada, kesatria dengan kekuatan suci yang merupakan keturunan penjaga gerbang dimensi yaitu Dylan Estrada dalam sebuah ikatan perjodohan. Akankah mereka saling jatuh cinta atau justru akan mencari cara untuk menghindarinya?
Takdir cinta ratu iblis part 1
Neraka (kediaman ratu iblis).
Pagi hari di kediaman Castielo para pelayan dan juru masak sibuk menyiapkan berbagai hal mulai dari dekorasi rumah, pakaian, hingga hidangan bintang lima.
(Ribut)
Pelayan istana: "ayo cepat sebelum mereka datang"!
(Disaat yang sama)
Tukang kebun 1: "memangnya siapa yang akan datang"?
Tukang kebun 2: "memangnya kamu tidak tahu? Katanya nona akan dilamar".
Tukang kebun 3: "benar aku juga dengar tentang kabar itu. Siapapun yang akan menikah dengan nona dia pasti orang yang sangat beruntung".
Tukang kebun 2: "benar. Nona kita kan sangat cantik".
Tukang kebun 1 dan 3: "iya benar".
(Kamar Aria)
Disisi lain July pelayan pribadi Aria sedang berusaha keras untuk membangunkan Aria serta mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk pertemuannya.
July: "nona ayo cepat bangun! (mengguncang) mau berapa lama lagi nona akan tidur? Nona harus cepat bersiap sebelum pangeran tiba".
Aria: "iya iya aku akan bangun kau tidak perlu berteriak seperti itu lagi".
July: "saya tidak akan seperti ini jika nona bangun tepat waktu (marah sekaligus khawatir) ayo cepat bersiap nona saya sudah menyiapkan gaun yang cantik untuk nona"!
Aria dan July merupakan teman sejak kecil ayah Aria yaitu Martinez Castielo membawa July ke kediaman Castielo setelah menemukannya terlantar di jalanan.
Aria: "July campurkan ekstrak mawar dan juga madu pada air mandiku dan jangan lupa untuk meletakkan lilin aroma"!
July: "baik nona akan saya siapkan".
(2jam kemudian)
Aria: "bagaimana penampilanku (berputar)"?
July: " wahh (kagum hingga mata berbinar-binar) nona terlihat sangat cantik, saya rasa di dunia neraka ini nona adalah yang paling cantik".
Aria: "itu tentu saja aku adalah nonamu dan merupakan calon ratu iblis bagaimana mungkin aku tidak terlihat cantik (sedikit menyombongkan diri)".
July: "iya kecantikan nona tidak ada yang bisa menandinginya".
(Lorong istana)
Aria: "July apa kamu tahu siapa yang akan dijodohkan denganku dan bagaimana orangnya"?
July: "saya kurang tahu nona tapi menurut rumor yang beredar beliau adalah seorang pangeran tampan dan juga sangat gagah untuk lebih jelasnya mungkin nona bisa bertanya pada ayah nona yang mulia Castielo".
Aria: "baiklah aku akan menunggu sampai dia datang saja (July menyebutnya beliau berarti dia pasti orang yang sudah tua dan memiliki perut buncit (isi pikiran Aria)) ya ya pasti seperti itu (menganggukkan kepala)".
July: "apanya yang seperti itu nona"?
Aria: "hahaha (bertingkah aneh) bu...bukan apa-apa (lihat saja aku tidak akan membiarkan dia menikahi ku (berbicara dalam hati))".
July: "(sepertinya nona sedang memikirkan sesuatu yang bahagia)".
Disaat yang sama sebuah kereta bersama dengan sebuah penjagaan ketat berjalan menuju kediaman Castielo.
Kereta dengan hiasan bulan biru yang merupakan lambang keluarga Estrada penjaga gerbang dimensi yang terlahir sebagai seorang kesatria.
Ren: "tuan sebentar lagi kita akan segera sampai di kediaman Castielo".
Eden: "baiklah. Ren apa kamu tahu seperti apa nona Aria Castielo itu"?
Ren adalah orang kepercayaan Eden, sejak umur 14 tahun Eden dan Ren sudah bersama keluarga Ren adalah pelayan keluarga Astrada dari generasi ke generasi dan Ren merupakan generasi ke 12 yang menjadi pelayan keluarga Astrada.
Ren: "saya tidak tahu tuan ayah tuan tidak memberikan saya informasi apapun mengenai nona Aria Castielo".
Eden: "begitu mari kita lihat bagaimana dirinya (tersenyum kecil)".
Ren: "(aku rasa akan terjadi masalah)".
Beberapa saat kemudian kereta kuda pangeran Eden sampai di kediaman Castielo raja iblis Martinez Castielo menyambut kedatangan pangeran Eden dan Ren dengan baik, Martinez membawa mereka menuju hal untuk pertemuannya dengan Aria.
(Gerbang istana)
Martinez: "selamat datang pangeran, kami keluarga Castielo menyambut anda".
Eden: "hormat saya kepada raja iblis Martinez Castielo, (membungkuk) terima kasih telah menyambut kedatangan saya secara pribadi".
Martinez: "tidak masalah pangeran lagi pula anda akan segera menikah dengan putri saya Aria Castielo".
Eden: "apa saya boleh tahu bagaimana putri anda itu"?
Martinez: "pangeran akan segera mengetahuinya. Mari ikuti saya"!
(Hal)
Martinez: "selamat datang kepada para tamu undangan yang hadir, hari ini adalah hari yang berbahagia karena putriku Aria Castielo dan Eden Astrada akan melakukan pertunangan dalam waktu satu Minggu.(prok"(suara tepuk tangan))".
Eden: "apa kabar semua saya adalah Eden Astrada yang akan bertunangan dengan Aria Castielo (membungkuk memberi hormat)".
Setelah itu raja iblis Martinez meminta pelayanan untuk menjemput Aria masuk. Semua tatapan tertuju pada pintu masuk, semua orang penasaran seperti apa sosok Aria Castielo bahkan Eden Astrada tidak bisa berpaling dari pintu masuk hal, tak lama kemudian Aria masuk bersama dengan July semua menatap Aria dengan mata terpukau. Aria yang datang dengan gaun berwarna hitam berkilau dengan lengan panjang, rok pendek di depan dan memanjang ke belakang yang dihiasi dengan ornamen mawar merah lambang keluarga Castielo di pinggang dan sepatu hak tinggi dengan warna senada membuat orang-orang tidak bisa berkata apa-apa.
Melihat kecantikan Aria, Eden langsung menyambutnya dan mengajaknya berdansa satu lagu bersamanya dan Aria menyetujuinya.
Eden: "(membungkuk) bersediakah nona berdansa satu lagu dengan saya".
Aria: "tentu (berjalan menuju tengah-tengah hal)".
Semua orang yang berada di hal memusatkan perhatian mereka kepada Aria dan Eden, tidak ada yang bisa berpaling dari pemandangan indah tersebut. Orang-orang memuji kecantikan Aria yang bersanding dengan ketampanan Eden.
Keesokan harinya Aria mendapatkan undangan minum teh dari kediaman Astrada.
July: "nonaaa(berteriak dengan kencang)
Aria: "ada apa kenapa kamu berteriak seperti itu membuat telingaku sakit saja"?
July: "maaf nona saya tidak sengaja, karena terlalu senang saya jadi berteriak".
Aria: "memangnya apa yang membuatmu senang"?
July: "baca ini nona (memberikan)
Aria: "apa ini, sebuah surat? Siapa yang mengirim surat untukku (membuka dan membaca isinya)".
July: "bagaimana nona apa isi suratnya"?
Aria: "July untuk besok siapkan dress yang santai untukku pangeran mengundangku untuk minum teh".
July: "(terkejut). Siap nona laksanakan (bersemangat)
(Kediaman Astrada)
Eden: "Ren apa suratnya sudah dikirim"?
Ren: "iya sudah tuan dan sekarang mungkin pelayanan nona Aria telah menyiapkannya".
Eden: "kalau begitu buatlah persiapan untuk menyambut nona Aria besok"!
Ren: "baik tuan".
Keesokan harinya Aria dan July pergi menuju kediaman Astrada diperjalanan Aria terus berpikir mengapa Eden mengundangnya untuk berkunjung.
Aria: "July, mmm.... Menurutmu mengapa Eden ingin bertemu denganku"?
July: "nona kenapa yang seperti itu masih harus dipertanyakan (kesal) tentu saja karena pangeran merindukan nona. Apa hal yang seperti itu saja nona tidak mengerti (semakin menjadi)".
Aria: "ya ya aku mengerti (mengayunkan tangan) kamu tidak perlu bersikap seperti itu".
July: "itu karena saya perduli dengan nona, saya perduli dengan kebahagiaan nona".
Aria: "iya baiklah".
(Disaat yang sama)
Ren: "tuan semua telah selesai disiapkan".
Eden: "kerja bagus, sekarang bantu aku bersiap".
Ren: "tuan apa saya boleh menanyakan sesuatu"?
Eden: "katakan".
Ren: "begini apa tuan sudah menginapkan hadiah untuk nona".
Eden : "apakah harus".
Ren: "itu sudah pasti (bersemangat), sebagai tunangan yang baik tuan harus menyiapkan hadiah yang istimewa bagi nona".
Eden: "kalau begitu apa kamu bisa memberikan saran"?
Ren: "maaf tuan ini adalah hadiah untuk nona Aria jadi akan lebih baik jika tuan sendiri yang memutuskannya".
Eden: "begitu ya. Sepertinya aku tahu hadiah apa yang cocok dengannya".
Ren: "(entah apa yang dipikirkan oleh tuan (berbicara dalam hati))".
Beberapa saat kemudian kereta Aria sampai di kediaman Astrada. Ren datang untuk menyambut kedatangan merekam kemudian membawa Aria pergi menemui Eden, semua orang diminta untuk berada di luar jadi tidak ada yang tahu bagaimana pertemuan Eden dengan Aria.
(Keesokan harinya kediaman Castielo)
Martinez: "selamat datang kepada para tamu undangan, hari ini adalah hari pertunangan putriku Aria Castielo dan Eden Astrada jadi untuk itu aku ucapkan terima kasih dan sekarang aku persilahkan mereka untuk masuk (semua menatap pintu masuk)".
Eden dan Aria masuk secara bersamaan menuju hal Eden dengan jas berwarna putih disertai dengan jubah berwarna biru, Bros bulan berwarna senada serta sepatu berwarna hitam dan Aria dengan gaun panjang tanpa lengan berwarna biru laut dengan aksen mutiara, sepatu hak berwarna senada dan rambut yang diikat membuat mereka terlihat serasi.
(Flashback)
Aria: "ada apa kamu memanggilku kemari".
Eden: "tidak ada alasan kusus".
Apa: "apa yang kamu inginkan".
Eden: "yang aku inginkan, heh (tertawa kecil) sepertinya tuan putri keluarga Castielo sang pewaris tahta kerajaan iblis ini cerdas juga".
Aria: "langsung saja pada intinya".
Eden: "baik. Apa kamu menginginkan pertunangan ini? Jika kau bertanya kepadaku maka jawabannya tidak jadi bagaimana denganmu".
Aria: "jika kau saja tidak menyukainya bagaimana mungkin aku menyukainya".
Eden: "itu bagus, bagaimana kalau kita bertunangan saja dan setelah kita mendapatkan tahta kita, kita bisa mengakhirinya jadi apa kamu setuju"?
Aria: "apa jaminan dari kata-katamu itu".
Eden: "(mengeluarkan sesuatu) ini".
Aria: "apa ini"?
Eden: "ini adalah cap lambang keluarga Estrada kau bisa menyimpannya sebagai jaminan bagaimana"?
Aria: "baiklah aku setuju".
(Flashback selesai)
Eden dan Aria kemudian berjalan menuju tengah-tengah hal untuk memasangkan cincin. Semua orang tidak bisa melepaskan pandangannya mereka dari keduanya.
Eden: "apa kau siap tuan putri"?
Aria: "ya aku siap".
Eden, Aria: "(berhenti kemudian mengambil cincin)".
Eden: "(memasangkan cincin kepada Aria) sekarang kau adalah tunanganku putri Aria (berbisik)".
Aria: "(memasangkan cincin kepada Eden)".
Kini keduanya telah berhasil bertunangan tapi tidak ada yang tahu bagaimana kedepannya akankah sesuai dengan perjanjian mereka atau justru cinta akan hadir di antara mereka?
bersambung
Saya tidak tahu apakah ini masih bisa disebut dengan cerpen dikarenakan masih ada lanjutannya. Saya harap kalian dapat menyukai cerita yang saya buat ini.