Namanya Anisa dia wanita yang cantik baik tapi sedikit sombong .
karena kecantikannya sehingga banyak lelaki yang menyukai dirinya tapi tidak berani mengungkap kan perasaan mereka kepada Anisa .
karena sikap Anisa yang sombong dan cuek seakan-akan tidak memperdulikan setiap lelaki yang kagum kepadanya , membuat mereka enggan untuk berbicara kepadanya .
dan pada akhirnya Anisa pun bertemu dengan pria tampan di kampus nya dia anak pindahan hampir rata rata cewek cewek di kampus Anisa tertarik dan tergila gila kepada pria tampan itu .
Pria itu bernama herdiansyah , teman teman memanggil nya dengan sebutan herdi
Herdi ini Selain wajah nya yang tampan badan nya yang kekar serta tinggi badan yang oke dia juga anak pengusaha yang sangat kaya raya dan salah satu mahasiswa terpandai di kampus nya .
Dan saat ini herdi harus pinda kampus di mana tempat Anisa berkulia .
Jelas Anisa merasa sangat tersaingi bukan karna kepopuleran nya tetapi karena Anisa juga adalah mahasiswi terpadai di kampus nya .
Anisa takut kalau herdi mengalah kan prestasi yang selama ini di dapat kan nya .
karena Anisa siswi padai dan berprestasi jadi dia berkulia karena mendapat kan beasiswa .
Anisa hidup sebatang kara ayah ibu nya suda lama meninggal dan iya sekolah sampai kulia yang bergantung pada beasiswa.
Jadi Anisa sangat galau memikirkan herdi dan berniat untuk bertemu herdi untuk membicarakan sesuatu , entah apa yang di dalam pikiran Anisa saat ini sampai sampai dia ingin bertemu herdi di mana herdi pun belum mengenal dirinya .
herdi menjadi binggung Karena mendapat surat dari wanita yang bernama Anisa untuk bertemu di kafe .
Sesampainya herdi di kafe tersebut Anisa pun suda sampai terlebih dahulu .
herdi pun menjadi bingung dia kaget melihat kecantikan Anisa yang memakai gaun berwarna merah dan berdandan sangat cantik
layak nya Cinderella tetapi herdi tidak yakin kalau itu wanita yang dia temui Karena suda 2 hari dia di kampus tidak perna melihat wanita secantik Anisa di kampus nya .
lalu herdi berbalik badan dan bertanya kepada pelayan di mana meja 11 mengapa ada wanita cantik yang duduk di meja itu sedangkan dia tidak mengenali wanita itu .
lalu pelayan menjawab : iyalah wanita yang sedang menunggu anda sejak tadi
Herdi pun lansung menuju mejah itu dan menyapa Anisa .
Herdi : Hay
Anisa : Hay juga silahkan duduk aku sejak tadi menunggu mu kau apa kabar apa tidak kesulitan mencari kafe ini
herdi : lumayan kesulitan itu makanya aku telat sampai di kafe ini
Anisa : mengapa kau menatap ku seperti itu , ada apa
Herdi : aku hanya sedikit kaget dan melihat wanita secantik dirimu .
maaf sebelum nya apa benar kau mahasiswi di kampus yang bernama Anisa , aku tidak perna melihat kau sebelum nya
Anisa : iya namaku Anisa jelas saja kau tak perna melihat ku karena kau terlalu sibuk dengan wanita yang tergila-gila kepadamu .
Herdi : hahaaaaaaa kau ini berbicara apa aku sama sekali tidak memerhatikan itu semua .
Anisa : mengapa kau tertawa
Herdi : sudah lah tutup poin ajah , aku tidak suda basa basi kau mau bertanya soal apa aku kau ajak kesini kau jawab secepat nya .
Anisa : sebenarnya sebenarnya aku mencintaimu .
Seketika herdi yang sedang minum tiba tiba keselek dan batuk batuk dan bertanya dengan nada yang tidak biasa ??
Herdi : apa apa yang kau katakan , apa kau suda tidak waras yaaah .
Anisa : aku waras aku mencintai kamu herdi apa ada yang salah kalau wanita mencintai pria .
Herdi : tidak ada yang salah , hanya saja aku kaget karna tidak mungkin kau sadar mengucapkan kata kata itu .
kau wanita yang sangat cantik begimana bisa kau mencintaiku , apakah kau tidak mempunyai kekasih.
Anisa : aku sadar mengatakan itu , dan kau juga pria tampan kan wajar lah kalau aku jatuh cinta kepadamu dan saat ini aku tidak memiliki kekasih .
Herdi : baik lah kalau itu mau mu aku tidak mungkin menolak wanita secantik dirimu .
Anisa pun sangat bahagia dia lansung memeluk herdi .
meskipun herdi Masi bingung dengan perlakuan Anisa yg memeluk dirinya herdi pun mencoba diam dan tak mau banyak bertanya .
berhubung ini suda larut malam herdi pun mengajak Anisa pulang dan mengantar kan Anisah ke rumah nya .
sambil ngobrol-ngobrol di mobil membuat mereka saling kenal satu sama lain
Besok pagi pun herdi menjemput Anisa untuk pergi ke kampus bareng
sesampainya di kampus semua mata siswa dan siswi tertuju kepada mereka berdua .
herdi pun di jemput teman cowok nya begitu pun dengan Anisa sambil bertanya tanya ada hubungan apa di antara mereka berdua .
herdi pun mengumumkan kalau dia dan Anisa suda resmi berpacaran .
teman teman mereka pun kaget dan bertepuk tangan merasa gembira .
akhir nya herdi dan Anisa pun menjalin hubungan makin serius .
malam pun tiba Anisa yang lagi belajar di rumah nya pun merasa gelisa dengan keputusan yang bertentangan dengan hatinya pun menjadi galau , herdi yang sengaja tidak beritahu kedatangan nya kepada Anisa ingin membuat kejutan tiba tiba melihat Anisa yang sedang mengis di dalam kamar nya .
herdi pun yang suda sangat benar benar mencintai Anisa pun lansung masuk kamar Anisa dan ingin menghibur Anisa .
tetapi iya kaget dengar pembicaraan Anisa kepada foto ayah dan ibu nya sambil menangis dan mengatakan ??
Anisa : ayah ibu apakah nisa berdosa suda berbohong dan menipu perasaan seseorang 😭😭
Nisa tidak niat ayah ibuh mempermain kan perasaan herdi tetapi mau gimana lagi hanya itu yang nisa bisa lakukan agar bisa tetap berkulia dengan mempermainkan perasaan herdi nisa bisa mengalah kan nilai herdi dan nisa tetap mendapat kan beasiswa .
herdi kaget lalu tidak sengaja menjatuh kan gelas yg di atas mejah , dan Anisa pun kaget melihat herdi yang dari tadi mendengar pembicaraan nya dengan foto papa ibunya itu .
Herdi : jadi selama ini kau tidak mencintaiku , berati pertemuan dan ungkapan cinta itu semua hanya untuk sebuah kepentingan pribadi kamu .
selama ini kamu tidak cinta kepada ku ternyata selain wajah mu yang cantik otak mu yang pintar kau juga pintar menipu dan memperbodoki aku yg suda benar-benar mencintai mu
kau wanita jahat yg pertama aku kenal .
Anisa pun hanya diam dan berkata
Anisa : maaf kan aku Hardi itulah yang sebenarnya 😭😭😭
aku tidak bisa bersama mu
Herdi : kalau itu yang kau ingin kan beasiswa aku tidak akan mengalah kan nilai ujian mu dan kau yg akan mendapat kan nya karena aku tidak membutuh kan semua itu .
aku hanya butuh wanita yang jujur tidak menipuh dan membohongi diri nya sendiri .
Hardi pun pergi dan meninggal kan Anisa dan tidak mau mendengar kan penjelasan Anisa .
beberapa bulan kemudian setelah ujian akhir selesai , herdi dan Anisa wisuda
Anisa mendapat beasiswa sampai S2 Karena menjadi siswi paling pandai dan mendapat peringkat yang sangat baik .
Hedi pun memberikan nya hadia , Anisa sangat bahagia Anisa berharap kalau herdi mau menerima nya kembali dan setelah Anisa membuka hadia nya seketika Anisa menangis dan meminta maaf kepada herdi .
ternyata hadia Anisa adalah undangan pernikahan herdi yang akan menika dengan sahabat Anisa .
Anisa hancur dan menangis sambil mengejar herdi .