"Bunda kenapa di antara saudaraku yang lain aku yang paling jelek" ucap seorang putri pada Bundanya sambil tidur di pangkuan bundanya.
"sayang di dunia ini nggak ada orang yang terlalu cantik atau pun terlalu jelek.. semua orang itu sama" ucap Bunda.
"Tapi bunda aku itu nggak sama dengan yang lain.. lihat saja saudaraku mereka cantik cantik sedangkan aku sangat jelek" ucap sang putri.
Sang Bunda hanya tersenyum seraya mengelus rambut putri nya yang halus. "Sayang itu hanya kekurangan kamu, setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelibahan, sudah lah ini sudah malam sebaiknya kamu tidur saja ya" ucap sang Bunda seraya beranjak dari tempat duduk dan pergi.
Sang putri hanya diam termenung di tempat tidurnya. Dia beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju meja riasnya. Meja yang sangat kuno tapi terlihat sangat mewah. Dia melihat pantulan diri nya di cermin. Tangan nya terangkat memegang pipi nya yang kasar.
"kenapa hanya wajahku saja yang kasar seperti ini" ucap nya seraya mengelus pipinya yang kasar.
Tok...tok...tok..tok...
Suara itu berasal dari arah jendela, tanpa pikir panjang Sang Putri beranjak dari duduknya dan pergi ke arah jendela.
"siapa di sana?" ucapnya seraya membuka jendela.
Pit...pit...pit...
(Suara Burung)
"Owh ternya kau ya Pipit" ucap sang putri serya memangkat tangan kanan nya supaya Burung itu bisa berdiri di atas tanganya.
"apa yang membuat mu datang ke sini" ucap Sang Putri.
"Virgo aku dengar akan ada sayembara ya?" ucap Burung yang bernama pipit itu.
"iya Ayahanda mengadakan sayembara untuk mencarikan putrinya suami yang ideal" ucap Putri Virgo
"aku sangat takut kalau nanti tak ada yang memilihku" ucap Putri Virgo.
"Pasti ada seseorang yang akan mencintaimu dengan tulus" ucap Si burung pipit.
"mana mungkin ada orang yang mau dengan ku.. lihat saja ...aku ini buruk rupa" ucap Putri Virgo.
"Pasti ada,, suatu hari nanti pasti ada orang yang akan mencintaimu dengan tulus tanpa memandang fisik" ucap Si burung pipit dan langsung terbang pergi meninggal kan Putri Virgo
Hanya Putri Virgo saja yang busa bicara dan mengerti bahasa burung.
Putri Virgo berjalan keluar menuju balkon kamarnya. Dia menatap langit yang terhiasi dengan beribu bintang dan satu bulan purnama yang sangat indah.
"aku seperti langit yang hitam kelam, tidak pernah dipandang.. sedangkan bintang dan bulan bagaikan saudaraku yang dipuji dan terus dipandang." ucap Putri Virgo.
Raja Aggressor adalah raja di kerajaan Neverland yang terletak di daerah pegunungan, dia memiliki dua istri istri pertamanya bernama Elisabeth dan istri ke dua nya berdama Kristiana.
Masing masing istrinya memiliki 6 anak, dan ke 12 anak nya itu di beri nama sesuai bulan kelahiran mereka. Ratu Elisabeth atau yang kerapa di sapa Bunda Elisa memiliki enam anak yaitu capricorn, aries, taurus, cancer, virgo, dan scorpion.
Sedangkan Ratu Kristina atau yang kerap di sapa Ibunda Kristi memiliki enam anak yaitu Aquarius, pisces, gemini, leo, libra,dan Sagitarius.
Di anatara ke 12 saudaranya Virgo lah yang paling beda, dia buruk rupa, wajahnya banyak jerawat bahkan hampir memenuhi pipinya, hanya pipinya saja.
Di antara 12 saudaranya Leo, Libra, Capricorn, Aquarisus, dan Sagitarius lah yang paling menawan dengan ke cantikan yang tak bisa tertandingi.
Tapi setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan, walau wajah virgo yang kurang sempurna tapi dia pintar dalam bidang memasak, bela diri, dan bersih-bersih.
.
.
.
Matahari menyinaru mata putri virgo yang begitu indah. Dia segera beranjak dari tempat tidurnya dan segara mebersihkan dirinya di pemandian istana.
Setelah itu dia mulai bersiap-siap untuk pelaksanan sayembara nanti. Begitu banyak pangeran yang datang di acara sayembara itu, jadi dia harus tampil cantik.
Dia menatap pantulan diri nya di cermin. Tanpa dia sadari air matanya jatuh membasahi pipinya.
"sepertinya aku tidak akan ikut serta dalam perayaaan sayembara ini.. lebih baik aku tidak menikah sumur hidup, dari pada harus menanggung malu" ucap nya seraya menatap dirinya di cermin.
tuk...tuk...tuk..
Terdengar suara langkah kaki menuju kamar Putri Virgo.
"loh virgo kamu belum siap" ucap Bunda Elisa berjalan ke arah putri Virgo dengan para pelayan mengikutinya. Mengetahui kedatangan Bundanya Putri Virgo langsung menghampus air matanya.
"Sebenarnya aku baru mau bersiap-siap" ucap Putru Virgo.
"sini biar Bunda bantu" tawar Bunda Elisa.
"nggak usah Bunda aku bisa sendiri, sebaiknya Bunda urus saudaraku yang lain" ucap Virgo.
"tapi.."
"ayolah bunda percayalah pada ku hmmm.." ucap sang putri seraya tersenyum..
"hmm baik lah" ucap Bunda elisa seraya menggangku kecil dan langsung pergi.
Sebelum itu para pelayan sudah menruh gaun perhiasan di kamar Putri Virgo.
Kamar kembali sepi.
"Buat apa pakai banyak riasan, kalau nanti yang dipandang bukan orang yang memakainya melainkan riasannya" ucap nya lirih.
Dari arah jendela seekor burung terbang masuk ke dalam kamar dan hinggap di meja.
"kenapa kau belum siap juga" ucap si burung pipit.
"sepertinya aku tidak akan menghadiri sayembara ini" ucap Putri Virgo.
"kenapa" ucap si burung pipit.
"aku takut nanti tidak ada yang memilihku" ucap Putri Virgo.
"Virgo pasti ada salah seorang yang akan mencintai mu tanpa memandang fisik" ucap si burung pipit.
"sudah lah aku akan merias mu sekarang" ucap si burung pipit seraya mengambil sisir dan mulai menyisir rambut Putri Virgo.
.
.
.
Sementara itu di aula sudah sangat ramai, para pangeran dari berbagai kerajaan sudah mulai berdatangan, para putri pun sudah siap dan kelihatan sangat cantik.
Selang beberapa menit Raja Aggressor dan kedua istri nya yaitu Ratu Elizabeth yang sering di sapa Bunda Eliza dan Ratu Kristiana yang kerap di sapa Ibunda Kristi, datang memasuki aula kerajaan dan duduk di singga sana mereka.
Semua orang memberi hormat kepada raja dan ratu.
"sepertinya semua sudah siap, jadi kita bisa mulai sayembaranya" ucap sang raja.
"mohon maaf kalau saya menyela, saya dengan ada memiliki 12 putri tapi kenapa hanya 11 yang ada di sini" ucap Pangeran Arthur seraya berdiri dari duduk nya.
Raja melihat semua putri nya yang dimana tanpa kehadiran Putri Virgo.
"kemana Putri Virgo?" ucap Raja Aggressor.
"tadi saya sudah menyuruh nya untuk segera hadir" ucap Bunda Eliza.
"Maaf ayah sepertinya Putri Virgo tidak akan datang" ucap Putri Capricorn sebagai putri tertua.
"siapa bilang aku tidak datang" ucap Putri Virgo seraya berjalan masuk ke dalam Aula.
Semua mata tertuju pada Putri Virgo, dan seluruh ruangan di penuhi dengan gelak tawa tamu undang yang hadir .
Putri Virgo tak menghiraukan semua itu, dia hanya fokus berjalan ke arah ayah nya.
Semua orang mentertawakan nya karena mukanya yang kurang sempurna, tapi hanya Pangeran Victor lah yang hanya diam sambil menatap lekat Putri Virgo yang sedang berjalan menuju sang raja.
"salam ayah" ucap nya seraya menunduk sambil memegang gaun nya.
Penampilan Putri Virgo sangat lah elegan, dengan gaun indah berwarna hijau gelap dan mahkota yang melingkar di kepalanya, penampilan nya sangat sederhana, hanya saja mukanya yang banyak dengan jerawat membuat nya terlihat buruk menurut pendapat orang.
Putri Virgo berjalan ke arah tempat duduk nya.
"karna semua nya sudah siap, jadi kita akan mulai sayembaranya, tantangannya adalah kalian harus bisa menjinakkan banteng liar yang ada di hutan berkabut di ujung kerajaan dan membawanya ke istana" ucap sang raja.
Semua pangeran terlihat meremehkan tantangan itu.
Semua Putri sibuk memilih pangeran yang akan mereka nikahi nanti.
"aku mau kalau Pangeran Victor jadi milik ku" ucap Putri Aries.
"nggak pangeran Victor jadi milik ku" ucap Putri Cancer.
"nggak pangeran Victor hanya akan jadi milik ku" ucap Putri Capricorn.
Semua menginginkan Pangeran Victor, bagaimana tidak sejara kan pangeran Victor sangat tampan.
"kalian pilih pangeran Victor biar aku pangeran Arthur" ucap libra yakin dengan perkataan nya.
"aku pangeran Winston" ucap Putri sagitarius sebagai putri termuda.
Semua sedang sibuk dengan perdebatan memilih suami, tapi Putri Virgo hanya diam termenung sambil meratapi nasib nya.
"sebelum itu saya minta maaf, saya mau para putri anda melakukan beberapa ujian seperti memasak dan bersih bersih, sebelum kita memulai sayembaranya" ucap Pangeran Victor.
"iya benar sekali, agar kita tau kemampuan mereka" ucap Pangeran Edwin.
Sang raja terlihat berpikir, tentang perkataan yang di ucap kan para pangeran.
"iya kalian sangat benar, jadi kepada para putri ku kalian juga akan melakukan ujian memasak agar calon suami kalian ini tau apa kemampuan kalaian" ucap Raja Aggressor.
Semua Putri terkejut dengan apa yang di katakan oleh ayahnya. Tapi ada rasa lega di hati putri virgo, bahwa ada kesempatan untuk nya.
.
.
.
Ujian pun di mulai, semua orang berkumpul di lapangan istana, di sana terlihat para putri sedang mengikuti ujian memasak.
Semua pangeran teliti melihat para putri yang mulai memasak.
Terlihat semua Putri tampak kebingungan, karna mereka kurang bisa memasak, hanya sebagian putri saja yang bisa memasak.
"astaga aku kan nggak tau cara nya memasak, aduh, yang nama nya bawang mana si" ucap Putri Taurus seraya memperhatikan bawang dan kunyit yang iya pegang.
"aduh... cara nya mecahin telur gimana si" ucap Putri Aquarius seraya menatap telur ayam yang ada di depan nya.
"astaga, ini nama nya apa si" ucap Putri Gemini seraya memikirkan kan nama sayur yang iya pegang.
"sial, ngupas apel gimana si" ucap Putri Scorpio seraya memotong motong apel dengan asal asal.
Di balik semua sebagian Putri yang sedang bingung cara nya memasak terjadi persaingan sengit antara Leo Libra Aries Pisces dan Virgo.
Mereka memiliki skill memasak yang sangat bagus.
"sial si Virgo kan jago masak, gw nggak boleh kalah" ucap Aries.
"Aku harus menang karena gw pengen Pangeran Victor jadi milik ku" ucap Leo.
"Pasti gw bisa menang" ucap Libra
"nggak gw yang bakal memang" ucap Pisces
Pertandingan berlangsung sangat sengit. Beberapa jam kemudian semuanya selesai memasak.
Semua pangeran sedang mencicipi makanan dari para Putri.
Makanan yang di cicipi hanya makan Putri Virgo Leo Libra Pisces Dan Aries, yang lain sudah di diskualifikasi karna makanan mereka yang amburadul.
Kelima Putri Itu sedang menunggu hasil dari para pangeran.
"bagaimana para pangeran makanan siapa yang menurut kalian paling lezat" ucap Raja Aggressor.
Secara serentak semua pangeran menyebut nama Virgo kecuali Pangeran Victor .
Semua Putri sangat terkejut dan tidak suka dengan putri Virgo terlebih lagi Aries, dari awal dia sangat membenci sepupunya.
"bagaimana pendapat mu pangeran Victor" ucap Raja Aggressor.
"menurut saya masakan Putri Virgo sangat enak" ucap Pangeran Victor.
mendengar penuturan pangeran Victor ke 4 (Leo Libra Pisces Aries) Putri sangat geram seraya mengepalkan tangannya.
"nah karna kalian sudah mengetahui kemampuan dari para Putri ku jadi kita akan memulai sayembaranya" ucap sang raja.
•••••••
Para pangeran telah berangkat ke hutan berkabut untuk mencari banteng liar dan berusaha untuk menjinak kan nya serta membawanya ke istana.
Semua Putri berharap kalau pangeran yang mereka ingin kan menang.
Sementara Putri Virgo dia hanya duduk di sebuah kursi taman seraya menatap semua saudara nya yang sedang khawatir memikirkan para pangeran.
Seekor burung terbang menghampiri Virgo.
"hai pipit, sedang apa kau di sini" ucap Putri Virgo
" aku hanya ingin menemui mu saja" ucap si burung Pipit.
"aku dengar kau memenangkan pertandingan memasak ya " sambung si burung pipit.
Putri Virgo hanya mengangguk kecil.
"ku rasa semua pangeran akan berebut untuk mendapatkan mu setelah melihat kemampuan memasak mu itu" ucap si burung pipit.
"Tidak mungkin" ucap Putri Virgo.
Saat sedang asik mengobrol dengan pipit, tiba tiba Aries datang dan menampar Virgo.
plak...
"Hey jelek kali ini kau menang, tapi kalau sampe pangeran Victor memilih mu awas saja kau, seharusnya kau tau diri dong kalau nggak akan ada yang mau menikah dengan mu"ucap Aries dan langsung berlalu pergi.
Putri Virgo memegangi pipi kasar nya yang memerah bekas tamparan.
"apa kau tak apa" ucap Pipit.
Virgo hanya menggeleng kan kepalanya menanggapi pipit.
.
.
.
Beberapa waktu kemudian terlihat beberapa pangeran pulang dengan keadaan luka.
Semua Putri menghampiri mereka dan sangat terkejut melihat sekujur tubuh nya yang banyak luka. Hanya pangeran Victor yang belum kembali.
tuk.... tuk...tuk....
terdengar suara langkah kaki hewan mendekat ke istana.
Terlihat pangeran Victor datang seraya menunggangi banteng liar itu, banteng itu sudah sangat jinak.
Pangeran Victor turun dari punggu banteng tersebut.
"selamat pangeran" ucap Raja Aggressor seraya memeluk pangeran.
"sekarang pilih lah siapa, yang akan kau jadi kan istri mu" sambung nya.
Pangeran Victor berjalan melewati Putri Leo Libra Pisces Capricorn Gemini.
Dia berdiri di antara Putri Virgo dan Aries, betapa senang nya Aries ketika mengetahui Victor berdiri di hadapan nya.
Pangeran Victor berjongkok di antara Putri Virgo dan Aries sambil mengulurkan tangannya.
Aries mengangkat tangan nya dan hendak memegang tangan Pangeran Victor, tapi tangan nya terhenti saat.
"Putri Virgo apa kau mau menjadi pendamping hidupku" ucap Pangeran Victor yang membuat semua Putri dan Pangeran terkejut bahkan Virgo dia sangat terkejut.
"dia lah cinta sejati mu trima lah dia sebagai suami mu Virgo" ucap si burung pipit yang hanya bisa di dengar oleh Putri Virgo.
"ya aku mau" ucap Putri Virgo seraya memegang tangan Pangeran Victor.
Pangeran Victor mencium tangan putri virgo.
Aries dia mengepal kan tangan nya kesal melihat pangeran Victor memilih nya.
Akhirnya Pangeran Victor dan Putri Virgo menikah, Putri putri yang lain juga sudah menikah dengan pangeran yang lain.
Hanya saja Aries dia tidak menikah, dia di asingkan oleh semua rakyat bahkan orang tua nya karna berniat membunuh Putri Virgo dengan ilmu hitam.
Aries dia bertekad akan menghancurkan hidup Putri Virgo dan hanya akan menikahi Pangeran Victor.
TAMAT~~~
Maaf kalau ada yang typo