Namaku keyla Anastasia, umurku skrng sudah 18 tahun.
Aku gadis yatim piatu, aku tinggal di panti asuhan semenjak umurku 8 tahun.
Orangtuaku meninggal karna kecelakaan,
Namun hanya aku yg selamat dari kecelakaan itu.
Keluarga dari ayah atau ibuku sama sekali tidak mau mengasuhku saat itu,
Dan mereka mengirimku ke panti asuhan aku sama sekali tidak masalah dengan keputusan mereka.
Asalkan aku masih bisa mengunjungi makam orang tuaku aku rela tinggal dimanapun.
Hari ini aku disini.
Di depan makam ayah dan bunda ku.
Aku menghiasi makam mereka dengan bunga-bunga yg indah.
"Ayah ibu, sekarang keyla sdh besar, keyla kangen kalian" aku mengatakan kerinduanku di depan makam ayah dan ibuku dan menintikan air mata.
Setelah itu aku lafalkan doa doa untuk mereka.
Tanpa terasa hari sudah menjelang malam.
Aku pamit pada makam orang tuaku
Lalu berjalan meninggalkan makam mereka.
Karna jalanan disini sepi aku sama sekali tidak bisa menemukan kendaraan satu pun.
Terpaksa aku hanya berjalan kaki untuk pergi ke panti asuhan.
Di sebuah gang yg sepi dan penerangan yg sangat minim membuatku merasa was-was.
Aku mempercepat jalanku setelah aku merasa ada seseorang yg mengikutiku dari belakang.
Tiba tiba ada seseorang yg memukul tengkuk leherku entah menggunakan apa karna aku tak sempat melihat orang itu.
Pandangan pengelihatan ku sudah mulai menggelap, kepala ku sangat terasa berat.
Aku pun tidak sadarkan diri saat itu.
Namun aku merasa ada seseorang yg menggendong ku sebelum aku benar-benar pingsan.
Setelah itu aku tak ingat apapun.
Aku membuka mata ku, dan baru kusadari aku skrng bukan lagi berada di jalanan, melainkan di
Kamar, ya aku berada di kamar tidur yg sangat asing bagiku.
Aku berdiri lalu mencoba membuka pintu namun pintu kamar itu terkunci dari luar.
"SIAPAPUN TOLONG BUKA PINTUNYA!!"
Aku berteriak berharap ada orang yg mendengar.
Namun tidak seusai ekspektasi, pintu tidak terbuka sama sekali..
Aku menyerah, sudah dua jam aku berteriak.
Tapi tidak ada satupun yg menjawab ku.
Aku tidak bisa kabur lewat mana pun
Tiba-tiba pintu terbuka,
Sontak membuatku menengok ke arah pintu kamar
Dan ternyata masuk seorang pria yg sepertinya berumur 23 tahun...
Dia mendekati ku dengan ekspresi yg dingin.
Membuatku terdiam.
Aku yg sedang terduduk dan menunduk di pinggir kasur tak berani menatapnya sama sekali.
Sekarang dia duduk di sampingku.
"Maaf aku mengurungmu tadi" dia mengeluarkan suara dan kalimat yg membuatku kaget.
"Mak.. maksudnya?" Aku bertanya padanya.
"Aku minta maaf karna menguncimu, karna aku takut kau akan kabur, tadi aku sedang pergi keluar"
Jawab pria itu dengan nada agak datar.
"Bu.. bukannya kau yg menculikku lalu mengapa meminta maaf padaku?" Aku kembali bertanya.
Kali ini dia tertawa terbahak-bahak...
"Apanya yg lucu?" Aku kesal, karna merasa di tertawakan.
"Kurasa Kau salah paham, mana mungkin aku menculikmu😂" dia menjawab sambil tertawa.
"Lalu bukannya kau tidak mengenalku? Dan kenapa aku bisa ada disini? Kenapa kau membawaku?" Aku membuatnya pusing dengan pertanyaanku.
"Bisakah Kau bertanya satu satu 😑" dia berhenti tertawa lalu melihatku dengan serius.
"Baiklah akan kuceritakan,"
Aku pun menatapnya dengan antusias aku sangat ingin tau mengapa aku bisa ada disini kalau dia tidak bermaksud menculikku.
"Malam itu aku juga berjalan di jalan yg sama denganmu, aku melihatmu berjalan di gang yg sama denganku dan kuperhatikan lebih jelas ada seseorang yg mengikutimu, dan kau sama sekali tidak sadar, dan aku melihat dia memukulmu dengan balok lalu kau pingsan dan aku menolong mu, karna aku tidak tau kau tinggal dimana jadi kubawa saja kau pulang ke rumahku,jadi intinya aku tidak ada maksud jahat denganmu jadi tidak usah khawatir"
Lelaki itu menjelaskan semuanya padaku.
Aku pun hanya mengangguk-angguk kan kepalaku saja.
"Terima kasih sudah menolongku dan membawa ku kemari" aku berterima kasih dan tersenyum padanya.
"Tidak masalah oh iya siapa namamu? dan dimana kau tinggal? Kenapa bisa pulang malam seperti itu?" Dia bertanya sepertiku tadi.
"Apa kau berniat membalasku😐"
"Hahahahah tidak tidak" jawab pria itu sembari tertawa.
"Hufff namaku kyla Anastasia, dan aku tinggal di panti asuhan, kenapa aku pulang malam karna aku saat itu baru pulang dari makam orang tuaku hingga tak ingat waktu" aku juga menjelaskan semuanya padanya.
"Kau..... yatim piatu?" Dia bertanya padaku dengan nada agak gugup mungkin takut aku akan tersinggung.
"Iya" aku menjawab dengan senyuman aku berusaha agar terlihat kuat dan tegar.
"Siapa namamu kau terlihat muda tapi lebih tua dariku iya kan?" Aku bertanya padanya.
"Namaku Kevin Julio ya umurku sudah 23 tahun"
"Oooh begitu" aku kembali mengangguk-angguk kan kepalaku lagi.
"emmm apa kau mau tinggal disini keyla?" Pria itu bertanya padaku.
Sontak membuatku kaget, apa maksudnya tinggal disini.
"Ma.. maksudnya?" Aku bertanya dengan gagap masih mencoba berfikir.
"Jangan salah paham, maksudku kau tinggal disini menjadi adik angkatku, karna kebetulan ibuku sangat ingin sekali mempunyai anak perempuan dan mereka sebentar lagi akan kemari karna aku sdh memberi tau tentang mu pada mereka,
Jadi apa keputusan mu? Aku tidak akan memaksa "Kevin menjelaskan maksudnya padaku.
Tentu membuatku kaget, bingung, sekaligus bahagia.
"Apa aku tidak merepotkan, jika aku masuk ke dalam keluarga kalian" aku bertanya padanya.
"Tentu tidak" jawab Kevin sembari mengelus rambut ku.
"Baiklah aku bersedia menjadi adik angkat kalian
Terimah kasih kevin "aku memeluk Kevin.
"Aku lah yg berterima kasih padamu karna sudah bersedia menjadi keluarga kami" Kevin melepas pelukan nya perlahan.
"Ayo kita keluar mungkin ayah dan ibu sudah ada di meja makan" ucap kevin sembari berdiri dan memegang tanganku lalu menarikku menuju meja makan.
Tiba di meja makan.
Aku terdiam melihat ayah dan ibu kevin yg sedang melihatku dengan tatapan penuh kasih sayang.
Kevin segera duduk di samping ayahnya.
Sedangkan aku, aku masih terdiam kakiku sangat kaku untuk di gerrakan.
Melihat ku berdiri seperti ini ibu kevin pun mendekatiku.
"Hai nak jangan takut, kemarilah kita sarapan ya" ibu memegang tangan ku lalu membawaku duduk Di samping ibu kevin.
Kami pun memakan makanan dengan damai.
Namun tidak dengan ku, aku sangat risih melihat seorang gadis mungkin seumuran denganku duduk di samping kevin menatapku dengan tatapan tajam. Seolah dia sangat dendam padaku.
Setelah makan kami semua mengumpul di ruangan keluarga.
Aku duduk di samping ibu kevin yg terus saja melihatku
"Apa ada sesuatu di wajahku tante?" Aku bertanya karna merasa risih di lihat terus menerus.
"Tidak sayang, dan jangan memanggilku tante, panggil aku ibu karna kamu skrng menjadi bagian dari keluarga kami" ucap ibu dan mengelus rambut ku...
"Terima kasih, ap.. apa boleh aku memanggilmu bu.. bun.. bunda?"
Ibu kevin tersenyum lembut mendengar permintaan ku, lalu dia memelukku.
"Tentu saja nak, kamu skrng adalah ankku"
Aku yang mendengarnya pun terharu dan tak kuasa menahan tangis.
"Bun... bunda" setelah menyebut bunda aku menangis sejadi-jadinya di pelukan hangat bunda saat ini.
Sudah satu minggu aku berada di keluarga ini
Aku sangat bahagia, sangat bahagia.
Mereka semua menyayangiku dengan penuh kasih sayang.
Namun tidak dengan gadis yg saat itu terus menatapku tajam di meja makan
Ternyata sudah ku ketahui ternyata dia adalah kekasih bang kevin.
Entah kenapa sampai skrng dia masih sangat membenciku.
Pernah suatu saat dia melemparku dengan air panas ke tanganku, semua keluarga ku khawatir mereka bertanya siapa yang melakukannya namun aku hanya berbohong.
Aku tidak mau bang kevin putus dari kekasihnya hanya karna aku.
Hari ini aku sangat heran.
Karena tiba-tiba saja kekasih bang kevin yg bernama laura itu mengajakku jalan jalan.
Skrng aku berada di dalam mobil bersama laura dia tiba-tiba mengajaku berjalan ke suatu tempat.
Didalam mobil kami hanya hening saja.
Tiba di suatu tempat kami turun dari mobil bersama sama.
Dan yg kulihat sekeliling ternyata kami berada di atas tebing pantai yang sangat tinggi aku melihat ke bawah tebing itu terlihat laut terhampar begitu luas..
Lalu aku berbalik melihat laura yg menatapku dengan tatapan liciknya dan jangan lupa dengan seringai yg mengerikan di bibir nya.
Dia maju perlahan ke arahku,
Aku pun perlahan-lahan mundur
"Ap.. apa yg kau lakukan laura ja... jangan mendekat!" Aku terus mundur.
"Sudah lama aku ingin membunuhmu keyla!!
Karna kau sudah merebut kasih sayang kevin dan orang tuanya dariku, kau hanyalah anak yatim piatu mengapa kau bisa mendapatkan segalanya lebih dariku!!! "Kemarahan laura meledak saat itu juga.
Ternyata baru saat ini aku menyadari kesalahanku hadir di keluarga mereka.
"Ak.. aku minta maaf laura aku berjanji aku akan pergi jauh dari kalian semua dan ku mohon jangan membunuhku"
"Sudah terlambat!!" Ucap laura dan mendorongku dari atas tebing.
Aku yg berada di pinggir tebing pun jatuh terlempar ke hamparan laut yg luas itu.
Aku tidak merasakan apapun yg kurasakan hanya dingin menerpa dalam tubuhku.
Aku skrng berada di kedalaman air laut yg sangat gelap..
Aku pasrah.....
"Ayah bunda, bang kevin maaf keyla gak bisa bertahan lebih lama lagi, terima kasih sudah membuatku kembali merasakan hangatnya kasih sayang keluarga,aku hanya berharap semoga di kehidupan selanjutnya aku akan bertemu kalian lagi dan akan menjadi keluarga kalian kembali sampai jumpa di kehidupan selanjutnya bunda, ayah dan bang kevin"
Aku pun menutup mata ku.
Dan aku membuka mataku kembali
Kulihat sekeliling disini sangat indah...
Taman bunga yg warna warna di sekeliling ku.
Dan pemandangan alam yg menyejukkan hatiku sejenak aku menutup mata ku menghirup udara segar ini...
Tiba-tiba ada suara yg sangat ku kenal
"Keyla"
Aku berbalik melihat sepasang suami istri yg tersenyum bahagia melihatku.
Aku yg melihat mereka pun berlari kearah mereka
"Ayah bunda keyla kangen kalian"
Aku menangis sejadi-jadinya di pelukan ayah dan bunda kandung ku.
Mereka memelukku dengan penuh kasih sayang
Aku bahagia dapat bertemu dengan mereka lagi
Aju tidak tau aku skrng berada di dunia atau dimana...
Aku tidak peduli...
Aku hanya ingin bersama keluarga ku lebih lama lagi, dan tentu saja aku tidak akan melupakan bang kevin dan ayah bunda.
Kini aku bahagia, kuharap bang kevin juga bahagia disana.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Hai para pembaca setia author.... 🤗
Author baru aja bikin novel pertama..
Mampir yuk dan bantu dukung author...
Tekan aja profil author ya.....
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉