Andre, Justin dan Alma. ketiga orang itu adalah sahabat semenjak mereka masih kecil. Andre adalah suami dari Alma, sedangkan Justin adalah sahabat karib Andre dan Alma.
Sebenarnya Justin adalah kekasih dari Alma, namun setelah kejadian yang membuat Justin tidak bisa menjadi seorang pria yang sempurna. Hal itu membuat Justin melepaskan Alma untuk Andre.
Memang Alma masih mencintai Justin, karena cintanya sudah dia pupuk semenjak mereka masih kecil. Namun karena permintaan Justin, Alma harus menikah dengan Andre. Alma bagaikan seorang wanita yang mempunyai dua suami, karena sering sekali Justin menginap di rumah Andre dan Alma.
Ingin sekali Justin menikahi Alma, Namun karena kondisi dirinya yang tidak memungkinkan membuat Justin harus mengikhlaskan Alma untuk Andre. Memang Andre mengetahui perasaan Alma semenjak dahulu. hingga dia juga harus mengikhlaskan istrinya yang masih mencintai kekasihnya semenjak kecil.
Andre tidak pernah sekalipun merasa cemburu ataupun benci kepada Justin, karena pria itu pantas untuk dikasihani. secara fisik Justin memang sempurna, namun pria itu mempunyai kelemahan yang membuat dirinya tidak ingin menikah.
"Apa yang kau lakukan istriku?" tanya Andre kepada Alma.
"Aku membuatkan bekal untukmu dan Justin," jawab Alma.
"Apakah kau ingin mengantarkan makanan itu ke tempat Justin dulu?" tanya Andre kepada Alma.
" Apakah kau tidak keberatan?" tanya Alma.
"Tentu tidak," jawab Andre sambil tersenyum.
Andre selalu menyisihkan perasaan cemburunya terhadap Justin. karena dia tahu pria itu dengan tulus memberikan kekasih hatinya kepadanya. Andre mengantar istrinya ke tempat Justin bekerja dengan legowo. pria itu memberikan senyum kepada pria yang ada di hadapannya.
"Andre, Alma," ucap Justin kepada mereka berdua.
"Apa yang sedang kalian lakukan di sini?" tanya Justin kepada Alma.
"Ini makanan untukmu," jawab Alma yang memberikan kotak makanan kepada Justin.
"Apakah kalian jadi ke tempat dokter?" tanya Justin kepada Andre dan Alma.
"Iya, nanti sore aku akan ke dokter pribadi yang kau katakan kemarin," jawab Andre
"Bolehkah aku ikut?" tanya Justin kepada Andre.
"Boleh, tentu saja kau boleh ikut. kau sudah ku anggap sebagai kakakku sendiri," jawab Andre.
Justin tersenyum menatap pria yang sekarang menjadi istri dari kekasihnya dahulu. sore telah tiba, akhirnya Andre dan Alma pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan dirinya. karena sudah 2 bulan ini Alma tidak mendapatkan tamu kehormatan.
"Apakah aku sudah berada di rumah sakit itu?" Justin yang menelpon Andre.
"Sudah, dokter sudah memeriksanya," jawab Andre. Dengan terburu-buru Justin pergi ke tempat Andre dan Alma diperiksa.
Sebuah kabar menggembirakan di dapat oleh Alma, ternyata wanita itu telah mengandung. usia kandungannya Sudah 3 bulan. Hal itu membuat Andre begitu bahagia, dia akan mendapatkan seorang momongan yang begitu dia dambakan.
Begitu pula dengan Justin, pria itu begitu bahagia saat mendengar kekasih hatinya itu akan mempunyai momongan. walaupun anak yang dikandung Alma bukan anaknya. Nampak wajah yang bahagia ditunjukkan oleh mereka bertiga.
Waktu berjalan dengan sangat lambat namun cepat. saat 9 bulan usia kehamilan Alma, Alma berjalan-jalan ke sebuah minimarket yang ada di dekat rumahnya. Wanita itu keluar bersama mertuanya, saat berada di minimarket itu.. nampak Alma mengalami kontraksi dan ingin melahirkan.
Dengan sangat panik mertua Alma menelfon Andre dan mengabarkan kalau istrinya akan melahirkan. Andre yang panik akhirnya menelepon Justin dan memberikan kabar Kalau Alma akan melahirkan.
Kedua pria itu dengan terburu-buru menuju Rumah sakit. Terlihat di sana orang tua Andre sedang berdiri, dan menunggu menantunya yang sedang melahirkan.
"Bagaimana keadaan istriku, ma?" tanya Andre yang baru masuk dan bertemu orang tuanya.
"Berdoalah, supaya istrimu dan anakmu baik-baik saja," jawab Mama Andre.
Terlihat orang-orang yang ada di sana nampak menghela nafasnya kasar.
Setelah 30 menit kemudian,
Nampak suara tangisan terdengar dari ruang bersalin.
"Anakku!" seru Andre yang tersenyum bahagia sambil berdiri. nampak raut wajahnya begitu sumringah.
5 menit kemudian, para dokter itu memberitahukan kalau mereka semuanya telah selamat. Andre dan Justin terburu-buru masuk ke kamar Alma, saat mereka masuk orang-orang yang di sana nampak sangat terkejut, karena Alma di sana ada 4 anak.
"Yang mana anakku, Dokter?" tanya Andre kepada dokter bersalin.
"Apa maksud, Tuan?" tanya Dokter.
"Yang mana anakku, Dokter?" tanya Andre kembali kepada dokter.
"Tentu saja semua ini anak, Tuan," jawab dokter.
Andre dan Justin serta orang tua Andre nampak terkejut, karena mereka tidak mengira kalau Alma akan melahirkan 4 anak kembar sekaligus.
Kehidupan Alma begitu bahagia setelah melahirkan. Justin meminta kepada Alma untuk menjadi Ayah angkat dari anak-anaknya, Andre tidak menolak karena pria itu pasti juga menginginkan sebuah kebahagiaan dan canda tawa seorang anak di dalam hidupnya.
Setelah beberapa tahun berselang, Usia anak-anak Alma dan Andre sudah berusia 3 tahun. hari ini justin mengajak anak-anak Alma dan Andre ke tempat perbelanjaan. hal itu terkadang membuat Alma sangat marah, karena Justin membawa keempat anaknya itu di pusat keramaian. Karena wanita itu takut kalau salah satu anaknya akan hilang.
Suara kegaduhan dari 4 anak kembar terkadang membuat Alma, Andre dan Justin kebingungan dengan perilaku 4 anak kembar yang super jahil itu.
*** END ***