Aku sudah lama menunggu hari dimana kekasih ku akan pulang dari rantauan, perasaanku rasanya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan nya dan ingin segera di pinang olehnya.
Tahun ini akan menjadi tahun ke 5 aku dan kekasih ku menjalin hubungan dan bulan depan adalah hari yang aku tunggu-tunggu karna aku akan pergi sendiri menjemputnya pulang ke bandara.
5 tahun berpacaran dan 4 tahun menjalani LDR itu bukan lah hal yang mudah. Kami melewati banyak rintangan selama kami berjauhan, ujian terus datang menerpa hubungan kami tanpa henti. Dalam 5 tahun itu kami sudah putus beberapa kali sampai-sampai kami lupa untuk menghitungnya.
Yah seberapa seringpun kami putus, bertengkar Dan bahkan hilang komunikasi, kami akhirnya akan kembali bersama karna Kami saling mencintai. Itulah yang aku percayakan selama ini tentang dia, bahwa dia sangat mencintaiku.
3 minggu sebelum ke pulanganya, aku tidak sengaja memergoki dia memiliki akun sosmed lain yang dia tidak beritahukan kepada ku. Aku mencari tahu dan menelusuri postingan dari akun itu, lalu betapa terkejutnya aku melihat kekasih ku ternyata memiliki kekasih lain selain aku selama ini. Hati ku semakin sakit melihat dia menaruh emotikon kiss di poto wanita yang dia posting itu. Pantas saja akhir-akhir ini dia berubah, ternyata itu karna dia memiliki wanita lain selain aku.
Aku lalu menanyakan nya dengan baik-baik sambil memperlihatkan bukti postingan itu yg kukirimkan lewat aplikasi chating.
"mas siapa wanita ini? Kenapa kamu tidak memberitahuku bahwa kamu memiliki akun sosmed lain?!".. Tanya ku lewat sebuah chat.
Dia dengan santai menjawabku.
" dia temanku, dan dia tidak ada hubungan apa-apa dengan ku. Dia tidak ada sangkut pautnya dalam hubungan kita".
Dhegg, hatiku pun merasa aneh dan memilih untuk tidak mempercayainya..
Aku yang tidak ingin berdebat dengan nya, akhirnya memilih diam dan tak membalas pesan nya lagi karna hatiku terasa sakit ketika aku sadar dia sedang membohongiku.
Karna aku terus-terusan tidak membalas pesan nya bahkan tidak mengangkat telpon nya selama dua hari itu, akhirnya dia memposting sebuah snap di aplikasi chating dengan memamerkan wajah wanita itu dengan stiker love sebagai caption nya.
'dia semakin berani. Kini secara terang-terangan dia memperlihatkan wanita itu adalah kekasihnya'.. Pikir ku dalam hati.
Aku lalu mengomentari snap nya itu..
"maksud kamu apa mas posting ini?!, kamu mau pamer kalo kamu punya selingkuhan?!, atau kamu secara terang-terangan menantang kita putus hubungan." Kataku sambil mengetiknya dengan Perasaan kesal.
Dia lagi-lagi hanya membalasku.
"sudah ku bilang dia bukan siapa-siapa dalam hubungan kita, dia hanya temanku!".. Jawabnya
Aku semakin bingung dengan situasi yang sedang aku hadapi. Bagaimana bisa dia memposting poto teman nya dengan caption seperti itu, bahkan aku yang pacarnya saja tidak pernah dia perlakukan seperti itu.
Akhirnya setelah berpikir panjang dan mempertimbangkan sikapnya, aku memutuskan untuk kita break down sejenak dari hubungan ini. Sembari kita saling intropeksi diri dan memikirkan bagaimana perasaan kita sekarang untuk satu sama lain.
1 minggu sebelum kepulanganya, aku dapat chat dari kakak sepupu ku yang kebetulan satu kampung dengan kekasih ku itu
Sepupuku: dek?
Aku : iya kak ada apa? Maaf baru balas, aku baru ada kuota..
Sepupuku: Aku mau nanya, apa kamu masih berhubungan dengan kekasihmu?
Aku: emang kenapa ya kak?.
Sepupuku: kamu jawab dulu, masih apa ngga sama dia!
Aku: udah ngga kak, aku udah putus sama dia beberapa minggu yang lalu.
Sepupuku: Syukurlah. Kamu udah tau apa ngga kalo dia ternyata udah menikah dan memiliki anak di rantauan?
Aku: ngga,,,, kakak dapet kabar ini dari mana?
Sepupuku: Di kampung ini lagi heboh tentang dia yang nikah diam - diam dan menyembunyikan pernikahan nya ke seluruh keluarganya. Dia baru memberi tahu keluarga nya ketika istrinya baru melahirkan anak kembar mereka.
Membaca chat dari kakak ku itu membuat tubuh ku lemas dan bergetar seolah - olah ini seperti mimpi bagiku.
Ya allah 5 tahun aku sabar menunggu, menemani susah senangnya Dia dari dekat maupun dari jauh, menemani dia dari dia yang tidak ada apa-apa hingga sekarang dia memiliki segalanya.
Eh ternyata dia malah menikahi wanita lain dan membohongiku selama 1 tahun terakhir ini dan menyembunyikan pernikahan nya.
Aku sudah tidak mampu berkata-kata lagi, aku menahan malu kepada orang kampung nya yang menggosipkanku karna di tinggal olehnya, aku menahan malu keseluruh keluarga besar ku, tertuma ke ibuku yang sudah sangat menyayangi laki-laki itu.
Kini dia sudah hidup bahagia bersama keluarga kecilnya.
Tapi aku tidak dendam sedikitpun kepada nya atau istri dan anaknya. Malahan aku bersyukur karna aku tau lebih dulu tentang pengkhinatan nya jadi ketika mendengar kabar pernikahan nya itu kita sudah tidak dalam hubungan pacaran lagi.
Aku mencoba sebisa mungkin berpikir positif dengan apa yang aku alami ini..
Hingga beberapa bulan kemudian ada seseorang yang tak asing datang menemuiku disaat aku sedang mencoba bangkit dari rasa terpuruk ku.
Ternyata di adalah kakak kelas ku dulu waktu duduk di bangku SMP. Namanya adimas, dia sekarang bekerja sebagai dokter bedah dirumah sakit provinsi.
Dia Ternyata datang menanyakan apakah aku sudah bersuami apa belum.
Sontak aku langsung menjawabnya 'tidak'.
Dia tersenyum Dan berkata.
"kalo boleh berkenan, apakah adek mau abang datang kerumah untuk meminangmu sebagai istri abang?" tanya nya
Aku pun terkejut dengan ucapan nya itu.
'bagaimana bisa laki-laki setampan dia tiba-tiba ingin menikahiku?, dia sangat pintar, tampan, Dan tinggi tapi mengapa ingin menikahi gadis biasa sepertiku?'..Gumam ku dalam hati yang melamun karna shock mendengar pernyataan itu.
Melihat aku yang shock, dia pun menjelaskan dengan tenang alasan dia ingin menikahiku.
Dari dulu dia sudah menyukai ku, namun dia tidak punya keberanian untuk mengungkapkan perasaanya padaku. Bahkan ketika kami sudah beranjak dewasa, dia tak sempat memiliki hubungan serius dengan wanita lain karna sibuk dengan kuliah dan karirnya di dunia kedokteran.
Sampai akhirnya dia mendengar kabar bahwa aku masih belum menikah dan dia pun berinisiatif mencoba untuk melamarku.
Aku adalah wanita yang dia selipkan dalam doanya. Kata-kata nya itu membuatku sontak terharu dan lalu mengiyakan lamaran nya.
Setelah iya datang melamarku bersama keluarganya, tak butuh waktu yang lama untuk dia menikahiku. Dan kini aku resmi menjadi istri adimas seutuhnya.
Memang benar yang Di Katakan orang jodoh, maut, rizki itu sudah ada yang atur.
Terutama jodoh, 'JODOH ITU SUDAH DI ATUR OLEH TUHAN, PERCAYALAH!'
Asal kalian bersabar dan terus berdoa insyallah akan ada hikmah di balik kejadian yang kita alami.