Untuk merayakan hari kelulusan, aku tiara andini dan ke empat sahabat ku akan mendaki gunung ciremai. kami ingin menikmati keindahan alam di sana dan kami juga akan camping untuk menikmati malam kami di sana.
Pagi ini aku, bianca, khalisa, sefty dan adinda sudah bersiap untuk mendaki.kami begitu bersemangat, saat akan mendaki seperti kepercayaan orang setempat, kami melakukan injak bumi 3 kali.
sebelum mendaki, kami di beri petuah oleh sesepuh di sana bahwa selama perjalanan kami tidak boleh mengeluh, tidak boleh buang air sembarangan dan selalu mengucap salam di tiap pos istirahat.
kami berjalan dengan penuh semangat, sesekali kalau kami cape ,kami akan beristirahat. di tengah perjalanan aku melihat bunga edelweis atau yang di kenal dengan bunga keabadian. aku begitu ingin memetik nya, walaupun ada larangan untuk tidak memetik nya.
aku menjauh kan diri dari teman teman ku agar bisa memetik bunga edelweis, setelah mendapatkan nya, aku langsung membungkus nya dengan pelastik dan ku masukan kedalam ransel ku dengan rapi.
tapi sungguh sial, saat aku mencari teman teman ku mereka tidak ada. aku pun mencari mereka,tapi tak kunjung ketemu, hari sudah mulai gelap, karna aku sangat lelah aku pun memutuskan untuk beristirahat.
sungguh sial hariku, saat sedang istirahat aku melihat kakek berjubah. kaki nya tak menapak, aku berlari karna takut. setelah berlari cukup lama, aku merasa aneh karna aku kembali ke tempat itu. aku seperti hanya berputar putar saja di situ,aku sangat lelah, aku duduk dan memeluk kaki ku sendiri.
aku sangat takut aku menangisi nasibku, saat sedang menangis aku merasa ada yang ikut menangis. saat aku mendongakan kepala ,aku merasa lebih takut dari sebelum nya. karna di depan ku ada sesosok wanita berambut panjang, wajah nya penuh darah, berbau amis dan dia melayang..
"kuntilanak ,,,,!!!teriak ku
aku pun langsung lari dan memanjat pohon.
aku mencoba mengatur nafas ku agar lebih tenang, tak lama terdengar seperti bunyi mendesis.aku mencari asal suara, ternyata tak jauh dari ku ada ular yang sangat besar .karna terlalu takut, tanpa sadar aku menjatuh kan tubuh ku ke tanah.
badan ku terasa remuk ,aku bangun dengan susah payah. aku menyandar kan tubuh ku di batang pohon besar, saat aku baru bisa bernafas dengan lega tiba tiba terdengar suara auman.
"harimau,,,!!teriak ku.
aku langsung berlari sambil menahan rasa sakit di kaki ku, karna suasana sangat gelap,aku pun terperosok ke jurang yang cukup dalam.
"aaaaaaaaaaa....!! ibu, ayah, tolongin tiara
aku pun jatuh dan kaki ku terjepit batu, aku berusaha untuk bangkit. saat aku sedang berusaha melepas kan kaki ku dari batu besar yang menghimpit ku, tiba tiba aku melihat sosok yang begitu besar dan hitam. aku tidak bisa bergerak dan bahkan berteriak pun sudah sangat sulit.
aku hanya bisa bergumam di dalam hati"apa itu yang nama nya genderewo?? "aku terus memejam kan mata ku, aku sudah pasrah dengan apa pun yang akan terjadi.
hari sudah hampir pagi, aku berharap ada yang sadar kalo aku tidak ada, dan mereka segera mencari ku.
aku sungguh tersiksa, baju ku sudah copang camping, badan ku penuh luka dan wajah ku juga terluka karna benturan saat terperosok ke jurang..
pelan pelan aku membuka mata ku, aku celingukan mencari sosok yang tadi. dan aku bersyukur ternyata genderewo itu pun sudah tidak ada.
"ya tuhan!! tolong aku,, kirimkan penyalamat untuk ku, aku masih ingin hidup.. do'a ku dengan sisa tenaga yang ku punya
tak lama badan ku terasa lemas, kaki ku mati rasa, pandangan ku seakan kabur..
"apa kah aku akan mati??
hanya itu yang terlintas di pikiran ku sebelum mata ku terpejam..
*************END************
smoga suka sama kisah ku,,mohon like, koment, kritik dan saran yang membangun ya..
trims..