Ketika kita melihat kaca yang akan muncul otomatis adalah bayangan diri kita tapi kenapa ketika Vena melihat kaca hal yang dapat berbeda.
kejadian ini baru-baru ini saat Dia menginjak usia 18 tahun ketika malam hari terbangun untuk membuang air kecil dan karena dia lupa membersihkan wajahnya dengan pembersih wajah sebelum tidur.
Di jam 12 malam setelah dia membasuh wajah dia melihat wajahnya awalnya baik-baik saja sebelum dia membilas ataupun memakai pembersih wajah itu namun setelahnya ia melihat bayangan di kaca atau bukan bayangan dirinya tapi orang lain.
Tampilannya sangat seram bayangannya itu, bahkan ketika ketika Vena bergerak memegang wajahnya Iya punsama memegang wajahnya tapi jelas-jelas itu bukan Vena itu bukan wajahnya dia tahu itu.
karena takut ia langsung lari ke kamarnya dan menutup dirinya dengan selimut dan memaksakan diri untuk tidur karena kalau lagi takut begini Vena biasanya susah tidur.
kalau tidak tidur secepatnya Dia takut setan itu akan mengusiknya karena yang ada dipikiran Vina itu adalah setan atau jin yang sedang mengganggunya dan dan makhluk gaib itu akan hilang secepatnya selepas malam berlalu kan nggak mungkin kan ada makhluk gaib yang melihatkan dirinya di siang hari.
karena Vena hanya tinggal dengan ibunya yang bekerja sebagai resepsionis di hotel,malam itu ibunya mendengar teriakan dan dia tidak tahu itu teriakan dari siapa dan dia berpikir itu cuma firasat nya saja padahal itu adalah anaknya yang malam itu sedang kaget kagetnya karena melihat bayangan dirinya yang berbeda.
Melihat tentang bayangan itu postur yang diperagakan itu benar-benar sama Vena teriak otomatis dia akan membuka mulutnya dengan lebar bayangan itu pun juga ketika mengedipkan mata dan mengucek matanya bayangan itu pun melakukan hal yang sama.
"Apa ya g terjadi semalam jangan membuat mu menjadi penakut Venna memang iseng mahluk gaib itu mentang mentang punya kekuasaan menghilang berubah wujud bisa nya hanya menggoda orang lain," Vena mengawali hari nya dengan berdebat dengan sedikit rasa takut nya
sebenarnya sudah mulai muncul rasa takut nya.
Pagi hari ketika ia bersiap untuk berangkat sekolah sekitar pukul 5 pagi dia harus ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya nggak mungkin juga kan ke sekolah tanpa mandi bisa-bisa dia dihujat oleh mulut-mulut julid teman kelasnya.
Vena mandi karena kamar mandinya pertama-tama melewati kaca-kaca lumayan besar ukuran kalender pada umumnya seharusnya sih di rutinitas dia gitu pertama-tama tuh di depan kaca,sikat gigi cuci muka baru setelah itu membersihkan badan mandi.
Ya lagi-lagi walaupun dibilangnya nggak takut tapi kan masih sedikit agak was-was, apalagi jam 5 pagi itu masih gelap.
Setelah dia mandi ia memberanikan diri untuk melihat cermat n tersebut yang membuatnya merasakan pertama kali mengalami kejadian aneh
karena sebenarnya dia penasaran Apakah bayangannya ada lagi atau enggak agak takut agak was-was sedikit dikesampingkan Karena rasa penasarannya.
karena pas mandi pun dia tuh terbayang-bayang terus wajah bayangan yang berbeda ada dan kaosnya yang serba putih Apakah itu hanya godaan dari makhluk gaib itu sementara atau dia menggoda walaupun sudah masuk ke arah pagi hari.
Iya benar-benar terkejut pertama kali dia berpikir semua akan baik-baik saja ternyata bayangannya muncul lagi bayangan itu berbeda dengan wajah yang sama, wajah itu lagi kulitnya sangat putih sekitar matanya berwarna gelap menggunakan baju warna putih dan bagian lehernya pun kulitnya berwarna putih rambutnya panjang hitam tatapan kosong mungkin kalau tidak ada warna sekitar matanya seperti kelopak matanya berwarna hitam dan dibawa matanya berwarna hitam seperti panda itu bayangan itu terlihat sangat cantik.
Sekali lagi ia kaget karena bayangannya sendiri itu tidak muncul sama sekali tapi yang muncul langsung bayangan aneh itu.
ingin teriak sekencang-kencangnya tapi dia enggak mau mancing keributan ketika mamanya tahu dan bayangannya itu yang muncul dirinya dia lagi bukan bayangan aneh itu dia akan dianggap aneh karena hal seperti itu dianggap fantasi aja gitu.
Pagi hari dilalui dengan hal yang sangat mengerikan dan di sekolah pun jadi aneh karena Vena harus menghindari semua cermin agar tak melihat kembali hal yang sangat tidak masuk akal itu.
Dengan menghindari cermin yang membuat nya merasa menjadi pribadi aneh dan serba parnoan ini
ketika melihat kaca termasuk kaca spion semua akan baik baik saja ternyata tidak hal Yang yang ada dipikirannya itupun mengganggu saat proses belajar akibatnya Vena pun ditegur karena tidak fokus dalam belajar.
Vena memberanikan diri untuk menatap kaca Dan diapun melakukan eksperimen ini di saat jam yang sama di jam 12 malam untuk mengetahui Sebenarnya apa yang terjadi dan apa yang diinginkan oleh makhluk gaib tersebut menerornya seperti ini.
dan benar saja ketika jam 12 malam dia menemui bayangan itu dan dia bertanya kenapa kamu meniru saya dan tak ada sama sekali respon yang ada makhluk gaib tersebut hanya diam.
Walaupun rasa gemetar tapi Vena yang ingin tahu dan tidak ingin dibebani dengan hal yang menjengkelkan ini menurutnya, dia tetap memandang wajah bayangan anehnya itu yang sama sekali tidak mirip dengannya bersiteguh menanyakan hal kenapa kenapa dan kenapa.
Tanpa respon sama sekali Vena sedikit agak geram namun ia tak berani menunjukkan kemarahannya itu karena dia takut makhluk gaib itu mempunyai power yang lebih kuat dari dia Ya jelas aja pertama dia bisa menghilang dia bisa berubah wujud semua yang bisa dilakukan tidak bisa dilakukan oleh Vena.
Vena akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar mandi itu karena dia takut akan terjadi hal yang membahayakan.
Karena bisa saja kan Vena sebagai seorang manusia yang diteror bisa marah dan akhirnya terjadi pertempuran antara Vena dan mahluk gaib dan akhirnya dimenangkan oleh makhluk gaib itu karena memiliki power yang lebih besar Vena tak ingin terjadi hal seperti itu.
Namun ketika ia ingin keluar dari kamar mandi langkah kakinya tiba-tiba terhenti karena seperti ada yang memeluknya dari belakang.
Ia tak bisa membohongi fisiologisnya sendiri jantung berdebar kencang gemetar keringatan dan sesak nafas, suara gemetar.
Vena hanya diam dalam ketakutan tiba-tiba ada suara seorang perempuan dan itu dari makhluk gaib yang meneror Vena tadi.
dari awal pertemuan yang membuat Venna merasa diteror dan ketakutan sampai Vena tahu sebenarnya ini hanya ingin perhatian Vena.
Nmanya adalah Cika Cika adalah seorang siswa SMA perbangsa yang bisu dia tidak bisa berbicara sejak Ia lahir, tak ada yang ingin berteman dengannya nya karena kekurangan yaitu jika dianggap orang yang menjijikan.
Sampai ketika dia bertemu dengan Nia dia adalah teman satu-satunya Cika namun ia harus pindah ke sekolah lain karena papah nya harus pindah tugas Dinas.
Vena mirip sekali dengan Nia sebab itu Cika meneror Vena ia rindu sekali dengan Nia sebenarnya Cika hanya ingin berkomunikasi dengan vena.
Mendengar semua cerita tentang karapan Jika dengan Nia dan siapa sebenarnya Cika, dan tahun berapa dia sekolah.
Mengejutkan memang bahwa jika sebenarnya adalah anak SMA per bangsa tahun 2000-an yang meninggal karena kecelakaan mobil Jika menangis karena jika benar-benar ingin sekali bertemu dengan Nia.
Vena yang terharu dengan cerita dari jika ingin membantu Chika dengan datang ke sekolah berbangsa dan mencari data-data tentang Nia namun sangat sulit sekali untuk mendapatkan data tersebut karena itu bersifat privasi dan usang waktu.
Saat Vena ada di ruang guru Cika pun ada di sana dan Cika mengenali sesosok yang sangat tidak asing yaitu Ayana, sebelum berteman dengan cika Nia berteman dengan ayahnya Namun karena Ayana tidak suka jika Nia bertwmandengan Cika akhir nya Ayana tak ingin berteman lagi dengan Cika.
Sebenarnya kalau Cika itu bisu Bagaimana seorang Vena bisa berkomunikasi dengannya yaitu melalui tulisan Memang agak horor jika melihat pena bergerak sendiri dan menulis kata-katanya sendiri apalagi jika dilihat oleh mamahnya Vena jadi Vena ketika berkomunikasi dengan Cika harus tutup pintu dulu.
Di malam hari Vena dimarahi karena bolos sekolah karena pagi-pagi iya harus ke sekolah Perbangsa, malam ya sehabis dimarahi Venna minta maaf kepada ibunya dan bilang bahwa wa semua itu Karena sekarang dia hobi menonton drama dan dan dia tidak ingin sekolah karena lagi malas malas nya tapi Vena berjanji tidak akan mengulangi nya lagi.
Vena agak tidur lebih cepat karena ia tidur larut malam semalam, jam 9 malam ia sudah terlelap
saat ibu nya ingin menengok nya mengetahui kondisi anak nya sehabis di marahi, Sebelum nya belum pernah Vena dimarahi seperti itu.
Setelah masuk ke ruangan ibu nya pingsan dengan pena yang bergerak sendiri, Cika melihat hal itu dan menjatuhkan pensil.
Cika membangunkan Vena dan meminta maaf karena nya ibu nya jatuh pingsan Vena tau bahwa semua bukan salah Cika hanya ingin berkomunikasi dengan vena.
Sekarang Cika dan Vena sedang berada di kamar nya dan Vena menghirupkan minyak kayu putih untuk menyadarkan ibu nya dan memijat kening nya.
Agak heboh selepas ibunya bangun dan berbicara tentang hal mistis yang barusan dia lihat dan meminta vena untuk pindah kamar ke kamar nya dan Veer menolak hal itu dan meyakinkan kalau yang dilihat itu tidak ada.
"Mungkin mamah kecapean," ucap vena
Sore hari
Sebenarnya Cika menulis tentang siapa sebenarnya Ayana ituguru di sekolah perbangsa.Vena berkomunikasi dengan salah satu murid dari sekolah Perbangsa darinya diperoleh alamat Ibu Ayana pengajar matematika di sekolah perbangsa.
Setelah mendatangi Ayana Vena memberitahu tujuan kedatangannya yaitu untuk meminta alamat dari teman lamanya yaitu Nia Vena memberikan alasan bahwa Nia adalah teman dari ibunya dan ibunya sudah lama sekali ingin bertemu dengan Nia tujuan vena mencari Tante Nia adalah untuk memberi kejutan kepada nya.
Ayana yang melihat keteguhan dari Vena dari mulai dia datang menemui kepala sekolah, guru guru dan ke murid sekolah perbangsa untuk menanyakan rumahnya Iya dengan senang hati memberi tahu alamat rumah Nia yang baru sekaligus Ayana juga senang Nia sebegitu menyayangi ibunya, ayahnya suka dengan orang yang patuh terhadap orang tua nya.
Namun terdapat masalah di mana keberadaannya sekarang sangat jauh dari kota dan harus menaiki kapal untuk sampai ke pulau tempat tinggal Nia.
Tanpa memberitahu Cika,Vena membongkar uang tabungannya dan menghitungnya kira-kira ada sekitar dua jutaan yang digunakan untuk biaya ke pulau tempat Nia tinggal.
Vena merasa bersalah karena harus membohongi ibunya dan terus-terusan berbohong Vena berbicara dengan jika dan ingin membongkar sebenarnya yang ibunya lihat itu adalah nyata.
Cika pun setuju mereka berdua memberitahu tentang hubungan mereka Cika menampakkan -tampaknya- di depan ibu Bu Vena dan menceritakan semua kejadian nya.
Ibu Venna yang mendengar hal itu merasa iba dan sedih mendengar hal tersebut namun Ibu Vena tidak membolehkan Vena ke pulau itu sendirian awalnya Vena kaget dan merasa sedih Cika pun jsama namun yang mengejutkan adalah tidak boleh pergi sendirian tapi ditemani oleh ibunya karena ibunya juga mau jalan-jalan dan merefresh otak akibat banyaknya pekerjaan.
Akhirnya mereka bertiga berangkat dari rumah ke pelabuhan lalu ke pulau yang lokasinya dekat pantai.
Cika Setelah beberapa lama akhirnya bertemu dengan Nia, Nia wanita yang belum menikah namun berfokus kepada karirnya di pulau tersebut ia mendirikan beberapa restoran tempat turis bisa memakan makanan asal mereka.
Tetes air mata Dari keempat orang ini berlinang khususnya yang tahu sahabatnya meninggal saat umur yang masih muda setelah itu jika berterima kasih kepada Vena dan ibunya dan perlahan-lahan jika melambaikan tangan tersenyum dan mulai menghilang.
-------Yang Tenang Di sana Cika-------