p Terlihat sebuah kos- kosan yang begitu besar dan cukup bagus .suasana disana begitu sejuk dan asri. Nama pemilik kos itu Bu Ratih yang berusia 45 tahun
Bu Ratih memiliki anak yang bernama Sisil tapi sudah hilang 2 tahun yang lalu.sampai sekarang belum ada kabar soal Sisil. terakhir bertemu saat Sisil pamit pergi dengan temannya.tapi Sisil tak menyebutkan namanya siapa.
Terlihat 3 orang gadis bernama jenny,Lusi dan Tere.meseka adalah seorang maha siswa disalah satu fakultas dikota WX.
" Permisi buk....permisi " kata Lusi ,tak lama munculah wanita paruh baya dengan berpakaian rapi dan rambut sebahu.
" iya ada apa dek..." Kata Bu Ratih
"Begini buk kami dengar tempat ini menerima Bu kos khusus untuk wanita.apa benar buk...?" Kata jenny sopan
" Iya betul nak..ayo mari masuk dulu.." kata bu Ratih sambil memperhatikan penampilan lenny yang mirip sekalih seperti Sisil tapi cuma wajahnya saja yang berbeda.
" kalian ini bekerja,sekolah,atau kuliah..?" Tanya Bu Ratih ramah
" Maki kuliah buk...kebutuhan rumah kami jauh dari kampus kami jadi ...kami memutuskan untuk ngekos disini.ehh apa masih ada kamar yang kosong untuk kami Buk.?" Kata jenny dengan tersenyum hangat kepada Bu Ratih.
" Iya masih dek peraturan disini sama saja dengan kos- kosan putri yang lain. Tidak boleh bawa laki- laki masuk,pulang gak boleh malam,dilarang merokok dan minum- minuman keras,dan yang paling Penting jangan buka pintu no 7." Kata Bu Ratih tegas
" Baik buk insyaallah kami akan mematuhi peraturan di rumah ini" kata Tere.
Mereka pun di perbolehkan mengekos di tempat itu .Bu Ratih pun menunjukan kamar mereka masing-masing.
Siang pun berganti Malam.tere,Lusi dan jenny pun kluar menunggu tukang bakso keliling komplek .tak lama datanglah Abang nasgor.mereka yang sudah kelaparan pun memanggil tukang nasgor tersebut.
" Abang beli nasgornya donk 3 pedes ya" kata jenny kepada penjual nasgor.tukang nasgor pun bermulai membuatkan pesanan mereka.
" Abang tinggal disekitar sini juga" tanya Lusi usil.
" Iya neng ..saya tinggal di gang no 3 disebelah sana" kata penjual nasgor sambil menunjukan ke sebuah gang.meseka pun mengangguk seolah mengerti.
Tak lama pesanan mereka pun jadi.disitu mereka pun berkenalan dengan tukang nasgor tersebut.
" Bang boleh kenalan gak nama saya Lusi,ini jenny,dan ini Tere" kata Lusi dengan gayanya yang centil.
"Nama saya Adi neng" kata si penjual nasgor tersebut.setelah mereka selesai makan bu Ratih pun kluar. Bu Ratih menatap Adi dengan tatapan tak suka dulu Adi pernah pacaran dengan Sisil tapi Bu Ratih tak setuju dengan hubungan mereka.
Bu Ratih pun berniat menjodohkan Sisil dengan temannya tapi Sisil menolaknya dengan mentah- mentah pada akhirnya Sisil pun menghilang.
Sebelum menghilang Sisil selalu menggunakan kamar no 7 sebagai tempat belajar dan menghabiskan banyak waktunya di kamar tersebut .bahkan lukisan Sisil masih tertata rapi disana.
setelah kepergian Adi Bu Ratih pun melarang Tere,jenny dan Lusi terlalu dekat dengannya
" Adi itu orangnya tidak jelas dan pembawa sial,kalian akan bernasib seperti anak saya kalau dekat- dekat dengan Adi." Kata Bu Ratih tegas
" Mas Adi itu sepertinya orang baik kog buk,orangnya juga ramah dan sopan" bela Lusi kepada Adi yang membuat Bu Ratih tak suka bila ada orang yang memihak kepada Adi.
" Kamu tahu apa Tentang dia....saya yang tahu siapa dia dan masa lalunya seperti apa...?" Kata Bu Ratih jengkel dan meninggalkan mereka bertiga di halaman kos.
" Aku kog jadi curiga sama Bu Ratih jangan- jangan dia lagi yang membunuh anaknya sendiri biar gak pacaran dengan Adi" kata asumsi Lusi
" Huttt jangan souzon begitu ,nanti jadinya fitnah tauk" tegur jenny
' iya jus ngapain juga sich ikut campur masalah Bu Ratih dan Adi...yang penting kita disini niatnya cuma ngekos aja dan segera menyelesaikan kuliah kita terus kerja " kata Tere jengkel kepada Lusi.
Jam dinding sudah menunjukkan jam 01:00 tiba- tiba kamar jenny terbuka begitu keras. jenny pun kaget dan mulai bangun karna begitu penasaran .jenny pun memberanikan diri untuk keluar dari kamarnya.satu langkah dua langkah tiba- tiba brakkk pintu tertutup kembali .lenny pun tersentak dan berlari dan naik ke atas ranjang .
Dengan badan gemetar dan keringat dingin mengalir begitu deras mengalir di tubuh jenny.
Jenny berteriak memanggil Tere dan Lusi tapi mereka pun tidak ada yang menjawab.
Jenny pun melihat pintu kamar no 7 terbuka.dengan penuh penasaran jenny pun melangkah kakinya kekamar tersebut.
Disana terlihat seorang gadis cantik sedang melukis pemandangan pegunungan tak lama masuklah seorang pria dari jendela kamar tersebut.tak lama cowok itu menutup mata gadis tersebut.
" Adi kamu ngagetin aja" kata gadis tersebut
" Habis kamu gak melihat aku datang sich sel" kata Adi membuat jenny kaget .mereka pun berpelukan dan menyatakan perasaan satu sama lain
Tak lama datanglah Bu Ratih yang tak lain mamanya sisil.bu Ratih begitu syok melihat keberadaan Adi di kamar Sisil.
Tampa pikir panjang Bu Ratih pun keluar mengambil balik kayu untuk memukuli Adi.sart Bu Ratih masuk Adi pun sudah kabur lewat jendela Bu Ratih pun mengejar Adi dan diikuti oleh Sisil. Tak lama Bu Ratih pun berhasil mengejar Adi dan memukulinya.pada saat Bu Ratih ingin memukul kepala Adi tapi naas Sisil melindungi Adi dan balok kayu itu pun mengenai kepala Sisil begitu keras.hingga darah segar mengalir di kepala Sisil.
Adi dan Bu Ratih pun panik melihat keadaan Sisil Bu Ratih pun menggendong Sisil dengan susah payah membawa Sisil kembali ke kamar kos no 7.kebetulan suasana ditempat itu pun sangat sepi dan sedikit gelap .
Bu Ratih memasukan Sisil kedalam peti besar dan membalsemi tubuh Sisil sehingga tubuhnya tidak bisa busuk.lrlu Bu Ratih mengunci dan menggembok kamar no 7 itu supaya tidak ada orang yang masuk ke dalam.
Bu Ratih pun bersikap tak terjadi apa- apa.buradih mengganti bajunya yang di penuhi darah .Bu Radi segera mandi dan berganti baju dan menelvon polisi .Bu Ratih beralibi ini semua dituduhkan kepada Adi.
Gambaran penyebab kematian Sisil tiba-tiba hilang .jenny pun berlari kencang ke kamarnya dan mengunci pintu.pada saat jenny hendak berbaring jenny mendengar suara mintak tolong dari luar.
Jenny pun keluar dari kamar nya terlihat sosok yang menyeramkan di penuhi darah sedang menyeret Bu Ratih.jenny pun menggedor kamar Tere dan Lusi.tak lama pun Lusi ,Tere dan penghuni kos yang lain pun bangun.
" Kalian kritik banget Sich" kata salah satu penghuni kos.
" Lihat ituuuuuuuu" kata jenny menunjuk kearah sosok yang menyeramkan yang sedang menyeret Bu Ratih masuk ke dalam kamar no 7.semua penghuni kos pun menjadi riuh karna kepanikan .Lusi pun segera menelvon polisi .pintu no 7 pun tertutup begitu keras dan dan tak bisa di buka.
20 menit kemudian polisi pun datang dan masuk kedalam kos tersebut.
"Ada apa ini ...?" Tanya pak polisi 1
" Kami melihat hantu sedang menyeret Bu Ratih ke dalam pak ...pintunya juga tidak bisa di buka" kata salah satu penghuni kos
Polisi pun mendobrak pintu itu tapi tak berhasil.warga sekitar pun mulai ber gerumun di depan gerbang kos milik Bu Ratih tersebut .Adi yang kebetulan lewat tak sengaja melihat gerombolan warga berdiri di depan kos milik Ratih pun menghampiri mereka.
" Maaf pak ada pak..kog ramai sekalih disini...?" Tanya Adi penasaran
" Ini mas ada korban pembunuhan yang dibunuh hantu" kata warga 1
Adi yang penasaran pun masuk dan melihat kedalam .terlihat Lusi,Tere dan jenny berdiri di dekat pinggiran kolam.adi pun menghampiri mereka.
" Ada apa ini kenapa banyak polisi..?" Tanya Adi tiba- tiba mengagetkan mereka bertiga
" Tadi kita lihat bu Ratih di tarik sosok hantu wanita kedalam kamar kos no 7 itu di....dan pintu itu dari tadi gak bisa ke buka oleh polisi" kata Lusi
" Hantu wanita....?" Kata Adi heran
' iya hantu WANITA itu berambut sebahu dan memakai dress putih yang berlumuran darah" kata Tere yang masih takut.
" Sisil Apr itu kamu sayang.....gak mungkin itu pasti bukan Sisil kan.bukannya Bu Ratih bilang kalau Sisil hilang di kota bogor.atau jangan- jangan saat itu Sisil sudah meninggal dan Bu Ratih merekayasa kejadian lain supaya Sisil tidak di temukan oleh polisi" batin Adi gelisah.
Tak lam pintu pun terbuka polisi pun masuk dan melihat Bu Ratih sudah tidak bernyawa.polisi pun melihat mayat seorang gadis .setelah kedua mayat dibawa kluar.adi pun kaget melihat mayat Sisil sang pujaan hati.
" Sisil" kata Adi histeris ...polisi pun kaget melihat seorang laki- laki yang mengenali mayat tersebut.
" Apa saudara kenal mayat wanita ini...?" Tanya polisi penuh selidik
" Iya saya kenal pak dia adalah Sisil anak Bu Ratih pemilik kos putri ini dan pacar saya.2 tahun yang lalu kami bertemu dirumah ini.bu ratih tidak setuju hubungan saya dengan sisil.besoknya saya kesini lagi Bu Ratih bilang Sisil pindah ke Bogor dan tak berapa lama saya mendapat kabar dulu Sisil hilang di bogor .tapi aku gak menyangka dia bernasib begini" kata Adi sedih
" Baiklah kami akan membutuhkan Anada sebagai saksi." Kata polisi kepada Adi.adi pun menjawab polisi dengan anggukan.