Benar kata orang-orang, persahabatan antara cowo dan cewe itu gabisa, diantara 2 pihak pasti bakalan ada yang jatuh cinta,lalu perlahan lahan rasa cinta itu bakal ngelukain dia,karena dia harus nerima resiko kalo cintanya bertepuk sebelah tangan, seperti yang pernah kualami.
Namaku Rafaella,panggil saja Ella,Aku bersahabat dengan seorang cowok bernama Arga.
kami bersahabat sejak duduk di bangku SD sampai sekarang kami sudah SMA.
Diam diam aku menyukai Arga, Hingga suatu hari
aku berniat menyatakan perasaanku pada Arga.
Namun Saat hatiku sudah mantap dengan niatku, "ella Menurut lo gw sama Vanessa cocok gasi?" Terang Arga Tiba tiba,Aku hanya terdiam membisu beberapa menit.
arga mengayunkan telapak tangannya di depan wajahku. "Ella denger gasi aku ngomong" Kesal Arga,"Hah barusan ngomong apaan?m,m,maaf bisa ulangin lagi?"Jawabku Cengengesan.
Arga menarik nafasnya berat
"Gw tanya,Menurut lo gw sama Vanessa cocok gak si?"Jelasnya,"Ah heheh cocok kok"Jawabku singkat kemudian meninggalkan arga sendirian di Taman sekolah.
Aku sudah Sampai dirumah,Tanpa berbicara sepatah kata pun aku berlari menuju kamarku,dan merebahkan tubuhku dengan kasar keatas kasur.
"Argaa Kenapa sih kita harus jadi sahabat? Arga andai lo tau gw udah lama suka sama lo,Gw selalu ada disetiap masalah lo dan bahagia lo But,Why Arga lo malah Suka sama Vanessa?"
mataku berkaca kaca.
Aku yang kelelahan pun terlelap begitu saja dengan menahan rasa sesak.
pagi hari suara mama membuatku terbangun.
"Ella sayang cepat bangun sebelum kesiangan"
seru mama dibalik pintu kamar
"ah iya mah aku udah siap" jawabku sembari Membuka pintu kamar.
Aku berjalan menyusuri anak tangga dan melihat Arga sudah menunggu di ruang tamu.
"Arga ayok berangkat"Seru ku pada Arga "Siaap" Jawab Arga.
kami pun berangkat dengan mobil Arga.
15 menit pun berlalu kami telah sampai di sekolah dengan selamat.
"Arga temenin gw ke kantin bentar dong" ucapku pada Arga "hah apa oh anu ayolah" Arga tak memperhatikan ucapanku aku menatapnya ,Arga tampak sedang memerhatikan seorang gadis cantik yang tak lain adalah Vanessa.
"ga Lo duluan aja gausah temenin gw ke kantin" ucapku dengan senyum masamku.
aku berjalan meninggalkan Arga yang masih mematung memerhatikan Vanessa dan tidak memperdulikan aku sama sekali.
pelajaran pertama dimulai Aku mengamati Arga yang tidak fokus pada pelajaran dan terus memperhatikan Vanessa.
"sudahlah Rafaella ngeliat mereka cuma akan ngelukain hati lo" Batinku dalam hati sambil memalingkan wajahku.
Bell istirahat pun berbunyi Aku tak melihat Arga di manapun
Aku berjalan menuju taman dan Melihat ada keramaian Aku bertanya pada agness yang merupakan teman sekelasku "ness ada apaan sih ribut ribut?" tanyaku "ih itu liat Arga barusan jadian ama Vanessa" Jawab agness dengan entengnya "owh kiraiin ada apaan ness",Tanpa kusadari mataku Mulai meneteskan buliran bening dengan sendirinya suaraku mulai bergetar menahan tangis,"La?lo Gapapa?" tanya Agnes "Aish gapapa,emang gw kenapa?"jawabku sembari berjalan menuju toilet meninggalkan Agnes disana.
sampai toilet aku berkaca,air mataku mengalir seketika "Rafaella lihat diri lo yang menyedihkan,Heheh Ga gw sangka sesakit ini ngeliat lo jadian ama Vanessa, yaudah si,Gw bisa apa?,kalo lo bahagia ama Vanessa gw bisa apa argaa?,gw bisa apa?"
Hatiku benar benar hancur sehancur hancurnya.
tiba tiba sebuah tangan menepuk pundakku
"Ella aku tau kamu Suka sama Arga,Udah yah lupain Arga oke,Diluaran sana masih banyak cowok nungguin lo" Ucap Agness yang entah sejak kapan muncul disana
"agness Gw,Gw hiks Gw bener bener kacau "aku masih terisak,Agness memelukku.
"udah jangan sedih,ayo ikut gw Nonton konser ntar malem gw dah ada tiket" ajak Agness yang berusaha menghibur Rafaella "maaf ness gw kayaknya gabisa" Aku menolak ajakan agness secara halus " ah oke,gw ngerti keadaan lo,udah jangan sedih terus yah,gw pergi dulu" ucap Agness melangkah pergi dari toilet.
Pukul 5 sore aku sudah pulang,Aku duduk di sofa kamarku.
Sejak Arga jadian sama Vanessa aku mulai menghindarinya dan menjaga jarak agar tak membuat Vanessa cemburu.
ponselku berdering ,tertera nama Arga pada layar
aku mengangkatnya "Apaan?" tanyaku berusaha bersikap dingin pada Arga "Lo gada niatan ngasi ucapan selamat atas jadian gw sama Vanessa?" jawab Arga yang langsung membahas Vanessa
"Ah iya Arga SELAMAT yah" Ucapku singkat,aku sengaja menekan kata "Selamat" lalu mematikan telepon.
Air mataku mengalir lagi dengan sendirinya.
aku memilih tidur untuk menenangkan pikiranku.
aku terbangun dari tidurku dan langsung menatap jam dinding di kamarku
"Ah baru jam 8?"Gumamku.
Malam ini angin bertiup kencang dan hujan turun dengan derasnya.
aku duduk disisi jendela kamarku dan menatap ke arah jalan raya yang sunyi.
"Persahabatan cowok sama cewek tuh emang ga seharusnya terjadi"
Ucapku sambil terus menatap jalanan.
Malam berangin itu berlalu begitu cepat Hari ini tepat 3 tahun Arga dan Vanessa menjalin hubungan dan Tepat 3 tahun juga Aku menahan rasa sesak ini.
Saat sedang di kantin Arga menghampiriku tiba tiba, "Ellaaa Dateng yah" ucap Arga sembari menyodorkan undangan pesta pernikahannya
tertera nama arga Dan Vanessa disana
"Ah Arga aku pasti Dateng kok" jawabku dengan tersenyum manis seolah tak ada apa" namun, bodohnya air mataku tak bisa dibendung lagi didepan Arga,aku berlari menuju gudang kampus ,tanpa kusadari Arga mengejar ku dari belakang.
Aku duduk menekuk lutut dan menenggelamkan kepalaku disana aku menangis dan berteriak sejadi jadinya tanpa tau Arga mengikutiku.
"ARGAA HIKS LO KENAPA BEGO BANGET SIH HAH GW UDAH GAKUAT NAHAN SAKIT INI,ELANG ARGA WIJAYAA GW CINTA SAMA LO , TAPI KENAPA VANESSA YANG DAPETIN LO, MUNGKIN LEBIH BAIK GW JAUHIN LO?" teriakku ,mataku mulai sembab, rok yang kukenakan ikut basah oleh air mataku.
suara yang familiar kudengar dari belakang
"Ella.." panggilnya.
aku berdiri dan menatap kearahnya sembari menghapus air mataku dan mulai tersenyum pahit. "Yah ada apa?" tanyaku dengan suara parau.
"Apa maksud lo cinta sama gw?" tanya Arga dengan tatapan Tak percayanya "Arga lo udah denger kan?" tanyaku singkat dan beranjak untuk pergi namun tanganku ditahan oleh Arga "Arga lepasin" aku tak kuasa menahan air mataku."Ella maafin gw,Tapi Cinta gw cuma buat Vanessa,sedangkan lo udah gw anggap Adek kandung gw sendiri, Ella Maaf sebelumnya tapi Sahabat ga akan pernah bisa bersama selamanya" Terang Arga sambil memelukku " Arga lepasin,Gw tau lo cuma sayang ama Vanessa maka dari itu gw bakal jauhin lo biar Vanessa ga cemburu" Teriakku sambil memberontak dan berlari menjauhi Arga.
Hari ini Hari pernikahan Arga
ia terlihat tampan dengan Jas hitamnya yang rapi.
aku menatapnya sendu.
Mataku mulai berkaca kaca,aku segera mengusap air mata yang akan mengalir itu.
dan 6 jam kemudian acara itu rampung Arga dan Vanessa resmi menikah.
Cowok dan cewek Gabakal bisa jadi sahabat
-Rafaella aileen wishnu-