KISAH INI MENGANDUNG BAWANG YANG BISA MEMBUAT KALIAN SEDIH/NYESEK SAAT MEMBACA CERPEN TERSEBUT.
----
Siapa yang tak kenal dengan sosok petarung terkuat di Alfheim Online (ALO) dengan julukan "Zekken" dan masuk ke dalam grup guild yaitu Sleeping Knight sebagai ketua menggantikan kakaknya yang sudah tiada karena suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
Dia adalah Yuuki Konno yang sering bertarung melawan monster-monster jahat bersama dengan anggota guild lainnya dan terkadang dia bersama dengan Asuna yang wajahnya sekilas mirip dengan kakaknya yang tak lain bernama Aiko Konno meskipun sama-sama kembar karena usianya yang begitu sama.
Yuuki Konno lahir tanggal 26 Mei 2011 dengan bantuan operasi sesar karena distosia. Namun, karena pendarahan yang begitu banyak membuat Yuuki harus menerima transfusi darah dan ketika dia menerimanya, darah tersebut tercemar oleh virus HIV sehingga menjadi cikal bakal penyakit AIDS (Sindrom Penurunan Sistem Kekebalan Tubuh) pada 10 tahun kemudian jika tidak ditangani sesegera mungkin.
Keluarga Yuuki sudah terkena penyakit AIDS ketika ibunya melakukan pengecekan lanjutan terkait kondisi virusnya dan virus HIV baru bisa terdeteksi pada bulan September 2011.
Yuuki merupakan sosok gadis ceria yang memiliki banyak teman pada sekolah dasar namun ketika Yuuki sudah menginjak kelas 4 SD, dia malah dikucilkan oleh teman sekelasnya karena rumor yang mengatakan bahwa Yuuki adalah pembawa virus HIV sampai-sampai harus pindah sekolah agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.
Sistem kekebalan tubuh Yuuki mulai menurun drastis karena sel CD4 yang juga berkurang banyak hingga membuatnya harus dirawat di rumah sakit akibat penyakit yang disebabkan oleh bakter pneumocystis pneumonia yang menyerang sistem pernapasan pada saat masih kelas 4 SD.
Beberapa gejala oportunistik yang dialami oleh Yuuki ketika fase AIDS mulai berlangsung yaitu bakteri candida esofagus yang menyerang bagian kerongkongan, virus cytomegalovirus yang menyebabkan cacar air atau demam tinggi, bakteri non-tuberculous mycobacteria yang menyebabkan tubercolosis (TBC), bahkan Yuuki juga terinfeksi radang otak yang membuatnya tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya sekaligus tidak bisa berbicara dan juga hampir kehilangan seluruh penglihatannya akibat penyakit AIDS yang mampu bertahan pada gadis tersebut selama 3,5 tahun saja setelah terinfeksi HIV dari lahir hingga usia 10 tahun.
Di sisi lain, Yuuki juga memiliki skill yang begitu luar biasa hebatnya yaitu Mother Rosario, namun sayang ketika menjelang kematiannya dia memberikan skillnya tersebut kepada Asuna sekaligus diwariskan secara turun temurun karena skill ini hanya menggunakan pedang dan ditusukkan secara terus-menerus kepada target musuh atau objek apapun.
Yuuki hidup dalam sebuah mesin kotak yang dilengkapi dengan kamera yaitu medicuboid, dimana alat ini berfungsi untuk meredakan rasa sakit dan dia sering menjelajah berbagai tempat fantasi sampai hampir tidak pulang ke dunia nyata dan terus-menerus hidup di dalam medicuboid selama tiga tahun (satu tahun lebih lama dari Kirito dan Asuna yang terjebak dalam game Sword Art Online selama dua tahun).
Awalnya orang tua Yuuki menolak tawaran dokter untuk mencoba mesin medicuboid ketika terjadi insiden NerveGear (insiden ini ada hubungannya dengan insiden SAO pada tahun 2022).
Namun, orang tua Yuuki setuju untuk mencoba medicuboid lewat putrinya yang masih terinfeksi AIDS dalam ruangan steril namun percobaan ini membutuhkan perawatan khusus karena Yuuki harus dipasang selang infus diberbagai titik tubuhnya, supaya dia bisa hidup lebih lama lagi meskipun menghadapi kenyataan yang pahit yang dialami oleh keluarga tersebut.
Walaupun Yuuki masih terinfeksi AIDS dan hidup di dalam medicuboid, dia tetap sekarat karena waktu hidupnya sudah tidak lama lagi dan dokter Kurahashi yang merawat pasien Yuuki tidak bisa menghilangkan bakteri dan virus yang menggerogoti tubuh Yuuki akibat infeksi tersebut.
***
Ketika semasa hidupnya di game Alfheim Online, Yuuki sering mengajak warganya untuk berduel bersama, termasuk Asuna yang juga ingin berduel dengan Yuuki ketika dia masih tinggal di sebuah pohon yang didalamnya terdapat tempat tinggal para anggota Sleeping Knight.
Dan setelah berduel, Asuna langsung diajak oleh Yuuki untuk membantu guildnya dalam melawan berbagai monster, bahkan Yuuki beserta dengan anggotanya pernah mengalahkan monster raksasa di lantai 27 sekaligus mencatatkan nama-namanya dalam papan nama, dimana papan tersebut berisi deretan nama beserta dengan pasukannya yang sudah mengalahkan monster di setiap level.
Bahkan, Yuuki juga pernah berduel dengan Kirito (si black swordsman yang pernah merajai game SAO) di sebuah arena pertarungan hingga membuat Yuuki memenangi pertarungan tersebut dan disambut baik oleh para anggota Sleeping Knight yang bersikeras mendukung Yuuki hingga menang.
Berbagai kenangan yang dilakukan oleh Yuuki sebelum akhir hidupnya adalah pergi ke sekolah bersama dengan Asuna hingga berkunjung ke sebuah rumah yang tidak berpenghuni (sebelumnya itu adalah rumah Yuuki) yang bakal dialihfungsikan menjadi minimarket atau dihancurkan karena sudah lama terbengkelai sejak beberapa tahun yang lalu.
Dia senang diajak pergi ke sekolah dan sebuah rumah tak berpenghuni bersama gadis tersebut hingga mengingat masa lalunya ketika Yuuki pernah tinggal di sebuah rumah bersama dengan saudari kembarnya yaitu Aiko dan juga kedua orang tuanya itu.
Pada tanggal 29 Maret 2026, kondisi Yuuki semakin memburuk dan Asuna yang mendengar kabar tersebut langsung bergegas menuju rumah sakit dan menemui Yuuki yang tampak masih sekarat walaupun sebenarnya ada beberapa masalah yang ada kaitannya dengan infeksi AIDS yaitu detak jantungnya yang sempat berhenti sampai dikasihi obat-obatan dan dilakukan kejut jantung hingga kembali berdetak, sifat konsumtif HIV yang menyebabkan demam tinggi, dan juga sistem saraf pusat yang membusuk akibat lymphoma yang dapat membuat Yuuki dalam bahaya ketika dirawat di rumah sakit sejak kelas 4 SD.
15 tahun merupakan perjalanan yang panjang dalam menghadapi virus HIV dan Yuuki bahkan hanya bisa menggunakan medicuboid untuk menghilangkan rasa sakitnya walau sudah berjuang semaksimal mungkin tetapi hasilnya begitu nihil karena tidak dapat dihilangkan dari bakteri dan virus yang menggerogoti tubuh Yuuki.
Sebelum ajal menjemputnya, Yuuki sempat bertemu dengan Asuna untuk terakhir kalinya dan diikuti oleh semua warga ALO, termasuk Kirito dan teman-temannya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Yuuki yang sudah menjadi bagian mereka karena dia adalah petarung terkuat dengan julukan "Zekken" sejak pertama kali singgah di game ALO lewat mesin medicuboid.
Dan akhirnya, Yuuki meninggal dalam keadaan damai di game ALO hingga menimbulkan butiran cahaya dan lama-lama akan menghilang diikuti dengan tubuhnya di dunia nyata yang juga sudah tidak bernyawa.
Seminggu kemudian setelah Yuuki meninggal, Yuuki baru dimakamkan di sebuah makam yang dekat dengan sebuah gereja yang berada di wilayah prefektur Yokohama negara Jepang, lalu diikuti dengan acara upacara pemakaman yang dihadiri oleh saudaranya beserta dengan para alumni yang dulu berteman dengan Yuuki pada waktu SD dulu.
Orang tua Yuuki meninggal pada tahun 2024 lalu diikuti oleh kakaknya pada setahun kemudian dan hanya menyisakan Yuuki yang hidup sendirian dengan rasa penderitaan yang amat menyakitkan ketika dirawat di rumah sakit lewat mesin medicuboid.
Asuna tampak ikhlas dengan kepergian Yuuki dan pada suatu hari akan bertemu kembali di alam yang berbeda walau sudah memiliki skill yang diberikan oleh Yuuki yaitu Mother Rosario di game Alfheim Online.
***
Bagi kalian yang kangen dengan sosok Yuuki Konno bisa tonton kembali lewat anime Sword Art Online season 2 dari episode 19 sampai episode 24, dan akan dijelaskan mengenai penyakit Yuuki secara lengkap lewat episode 22.
Jangan lupa juga untuk like dan komen cerpen ini jika kalian suka ya.☺️
SEE YOU NEXT TIME🖐️