[Update] BUAT KALIAN YANG BACA INI, GUA PASTIKAN KALIAN TIDAK AKAN MENYESAL!
Hallo teman-teman, apa kabar? Semoga kalian sehat selalu ya, bahagia selalu dan gua berharap semoga kalian gak ada yang masih kangen sama mantan, hehehe..
Sudah 1 tahun sejak terakhir kali dia chat gua dan bertanya "Apa kabar mantan?" dan kali ini dia tidak lagi terlihat, sebenarnya kemana dia? Apa dia tidak tau, bahwa ada orang yang masih mengharapkannya?
Oke Forget it! Hahaha..
Dan sudah lebih dari 1 tahun sejak terakhir kali virus corona menyerang Indonesia, tapi sampai sekarang virus corona masih belum pulang ke Wuhan China, apa mungkin dia berinvestasi di Indonesia, atau karena takut pulang nasibnya sama kayak keluarganya? Entahlah, hanya tuhan yang tau kenapa kamu menjauh dariku..
Damn, SKIP!
Maybe yes, maybe no.
Tapi kali ini yang akan kalian baca bukanlah tentang virus corona ataupun tentang virus rindu mantan, melainkan virus NGAREP. Apa itu virus ngarep? Virus ngarep adalah virus yang sangat berbahaya bagi penderita, walaupun virus ini tidak menular, tetapi bahaya bagi yang terkena virus ngarep ini sangatlah fatal. Fatal bagaimana? Fatal yang dimaksud adalah fatal bagi orang yang tidak mengenal diri sendiri.
Sebelum penjelasan tentang apa saja bahayanya, pertama-tama mari ketahui terlebih dahulu asal mula timbulnya virus ngarep dalam diri seseorang.
Virus ngarep ini timbul akibat harapan yang terlalu berlebihan terhadap seseorang, dan datangnya virus ngarip ini kepada kita, tidak lain dan tidak bukan, berasal dari orang yang diharapkan atau semacamnya. Contohnya kayak gua tadi, mengharapkan dia yang sudah pergi, datang kembali kepelukan. Memang sulit hal itu akan terjadi, tetapi selalu ada orang yang terlalu berpikir positif sampai akhirnya dia gila.
Virus ngarep bisa menjangkit siapa saja, entah itu wanita atau pria, setengah wanita atau setengah pria, kaya atau miskin, good looking ataupun bad looking, darah biru sampai darah suci. Virus ngarep juga tidak memandang kasta, siapapun bisa terserang virus ngarep.
Jika virus ngarep dalam diri tidak segera di tangani, maka hal terburuk yang akan di hadapi adalah kematian. Tergantung kepada si penderita, apakah sistem kekebalan pada perasaannya kuat atau lemah, jika lemah maka akibatnya bisa berakibat pada nyawa yang melayang.
Masa sih virus ngarep sebahaya itu? Tentu, karena virus ngarep ini menyerang pada bagian hati yang terdalam dan berlanjut pada rusaknya syaraf otak, cara kerja virus ini mirip dengan racun Neurotoksin pada racun Ular. Jadi, orang yang hati dan jiwanya sudah hancur digerogoti oleh harapan kosong (virus ngarep), maka pikirannya bisa kacau dan berakhir bunuh diri. Kasusnya memang selalu berakhir bunuh diri, jika dinilai dari efek paling parahnya. Dan lebih parahnya lagi, Virus ngarep sering kali tidak disadari oleh penderita, mungkin karena hal ini juga virus ngarep semakin merajalela didalam hati seseorang.
****
Jika sistem kekebalan pada perasaan seseorang itu kuat, bukan berarti bisa lari dari virus ini. Walaupun tidak berakibat fatal, setidaknya virus ini mampu membuat orang tersebut sakit-sakitan, trauma, berhalusinasi, stress, menderita dan kesedihan yang mendalam. Kesannya mungkin agak lebay, tapi ini bisa saja terjadi.
Bagaimana cara mengantisipasinya?
Apakah ada caranya? Tentu saja ada. Agar seseorang terjauh dari virus ngarep, ada beberapa langkah yang harus kamu ketahui.
*Note
"Mencegah lebih baik daripada mengobati"
1. KENALI DIRI SENDIRI/INTROPEKSI DIRI
Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa virus ngarep ini timbul dari harapan kepada seseorang yang berlebihan. Jadi untuk pencegahan awal, kita perlu INTROSPEKSI DIRI. Lihatlah dirimu, pergilah bercermin, lihatlah apa yang kamu lihat, apakah kamu adalah orang yang dia cari? apakah dia menganggapmu spesial, layaknya sebuah martabak? apakah kamu diperhatikan dia? Semuanya perlu kita ketahui dari diri sendiri, dan respon dari doi tentang kita. Jika sudah begitu, tanpa harus terpapar Virus ngarep, kamu bisa memiliki dia seutuhnya.
2. BERSIKAP SEWAJARNYA
Terkadang, orang yang sedang 'Falling in Love', sikapnya akan berubah secara signifikan, terutama saat didepan si Doi. Jadi kalau kalian ketemu si Doi, santai aja gak usah grogi atau salah tingkah.
3. PIKIRKAN HAL TERBURUK TERLEBIH DAHULU
Untuk langkah ini memang sulit untuk dilakukan, tapi dengan kalian memikirkan hal terburuk terlebih dahulu, kalian akan terbebas dari virus ngarep ini. Contohnya jika kalian suka kepada seseorang, pikirkanlah dulu seperti "Dia gak mungkin suka sama gua". Tapi bukan berarti kalian berpikir hal terburuk terlebih dahulu, kalian jadi menjauh dari Doi, seperti langkah yang sudah di jelaskan. BERSIKAP SEWAJARNYA dan INTROSPEKSI DIRI.
4. MENGANALISA SIKAP DAN RESPON DOI
Nah, salah satu langkah ini penting nih, soalnya banyak kasus orang yang Falling in Love ini suka tidak memperhatikan sikap dan respon. Padahal tanpa jawaban dari mulut Doi, kita bisa tau jawabannya dengan menganalisa/memperhatikan sikap dan responnya. Intinya, sikap dan respon itu banyak mengandung arti tersendiri, jadi sebelum kalian menerima kemungkinan besar ditolak, kalian akan segera tau dan memiliki kesempatan mengambil langkah seribu, dan langkah ini juga termasuk langkah pertahanan diri. Walaupun berat, Gua yakin kalian kuat. Kalau mau tau contoh arti sikap dan respon, di bagian terakhir akan dijelaskan.
5. SIMPULKAN SEMUANYA
Setelah semua langkah sudah berhasil dijalankan secara 100% mulus, maka langkah selanjutnya adalah menyimpulkan semuanya, setelah kalian Introspeksi diri, kemudian Tetap bersikap sewajarnya, lalu Berpikir hal terburuk terlebih dahulu dan Menganalisa sikap dan respon Doi. Maka selamat! Kalian berhasil dianggap terhindar dari virus ngarep. Bahkan bonusnya adalah, kalian tau jawaban Doi, apakah dia membalas harapan kalian atau menghiraukan harapan kalian.
6. UBAH MINDSET BURUK
*Notes
-Ekspektasi = Harapan
-Realita = Kenyataan
Mindset/Pola berpikir seperti apa yang harus dirubah? Pola berpikir yang harus dirubah adalah, BEREKSPEKTASI TERLALU BESAR. Mengapa begitu? tentu, jika realita tidak berjalan lacar seperti ekspektasi, tentu kita semua pasti kecewa kan? Maka dari itu, kita harus tau betul dampak apa yang dihasilkan dari berekspektasi terlalu besar.
7. SEGERA MENGAMBIL TINDAKAN
Langkah terakhir adalah segera mengambil tindakan, tindakan yang diambil bukanlah tindakan eksekusi. Contohnya seperti kalian sudah tau bahwa Doi menanggapi harapan kalian dan memang suka juga sama kalian, kemudian kalian meminta Doi untuk segera meresmikan/memastikan hubungan kalian. Itu bukanlah tindakan yang dimaksud, jika kalian itu Cewek. Kecuali kalian Cowok, barulah mengambil tindakan eksekusi.
Terus tindakan untuk Cewek kayak gimana? Tindakan yang perlu diambil kalian para kaum hawa itu tidak sesulit tindakan Cowok, kalian hanya perlu terus menjaga hubungan kalian tetap Balance/seimbang, memberi kesempatan dan menjaga ego. Memang tindakan yang perlu Cewek lakukan itu lebih banyak, tapi beban yang ditanggung Cowok untuk mengeksekusi kalian para kaum hawa itu lebih berat. Intinya kalian para kaum hawa hanya perlu terus memberi kesempatan pada si Cowok. (Bukan kasih kesempatan mojok ya.. Hehe).
Kalau contohnya Doi gak respon harapan dan perasaan kita, tindakan apa yang perlu dilakukan? Kalian ditolak Doi? Kalau gua gampang, tinggal menjaga jarak dari Doi, mengurangi kontak sama Doi, terakhir paling cuma bisa nangis-nangis di pojokan kamar. Boleh nangis, asal alasan kalian nangis bukan karena sedih ditolak Doi, tapi sedih karena bingung. "Kenapa gua harus suka sama dia?!" jadi alasan kalian nangis mending karena diri sendiri, jangan karena Doi. Orang yang jelas jelas gak membalas perasaan kita itu gak pantes kita tangisi, tinggal Move on, terus cari lagi yang baru. Lagian belum jadian kan? gak mungkin gak bisa Move on! kalau kalian gak bisa move on. Maka selamat! kamu telah terkena Virus ngarep.
Berikut ini ada beberapa contoh arti dari sikap dan respon Doi.
1. Saat kalian lagi cerita, atau kalian yang memulai obrolan, kalian bisa lihat respon si Doi, kalau di Doi mendengarkan sambil menatap mata kalian, itu tandanya Doi tertarik dengan cerita kalian, jangan berpikir Doi cuma tertarik ke cerita kalian ya. Karena respon itu, sudah cukup membuktikan kalau Doi memiliki perasaan kepada kalian.
2. Jika kalian mengobrol sambil duduk dikursi, kamu bisa liat posisi kakinya. Kalau kakinya lurus biasa, itu bisa berarti Doi cukup tertarik sama kalian. Kalau kakinya yang dilipat lebih condong menghadap ke kalian, itu bisa berarti Doi sangat tertarik sama kalian. Tapi sebaliknya, kalau kakinya yang dilipat menghadap ke arah lain, itu bisa berarti Doi tidak tertarik dengan kalian.
3. Perhatikan juga tangannya, jangan cuma kakinya aja. Pergerakan pada tangan juga memiliki beberapa arti, seperti ketika kalian lagi ngobrol sambil duduk, terus Doi itu menggerak-gerakan tangannya, atau seperti mengetuk-ngetuk meja dengan jari-jarinya, jika begitu bisa di artikan kalau Doi itu bosan sama kalian.
4. Kalau kalian ngobrol sambil berdiri, terus Doi dengernya sambil menghadap lurus ke arah kalian, itu bisa di artikan kalau Doi dengerin kalian dan hormat pada kalian. Tapi jika Doi dengerinnya sambil badannya menghadap ke arah lain, walaupun wajahnya menghadap ke arah kita, itu bisa diartikan kalau Doi sama sekali tidak tertarik dengan cerita atau hal yang dibicarakan.
Kalau contoh respon saat Chattingan bagaimana?
Oke, selain bertatap muka/bertemu satu sama lain, kita memang harus melakukan pendekatan secara Online, dengan cara memperbanyak chat dengan Doi. Terus apa langkah selanjutnya? langkah selanjutnya adalah, siapkan kuota yang banyak. Haha..
Sebenarnya gak banyak yang bisa gua saranin, kalau di chat itu, kita tidak bisa melihat respon yang sesungguhnya dari Doi, hanya sekedar membaca apa yang ia ketik. Jadi, saran dan contoh respon, gua cuma bisa kasih tau beberapa.
1. JANGAN TERLALU LAMA MEMBALAS CHAT, tidak membalas chat, bahkan sama sekali tidak membacanya.
Kalau Doi begitu, kalian jangan langsung berpikiran buruk, bisa aja Doi lagi sibuk di luar HPnya. Kecuali kalau statusnya "ONLINE"
Pfffttt...
2. JANGAN KIRIM CHAT YANG SANGAT SINGKAT, karena gua pribadi benci hal itu.
Kalau Doi begitu, mungkin topik pembicaraan kalian sudah habis atau tidak menarik buat Doi.
3. JANGAN TERLALU BANYAK BERTANYA.
Terus kalau memang punya banyak pertanyaan harus gimana? Ya tanya satu per satu, jangan semua pertanyaan kalian kasih ke Doi sekaligus, karena itu bisa membuat Doi illfeel. Saran gua, maksimal dua pertanyaan sekali waktu kalian chattingan.
Kalau Doi banyak nanya, ada dua kemungkinan. Bisa jadi Doi tertarik sama kalian, atau Doi hanya sekedar ingin tau.
4. JANGAN TERLALU BANYAK MEMUJI.
"Serba salah amat sih, ribet!" Kamu berpikir begitu? kalau begitu, saran bagian kedua dari gua adalah.
1. JADILAH DIRI SENDIRI. Setelah itu, terimalah konsekuensinya.
****
Oke, terlepas dari itu semua, tidak semua contoh yang barusan disebutkan adalah satu-satunya yang mengandung arti. Masih banyak arti dan saran yang bisa kita ketahui dalam mengartikan bahasa tubuh, seperti arti sebuah ekspresi, gerakan bola mata dan belum lagi ada Ambigu yang memusingkan dan masih banyak lagi. Terlepas dari semua yang telah kalian baca, tidak semuanya berarti mampu menghidarkan kalian dari virus ngarep, semuanya kembali kepada diri kita masing masing, bagaimana kita bisa mengantisipasinya dan menjaga agar itu semua tidak lagi terulang. Dan itu semua hanyalah Pure/murni pendapat dari Gua aja. Kenapa Gua bisa bilang gitu? Ya karena Gua punya pengalaman dalam hal tersebut, dan terbukti pada diri gua sendiri kalau semua yang udah gua jelasin dari awal itu ampuh untuk menghindari virus ngarep.
Tapi setiap orang itu berbeda-beda, sikap dan respon juga berbeda-beda, diantara kalian mungkin ada yang berpikir kalau "Inimah ngarang" atau mungkin ada juga "Wah, ternyata gitu ya.." jadi gua gak menyarankan 100% kalian melakukan cara itu. Gua hanya berniat menghibur, syukur-syukur kalau bisa jadi Referensi dan Motivasi untuk kalian menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Intinya, jaga kesehatan jiwa dan raga. "KARENA KESEHATAN AKAN MULAI TERASA MAHAL, KETIKA KITA SEDANG SAKIT".
(Buat caption bagus tuh, wkwkwk)
Jangan cuma gua yang kasih saran buat kalian, gua juga minta saran dong dari kalian, kira-kira topik apa lagi yang bagus buat dibahas, butek banget soalnya gua akhir-akhir ini. Siapa tau saran dari kalian bisa gua jawab dan bisa jadi topik diskusi di Next time.
Oke, mungkin sekian dulu dari gua. Kurang lebihnya mohon dimaklum, maaf juga kalau ada kata-kata yang menyinggung dan gak kalian mengerti/Typoo, gua pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya.
TERIMA KASIH! :)
[2021]