tema : orang berkekuatan super, fajar musim gugur, hotel.
selamat membaca ...
***
Di lobi Four Seasons Hotel
Tampak Rose, Greece, Lion dan San Zoo berjalan bersama menuju ruangan tempat resepsi pernikahan John dan Andhara, kakak tingkat mereka ketika masih sekolah di New York. Langkah mereka terhenti ketika mendengar suara seseorang.
" Rose? " panggil pria itu ragu.
Rose dan yang teman-temannya membalikkan tubuh mereka. Senyum merekah tergambar di wajah Rose.
" Kak Mike ... " Rose mendekat pada Mike lalu memeluknya. " Apa kakak juga baru tiba? Kenapa tak pernah memberi kabar? Kami semua khawatir padamu, " ucap Rose melepas pelukannya dan menatap kakaknya.
' Kenapa berbeda? Apa karena lama tak bertemu?Harus ku pastikan, ' batin Rose.
" Maaf ... Bagaimana ayah dan ibu? Apa mereka baik-baik saja? " tanya Mike.
Rose menunduk, " Tak ada yang baik-baik saja. Pria tua serakah itu telah mengendalikan semuanya. Bahkan seluruh Xavier School berada dalam kendalinya. Dan aku bahkan tak bisa melakukan apa pun. Andai aku tahu apa kemampuanku ... mungkin akan sedikit berguna, " jelas Rose masih tertunduk.
" Jangan seperti itu. Kau pasti akan menyadari kemampuanmu cepat atau lambat. Dan saat itu terjadi, pasti itu akan SANGAT BERGUNA, " hibur Mike pada adiknya.
" Aku mungkin tak memiliki kemampuan apapun. "
" Pasti punya. Kau lah kuncinya. "
Rose menatap kakaknya dan tersenyum. Kemudian menatap Lion dan San Zoo, lalu mengangguk pada mereka. Sementara Greece terdiam mematung mengamati wajah tampan Mike, dia tersenyum sambil sesekali mengedip-ngedipkan mata.
" Rose. Apakah aku mempunyai kesempatan menjadi kakak iparmu? " ucap Greece tanpa sadar.
" GREECE ... " teriak Rose, San Zoo dan Lion, menyadarkan Greece dari lamunannya. Membuatnya menunduk untuk menyembunyikan wajah merahnya. Mike tersenyum melihat tingkah keempat anak itu.
" Ayo. Kita akan terlambat jika terus di sini, " ajak Mike pada mereka.
Mereka melanjutkan menuju ruang pesta.
" Kami ke sini untuk meminta bantuan kalian. Kami sadar bahwa kemampuan kami belum maksimal. Berharap di acara kak John bisa bertemu para senior dan meminta bantuan, " jelas Lion pada Mike.
" Semoga saja kita bisa bertemu yang lainnya. Kita akan bahas itu nanti setelah pesta. Ok? "
Lion mengangguk. Mereka memasuki ruang pesta, memberi selamat pada John dan Andhara. Di pesta, mereka berjumpa dengan Cloud, Sam dan Speedy yang merupakan teman seangkatan Mike. Bertukar pengalaman, bercanda dan bercerita banyak hal. Kemudian mereka memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing dan istirahat.
" Jangan lupa nanti malam kita bahas mengenai pria tua itu. Setelahnya, kita bisa keluar sejenak menikmati Nuit Blanche, " Mike mengingatkan semuanya.
" Ok. " jawab mereka serempak.
***
Di kamar Rose.
" Jika benar dia bangkit, maka harus segera dihentikan sebelum dia semakin kuat. Tak peduli sesulit apapun, kita harus berusaha mencari kesempatan yang tepat, " ucap Rose pada Lion dan San Zoo.
" Tapi teleportasiku belum sempurna. Aku hanya bisa menjangkau tempat yang ku ketahui saja, " jelas Lion.
" Tenang saja. Kita bisa bekerja sama, Lion, " ucap San Zoo.
Seekor serangga kecil merayap di tangan San Zoo. San Zoo mengangkat tangannya ke depan wajah kemudian membulatkan matanya dengan sempurna. Lion dan Rose menatap San Zoo menunggu berita yang akan disampaikan San Zoo.
" Sial. Dia mengendalikan Greece dan membunuh teman kecilku yang kuselipkan di baju Greece. "
Mereka bertiga beranjak segera mencari Greece. Mendatangi semua kamar senior mereka dan bertanya. San Zoo mengerahkan semua serangga kecilnya untuk mencari Greece. Mereka semua mencari Greece dengan dibantu senior mereka.
Saat mencapai lantai dasar, Rose berpapasan dengan Mike. Dia terlihat membawa beberapa makanan yang dibeli di Nuit Blanche.
" Kak ... Greece hilang. Apa kau melihatnya? "
" Mungkin dia sedang jalan-jalan berkeliling kota. "
" Tapi serangga San Zoo dihancurkan. Jelas dia tidak baik-baik saja, " jelas Rose.
" Oh tidak ... Kita harus segera berkumpul dengan yang lain. Sepertinya dia sudah tidak sabar untuk melakukannya. "
Rose dan Mike kembali dan berkumpul dengan teman-temannya.
***
Di salah satu kamar Four Seasons Hotel, mereka bersiap hendak mencari Prof. Claw, pria tua yang menjadi guru di Xavier School. Yang menahan semua mutan yang ada.
" Masalahnya kita tak tau dia di mana sekarang. Lalu kita mulai dari mana? " tanya Andhara.
" Apa dari Xavier School? " tanya Sam.
" Kalau tujuannya adalah menangkap angkatan kita yang tersisa. Aku rasa, mungkin dia yang akan mendatangi kita di sini, " ucap Mike.
Rose yang sedari tadi diam pun angkat bicara, " Bukan akan mendatangi. Tapi dia sudah di sini. Dia sudah bersama kita. Berhentilah berpura-pura. Aku tau ... kau bukan Mike. "
Ucapan Rose mengejutkan John, Andhara, Cloud, Sam dan Speedy, tapi tidak dengan Lion dan San Zoo. Keduanya telah mengetahui bersamaan saat Rose yakin bahwa dia bukan Mike kakaknya. Sam dan Speedy yang berdiri di samping Mike pun menjauh dari Mike. Sementara Cloud, John dan Andhara langsung mendekat melindungi para junior mereka. Mike terdiam menatap mereka semua.
" Di pesta, kau menahan lampu yang hampir menimpamu dengan telekinesis. Mike tak punya kemampuan itu. Dan Greece, kau tau dia menyukaimu dan itu memudahkanmu menggunakan psikokinesis padanya, " lanjut Rose.
Mike menyeringai mendengar penuturan Rose. " Rupanya adik ku sudah bertambah pintar. Itu bagus jika kalian tahu lebih cepat. Jadi, aku tidak perlu sungkan lagi. Mari kita bersenang-senang. Kita lihat siapa diantara kita yang besok pagi masih bisa menyaksikan daun-daun maple berguguran. Kau setuju adik? " ucap Mike sambil menatap tajam pada mereka.
" Berhenti memanggilku adik! Kau bukan kakakku. "
Rose dan teman-teman serta para senior pun mulai waspada. Bersiap menghadapi mutan terkuat yang menggunakan tubuh kakaknya.
" Baiklah. Aku punya kejutan untuk kalian. Dialah lawan kalian. Mari kita mulai, " ucap Mike.
Greece memasuki ruangan. Tidak seorang diri. Bersama ratusan Greece yang lain. Ya ... kemampuan Greece adalah mengkloning dirinya menjadi sebanyak yang ia mau.
' Greece ... Harus segera menemukan yang asli. Tapi yang mana? ' batin Rose.
Sam dan Speedy yang berada paling depan segera maju menyerang Greece. Sam menyerang dengan tenaganya yang sangat kuat. Memukul, menendang, melempar kloningan Greece. Speedy dengan kecepatan yang ia miliki menyerang Greece tanpa henti. Satu per satu kloningan Greece pun tumbang. Mereka berdua membuka jalan untuk John, Andhara dan Cloud menuju Mike.
" Lion... San Zoo...jaga Rose! Bawa dia pergi jika situasinya semakin sulit, " pesan Andhara pada Lion dan San Zoo. " Ayo! " ajaknya pada John dan Cloud.
Mereka bertiga segera menyusul Sam dan Speedy. Tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dibuat dua temannya, Cloud segera menyerang Greece dengan listriknya. John pun maju melemparkan api dari tangannya untuk menyerang Greece. Andhara mengeluarkan bunga-bunga es yang runcing untuk menyerang Greece. Mereka terus menerjang maju mendekati Mike. Menumbangkan Greece satu per satu. Namun, jumlah Greece terus bertambah.
Mike mengamati semua pergerakan mereka. Sementara Lion dan San Zoo masih terus menjaga Rose. San Zoo mengeluarkan serangga beracunnya untuk menyerang Greece yang mendekat ke arah mereka bertiga. Lion membuka portal ke tempat lain untuk mengeluarkan Greece yang mendekat pada mereka bertiga. Rose masih berfikir sesuatu, mencari keberadaan Greece yang asli.
' Harus cepat. Sebelum Greece semakin banyak. Ketemu ... '
" Lion! Di belakang Mike, " ucap Rose.
Lion yang mengerti maksud Rose itu pun segera mengangguk. Ia segera membuat portal di depannya dan terhubung ke belakang Mike berdiri. Begitu portal terbuka, Rose segera masuk dan langsung berada di belakang Mike. Hal itu tak luput dari pandangan Mike. Saat Mike hendak menyerang Rose, dari arah lain Andhara menyerangnya dengan bunga-bunga es yang tajam. Mike pun membuat bunga- bunga es tajam untuk menangkis bunga es Andhara.
' Dia juga bisa mengendalikan air? Seberapa banyak kemampuan yang dimilikinya, ' batin Rose.
Rose pun segera memanfaatkan kesempatan yang dibuat Andhara untuknya. Ia segera meraih tangan Greece dan menggenggamnya erat. Berkali-kali9 Greece memukul Rose, berusaha untuk lepas dari tangan Rose. Rose tak membalas. Ia terus menggenggam kuat tangan Greece. Hingga Greece hampir menggigit tangan Rose. Rose berteriak, " GREECE ... sadarlah! Dia bukan Mike. "
Tiba-tiba tubuh Greece melemah. Semakin melemah dan kemudian tak sadarkan diri. Greece pingsan. Rose dengan sigap menangkap tubuh Greece yang melemah itu. Sementara itu, teman-teman yang lain tetap terus menyerang kloningan Greece hingga jumlah Greece tinggal beberapa.
Andhara hampir kewalahan menghadapi Mike seorang diri. Dia menyerang dengan gulungan ombak, bunga es tajam membekukan kaki dan tangan Mike. Tapi itu semua dapat dipatahkan oleh Mike. Lalu fokus Mike teralihkan saat melihat Greece terjatuh di pangkuan Rose. Mike hendak menyerang Rose. Bersamaan dengan itu, Andhara membuat balok es yang menyelimuti Mike. Tubuh Mike membeku tak bergerak di dalam balok es itu.
Tak ingin kehilangan kesempatan, Andhara bersiap untuk melakukan serangan lagi. Namun di luar dugaan, Mike melelehkan balok es dengan panas api dari dalam tubuhnya. Andhara kembali membuat balok-balok es yang besar dan runcing menghujani Mike. Mike membuat tameng es yang melindungi dirinya. Balok es Andhara pun terlempar berantakan tak tentu arah.
" Arrgghhhh ... " teriak Andhara.
Suaranya membuat yang lain melihat ke arahnya. Sebuah serpihan balok es tertancap di perutnya.
" ANDHARA ... " teriak John.
John, Sam, San Zoo, Lion dan Speedy langsung mendekat pada Andhara. John memeluk tubuh Andhara. Satu tangannya menggenggam tangan Andhara.
" Kau akan baik-baik saja. Ayo kita sembuhkan lukamu, " ucap John hendak menggendong Andhara.
Andhara menggeleng pelan. " Uhukk ... uhuk ... aku le ... lah ... uhuk ... uhukk ... berjanjilah kkau akan hidup dengan bbb ... baik ... I love you, John, " ucap Andhara. Ia pun menutup matanya.
" Tidak ... Jangan pergi Andhara. Andhara ... "
Mereka menatap dua orang yang baru tadi malam menikah itu. Tanpa mereka sadari, Mike berhasil mengenggam leher Rose. Tubuhnya yang kecil terangkat ke atas. Berniat minta tolong tapi suaranya tertahan. Tangannya meraih tangan Mike, berusaha melepas cekikan itu.
" Kalian lihat di luar sana fajar telah datang. Satu per satu daun maple berguguran. Jika kalian masih main drama di situ, mungkin setelah ini Mike dan Andhara akan disusul Rose. Adik tercinta ku, " ucap Mike tertawa lebar.
" Kkau ... bukan kakak ku. Kau sudah membunuhnya, " ucap Rose.
Mike tersenyum, " Seperti daun maple yang gugur. Bukankah ... yang mati itu yang terlihat indah? "
Ucapan Mike menyulut emosi semua yang ada di sana. Membuat mereka semua menyerang Mike secara bersama-sama. Mike berhasil menangkisnya. Diserang lagi, berhasil ditangkis lagi. Begitu beberapa kali. Hingga tiba-tiba semua berhenti di tempatnya masing-masing. Tak ada yang bergerak meski mereka ingin menyerang lagi.
' Terlalu besar. Sebentar lagi teman-teman. Sedikit lagi, ' batin Rose.
" Aku lelah. Jadi ... Aku akan mengakhiri semua. Mulai dari Rose. Tidak, tidak. Kau masih harus memberikan formula itu padaku. Jadi, bagaimana dengan Speedy? " ujar Mike.
" Dalam mimpimu. Bahkan jika kau telah memiliki formula magic maple, kau tidak akan bisa menggunakannya. Hanya aku yang bisa menggunakannya. ibu sudah merancangnya sesuai dengan kemampuanku, " jawab Rose meremehkan Mike.
' Selesai ... ' batin Rose sambil tersenyum.
" San Zoo ... " Rose mengkode San Zoo untuk menyelinapkan serangganya ke tubuh Mike.
Sementara John, Cloud, Sam, Speedy, Lion dan San Zoo mulai bisa bergerak. Mereka lepas dari pengaruh psikokinesis Mike.
" Bagaimana mungkin? Kenapa kalian bisa lepas? " Mike heran. Dia semakin mencengkeram leher Rose.
" Arghh ... Bodoh. Kau tau? Kemampuan ku adalah menghilangkan kemampuan super yang lain. Dan semua yang kau miliki telah hilang. Lion bersiap, " ujar Rose.
Mike melempar Rose. Ia mencoba menyerang. Hendak mengeluarkan api, tapi tak bisa. Air, juga tak bisa. Listrik, petir, psikokinesis, semua gagal. Bahkan teleportasi pun gagal. Dia mulai mundur perlahan saat menyadari Lion dan yang lainnya melangkah mendekatinya.
" Heh ... di mana kesombonganmu tadi? Kau begitu bangga akan membunuh kami semua tadi, " ucap Sam.
" Sekarang giliranmu Mike. Oh ... aku lupa kau bukan Mike. Jadi kami harus memanggilmu siapa? " ucap Speedy.
" Kau telah membunuh istriku. Maka terimalah ini ... " ucap John.
Belum sempat John memberi serangan, tiba-tiba di belakang Mike ada pintu portal. Lalu muncullah pria tua itu menarik dan memapah Mike.
" Profesor Claw? " gumam mereka bersamaan.
" Lalu siapa yang menggunakan tubuh Mike? " tanya Cloud.
Belum sempat ada yang menjawab, Prof. Claw sudah membawa Mike pergi. Pintu portal pun tertutup.
" Lion, di atas hotel, " teriak San Zoo.
Lion segera membuka portal menuju atas hotel. Mereka semua segera masuk pintu portal dan sampai di atas hotel. Begitu melihat Prof. Claw dan Mike, mereka segera melakukan serangan bersama-sama. Semua serangan mereka tepat mengenai dua orang itu. Tubuh mereka berdua pun hancur, menguap tak bersisa menerima serangan dari mereka semua. Nafas mereka ngos-ngosan menghadapi Mike. Namun lega karena telah menghancurkan musuh yang jahat seperti mereka berdua.
Dari atas hotel nampak pemandangan seluruh kota. Menampakkan pohon-pohon maple yang berdaun merah. Sebagian terlihat berguguran memenuhi tanah.
" Dari pohon maple kita bisa belajar bahwa kadang kita harus bisa melepaskan sesuatu dengan ikhlas. Bahkan jika itu adalah yang paling indah yang kita miliki. Karena setelah itu, pasti akan ada sesuatu yang akan menggantikannya. Mungkin akan lebih indah, " ucap Rose.
" Aku akan mengurus Andhara. Setelah itu baru akan menyusul kalian ke Xavier School. Selamatkan semua yang ditahan di sana. Jangan sia-siakan pengorbanan Mike dan Andhara, " ucap John lalu pergi.
" AKU PASTI AKAN BANGKIT LAGI. DAN KALIAN TAK AKAN BISA MENGHINDAR. HAHAHA ... "
Tiba-tiba ada suara menggema yang mebuat mereka terkejut.
~END
***
Epilog
Di kamar Rose sesaat sebelum San Zoo mengetahui bahwa Greece hilang.
" Tapi kemampuan teleportasi ku belum sempurna. Aku hanya bisa menjangkau tempat yang ku ketahui saja, " ucap Lion.
" Tenang. Kita bisa bekerja sama, Lion, " ucap San Zoo.
" Bagaimana caranya? "
" Sesuai kata Rose. Setelah kemampuannya menghilang nanti, pasti seseorang akan datang membawanya pergi. Pasti Prof. Claw. Dia bisa teleportasi. Sebelum profesor itu datang, serangga ku akan ku selipkan pada Mike. Dengan begitu, aku akan memberitahumu kemana tujuan mereka. Saat itulah buat portal agar kami semua bisa segera menyusulnya. "
" Diterima, " ucap Lion.
***
●Nuit Blanche : festival di Toronto yang menyajikan beragam seni kontemporer. Biasanya dilakukan di Sabtu terakhir bulan September atau Sabtu awal Oktober, tergantung di minggu mana puncaknya daun maple memerah. Festival ini dimulai saat senja dan berakhir saat fajar.
***
Cerita di atas hanya cerita fiksi karangan ku ... terima kasih telah membaca ... maaf jika kurang menghibur.