"ᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀ" sᴜᴀʀᴀ ᴘᴇʀᴇᴍᴘᴜᴀɴ ᴍᴇɴᴊᴇʀɪᴛ ᴅɪ ᴅᴀʟᴀᴍ ʀᴜᴍᴀʜ sᴀᴋɪᴛ ᴊɪᴡᴀ. ᴘᴇʀᴇᴍᴘᴜᴀɴ ɪᴛᴜ ᴍᴇʟɪʜᴀᴛ sᴏsᴏᴋ ʏᴀɴɢ ᴍᴇᴍᴘᴜɴʏᴀɪ ɢɪɢɪ ʙᴇʀᴛᴀʀɪɴɢ, ᴍᴀᴛᴀ ᴍᴇʀᴀʜ, ᴅᴀɴ ʟɪᴅᴀʜ ʏᴀɴɢ ᴘᴀɴᴊᴀɴɢ.
kata kunci:~Milk tea » vampire.
~ kota » Ruang waktu lain.
~ Sagitarius » Rumah sakit.
By: Asher
'Ngga ngga boleh, ngga boleh bernapas' batin Nirmala. Suara hembusan napas dari makhluk yg mempunyai gigi taring,..... Ya VAMPIRE!!
'Aku ngga mau kembali ke tempat seperti neraka itu lagi' pikir Mala yg menutup hidung dan mulut nya rapat rapat menggunakan tangannya. Matanya terpejam kembali mengingat memori usang yg selalu terulang setiap bulan
🧛♀️🧛♀️🧛♀️
~𝙞𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙡𝙖~
Hari dimana Nirmala, Putri Mahkota yg akan dinobatkan menjadi ratu kaum vampire. Seorang gadis muda umur 14 tahun. Ratu termuda sepanjang sejarah. Ibunya meninggal dalam perang besar saat ia berusia 5 tahun.
Setiap malam dipenuhi suara jeritan tawanan yg disiksa, makanan yg setiap hari bercampur darah. Mala muak dengan itu. Dengusan para kaum vampire yg mengatakan Mala si anak Ratu liberta dan raja Devano adalah anak yg tidak mewarisi kekuatan vampire.
Ya... memang mala tidak mempunyai kemampuan khusus seperti vampire lainnya. Padahal dari namanya yg berarti "Sempurna tanpa cacat" pun tidak berarti untuknya. Mala ingin melepaskan diri dari Dunia Yg Menjijikkan itu.
Dihari penobatan, Mala melarikan diri menggunakan Ramuan teleportasi. Ia masuk dalam Dimensi waktu pertengahan abad!! "Hah akhirnya, aku bebas,aku akan menjalani kehidupan ini. walaupun berat!! " kata Mala pada diri sendiri.
Kira kira 10 tahun Mala menyesuaikan diri di zaman abad pertengahan. Suatu hari dimana Hari yg dianggap akan terjadi suatu bencana tiba. Semua manusia purba tidak berani keluar mencari hewan "buruan". Namun Mala mengabaikan nya.
KRAAK....
Suara Ranting, mengejutkan Mala. sekelebat ia melihat sosok bayangan hitam diantara pepohonan. Ia mengeluarkan batu yg di runcing dilemparkan ke arah bayangan itu.
WOAH.... betapa terkejut nya Mala ternyata itu adalah kaum Vampire yg menjelajah mencari jejak Mala. Tiba Tiba Cahaya seperti pintu dimensi terbuka. Mala berlari menuju pintu itu dan
Sringg.... ia di jaman Dinasti China?!
Loh kok bisa? kenapa aku ke jaman ini?
Mala berpikir keras, tiba tiba sosok pria tua yg menggunakan bahasa asing menyuruh mala mengobati pasien yg terluka. Mala mencoba bertanya, anehnya ia bisa mengucapkan bahasa seperti Pak tua tadi.... Mala pun mengurungkan niatnya untuk bertanya
Ia mulai mempelajari ilmu obat, Karena di jaman itu banyak terjadi peperangan, maka pekerjaan tabib pun bertambah.....
🧛♀️🧛♀️🧛♀
Seakan Mala mengalami de ja vu. Mala melihat Bintang yg membentuk garis † sama seperti malam ia melihat kaum vampire yg mencarinya. Benar!! Ia ingat kenapa ia bisa terlempar ke Ruang waktu lain!!
Mengucapkan mantra Teleportasi Sama saat kabur dari dunia vampire!!
Belum sempat ia mencoba untuk mengucapkan mantra itu. Kaum vampire datang ke jaman itu, "Putri ikut kami ke dunia vampire lagi" kata pemimpin pasukan itu "tidak!! itu tidak akan pernah terjadi!! tempat itu seperti neraka. Sangat Menjijikkan!! " Teriak Mala. Dan Mala mengucapkan mantra penjelajah waktu yg ia gunakan.
Aaaaaaaaa......
BRUK.... "Aduh sakit" rintih Mala.
Loh kok aku dirumah sakit jiwa?! A-aku sakit jiwa?
Ngga mungkin deh, tapi tunggu aku berhasil kabur. Ahh syukur lah. Tapi..... Bagaimana keberadaan ku dizaman dulu ya? Ahh masa bodoh lah
Renung Mala.....
Hari hari yg dihabiskan oleh Mala di dalam kamar sunyi tanpa ada kehangatan yg terasa.....
Setiap orang yg masuk hanya memberi tatapan dingin yg seolah mengatakan "sungguh berat mengurusi orang yg sakit jiwa, Dan aku benci Rumah sakit ini"
Setiap malam yg dilalui Mala, ia hanya membuat Puisi tak tertulis yg menjadi jejak memori Ingatan Mala......
"𝙼𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚂𝚞𝚗𝚢𝚒 𝚝𝚊𝚔 𝚊𝚍𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚊𝚗𝚒
𝚆𝚊𝚕𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚏𝚊𝚓𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚙𝚊 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚑𝚊𝚛𝚒
𝚂𝚒𝚊𝚙𝚊 𝚢𝚐 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚛𝚎𝚕𝚞𝚗𝚐 𝚒𝚗𝚒?
𝚂𝚞𝚊𝚛𝚊 𝚓𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚔𝚖𝚊 𝚢𝚐 𝚝𝚊𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚛
𝚈𝚊𝚗𝚐 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚔𝚎𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚊𝚗
𝙷𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚊𝚗
𝚆𝚊𝚑𝚑𝚑.... 𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝙼𝚞𝚜𝚒𝚖 𝚑𝚞𝚓𝚊𝚗!!
𝙸𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚊𝚔𝚞 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛, 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚜𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗
𝚋𝚎𝚛𝚖𝚊𝚒𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚓𝚊𝚗.... 𝙸𝚋𝚞 𝚊𝚔𝚞 𝚛𝚒𝚗𝚍𝚞.
𝙰𝚗𝚍𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚋𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚢𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊
𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚔𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚍𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚜𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚌𝚒𝚝𝚊
𝚃𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚊, 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚗, 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚝𝚎𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗
𝙰𝚔𝚞 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝙱𝚎𝚋𝚊𝚜... "
𝙄𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙈𝙖𝙡𝙖 𝙚𝙣𝙙
Kata Mala yg tersenyum pahit di sela kata katanya. Setiap malam dia was was jika ia dibawa kembali ke dunia vampir.
"Aaaa aaaaaaaaaaaaa" suara Mala melolong melihat vampire yg datang membawa rantai. Mala mencoba melarikan diri. Anehnya pintu terbuka kamar yg dikunci terbuka.
Sunyi.... Seperti tidak ada jejak kehidupan manusia... 'apakah halusinasi? ' batin Mala.
Mala hanya berlari mengindari vampire itu
Ia bersembunyi di pojokan penuh dengan kotak. Ngga ngga boleh, ngga boleh bernapas' batin Nirmala. Suara hembusan napas dari makhluk yg mempunyai gigi taring,... 'I-itu Vampire kumohon jangan kesini' harap Mala ketakutan.
Oh iya mantra itu. Mala mengucapkan mantra teleportasi dan Mala kembali menjelajah waktu....
Oh tidak, Mala kembali ke dunia vampire..... Tapi anehnya semua menatap mala dengan linangan air mata, selama ini semua khawatir saat Mala melarikan diri. Karena mala adalah satu-satunya penerus tahta Dunia vampire ini.
Semuanya meminta maaf ke Nirmala yg menyebarkan rumor bahwa Nirmala tidak mempunyai kekuatan. Padahal Nirmala mempunyai kekuatan penyembuhan.
Mala ikut menyesal karena selama ini ia menjelajah waktu ke ruang dimensi lain Menghindari para kaum vampire. Ia memulai hidup baru sebagai Ratu dan Kepala Rumah sakit untuk membantu penyembuhan penyakit.
𝙷𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑 𝚕𝚞𝚌𝚞....
𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚒𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚔𝚒𝚝𝚊
𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚕 𝚑𝚊𝚕 𝚗𝚎𝚐𝚊𝚝𝚒𝚏 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊
𝙳𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚞𝚛𝚞𝚔 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊
𝚂𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚔𝚞 𝚢𝚐 𝚗𝚊𝚒𝚏, 𝙷𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚞𝚗𝚢𝚒 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚒𝚗𝚌𝚒
𝚃𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚝𝚊𝚔𝚍𝚒𝚛
𝙷𝚊𝚑.... 𝙰𝚔𝚞 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚞 𝚎𝚗𝚊𝚔𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚓𝚊
𝙰𝚔𝚞 𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋
𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚔𝚎𝚠𝚊𝚓𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗.
𝙼𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚕𝚊𝚑 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚖𝚊𝚑.......
kata Nirmala melihat malam penuh bintang yg sangat cerah malam ini
"Mala.... Nirmala.... " teriak pria yg melambaikan tangan ke arah Nirmala. Yang dibalas dengan senyuman hangat dari Nirmala. Nirmala berlari menghampiri dan memeluk nya
Seakan waktu berhenti, Nirmala mengatakan pada diri nya sendiri
𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚑 𝙸𝚗𝚒 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚞𝚛𝚗𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚞?!
𝚊𝚔𝚞 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚊𝚞 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋𝚔𝚞. 𝙿𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚕𝚒𝚔 𝚕𝚒𝚔𝚊 𝚕𝚒𝚔𝚞 𝚔𝚎𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚐 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚖𝚞 𝚔𝚎 𝚙𝚞𝚗𝚌𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚊𝚗
*・゚゚・*:.。..。.:*゚:*:✼✿
‧͙⁺˚*・༓☾ ☽༓・*˚⁺‧͙ 𝙏𝙖𝙢𝙖𝙩 ‧͙⁺˚*・༓☾ ☽༓・*˚⁺‧͙