"hiks... hiks... hiks..." tangis seorang gadis kecil
"dek kenapa kamu menangis?" tanya meggan
"baju sekolahku basah gara gara mereka tuang air kebajuku hiks... hiks..." jelas sang gadis
"yaudah mau kakak antar pulang?" tanya meggan
"gak mau nanti aku diomelin ibu karena bajuku basah kak" ucap sang gadis
"emm kamu pake seragam ini aja kakak tadi baru beli buat adik kakak mau pakek gak seragamnya sama kok nih" ucap meggan sambil mengeluarkan bungkusan seragam dari tasnya dan menyodorkannya ke sang gadis
"gak usah kak lagi pula itu kan seragam punya adik nya kakak" ucap sang gadis
"gapapa nanti kakak bisa beli lagi kok nih ambil" ucap meggan
"yaudah deh kak makasih" ucap sang gadis
"nama kakak siapa?" tanya sang gadis
"nama kakak meggan.nama kamu siapa?"tanya meggan
"nama aku liliya kakak bisa panggil aku lili aja" ucap sang gadis yg ternyata bernama liliya
"kamu tinggal dimana biar kakak anter" ucap meggan
"gak usah kak lagi pula deket kok dari taman ini dari sini aku tinggal lurus belok kekanan sampe disitu rumahku kak"ucap liliya
"ohh yaudah kamu hati hati ya pulangnya" ucap meggan
"oke kak makasih ya kak udah bantuin aku dah kak aku pulang dulu ya dadah" ucap liliya dan beranjak pergi
"sama sama,oke dah hati hati dijalan" ucap meggan
"oke kak" ucap liliya sebelum menghilang memasuki gang kecil
"hufh aku pergi ketoko itu lagi deh buat beli seragam adikku lagi" ucap meggan beranjak dari kursi taman menuju toko seragam
skiip toko seragam
"pak seragam yg sama persis sama yg saya beli barusan masih ada gak pak" ucap meggan
"ada neng nih kayak tadi harganya" ucap situkang toko
"sini bang seragamnya.nih uangnya" ucap meggan memberikan uang setelah itu beranjak pergi dari toko menuju rumahnya
skiip rumah meggan atau lebih tepatnya kediaman putra
"asalamualaikum kakak pulang" ucap meggan setelah membuka pintu tapi yg dilihat olehnya adalah rumah yg gelap dan sunyi tiba tiba
"kakak!!! akhirnya kakak pulang aku takut sendirian dirumah gelap" ucap adik dari meggan
tek tek tek(anggap aja suara cetekan lampu yg dinyalakan)
"tiara kan berani kok takut gelap sih" goda meggan
"ishh kakak mah,oh iya mana seragam aku kak" ucap sang adik yg ternyata bernama tiara
"nih seragamnya.oh iya mamah sama papa udah pulang belum?kamu juga udah makan belum?"tanya meggan
" mama sama papa belum pulang dan aku juga belum makan aku tadi cuman sarapan pagi pake roti aja terus aku belum makan siang juga belum makan malem juga belum"jelas sang adik
"astaga kamu belum makan malam padahal ini udah jam 9 malem loh waktu tidur kamu udah sampe lewat waktunya.yaudah tunggu dulu biar kakak yg masak" ucap meggan panik+marah panik karena sang adik yg belum makan dan marah karena sang ayah dan sang ibu lebih mementingkan pekerjaannya sementara anaknya ditinggalkan didalam rumah yg gelap sendiri tanpa makan sama sekali
skip selesai meggan masak
"nih kakak udah masak dimakan ya kan ini kesukaan kamu nasi goreng" ucap meggan membawa 2 piring nasi goreng dan meletakkannya dimeja makan
"kakak yg terbaik emm enak masakan kakak emang selalu enak" ucap tiara memuji masakan sang kakak
"hahaha ada ada aja kamu yaudah kalau emang enak kamu abisin ya abisin juga yg kakak gak papa kakak lagi gak laper" ucap meggan menyodorkan nasi goreng miliknya yg belum ia sentuh sama sekali
"boleh kak tapi nati kalau kakak laper gimana?" ucap tiara
"gak papa abisin aja kakak udah kenyang banget soalnya" ucap meggan
"yaudah makasih kak biar aku abisin nasi goreng nya" ucap tiara senang
"bagus kamu harus abisin makanannya oke biar kenyang dan bisa tidur dengan nyenyak" ucap meggan
"oke kak😊😊😊" ucap tiara
"yaudah kakak kekamar dulu ya nanti kalau udah selesai makan piringnya taruh ditempat cuci piring aja nanti kakak yg cuci abis itu kamu tidur besok kan sekolah.besok sekolahnya mau kakak anter gak?" tanya meggan
"mau kak kalau perlu pulangnya sekalian" ucap tiara
"kalau pulangnya kakak gak tau bisa atau enggak karena kamu kan tau kakak suka ada kelas tambahan" ucap meggan
"gapapa aku bisa nunggu kalau enggak aku nanti bisa minta supir kalau kakak terlalu lama" ucap tiara
"oke nanti kalau kakak gak ada kelas tambahan kakak jemput kamu pulangnya" ucap meggan
"makasih kak" ucap tiara
"sama sama yaudah kakak kekamar dulu ya" ucap meggan dan hanya dibalas anggukan saja oleh tiara
meggan pun menaiki barisan anak tangga menuju kamarnya.
skip esok hari
"dek adek bangun nanti kamu telat kesekolah" ucap meggan mencoba membangunkan tiara
"enghh 5 menit lagi kak aku masih ngantuk" ucap tiara dengan mata yg masih tertutup
"gak bisa nanti kamu telat kesekolahnya ayo bangun kalau gak bangun nanti kakak gak bikinin bekal kesukaan kamu mau gak" ucap meggan setelah mendengar sang kakak tidak akan membuatkan bekal kesukaan nya jika ia tak bangun tiara pun langsung bangun dan berlari kekamar mandi tanpa memperdulikan meggan yg kaget karena tiara yg tiba tiba melompat turun dari kasur dan langsung berlari kekamar mandi
"dasar tiara.. tiara ada ada aja kamu itu" ucap meggan geleng geleng kepala
skip meja makan
"mama papa kalian udah pulang" ucap tiara
"iya mama dan papa udah pulang" ucap mama papa tiara dan megan
"selamat pagi anak anak" ucap sang papa dan mama tiara dan meggan
"pagi juga pah mah😊😊😊"ucap tiara
"hmm❄❄❄" ucap meggan dingin
"ayo anak anak kita makan" ajak sang mama
"ayo mah" ucap tiara
"aku langsung kedepan aja,adik kakak tunggu kamu didepan ya❄❄"ucap meggan
"oke kak" ucap tiara
"kamu gak makan dulu?"tanya sang mama
"gak laper❄❄"ucap meggan
"yaudah kamu bawa bekal ini biar kamu bisa makan disekolah nanti kalau kamu laper" ucapa sang mama
"udah bawa jadi gak usah makasih❄❄" ucap meggan
"ka...." ucapan sang papa terpotong kala meggan langsung keluar dan menutup pintu
"anak itu kebiasaan gaka da sopan santunnya sama sekali"ucap sang papa
"mah pah aku udah selesai makan"ucap tiara bangkit dari kursi
"kok kamu makannya sedikit amat nak?"tanya sang mama
"bawa bekel dari kakak kok mah tenang aja" ucap tiara
"ohh" ucap mama tiara dan meggan
"dah mah dah pah aku berangkat dulu sama kakak" ucap tiara dan langsung pergi keluar dan menutup pintu
"lihat itu anakmu kelakuannya kayak gimana gak tau sopan santun semua sama kayak kamu" ucap rendra putra ayah dari meggan dan tiara
"dia juga anak kamu rendra bukan hanya anak aku kelakuan mereka juga turun dari kamu paham gak kamu jadi kamu gak bisa terus menerus menyalahkan aku terus" ucap arshyi ibu dari meggan dan tiara
yah seperti itulah kehidupan meggan dan tiara yg selalu penuh dengan keributan tanpa henti sang ibu dan ayah yg selalu pergi pagi dan pulang pagi dan setiap mereka pulang mereka hanya akan selalu ribut tanpa henti dan selalu tak memperdulikan anak anak mereka kadang mereka meninggalkan sang anak dirumah sendiri dan lebih mementingkan pekerjaan dengan alasan ingin mencukupi kehidupan sang anak padahal itu salah besar yg dibutuhkan oleh sang anak hanya mereka berdua juga kasih sayang dan cinta mereka