suatu hari eko terbangun di tengah hutan , setelah terbangun dia tidak ingat apa apa dan macam macam pertanyaan muncul di kepalanya .
" apa yang terjadi padaku ? ,mengapa aku disini?
, dimana keluarga ku ? " ucap eko dalam hati
karena semua pertanyaan itu dia mulai berjalan menyusuri hutan mencari apa masih ada orang yang hidup dan juga mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dunia
****************
saat sedang berjalan dia pun merasa sangat lapar tapi beruntung nya ada pohon apel lalu eko mencari kayu untuk mengambil buah apel itu setelah sudah cukup banyak eko pun memakan apel itu dan menyisakan untuk nanti lalu dia berjalan lagi dan menemukan sebuah rumah tanpa pikir panjang eko pun masuk ke rumah itu untuk mencari persediaan makanan dan minuman karena dia kira rumah itu sudah tidak ada penghuninya
~ di dalam rumah ~
saat sudah masuk ke dalam rumah tiba tiba saja terdengar suara musik karena penasaran eko mencari sumber suara itu dan ternyata suara itu berasal dari alat pemutar musik milik seorang anak perempuan yang seumuran dengan eko , anak perempuan itu sedang duduk ketakutan sambil memegang erat alat pemutar musik miliknya itu
" si... siapa kamu " ucap perempuan itu dengan nada yang ketakutan
" maaf ternyata ini rumah mu aku kira sudah tidak ada orang di rumah ini perkenalkan namaku eko siapa nama mu " ucap eko
" na....nama ku lia " ucap perempuan itu
" mengapa kau sendirian di sini" ucap eko
" keluarga ku , keluarga ku sudah tidak ada karena melindungi ku " ucap lia sambil menangis
" sudah tenang lah , apa kau bisa menjelaskan bagaimana kejadiannya " ucap eko
" saat itu terjadi perang nuklir , ayah ku adalah seorang tentara jadi dia harus ikut serta dalam perang itu tapi tidak ada yang selamat di perang itu semuanya gugur termasuk ayah ku , dirumah ini tinggal aku dan ibu ku yang selamat karena kami menggunakan ruang bawah tanah sebagai perlindungan lalu saat perang telah berakhir dan keadaan sudah aman aku dan ibuku keluar dari ruang bawah tanah itu dan tanpa diduga ternyata ada sekumpulan serigala dan mereka sangat besar lalu mereka menyerang ibu ku , ibuku menyuruhku untuk lari lalu aku lari ke kamar dan mengunci pintu lalu memutar tuas dari alat musik ini dan setelah alat musik ini berbunyi para kawanan serigala itu lari dan sampai sekarang aku terus membunyikan alat musik ini agar tidak ada serigala yang masuk " ucap lia
" aku mengerti sekarang , jadi dunia ini hancur karena perang nuklir " ucap eko
" kau seperti nya tidak tahu apa-apa , apa yang terjadi padamu" ucap lia
" sepertinya aku mengalami hilang ingatan" ucap eko
" Pantas saja " ucap lia
" Oh iya sudah berapa lama kau bersembunyi di rumah ini " ucap eko
" Perang nuklir itu berlangsung 3 tahun yang lalu , dan aku sudah bersembunyi di sini selama 1 tahun " ucap lia
" berarti persediaan mu banyak dong " ucap eko
" dulu sih banyak tapi semua sudah habis sekarang saja aku sudah tidak makan selama 5 hari " ucap lia
" ini makan dulu apel ini kebetulan tadi aku memetik banyak " ucap eko
" terima kasih eko " ucap lia
" bagaimana kalau kau ikut aku " ucap eko
" memang nya kau mau kemana " ucap lia sambil memakan apel dengan lahap
" aku ingin mencari tahu apa masih ada orang yang hidup setelah perang nuklir itu " ucap eko
" kayak nya seru , kalau begitu aku ikut " ucap lia
" oh iya apa kau punya masker tangki oksigen" ucap eko
" memang nya untuk apa " ucap lia
" kita akan menjelajahi dunia siapa tahu masih ada sisa nuklir atau radiasi dari nuklir dan jika kita menghirup maka kita akan berubah menjadi monster , emang nya lu mau jadi monster gua si enggak " ucap eko
" ngeri juga ya " ucap lia
" makannya kita pake masker tangki oksigen" ucap eko
" aku punya 4 " ucap lia sambil mengambil 4 tangki oksigen yang dia punya
" oke karena sekarang kita sudah punya tangki oksigen kita bisa mulai berjelajah " ucap eko
" tunggu bentar " ucap lia
" kenapa lagi " ucap eko
" aku siapin barang dulu " ucap lia
beberapa menit kemudian
" ayo kita berangkat " ucap lia
" buset senjata kamu banyak banget " ucap eko
" ayah aku kan tentara sudah pasti lah aku punya banyak senjata , oh iya ini kapak , sniper , pistol ,shotgun , AK-47 dan juga peluru nya untuk kamu berjaga jaga " ucap lia
" terima kasih " ucap eko sambil mengambil senjata yang diberikan oleh lia
" ayo kita berangkat" ucap eko
" ayo " ucap lia
" kita akan kemana dulu " ucap lia
" kita akan ke apotek dulu untuk mencari obat sakit kepala karena sakit kepala ku ini sudah tidak bisa ditahan " ucap eko sambil memegang kepalanya
" oke siap " ucap lia
" sehabis itu kita akan pergi toko , siapa tahu ada makanan yang belum basi di sana " ucap eko
" oke " ucap lia
eko dan lia pun menemukan sebuah apotek yang masih bagus eko lalu mengajak lia untuk masuk
~ apotek ~
" disini gelap sekali untung aku membawa senter " ucap lia sambil mengambil senter di tas nya
" ambil ini eko " ucap lia
" oke , terima kasih " ucap eko
" oke mari kita mulai mencari obat sakit kepala " ucap lia
beberapa menit kemudian , tiba tiba ada tikus besar yang menyerang dan ternyata tikus itu sudah bermutasi, tikus itu hampir memakan lia tetapi diselamatkan kan oleh eko
" lia hati hati " ucap eko sambil menarik tangan lia
" apa kau tidak apa apa " ucap eko
" aku tidak apa apa " ucap lia
" kau tetap diam di sini biar aku yang menghabisi tikus ini " ucap eko
" baik " ucap lia
beberapa jam kemudian
" akhirnya tikus ini mati juga " ucap eko
" mengapa tikus ini sangat besar " ucap lia
" itu berarti tikus ini sudah bermutasi menjadi monster " ucap eko
" benarkah , berarti serigala yang memakan ibuku itu juga sudah bermutasi menjadi monster " ucap lia
" sepertinya begitu " ucap eko
" yasudah ayo kita pergi aku juga sudah menemukan obat yang ku cari " ucap eko
" kenapa tidak kita ambil saja semuanya lagian juga sudah tidak ada pemiliknya " ucap lia
" iya juga ya , aku lupa" ucap eko
" yasudah aku ambil dulu semuanya " ucap eko
saat sudah selesai mereka pun pergi menuju tempat selanjutnya yaitu toko
" tempat selanjutnya adalah warung " ucap eko
" huh , kakiku sudah lelah bagaimana kalau kita istirahat sebentar dulu di sini" ucap lia
" baiklah " ucap eko
" bagaimana kalau kita bergantian barang bawaan kau membawa tasku yang enteng dan aku membawa tas mu " ucap eko
" baiklah " ucap lia sambil memberikan tas nya kepada eko
" ini kau bawa tas ku" ucap eko sambil memberikann tas nya pada lia
" yuk kita jalan " ucap lia
" se....sebentar a...aku mengumpulkan tenaga dulu " ucap eko sambil mencoba mengangkat tas lia yang berat
" bagaimana bisa kau mengangkat nya dengan mudah" ucap eko
" karena cita cita ku dulu adalah menjadi tentara oleh karena itu aku melatih tubuhku agar menjadi kuat " ucap lia
" pa.....pantas saja" ucap eko
" itu ada gerobak kita pakai gerobak saja untuk membawa tas ku " ucap lia
lia pun mengambil gerobak yang dia tunjuk lalu mereka meletakkan tas nya lia di gerobak itu
" akhir nya kita bisa melanjutkan perjalanan" ucap lia
" yasudah ayo kita jalan " ucap eko
" ayo " ucap lia
~ toko ~
" kita sudah menemukan toko " ucap lia
" ayo masuk " ucap eko
" ayo " ucap lia
saat mereka mau masuk ke dalam toko tiba tiba ada seorang pria yang keluar dari toko itu
" siapa kalian " ucap pria itu
" a...aku eko " ucap eko
" ak...aku lia " ucap lia
" kami adalah orang selamat dari radiasi nuklir " ucap eko
" lia ? aku seperti mengenal nama itu" ucap pria itu dalam hati
" lia aku ingin bertanya siapa nama ayah mu " ucap pria itu
" nama ayahku Arco " ucap lia
" ternyata benar dia anak dari kakak ku" ucap pria itu dari dalam hati
" lia apa kau mengenalku " ucap pria itu sambil melepas masker nya
" paman argo " ucap lia sambil berlari memeluk pria itu
" ternyata kau selamat dari radiasi nuklir ini " ucap paman argo sambil memakai lagi masker nya
" iya dan ini adalah teman ku dia bernama eko " ucap lia
" Eko dia adalah paman ku" ucap lia
" hai nak" ucap paman argo
" halo paman " ucap eko
" kalian ini mau kemana " ucap paman argo
" Aku ingin mencari keluarga ku dan juga mencari tahu apa masih ada orang yang selamat di luar sana " ucap eko
" bagaimana kalau paman membantu kalian" ucap paman argo
" terima kasih Paman" ucap eko
" paman kau sedang apa di sini " ucap lia
" paman sedang mencari persediaan makanan" ucap paman argo
" oh iya tas yang kau bawa itu masuk kan saja ke bagasi mobil paman " ucap paman argo
" baik paman " ucap lia
" lia ayo bantu aku mengangkat tas ini " ucap eko
" ok " ucap lia
setelah tas milik lia sudah di taruh di truk milik paman argo , mereka melanjutkan perjalanan bersama paman argo dan tempat tujuan selanjutnya adalah kota Litania
----------------
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Info tentang tokoh
Nama tokoh = paman argo
Umur = 30 tahun
Karakteristik = baik , tegas tapi penyayang
--------------
setelah berjalan selama berhari hari akhirnya mereka pun sampai di kota Litania
~ kota Litania ~
" anak anak kita sudah sampai" ucap paman argo
" yeee akhirnya kita sampai " ucap lia
" lia siapkan senjata mu " ucap eko yang menyiapkan shotgun dan kapaknya
" baik " ucap lia
" paman kau sudah punya senjata kan " ucap lia
" tentu saja , kemaren paman mengambilnya di toko senjata " ucap paman argo
" ya sudah sekarang kita akan mencari masker tangki oksigen dan juga pakaian " ucap eko
" tapi kita juga harus berhati hati siapa tau ada hewan bermutasi di sini " ucap paman argo
" baik " ucap eko dan lia
" yasudah ayo kita keluar" ucap paman argo sambil membuka pintu mobil
" ayo " ucap lia
~ dalam toko ~
" wah disini sangat banyak persediaan ada makanan, minuman , pakaian , dan juga tangki oksigen " ucap lia
" itu artinya ada orang di sini " ucap paman argo
" hei siapa kalian " ucap salah satu dari pemilik persediaan itu
" dia terlihat seperti bandit" ucap lia
" haduh dia memang bandit " ucap eko
" teman teman ada yang mau mengambil persediaan kita " ucap salah satu bandit itu
" mana mana biar aku bunuh dia " ucap ketua bandit itu sambil menyiapkan senjata
" hei kami masih kecil jadi mengalah lah pada anak kecil " ucap lia
" begini saja jika kami mati persediaan ini untuk kalian " ucap pemimpin bandit itu
" anak anak mundur lah biar pan yang melawan mereka " ucap paman argo
" baik paman " ucap eko dan lia
pertarungan antara para bandit melawan paman argo pun dimulai , awalnya para bandit lebih unggul karena mereka menyerang bersama sama sedang kan paman argo sendiri tetapi keadaan berbalik ketika eko melemparkan granat kearah para bandit itu , semua bandit itu pun mati dan semua persediaan milik para bandit itu menjadi milik paman argo, eko dan juga lia
" akhir nya kita menang " ucap lia
" terima kasih ya eko " ucap paman argo
" sama sama paman " ucap eko
" untung eko melemparkan granat kearah para bandit itu tadi jika tidak aku juga tidak tau bagaimana keadaan paman argo " ucap lia "
" yuk kita bawa persediaan ini ke mobil" ucap paman argo
" ayo " ucap lia dan eko
setelah persediaan itu sudah dimasukkan ke dalam mobil mereka pin melanjutkan perjalanan
" sekarang kita akan ke mana " ucap paman argo
" sepertinya kita harus mencari bensin dulu paman " ucap eko
" oh iya mobil paman bensinnya juga sudah mau habis " ucap lia
" oh iya paman lupa kalo mobil paman bensinnya sudah mau habis , yasudah yuk kita cari bensin dulu " ucap paman argo sambil menghidupkan mobil
" tujuan kita adalah pom bensin " ucap eko
setelah berjalan begitu lama akhirnya mereka menemukan pom bensin
" akhir nya ketemu juga pom bensinnya " ucap lia
paman argo pun mengisi mulai mengisi bensin
setelah mobil sudah terisi bensin sampai penuh mereka mengambil sebuah dirigen lalu diisi dengan bensin untuk persediaan
" selanjutnya kita akan kemana lagi " ucap paman argo
" sebaiknya kita mencari tempat aman untuk beristirahat sementara paman " ucap eko
" benar kita bisa melanjutkan perjalanan setelah beristirahat" ucap lia
" baiklah ayo kita cari tempat yang aman dulu " ucap paman argo
setelah 1 jam menyusuri kota akhirnya mereka menemukan sebuah rumah kosong yang yang masih kokoh dan mereka pun memutuskan untuk beristirahat di rumah itu
~ didalam rumah kosong ~
" rumah ini sangat bagus " ucap lia
" siapa kalian , ini adalah rumah ku" ucap seorang misterius
" kami hanya lewat dan ingin beristirahat sebentar di sini kami kira tidak ada orang yang tinggal maaf " ucap paman argo
" maafkan kami" ucap eko
" iya kami minta maaf " ucap lia
" karena kalian sangat sopan kalian ku ijin kan untuk beristirahat di rumah ini" ucap nenek pemilik rumah itu
" perkenalkan nek nama saya argo " ucap paman argo
" nama saya eko " ucap eko
" nama saya lia " ucap lia
" mereka siapa nek " ucap cucu nenek itu yang baru datang
" mereka adalah orang baik " ucap nenek itu
" hai perkenalkan nama ku Carlo" ucap cucu nenek itu
" hei karlo nama ku argo ini eko dan ini lia " ucap paman argo sambil menunjuk eko dan lia
" nenek kakak itu habis dari mana " ucap lia
" carlo habis mencari persediaan diluar" ucap nenek
" apa tadi kalian yang bertarung dengan bandit yang tinggal di toko " ucap carlo
" kami tidak punya pilihan lain karena kami tidak tau kalau itu adalah tempat mereka dan mereka tidak membiarkan kami pergi " ucap paman argo
" terima kasih karena telah mengalahkan mereka " ucap carlo
" mereka adalah bandit yang selalu menjarah kami dan semua persediaan yang kalian ambil dari para bandit itu adalah milik kami " ucap nenek
" bagaimana kalo kami kembalikan semua barang yang kami ambil dari para bandit kepada kalian " ucap paman argo
" tidak usah karena kalian yang mengalahkan para bandit itu semua persediaan itu jadi milik kalian " ucap carlo
" memangnya tidak apa apa kak " ucap eko
" tidak apa apa semua persediaan itu menjadi milik kalian karena kalian sudah bersusah payah mengambil persediaan itu " ucap nenek
" terima kasih nek " ucap lia
" sama sama " ucap nenek
nenek dan carlo pun memperbolehkan eko , lia dan paman argo untuk beristirahat selama sehari di rumah nya
# besoknya #
" terima kasih nek sudah memperbolehkan kami beristirahat di rumah nenek selama sehari " ucap lia
" Carlo ambillah shotgun ini untuo berjaga jaga " ucap paman argo
" terima kasih paman " ucap carlo
" berhati hatilah dijalan " ucap nenek
" baik nek " ucap eko
" terima kasih nek , kami pergi" ucap lia
mereka pun pergi melanjutkan perjalanan mencari orang tua eko dan tujuan selanjutnya adalah kota Arkanda
setelah 1 hari beristirahat dirumah carlo dan neneknya eko , lia dan paman argo pun melanjutkan perjalanan nya 5 hari telah berlalu mereka akhirnya sampai di kota Arkanda
~ kota Arkanda~
"anak-anak bangun lah kita sudah memasuki kota Arkanda " ucap paman argo
" apa kita sudah sampai" ucap lia yang baru bangun
" iya kita sudah sampai " ucap paman argo
" eko bangun kita sudah memasuki kota Arkanda , eh kok badannya panas " ucap lia
" benarkah " ucap paman argo sambil menyentuh kepala eko
" dia terkena demam" ucap paman argo
" apa yang harus kita lakukan" ucap lia
" paman akan pergi mencari obat dulu " ucap paman argo
" pa...paman didalam tas lia ada banyak obat " ucap eko yang telah bangun tapi badannya sangat lemas
" oh iya dulu saat belum bertemu dengan paman aku dan eko pergi ke apotek dan mengumpulkan banyak obat , tapi aku tidak tau apa itu sudah kadaluarsa atau belum " ucap lia
" baik akan paman periksa dulu" ucap paman argo yang ingin mengambil obat di tas lia yang diletakkan di bagasi mobil
beberapa menit kemudian
" ini dia ketemu " ucap paman argo sambil masuk ke dalam mobil
" apa itu belum kadaluarsa" ucap lia
" untung nya obat ini masih lama tanggal kadaluarsa nya " ucap paman argo
" syukurlah " ucap lia
" minum lah obat ini eko " ucap paman argo sambil memberikan obat dan air minum kepada eko
" terima kasih paman " ucap eko
" aku akan memasak air untuk mengompres eko " ucap lia
" hati hati dalam menyalakan api " ucap paman argo
setelah selesai memasak air dan mengompres eko mereka pun beristirahat di mobil
# malam hari #
" ayah ibu jangan pergi , tunggu aku karena aku akan menemukan kalian " ucap eko yang sedang bermimpi
" eko kau pasti sakit karena mengawatirkan keluargamu , tenang lah eko aku berjanji aku pasti akan membantu mu mencari keluargamu " ucap lia
" aku juga pasti akan membantu mu eko kita pasti akan bertemu dengan keluarga mu " ucap paman argo dalam hati
# pagi hari #
eko pun terbangun lalu melihat sekeliling
" kalian pasti kelelahan karena mengurusku " ucap eko dalam hati
" kau sudah bangun " ucap paman argo yang dari tadi hanya pura pura tidur
" kukira paman tidur " ucap eko
" sebenarnya paman sudah bangun dari tadi tapi paman hanya mau menunggu kalian bangun ' ucap paman argo
" oh iya bagaimana keadaan mu sekarang" ucap paman argo
" sudah membaik paman" ucap eko
" syukurlah kalau begitu " ucap paman argo
" saya bisa sembuh juga karena paman dan lia sudah mengurusku , terima kasih paman " ucap eko
" kau tau , saat kau sakit kemarin yang paling khawatir kepada mu itu adalah lia mungkin dia menyukaimu " ucap paman argo
" terima kasih lia " ucap eko
lia pun terbangun dan mulai mengawatirkan eko lagi
" kau sudah bangun eko , oh iya apa tubuhmu masih panas ? , apa kau sudah merasa baikan ? , bagaimana keadaan mu sekarang? " ucap lia
" terima kasih lia " ucap eko sambil memeluk lia
" te.......terima kasih untuk apa " ucap lia dengan muka yang memerah dan jantung yang berdebar debar
" terima kasih karena telah mengawatirkan ku " ucap eko
" sama sama" ucap lia dengan muka yang masih memerah
" soswet sekali kalian , coba kalau paman tidak jomblo pasti akaan romantis seperti kalian " ucap paman argo
" eko apa kau bisa melepaskan pelukan mu " ucap lia
" oh maaf aku hampir lupa " ucap eko sambil melepaskan pelukannya
" yah adegan romantis nya udahan deh " ucap paman argo
" paman jangan berpikir yang aneh aneh dong " ucap lia
" sekali kali bercanda lah " ucap paman argo
" baiklah pan akan mulai serius , kemana kita selanjutnya " ucap paman argo
" di dalam mimpi ku ada seseorang yang menyuruh ku untuk mencari sebuah petunjuk berupa catatan di sebuah rumah sakit kalau tidak salah namanya rumah sakit Arkanda" ucap eko
" baiklah sekarang kita akan mencari rumah sakit Arkanda" ucap paman argo sambil menyalakan mobil
setelah beberapa jam mencari rumah sakit Arkanda akhirnya mereka menemukan rumah sakit itu
" apa ini rumah sakitnya " ucap paman argo
" iya ini rumah sakitnya " ucap eko
" oke ayo kita masuk" ucap lia
" anak anak siapkan senjata kalian untuk berjaga jaga " ucap paman argo
" baik " ucap eko dan lia
~ didalam rumah sakit Arkanda~
saat baru memasuki rumah sakit itu benar saja langsung ada serigala yang sudah bermutasi menyerang mereka
" lia eko mundur biar paman yang melawan serigala ini " ucap paman argo
" baik paman" ucap eko dan lia
karena tubuh serigala itu sangat keras paman argo jadi sangat kewalahan untuk mengalahkan dan pada akhirnya paman argo pingsan
" eko apa yang harus kita lakukan paman argo saja pingsan melawan serigala itu bagaimana dengan kita " ucap lia
" aku juga tidak tau " ucap eko
" siapapun tolong kami " teriak eko sambil memejamkan matanya
" sepertinya ini akhir dari kita " ucap lia yang pasrah
saat serigala itu ingin mencakar eko dan lia datanglah seekor beruang bermutasi yang datang untuk membantu eko dan lia tidak mau kalah serigala itu pun memanggil kawanannya
( author = buset serigala bermutasi aja udah gede apa lagi beruang bermutasi gedenya kayak apa itu
pertarungan antara kawanan serigala bermutasi melawan beruang bermutasi pun dimulai tapi
tidak perlu waktu lama kawanan serigala itu pun langsung kabur karena auman beruang itu
" be.....beruang itu membantu kita " ucap lia yang tidak percaya
" benarkah " ucap eko sambil membuka matanya
" sepertinya dia tidak ingin membantu kita te.tapi dia mau memakan kita " ucap eko
beruang itu pun maju dan menjilat eko dan lia
" dia besar sekali " ucap eko dan lia
" aku ingin tau bagaimana reaksi paman argo saat melihat beruang ini " ucap lia
" mungkin dia akan pingsan lagi " ucap eko
beberapa menit kemudian paman eka pun terbangun
" paman kau sudah bangun" ucap lia
" apa serigala itu sudah pergi " ucap paman argo
" sudah " ucap eko
" bagaimana cara kalian mengalahkan serigala itu " ucap paman argo
" paman tau tidak tadi itu kami mengalahkan kawanan serigala bermutasi " ucap lia
" ba.....bagaimana cara kalian mengalahkan kawanan serigala itu" ucap paman argo yang terkejut
" kami mendapat bantuan paman " ucap eko
" mana dia " ucap paman argo
" tapi paman jangan terkejut ya " ucap lia
" memang nya siapa yang membantu kalian " ucap paman argo
" yang membantu kami ada di belakang paman " ucap eko
" mana " ucap paman argo sambil menengok belakang
" it ....itu beruang yang bermutasi " ucap paman argo
" itu benar tapi sepertinya dia sedikit pemalu " ucap lia
" aneh sekali , hewan yang sudah bermutasi mau membantu manusia " ucap paman argo
" bukan itu saja yang aneh " ucap lia
" apa ada lagi yang aneh " ucap paman argo
" beruang itu hanya menurut pada eko " ucap lia
" be..... benarkah" ucap paman argo yang terkejut seperti tidak percaya
" bisa kau tunjukkan eko " ucap paman argo
" baiklah paman " ucap eko
" beruang kemarilah " ucap eko
beruang itu pun mendekati eko
" sepertinya beruang ini sudah terlatih jadi sangat menurut " ucap paman argo
" coba saja paman suruh beruang itu bersalaman dia pasti tidak akan mau " ucap lia
" baiklah akan paman coba " ucap paman argo
" beri salam" ucap paman argo
seperti yang dikatakan lia beruang itu hanya diam dan tidak mempedulikan paman argo tapi saat eko yang menyuruh nya
" beruang beri salam " ucap eko
beruang itu pun melakukan apa yang disuruh oleh eko
" beruang ini benar benar menurut pada eko " ucap paman argo
" Apa kita bisa menjadikannya teman " ucap lia
" Asalkan dia tidak menyerang kita secara diam diam " ucap paman argo
" Sepertinya dia tidak akan melakukannya dia 100% sudah jinak " ucap eko
" yasudah kalian boleh memeliharanya , sekarang ayo kita lanjutkan misi kita " ucap paman argo
" ayo " ucap eko dan lia
groaaaaa (bunyi beruang itu yang artinya ayo)
" Aku akan menamai beruang ini mushi " ucap lia
setelah mendapatkan teman baru yaitu beruang yang diberi nama mushi oleh lia mereka pun melanjutkan misi mereka yaitu mencari sebuah catatan milik seorang perawat
" kita sudah mencari berjam jam kenapa belum ketemu juga catatannya " ucap lia
" paman juga sudah lelah " ucap paman argo
" bagaimana kalau kita istirahat dulu " ucap paman argo
" aku menemukan nya " ucap eko
" benarkah" ucap pan argo
" syukurlah " ucap lia
" ayo kita baca isi suratnya " ucap lia
" baiklah" ucap eko
" jika kalian telah menemukan surat ini berarti kalian telah menemukan beruang peliharaan ku , tolong antar beruang peliharaan ku ke kota Lerania aku akan sangat berterima kasih pada kalian jika bisa mengantarkan beruang peliharaan ku pada ku di kota lerania " ucap eko yang membacakan isi surat itu
" jika kita mengantarkan mushi kepadanya dalam keadaan dia yang sudah bermutasi menjadi monster perawat itu pasti akan sangat ketakutan " ucap paman argo
" jadi apa yang akan kita lakukan " ucap lia
" kita tetap akan membawanya ke kota Lerania " ucap eko
" tapi beruang itu tidak akan muat di mobil " ucap paman argo
" dia bisa mengikuti mobil kita dari belakang " ucap eko
" baiklah kalau begitu tujuan kita selanjutnya adalah kota lerania " ucap paman argo
" tapi sebelum itu kita mencari persediaan dulu ya soalnya persediaan kita di mobil tinggal sedikit " ucap paman argo
" ayo " ucap lia
mereka pun pergi mencari persediaan seperti makanan , minuman , masker tangki oksigen dan juga bensin terlebih dahulu dan setelah persediaan sudah terkumpul mereka pun pergi ke kota Lerania
................
setelah berjalan selama 4 hari mereka pun sampai di kota lerania
" anak anak kita sudah sampai " ucap paman argo
" benarkah , yeeeee akhirnya kita sampai di kota lerania " ucap lia
" ayo kita keluar" ucap paman argo
" baik paman " ucap lia dan eko
diluar mobil
" mushi kita akan segera bertemu dengan pemilik mu " ucap lia
mereka pun memasuki kota lerania saat masuk ke kota lerania mereka disambut baik oleh pemimpin dan penduduk kota itu
" selamat datang di kota lerania " ucap pemimpin kota itu
" dia memiliki beruang yang besar " ucap salah satu warga
tidak lama setelah itu ada seorang perawat yang datang dan memperkenalkan diri
" perkenalkan nama ku adalah Merlin dan ini adalah ayah ku dia adalah pemimpin dari kota ini " ucap perawat itu
" nama ku argo " ucap paman argo
" nama ku eko dan ini lia " ucap eko sambil menunjuk lia
" apa kalian sudah membaca catatan yang ku tinggalkan di rumah sakit Arkanda" ucap Merlin
" kami sudah membacanya dan kami sudah mengantarkan beruang mu tapi " ucap lia
" tapi dia sudah bermutasi menjadi monster " ucap eko yang memotong pembicaraan lia
" tapi dia masih tetap jinak " ucap lia
" tidak peduli dia sudah bermutasi menjadi monster atau belum dia tetaplah teman ku " ucap Merlin sambil memeluk mushi
" kalau boleh tau nama beruang ini siapa " ucap lia
" dia bernama mushi " ucap merlin
" aku juga memberikan nya nama mushi sepertinya ini sebuah kebetulan " ucap lia
" oh ya , dia pasti sangat menurut padamu " ucap merlin
" tapi anehnya dia hanya menurut pada eko" ucap lia
" benarkah , itu benar benar aneh " ucap Merlin
" eko apa kau bisa menunjukan nya " ucap Merlin
" baik , mushi beri salam " ucap eko
mushi pun melakukan apa yang di perintahkan oleh eko
" dia benar benar nurut " ucap merlin
" mungkin beruang itu menurut pada eko karena dia kira beruang itu eko adalah adik dari merlin yang telah mati karena di serang oleh serigala bermutasi" ucap pemimpin kota
" oh iya aku ingat muka Karlos sangat mirip dengan eko" ucap merlin
" pantas saja mushi sangat marah saat kawanan serigala bermutasi ingin menyerang kami " ucap lia
" ini menjelaskan semua pertanyaan ku " ucap paman argo
" kalian pasti sangat lelah ayo beristirahat lah dulu di rumah istirahat" ucap pemimpin kota
" terima kasih tuan " ucap paman argo
mereka pun pergi ke rumah istirahat untuk beristirahat selam sehari dan kebetulan saat itu hari sudah sore
# malam hari #
" ayah ibu " ucap eko yang terbangun dari tidurnya
" eko ada apa " ucap lia
" tidak apa apa aku hanya bermimpi buruk " ucap eko
" tenang lah besok kita akan melanjutkan perjalanan mencari keluargamu " ucap lia
" aku akan keluar sebentar " ucap eko
" baiklah" ucap lia
~ di luar rumah istirahat ~
" kau tidak tidur " ucap merlin yang datang secara tiba tiba bersama beruang nya
" aku tidak bisa tidur " ucap eko
" aku juga tidak bisa tidur " ucap merlin
" oh iya besok kau ingin melanjutkan perjalanan " memang nya kau mau kemana " ucap merlin
" aku ingin mencari keluarga ku " ucap eko
" jadi kau terpisah dengan keluargamu " ucap merlin
" iya" ucap eko
" bersabarlah Tuhan pasti akan membantu mu " ucap merlin
# pagi hari #
" kalian sudah akan pergi " ucap pemimpin kota
" iya tuan kami akan melanjutkan perjalanan mencari keluarga eko " ucap paman argo
" berhati hatilah dijalan " ucap merlin
" aku juga ingin memberikan sedikit dari persediaan kami " ucap pemimpin kota
" terima kasih tuan " ucap paman argo
" aku juga ingin berterima kasih karena kalian telah mengantarkan beruang peliharaan ku ke sini" ucap merlin
" sama sama kak merlin " ucap lia
" kalau begitu kami pamit " ucap paman argo
" terima kasih karena telah mengijinkan kami beristirahat di sini " ucap eko
" sama sama, berhati hatilah dijalan " ucap pemimpin kota
" baik " ucap paman argo
" kalau kau sudah menemukan keluargamu jangan lupa untuk datang lagi ke kota ini ya " ucap merlin
" aku pasti akan ke kota ini lagi " ucap eko
" lia jangan lupakan mushi ya " ucap merlin
" itu sudah pasti , aku akan mengingat mushi , kak merlin dan juga tian pemimpin kota" ucap lia
" selamat jalan " ucap pemimpin kota dan para warga lerania
" selamat tinggal " ucap eko dan lia
mereka pun pergi menuju kota selanjutnya yaitu kota Translania
~ 2 bulan kemudian ~
akhirnya mereka pun sampai di kota Translania setelah berjalan selama 2 bulan
" kita sampai " ucap paman argo
" yeee kita sampai" ucap lia
mereka pun turun dari mobil dan memeriksa sekitar
" kita akan beristirahat sehari di sini" ucap paman argo
" oke " ucap lia dan eko
mereka pun pergi ke rumah istirahat
~ rumah istirahat ~
" selamat datang di rumah istirahat Translania , kalian ingin beristirahat berapa di sini lama " ucap pemilik rumah istirahat
" kami ingin beristirahat selama 1 hari " ucap paman argo
merekapun bisa beristirahat selama 1 hari di rumah istirahat Translania
# malam hari #
saat mereka sedang tertidur tiba tiba ada angin topan yang datang , mereka pun terbangun dan segera mencari tempat perlindungan tapi sayang nya lia dan paman argo ikut terbawa oleh angin topan itu
" tolong " ucap lia yang terbawa oleh angin topan itu
" teruslah cari keluarga mu jangan pedulikan aku " ucap paman argo yang terbawa angin topan
setelah angin topan nya pergi eko pun mulai bersedih dan putus asa
" mengapa hal buruk selalu terjadi padaku pertama aku terpisah dengan keluarga ku sekarang mengapa aku harus terpisah dari orang yang sudah ku anggap seperti keluarga " ucap eko
" apa yang harus aku lakukan apa aku harus tetap mencari keluarga ku atau pergi mencari paman argo dan lia " ucap eko
eko pun mengambil tas lia dari bagasi mobil dan mulai berjalan kaki tanpa tujuan dia sudah putus asa dan memilih untuk mencari lia dan paman argo yang terbawa angin topan entah ke mana
~ di hutan ~
saat sedang berjalan eko merasakan ada sesuatu yang mengikutinya saat dia memeriksa ternyata benar saja ada seekor serigala yang bermutasi sedang mengikuti eko
" bagaimana ini setau ku tubuh serigala yang bermutasi sangat lah keras" ucap eka
serigala itu pun mulai berjalan mendekati eka saat serigala itu hampir mencakar eka tiba tiba serigala itu terdiam dan mulai jinak
" eh apa yang terjadi " ucap eko
ternyata serigala itu memang ingin berteman dengan eko , dan alasannya belum di ketahui
" serigala ini teryata hanya ingin berteman " ucap eko
" jadilah teman ku , oke " ucap eko
serigala itu pun menyetujuinya dengan cara menjilat muka eko
" kau akan ku namai liko ( Lia dan Eko) " ucap eko
" misi kita selanjutnya adalah mencari lia dan paman argo " ucap eko
" auuuuuu " ucap serigala itu
setelah terpisah dengan lia dan paman argo karena angin topan dan saat eko sedang mencari lia dan paman argo , eko bertemu dengan seekor serigala bermutasi yang ingin berteman dengannya eko pun menamainya liko
# pagi hari #
" sudah pagi " ucap eko sambil bangun dan mulai bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan
" apa kau mau melanjutkan perjalanan " ucap serigala
" ya , eh tunggu apa kau tadi berbicara " ucap eko kebingungan
" iya , tapi tolong jangan takut akan ku jelaskan bagaimana aku bisa berbicara" ucap serigala
" aku ini sebenarnya adalah manusia yang bisa berubah menjadi macam macam hewan bermutasi " ucap serigala itu sambil berubah menjadi perempuan yang cantik
" dia cantik sekali " ucap eko
" nama asliku elena " ucap perempuan itu
" bagaimana kau bisa berubah menjadi hewan bermutasi " ucap eko
" aku bisa mendapatkan kekuatan karena keberuntungan saat itu aku sedang berjalan tapi masker tangki oksigen ku sudah rusak aku berpikir aku akan mati karena aku tidak punya persediaan masker lagi aku pun pasrah tapi tuhan berkata lain bukannya mati aku malah mendapat kekuatan " ucap elena
" itu adalah sebuah keberuntungan yang luar biasa" ucap eko
" oh iya sebenarnya ada sebuah pertanyaan yang ingin ku tanyakan padamu " ucap elena
" apa itu " ucap eko
" dari kemarin kau berjalan tanpa tujuan sebenarnya kau mau kemana sih " ucap elena
" aku sedang mencari teman teman ku " ucap eko
" memang nya apa yang terjadi " ucap elena
" 5 hari yang lalu ada angin topan yang datang ke kota Translania dan saat itu kami sedang beristirahat di kota itu dan angin topan itu membawa teman teman ku " ucap eko
" jadi sekarang kau tidak tau dimana teman teman mu di bawa oleh angin topan itu " ucap elena
" iya " ucap eko
" kasihan sekali , baiklah kalau begitu aku akan membantumu mencari teman teman mu " ucap elena
" terima kasih " ucap eko
" yuk kita berjalan , jangan sia siakan waktu karena waktu itu berharga " ucap elena
# 7 tahun kemudian #
7 tahun sudah berlalu tetapi eko masih belum menemukan lia dan paman argo
" sudah 7 tahun berlalu tetapi aku masih belum menemukan Lia dan paman argo , sebenarnya mereka dibawa kemana sih oleh angin topan itu " ucap eka
" hei kita sudah berjalan selama berhari hari bagaiman kalau kita istirahat dulu " ucap elena
" baiklah kita beristirahat sebentar di sini " ucap eko
" minum ini " ucap elena sambil memberikan air minum kepada eko
" terima kasih" ucap eko
" kita sudah berjalan selama berhari hari bagaimana kalau kita istirahat dulu selama sehari di sini " ucap elena
" baiklah" ucap eko
mereka pun beristirahat selama sehari
# pagi hari #
" eko bangun , ayo kita lanjutkan perjalanan " ucap elena
" eh sudah pagi " ucap eko
" ini bukan pagi lagi ini sudah siang " ucap elena
" hah , sudah siang " ucap eko
" iya " ucap elena
mereka pun melanjutkan perjalanan mencari lia dan paman argo
# 1 jam kemudian#
" eko aku seperti melihat sebuah rumah " ucap elena
" benar ada rumah di sana" ucap eko
" ayo kita pergi ke sana" ucap elena
" elena berubah lah menjadi burung gagak " ucap eko
" baik " ucap elena
elena lalu berubah menjadi burung gagak dan bertengger di pundak eko , dan mereka pun menghampiri rumah itu
" sepertinya tidak ada orang disini " ucap eko
" siapa kau , tidak ada yang boleh masuk ke dalam rumah ku " ucap seseorang yang menggunakan topeng dan dia datang dari belakang eko
" aku hanya lewat " ucap eko sambil berbalik badan
" aku sepertinya mengenali mu , siapa namamu" ucap orang itu
" nama ku eko aku sedang mencari teman teman ku " ucap eko
" eko ternyata itu kau " ucap orang itu
" ini aku , lia " ucap orang itu sambil melepaskan topengnya
" lia kau selamat" ucap eko sambil memeluk lia
" dimana paman argo" ucap eko
" dia sedang berburu " ucap lia
" syukurlah kalian baik baik saja " ucap eko sambil melepaskan pelukannya
" apa ini peliharaan mu " ucap lia sambil menunjuk gagak yang bertengger di pundak eko
" ya , aku bertemu dengan gagak ini saat sedang mencari engkau dan paman argo " ucap eko
" ayo masuk ke rumah ku " ucap lia
" baik" ucap eko
# beberapa jam kemudian #
" paman pulang " ucap paman argo yang telah pulang dari perburuan
" paman liat siapa yang datang " ucap lia
" siapa " ucap paman argo
" halo paman apa kabar " ucap eko
" eko kapan kau sampai di sini " ucap paman argo
" 1 jam yang lalu paman " ucap eko
" kau sudah besar , kau bukan lagi anak kecil seperti yang kutemui 7 tahun yang lalu " ucap paman argo
" oh iya , apa kau sudah menemukan keluargamu eko " ucap lia
" aku belum menemukan keluarga ku " ucap eko
" baiklah karena kita sudah berkumpul lagi besok kita akan melanjutkan perjalanan mencari keluarga eko " ucap lia
# malam hari #
mereka tidur dengan nyenyak kecuali eko dan burung gagak nya ( elena )
" akhirnya semua kerja keras mu selama 7 tahun terbayar juga ya" ucap elena yang berubah menjadi manusia
" terima kasih karena telah banyak membantu ku " ucap eko
" sama sama " ucap elena
" elena ada yang datang , berubah lah menjadi burung gagak " ucap eko
" baik " ucap elena
ternyata benar saja ada seseorang yang datang dan itu adalah lia
" kau tidak tidur eko" ucap lia
" kau tidur saja dulu , aku tidak bisa tidur " ucap eko
" aku juga tidak bisa tidur " ucap lia
" bagaimana kalau kau sakit lagi nanti " ucap lia yang khawatir
" hmmm " ucap eko sambil menatap mata lia
" mengapa kau menatap ku , apa aku salah ngomong " ucap lia
" tidak ,hanya saja kau sangat cantik jika sedang khawatir " ucap eko
" halah bucin " burung gagak (elena) dalam hari
mereka pun berciuman dan dan langsung pergi ke kamar bersama
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
( asisten author = mereka mau ngapain
author = main domino
asisten author = bisa ae lu taplak meja
author = bisa ae lu cat tembok
asisten author = bisa ae lu bola plastik
pembaca = kok malah jadi berantem sih author sama asisten nya , author lanjutin dong ceritanya
author= ok kembali ke cerita
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
# pagi hari #
" apa kita akan melanjutkan perjalanan mencari keluarga ku " ucap eko
" tentu saja " ucap paman argo
" tapi apa kita akan berjalan kaki " ucap lia
" bagaimana kalau aku membantu " ucap elena yang berubah menjadi manusia
" eko burung gagak mu bisa berubah menjadi manusia" ucap lia
" dia cantik sekali " ucap paman argo
" elena mengapa kau berubah " ucap eko
" hehehehe maaf tapi aku juga akan membantu " ucap elena
" bagaimana caranya" ucap lia
" aku akan berubah menjadi rusa dan aku bisa mengangkut kalian dan juga barang bawaan kalian " ucap elena
" ide yang bagus " ucap eko
" tunggu aku ingin bertanya bagaimana dia bisa berubah menjadi binatang " ucap paman argo
" aku ini sebenarnya adalah manusia yang bisa berubah menjadi macam macam hewan bermutasi " ucap elena lalu berubah menjadi rusa
" ayo kita jalan " ucap lia dan eko
" ayo " ucap elena
mereka pun pergi ke kota Ekuarnia
setelah eko sudah menemukan lia dan paman argo mereka pun melanjutkan perjalanan mencari keluarganya
" waw elena masih bisa berlari dengan cepat walaupun membawa banyak barang " ucap lia
" karena itu adalah salah satu kekuatan seekor rusa oleh karena itu Santa Klaus menggunakan rusa sebagain penarik keretanya " ucap eko
setelah beberapa jam berjalan mereka pun sampai di kota Ekuarnia
" kita sudah sampai " ucap elena
" ayo turun " ucap eko yang turun pertama lalu disusul oleh lia dan paman argo
" kota ini kelihatan sudah hancur " ucap paman argo
mereka pun berjalan menyusuri kota Ekuarnia dan setelah berjalan beberapa menit mereka menemukan seekor beruang yang sudah bermutasi
" ini gawat " ucap eko
" beruang itu sangat besar " ucap lia
" apa yang harus kita lakukan" paman argo
" aku akan berubah menjadi beruang kalian terus tembak beruang itu " ucap elena lalu berubah menjadi beruang
" baik " ucap eko , lia dan paman argo
mereka bertarung dengan beruang itu tapi sayangnya beruang itu lebih kuat dari eko dan teman temannya
" apa yang harus kita lakukan " ucap lia
" terus tembak beruang itu " ucap eko
" baik " ucap lia dan paman argo
semua yang mereka lakukan ternyata sia sia hingga akhirnya eko menyadari sesuatu ternyata beruang itu melindungi sesuatu
" teman teman berhenti menyerang beruang itu" ucap eko
" dia tidak mau menyakiti kita tetapi dia sedang melindungi sesuatu " ucap eko
" benarkah " ucap lia
" elena mundurlah biar aku tangani ini " ucap eko
" baiklah , hati hati eko " ucap elena lalu berubah menjadi manusia
eko pun maju dengan perlahahan ke arah beruang itu
" hei beruang mengapa kau menyerang kami " ucap eko
" aku tidak akan membiarkan mu menyakiti anak anak ku " ucap beruang dalam bahasa beruang
" kami hanya ingin lewat dan kami tidak berniat untuk menyakiti anak anak mu " ucap eko
" aku tidak mempercayai mu " ucap beruang itu dalam bahasa beruang
" jika kau tidak percaya padaku tidak apa apa kau boleh menyerang ku asalkan jangan serang teman teman ku dan aku ingatkan lagi padamu aku sedang mencari keluarga ku dan kami tidak berniat untuk mencelakai anak anak mu " ucap eko dengan nada yang membentak
" jadi kau sedang mencari keluargamu maafkan aku kalau tadi aku tidak mempercayai mu dan sudah menghabiskan waktu mu kau boleh lewat dan aku doakan agar kau cepat bertemu dengan keluarga mu " ucap beruang itu dalam bahasa beruang
" terima kasih" ucap eko
" teman teman kita di ijinkan lewat" ucap eko
" ayo kita melanjutkan perjalanan " ucap lia
mereka pun bisa melanjutkan perjalanan
" eko sepertinya kau juga memiliki kekuatan " ucap elena
" iya sepertinya kekuatan mu adalah bisa berbicara dengan hewan " ucap lia
" sepertinya begitu" ucap eko
setelah beberapa jam berjalan mereka pun menemukan sebuah roket
" apa ini sebuah roket" ucap lia
" sepertinya begitu " ucap paman argo
" aku seperti mengenal tempat ini " ucap eko
tidak lama kemudian eko merasa sangat pusing dan kepalanya sangat sakit dan akhirnya ingatannya kembali dan dia bisa mengingat masa lalunya
" aku sudah ingat , ingatan ku sudah kembali " ucap eko
" benarkah " ucap paman argo
" syukurlah jadi kau ingat siapa keluarga mu " ucap lia
" keluarga ku adalah kalian " ucap eko
" eko sepertinya ingatan kau belum sepenuhnya kembali " ucap lia
" eko benar keluarga dia yang sebenarnya adalah kalian " ucap elena
" elena nama mu itu hanya nama samaran aku tahu nama mu yang sebenarnya adalah lia " ucap eko
" kau benar , ingatan mu sudah sepenuhnya kembali " ucap elena sambil mengeluarkan alat komunikasi antar waktu
" paman aku sudah menemukan eko lokasinya di tahun 2045 " ucap lia dari masa depan
" baiklah paman akan segera ke sana " ucap paman
tidak lama setelah itu ada sebuah pesawat yang datang melewati waktu dan itu adalah paman argo dari masa depan
" paman dia benar benar mirip dengan paman " ucap lia
" karena aku ini adalah pamanmu dari masa depan lia " ucap paman argo dari masa depan
" benarkah " ucap paman argo yang tidak percaya
" lalu apakah eko juga termasuk dari masa depan " ucap lia
" iya " ucap lia dari masa depan
" tapi bukannya lia dan eko seumuran " ucap paman argo yang bingung
" tidak aku itu lebih tua dari eko " ucap lia dari masa depan
" lalu kapan aku akan bertemu dengan eko yang dari tahun ini " ucap lia
" 1 tahun lagi saat kau sedang berjalan mencari persediaan kau akan bertemu dengan seorang anak bernama eko sedang menangis " ucap lia dari masa depan
" kalau kau tidak percaya tunggu saja 1 tahun lagi " ucap eko
" oke " ucap lia
" tapi bagaimana eko bisa tersesat tahun ini " ucap paman argo
" pada saat itu aku sedang makan siang dengan lia tapi eko tidak ikut makan siang dengan kami dan lia bilang bahwa eko sedang kesuatu tempat tapi ternyata eko pergi ke lab ku dan dia masuk ke dalam pesawat waktu lalu dia menekan tombol secara asal dan akibatnya mesin waktu itu rusak dan eko terlempar ke tahun 2045 " ucap paman argo dari masa depan
" eko ini sangat nakal ternyata " ucap lia
" itu hanya kesalahan kecil" ucap eko
" kesalahan kecil katamu , kau tidak tau berapa lama kami mencari dirimu dan beruntung nya dirimu terlempar ke tahun 2045 dan bertemu dengan paman argo dan aku di masa lalu " ucap lia dari masa depan sambil menjewer telinga eko
" iya kak aku minta maaf tolong jangan jewer keras keras sakit tau " ucap eko
" yasudah kalau begitu kami akan pulang ke tahun kami " ucap lia dari masa depan
" terima kasih karena telah menjaga eko " ucap paman argo dari masa depan
" sama sama " ucap paman argo
mereka pun kembali ke masa depan
" lalu apa yang akan kita lakukan sekarang paman " ucap lia
" kita akan terus berjalan sampai menemukan eko " ucap paman argo
" oke" ucap lia
# 1 tahun kemudian #
~ kota zerania~
" paman persediaan kita sudah habis kita harus mencari persediaan terlebih dahulu " ucap lia
" baiklah ayo kita mencari persediaan" ucap paman argo
mereka pun berjalan menyusuri rumah rumah dikota zerania dan tiba tiba terdengar suara seseorang menangis
" paman apa kau mendengar ada suara orang menangis " ucap lia
" paman juga mendengarnya ayo kita cari sumber suaranya " ucap paman argo
mereka pun terus mencari sumber suara tangisan itu dan akhirnya mereka menemukan seorang anak berumur 13
" hei mengapa kau sendiri di sini di mana orang tua mu " ucap lia
" orang tua ku mati karena di serang oleh serigala" ucap anak itu
" siapa nama mu " ucap lia
" nama ku eko " ucap anak itu
" e....eko " ucap ucap lia dengan terkejut
" ada apa kak " ucap eko
" tidak tidak apa apa " ucap lia
" ternyata ini benar benar akan terjadi seperti yang diucapkan lia dari masa depan " ucap paman argo dalam hati
" ternyata yang dikatakan oleh aku dati masa depan benar benar terjadi " ucap lia dalam hati
" eko bagaimana kalau kau ikut dengan kami " ucap lia
" memang nya kalian mau ke mana " ucap eko
" kami ingin mencari mencari kebenaran " ucap lia
" baik aku akan ikut " ucap eko
~ TAMAT ~
................
****************
----------------
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ