"Di sebuah perang hebat antara pihak fraksi raja kerajaan Senma dan fraksi bangsawan kerajaan Senma telah di menangkan oleh pihak ketiga yang hanya seorang diri dengan mengamuk tanpa sadarkan diri. Tiba-tiba muncul orang tua berjubah putih mengatakan bahwa nanti ada saatnya kamu akan menjadi pahlawan kegelapan...."
Tiba-tiba Sura terbangun dari mimpinya keringatnya mengucur deras dia merasa menggigil tanpa tahu sebab dari gejalanya tersebut.
Setelah mempersiapkan segala kebutuhan untuk berburu dia memesan sarapan pagi dan menceritakan mimpinya tersebut kepada anggota lain di bar guild, sontak seluruh anggota guild lain tertawa mendengar cerita dari Sura. Sura pun hanya tertawa saat menceritakan mimpinya tersebut.
Sura mengambil misi menyerbu sarang naga yang berada di atas gunung bersama 11 orang lainnya. Saat semua persiapan telah selesai mereka menyerbu naga tersebut dengan membentuk 3 tim yang beranggotakan 4 orang. Setelah perjuangan keras yang dilakukan akhirnya naga tersebut bisa dikalahkan dengan sedikit luka yang didapatkan. Namun saat pembagian harta yang dijaga oleh naga tiba-tiba semua orang lumpuh kecuali dari anggota tim ketiga, dan dengan keserakahan mereka, tim ketiga membunuh dan mengambil harta semua orang termasuk juga Sura.
"Petualang aku akan mengabulkan satu permintaan mu...", suara aneh yang muncul di alam bawah sadar Sura.
" Aku menginginkan kekuatan", Sura mengatakan dengan keadaan yang sekarat.
Beberapa jam setalah tim ketiga pergi, akhirnya Sura terbangun dengan keadaan marah dan sedih, dia pun mengubur rekan-rekannya dengan keadaan tidak memiliki tangan kanan, dia mendengar lagi suara yang memerintahkan dia menyentuh dahi dari mayat naga tersebut bercahaya terang dan menghilang,dengan rasa ketakutan Sura berlalu berlali keluar gunung dan menuju sungai,saat melihat cerminan dirinya di air sungai dia terkejuy mengetahui bahwa tangan kanannya telah kembali namun dengan keadaan bersisik hitam sisik naga tadi.
"Apa yang terjadi padaku kenapa tangan ku menjadi seperti ini ?"
"Kau telah terpilih ..."
"Kenapa aku dan mengapa harus aku yang terpilih ?"
Setelah itu tidak ada jawaban yang didapatkan oleh Sura, dia pun berjalan menuju hutan bukanya menuju kota karena dia tahu nanti semua warga takut. Di hutan tersebut dia bertemu dengan lelaki tua berjubah hitam. Dengan kekesalannya dan amarahnya Sura langsung menerjang lelaki tersebut. Namun, apa yang terjadi, Sura terkena pukulan telak dari lelaki tua tersebut.
" Hey bocah aneh kenapa kau langsung menerjangku, dan apa yang terjadi padamu kenapa kamu terlihat menyeramkan bersisik ?"
Sebelum bisa menjawab pertanyaan tersebut Sura terjatuh dan pingsan karena kelaparan. Dan lelaki tersebut membawa Sura menuju tempat tinggalnya serta mengobatinya. Sura menceritakan semua yang terjadi padanya di gunung yang menyebabkan dia seperti sekarang. Setelah mendengarnya lelaki tersebut memutuskan untuk melatih bocah ini mengendalikan kekuatan barunya dengan beberapa syarat.
" Apa syarat yang kau ajukan ?" Tanyanya.
"Pertama, jangan pernah mengeluh. Kedua, jangan pernah masuk ke gudang bawah tanah. Ketiga jangan pernah menyebutkan namaku kepada orang luar. Dan perkenalkan namaku adalah Esnar."
Sura pun menyetujui persyaratan dari Esnar tersebut, dan latihan akan dimulai seminggu kemudian karena Sura belum sembuh total dan Esnar akan pergi ke suatu tempat.
Seminggu telah berlalu latihan pun dimulai, pertama latihan dasar menggunakan senjata. Senjata yang digunakan oleh Sura yang awalnya adalah pedang dan tameng diubah berdasarkan karakteristik yang menurut Esnar yaitu pedang besar.
Latihan kedua ialah berlatih refleks dengan memperkuat semua indra kecuali indra penglihatan. Pada latihan ini Esnar menyuruh Sura menutup matanya dan mencoba menghindari apapun yang dilempar seperti lemparan buah yang telah dimakan Esnar, batu, ataupun sampah. Dalam latihan tersebut Sura dapat melaluinya dengan cukup mudah karena dia dulunya seorang petualang.
Latihan ketiga adalah latihan mengendalikan ki ( ki = energi alam ). Di latihan ini juga menggunakan penutup mata namun yang berada ialah yang menyerang hewan buas di hutan bahkan sampai Esnar sendiri dan dilatihan ini kunci keberhasilannya ialah ketenangan yang sempurna.
" Setiap pergerakan pasti memiliki maksudnya tersendiri," hal itulah yang selalu diucapkan oleh Esnar saat latihan ini.
Latihan keempat ialah latihan mengontrol chakra ( chakra = energi dalam ). Dalam latihan ini dituntut untuk bisa mengendalikan energi yang berada di dalam diri dan memanfaatkannya untuk memperkuat serangan dan pertahanan serta meningkatkan kecepatan.
"Maksimalkan semua yang ada dalam dan keluarkan dalam bentuk yang lain," kata Esnar.
Latihan kelima dilakukan adalah latihan mengontrol mana ( mana = energi luar ). Di dalam latihan ini, Sura diharuskan dapat memanipulasi energi yang berada di luar tubuhnya. Manipulasi yang dapat dilakukan oleh Sura ialah peningkatan kekuatan, ketahanan, dan kecepatan.
"Manfaatkan energi sekitarmu, jangan jadikan pembatasmu."
Latihan keenam ialah latihan mengendalikan kekuatan naga buas yang dimiliki Sura. Dalam Latihan ini Esnar menyuruh Sura bermeditasi di puncak gunung dan mencoba berbicara pada kekuatan yang dimilikinya. Saat mencoba berbicara dengan kekuatannya ia dipaksa bertarung dengan cerminan dirinya di alam bawah sadarnya.
" Siapa kamu apa yang kamu inginkan ?"
"Aku adalah kamu, aku hanya ingin menentukan sebenarnya siapakah raja diantara kita yang berhak mengendalikan tubuh ini."
"Kenapa kau ingin mengendalikan tubuhku untuk apa ?"
"Untuk memberi pelajaran kepada manusia-manusia yang dusta itu."
Pertarungan itu terus berlanjut hingga dua minggu lamanya dan akhirnya Sura menang melawan dirinya yang satunya.
"Oke kali ini kamu akan kujadikan raja, namun bila kau lengah aku ku rebut tahta tersebut ha..ha..ha."
Sura pun kembali ke kediaman Esnar dan merawat luka yang didapatkan saat bermeditasi tadi. Setelah menyelesaikan keenam latihan tersebut Sura akhirnya sampai pada latihan yang terakhir yaitu melawan Esnar menggunakan semua ilmu yang telah diajarkan.
Dalam latihan tersebut Sura akan lolos apabila dapat menyentuh tanda yang terdapat pada dada Esnar. Saat latihan dimulai Sura kesulitan mengendalikan dan menyinkronkan antara iki, chakra, dan mana. Dari segala jenis percobaan yang dilakukannya akhirnya dia memfokuskan ketiga unsur tersebut untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, refleks, dan ketahanan. Walaupun berhasil mengendalikan ketiga unsur tersebut dia belum bisa menyentuh Esnar sedikit pun. Di saat Esnar memukul tengkuk Sura, tiba-tiba kekuatan naga yang berada pada Sura keluar dan Sura memanfaatkan momen tersebut untuk menyentuh tanda yang berada pada dada Esnar.
"Selamat akhirnya kau telah menyelesaikan latihan yang telah kuberikan, sekarang kamu dapat melanjutkan impianmi, dan manfaatkan kekuatan itu terbaik mungkin."
"Terimakasih, guru."
Paginya sura langsung pamit meninggalkan kediaman Esnar dan bertolak untuk mencari jati dirinya yang sebenarnya.
»»»»» ※※※※«««««
Sesampainya di kota Sura pertama mengunjungi pandai besi untuk membeli perlengkapan seperti baju besi dan juga senjata. Setelah itu Sura mengunjungi guild dan mengambil misi untuk mencari uang namun kedatangannya dianggap remeh oleh petualang yang lain.
"Siapa pria besar itu ?"
"Paling anak pemula ?"
" Hanya menang postur badan aja itu."
Sura tidak menghiraukan perkataan dari petualang yang lain. Sura pun mendaftarkan diri ke dalam Kasir Guild.
"Sepertinya aku tidak asing dengan pria itu tapi siapa ya, dia memiliki hawa seperti Sura tetapi Sura kan telah lama mati namanya di sini apa ya ?" Pikir wanita penjaga Kasir Guild.
"Tuan yang berbadan besar Anda lupa menuliskan nama Anda disini ?"
"Nama ya ...., Lost Knight isi aja itu."
Setelah sekian lama Lost Knight terus menjalankan misi dia, dan terus naik peringkat menjadi peringkat 3 dari 5 pringkat yang ada yaitu peringgu, perak, emas, mirthil, orchalium.
Tepat pada malam hari semua petualang berperingkat emas ke atas dipanggil menuju Aula Guild. Saat semua petualang telah berkumpul di sana ternyata ada putri dari kerajaan Senma yaitu Putri Cheria.
"Para petualang semua, saya putri dai kerajaan Senma Cheria memiliki satu permintaan kepada kalian semua, kemarin tepat dari arah kuburan perang terdapat sekumpulan tengkorak yang terlihat mendekati sisi timur kerajaan. Saat salah satu mendatangi untuk memantau di sana terdapat sekumpulan tengkorak yang sangat banyak jumlahnya diperkirakan lebih dari 10.000 tengkorak dan pada pagi hari nanti saya minta semua petualang untuk membasmi seluruh tengkorak tersebut hingga akar-akarnya."
Para petualang tersebut sangat bersemangat mendengar permintaan dari Putri Cheria, namun hanya satu orang yang bersikap dingin dan santai yang tidak lain adalah Lost Knight, dan sikapnya tersebut membuat perhatian sang putri.
Setelah selesai mengumumkan misi permintaannya putri menyuruh penjaga menahan petualang berbadan besar yaitu Lost Knight. Sedangkan keadaan Kasir Guild kosong putri pun meminta waktu untuk berbicara dengan Lost Knight.
" Hey kamu, petualang yang tidak memiliki semangat siapa nama kamu ?"
"Lost Knight," jawabnya dengan acuh.
"Kau tidak tahu sedang berbicara dengan siapa ya, tidak tahu cara menjaga sikap."
"Aku tidak peduli siapapun yang menjadi lawanku dalam berbicara bahkan berperang apabila dia menghalangi jalanku maka tanpa segan akan aku bunuh," dengan tatapan yang seolah menyala dalam amarah.
Lost Knight pun meninggalkan guild dengan melompat dari lantai dua guild dan putri berteriak kesal dengan sikap petualang yang satu ini. Sontak teriakan itu membuat penjaga, dan pengawal bergegas mendatangi sang putri.
"Ada apa tuan putri ?" Tanya penjaga.
"Siapa sih petualang itu sombong sekali dia padahal beruntung dia bisa berbicara empat mata dengan seorang putri ?" berbicara dengan wajah kesal.
"Dia adalah petualang yang baru datang kesini 3 bulan setelah tragedi pemburuan naga oleh para petualang tingkat perak dan dia memang sosok yang sangat dingin."
»»»»»○◎※※※※※○●«««««
Pagi hari telah tiba sekitar 50 petualang di gerbang timur dan bersiap menerjang pasukan tengkorak yang ada di sana.
"Pagi ini kita akan melenyapkan ancaman yang akan menyerang kerajaan tercinta kita, serang !" tanda yang langsung menyerang dengan ganasnya.
Setalah tanda yang diberikan putri para petualang langsung menyerang dengan ganasnya.
"Lagi-lagi petualang yang satu itu lagi, kenapa melihatnya selalu membuatku kesal ?"
Setelah setengah perjalanan menembus pasukan tengkorak terdengar teriakan dari ujung tombak formasi. Ternyata tidak disangka di depan dihadang 5 ekor tengkorak naga yang sangat kuat dan kebal terhadap ssihir Saat para petualang ketakutan melihat naga tersebut tiba-tiba ada petualang yang berlari ke arah naga dan memukulnya dengan pedang besar.
"Akhirnya aku menemukan lawan yang sepadan, ha...ha...ha..." Kata Lost Knight dengan girangnya.
Para petualang dan sang putri pun kagum sekaligus heran saat melihat pertarungan yang terjadi di barisan depan. Namun, karena lengah para petualang lain membiarkan para tengkorak menerobos masuk mengarah pada Putri Cheria, para petualang yang panik tidak bisa menjangkau tempat tuan putri. Namun, Lost Knight secara ajaib menghancurkan para tengkorak dengan pedangnya.
Sang putri kaget saat mengetahui bahwa Lost Knight yang berada pada barisan depan tiba-tiba muncul dihadapannya dan menghilang lagi menuju barisan depan dengan secepat kilat. Namun disamping itu tuan putri juga merinding melihat ekspresi wajah dari Lost Knight yang sangat menyeramkan dan dia melihat ada sedikit kejanggalan pada tangan kanan Lost Knight.
Saat Lost Knight sedanv bertarung dengan girangnya dia mengeluarkan hampir seluruh kemampuannya chakra, ki, dan mana. Tetapi, tidak dengan kekuatan naga yang disembunyikannya, setelah beberapa jam menghadapi para naga,para petualang yang telah menghabisi seluruh pasukan tengkorak ikut membantu Lost Knight dan berhasil membunuh kelima naga tersebut.
Setelah selesai melawan naga tersebut, Lost Knight tertawa layaknya seorang penjahat karena akhirnya dia telah bisa memacu adrenalinnya.
Namun, di saat bersamaan tempat tuan putri dikepung oleh para prajurit istana dan putri di tangkap oleh prajurit tersebut.
"Kenapa kalian berani sekali menyentuh ku ?"
»»»»»●○※÷÷÷÷※○●«««««
Pada siang hari di depan kerajaan terdapat dua kubu prajurit yaitu prajurit yang mendukung fraksi raja dan prajurit yang mendukung fraksi bangsawan. Mereka berperang membela fraksi mereka.
Keadaan yang pertama seimbang, kemudian berubah menjadi keunggulan dari bangsawan karena mereka menggunakan kekuatan terlarang untuk memenangkan peraturan tersebut. Kekuatan terlarang tersebut adalah alat kuno yang telah dijaga oleh naga berabad-abad dan didapatkan daro perburuan naga lain.
Di saat yang bersamaan Lost Knight merasa tangan kanannya mulai memanas karena reaksi dari kekuatan terlarang terseut, dan di saat itj lah Sura menjadi Lost Knight yang sesungguhnya karena tubuhnya telah diambil alih oleh reaksi dari alat tersebut dengan roh naganya. Dengan cepat Lost Knight datang menuju medan pertempuran dan mengamuk membantai seluruh prajurit yang ada di sana.
Kedua fraksi tersebut bingung dan kaget karena tiba-tiba ada sosok manusia dengan badan detengah bersisik naga dan memiliki satu sayap di sebelah kanan. Mata dari mahluk tersebut tertuju pada alat yang digunakan oleh bangsawan dan dengan cepat makhluk itu menerjang alat tersebut dan menghancurkannya.
Dari atas menara muncul seorang pria tua berjubah bersama sang putri.
"Sudah kuduga hal ini akan terjadi dasar bangsawan bodoh !" ucap lelaki tua tersebut.
"Di mana saya dan siapa kamu ?" tanya putri.
"Aku hanyalah pria tua yang tau cara mengurus diri."
Dari atas pria tersebut mengucapkan mantra penyegelan yang digunakan untuk menyegel makhluk tersebut.
"Tuan putri tolong panggil dan suruh semua prajurit menjauh dari mahkluk itu. Kemudian panggilkan penjaga Kasir Guild untuk menenangkan makhluk ini."
Setelah penjaga datang, dia kebingungan kenapa dia di panggil lalu pria tersebut berteriak.
"Sura, makhluk tersebut itu adalah Sura yang telah hidup kembali dengan kekuatan naga. Aku akan menahannya tolong berbicara dengannya, cuma kamu yang bisa meraih alam bawah sadarnya."
Penjaga pun menangis mengetahui bahwa teman kecilnya masih hidup dan menggenggam kekuatan yang sangat besar dam memberanikan diri mendatangi makhluk tersebut yang tidak lain adalah Lost Knight atau Sura.
"Sura tolong sadarlah ini bukan kamu yang sebenarnya, kamu adalah sosok periang dan suka mencari tantangan."
Setelah mendengar ucapan dari teman masa kecilnya Sura mulai tersadar dan bertemu dengan cerminan dirinya lagi di alam bawah sadarnya dengan keadaan bayanganya berbentuk moster.
Tanpa basa-basi Sura langsung bertarung dengan bayangannya karena telah mendengar teriakan dari teman kecilnya, teriakan dari gurunya, dan teriakan dari semua petualang yang di panggil oleh Sang Putri. Dari teriakan tersebut Sura mendapatkan kekuatan untuk mengalahkan bayangannya.
Setelah mengalahkan bayangannya tersebut, Sura tersadar dan berlari meninggalkan medan pertarungan dengan hasil yang dimenangkan oleh pihak sang raja. Sura menghilang tanpa jejak dan tidak dapat ditemukan, dia berkelana menebus kesalahannya. Dan Sura kini di kenal dengan Lost Knight atau kesatria yang hilang.
»»»»» TAMAT «««««
Semoga suka ya dengan karyanya, dukung terus denga like, vote, comment agar dapat lebih semagat lagi buat karya-karya yg baru 😊🙏🙏🙏🙏🙏💞