Pagi ini sangatlah cerah sekali, secerah hati pasutri yang bernama Sony dan Ulya ! yaaaa... mereka baru saja di karuniai seorang putri yang sangat cantik jelita. Sang putri di berinama Rahma Yunitasari yang berarti rahmat di bulan juni, yang di panggil Rahma oleh mereka ! meskipun Rahma bukanlah lahir dari rahim Ulya. Yaaa... mereka mengadopsi Rahma dari sepasang suami istri yang bernama Arman dan Yuni , mereka keluarga yang tidak mampu ! bisa makan setiap hari saja itu sudahlah beruntung bagi mereka. Arman sehari hari hanya bekerja serabutan , bila ada yang mengajaknya bekerja ia bekerja ! bila tak ada yang mengajaknya kerja dia nganggur di rumah. Sebelumnya mereka telah di karuniai seorang putra, yang sudah berusia 3 tahun yang bernama Arkha ! untuk membelikan jajan dan sekolah Paud Arkha saja. Mereka masih mengandalkan bantuan dari pemerintah, selebihnya untuk kehidupan sehari hari Arman harus bekerja keras sendirian ! karena Yuni tidak bisa membantu bekerja karena Arkha masih kecil.
Suatu ketika Yuni hamil lagi, yakni hamil Rahma sang putri ! Yuni sebage istri memberitahukan hal tersebut kepada Arman. "Mas.. Aku hamil lagi..!!!" ujar Yuni dengan penuh bahagia, bak petir menyambar di siang bolong ! Arman bukannya senang justru malah marah besar terhadap Yuni.
Jawab Arman dengan kesal "Apaaa.... kamu hamil lagi ??? dasar perempuan bisanya hami melulu, nggak mikir kerja lagi sepi hamil segala." Betapa terpukulya hati Yuni mendengar jawaban dari Arman, wajah bahagia yang di bayagkan oleh Yuni ! hanyalah angan angan saja. Sungguh menjadi tamparan keras untuk perempuan, di saat ekonomi tengah sulit dan dii beri anugrah lain berupa seorang anak ! di mana seharusnya orang tua bahagia menerimanya. Tidak dengan Arman dan Yuni, mereka selalu di warnai dengan pertengkaran pertengkaran ! hingga mrmbuat Yuni Selalu merasa sedih dan stres dengan semua ini.
Suatu ketika Yuni ngidam kepengen makan buah mangga muda, iapun meminta kepada Arman sang suami ! karena sudah kewajiban seorang suami. Harus memenuhi keinginan sang istri saat ngidam, karena kalo tidak di turuti nanti bisa ngiler ! ujar Yuni kepada Arman "Maaasss... aku pengen makan buah mangga, belikan yaaa..." Arman yang tengah bermain dengan Arkha, menjadi naik pitam dan marah sekali terhadap Yuni ! tuturnya "Emang aku peduli kamu mau ngidam apa, nggaaaakkk.... itu anak anak kamu sendiri, kamu yang hamil kamu cari aja sendiri sana." Hancur dan terpukul Hatinya Yuni, ia sudah tak bisa menahan rasa sakit hatinya kepada Arman ! ujarnya "Memang siapa yang mau hamil lagi mas? nggak ada, tapi apa dayaku kalau Allah berkrhendak lain aku harus hamil. Apa kamu mau menggugurkan janin ini?"Arman mengambil jaket dan kunci motor, dan berkata "Iyaaa... gugurin saja janin itu, nambah nambahin beban saja." Setelahnya Arman pergi meninggalkan Yuni sendirian, Yuni menangis histeris dalam pelukan Arkha sang anak ! tutur Arkha dengan polos "Sudah emak jangan menangis, nanti Arkha jadi sedih." Yuni tersenyum memeluk Arkha, hanya Arkha Yuni bertahan dalam pernikahannya dengan Arman ! karena Arkha tak tau apa apa yang berdosa yang tua tidak mau berusaha.
Arman pulang ke rumah orang tuanya, ia tidak menggubris lagi bagaimana dengan Yuni dan Arkha ! di sana Arman tidak berusaha untuk bekerja atau mencari kerja. Untuk mempersiapkan biaya bersalin dan syukuran sang anak kelak, kehamilan Yuni semakin besar dan Arman tak ada kembali pulang ke rumah ! Yuni berkrcil hati ia ingin menggugurkan kandungannya. Karena sudah tak meemukan jalan keluarnya ! suatu hari Ulya sang saudara sepupunya bermain ke rumahna. Di sana Yuni menceritakan semua masalahnya terhadap Ulya, ia sudah tak tau lagi harus berbuat apa ! jalan pikirannya telah buntu. "Aku sudah gak tau lagi harus berbuat apa Yaaa....??? aku gak ingin nggugurin janin ini, aku nggak mau dia menjadi korban kelakuan tak bertanggung jawab dari bapaknya." tutur Yuni dengan sedih ia benar benar berputus asa, Ulya tersenum dan berkata "Nggak usah sedih Yuuunnniii.... aku bersedia dan mau kok bertanggung jawab atas anakmu, biar aku dan mas Sony yang menjadi orang tua anakmu." Terpancar senyum kecil penuh bahagia dari raut wajah Yuni, iapun bersedia dan setuju dengan permintaan Ulya ! akhirnya dia menemukan titik terang permasalahannya.
Sony Dan Ulya telah mrmbina rumah tangga selama 20 tahun, namun mereka belum di karuniai seorang anak ! dan Sony dan Ulya juga pernah menjalani program bayi tabung namun gagal tak berhasil.
Semakin hari kehamilan Yuni semakin mendekati Hari persalinannya, Suatu hari Yuni melahirkan di sebuah rumah sakit ternama ! ia melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik sekali. Kulitnya yang putih resik, hidungnya yang mancung, mulutnya yang merah merona, alisnya yang terukir apik seperti bulan sabit dan rambutnya yang bergelombang menambah cantiknya dan sempurnanya sang bayi perempuan. Usai melahirkan sang putri Yuni mengajukan perceraian terhadap Arman, dan Yuni serta Arkha pindah ke rumah Sony dan Ulya ! di sana Yuni menjadi pengasuh Rahma. Dan segala kebutuhan Yuni dan Arkha telah di penuhi oleh keduanya, sebagai balas jasanya karena telah memberikan malaikat kecil di dalam rumah tangga mereka ! meskipun bukan darah dagingnya sendiri. Sony dan Ulya sangat mencintai dan menyayangi Rahma dengan tulus dan sepenuh hati, mereka tak membedakan mau anak sendiri ataukah anak adopsi ! bahkan Rahma telah di berikan beberapa aset kekayaan sebagian dari harta Sony dan Ulya. Yuni dan Arkhapun berbahagia, hidupnya yang dulu serba kekurangan ! kini segalanya dan semuaya serba tercukupi dan terpenuhi.
*TAMAT*😁😁😁