Desi adalah sosok gadis indigo yang merupakan keturunan dari ibunya yang juga indigo, Desi sekarangberusia 17 tahun , dan memiliki sifat yang pemberani dan tidak pernah takut.
Desi sudah menjadi indigo sejak usia 7 tahun dan hantu pertama yang dia lihat adalah hantu neneknya.
Pada suatu hari , ayah Desi dipindah tugas ke luar kota , Desi pun ikut pindah ke sana dan bersekolah di salah satu sekolah di kota itu.
Saat pertama kali melihat sekolah dari dalam mobil , Desi merasakan hal yang ganjal dan aneh , karena dia melihat banyak sekali penampakan.
Karena , Desi adalah orang yang pemberani , dia tidak peduli akan hal itu, dia pun tetap masuk ke dalam sekolah itu.
Saat memasuki gerbang sekolah dia melihat sosok 7 hantu perempuan memakai baju SMA yang sedang duduk, tapi ke 7 hantu ini memiliki wajah yang hancur.
"Tumben sekali aku bisa melihat 7 hantu sekaligus , sudah lah jangan terlalu di lihat , nanti yang ada mereka menyadari kalau aku bisa melihat mereka ". Gumam Desi dalam hati.
Desi pun masuk ke dalam sekolah dan berjalan di lorong sekolah , saat itu juga Desi hampir berpapasan dengan sosok hantu laki-laki yang menggunakan seragam guru , hantu tersebut memiliki hanya satu mata.
"Untung saja aku tidak bertabrakan dengannya ". Sebaiknya aku langsung ke ruang guru.
Desi berjalan masuk ke ruang guru, saat masuk ke dalam ruang guru dia melihat hantu pak guru yang tadi duduk di atas kursi yang tempatnya sangat terbengkalai.
Desi mencoba mengalihkan pandangannya dari melihat hantu pak guru itu dan diantar oleh guru lain masuk ke dalam kelas.
Saat pertama kali masuk kelas , Desi memperkenalkan dirinya ke teman-temannya.
Kemudian Desi di suruh duduk di barisan tengah oleh gurunya.
Saat duduk , seorang siswa perempuan mengajak Desi berkenalan.
"Hai, nama ku Nesya , salam kenal ya ". Gadis ini duduk di depan Desi .
"Hai , aku Desi , salam kenal juga ya". Desi pun berkenalan dengan gadis itu mereka pun menjadi dekat.
Saat jam istirahat , Nesya mengajak Desi pergi ke kantin bersamanya.
"Des , ayok ke kantin ". Pinta Nesya.
"Aku mau ke toilet dulu ". Desi ingin ke toilet.
"Ya udah , kamu mau aku temenin ?". Tanya Nesya
"Nggak usah , aku sendiri aja , kamu langsung aja ke kantin , nanti aku nyusul kamu". Desi pun pergi ke toilet dan Nesya pergi ke kantin.
Saat Desi sampai di toilet ,dia masuk ke dalam toilet untuk membuat air kecil , saat selesai dan hendak keluar Desi mendengar suara orang menangis dari dalam toilet yang rusak.
"Hiks.......hiks......". Suara perempuan menangis .
"Siapa yang menangis ya ?". Desi pun kembali masuk ke dalam toilet .
Saat mau membuka pintu , seseorang menepuk pundak Desi, dan bertanya dengan Desi.
"Kamu siapa , dan kenapa mau buka pintu toilet yang rusak ?". Tanya gadis itu yang memiliki wajah yang cantik.
"Aku siswa baru si sekolah ini , dan aku mendengar suara dari dalam sana ". Jawab Desi.
"Tidak mungkin ada suara disana lagi pula pintunya rusak , owh ya nama aku Cindy , salam kenal ". Gadis itu berkenalan dengan Desi.
"Hai , nama aku Desi , salam kenal juga ya , kebetulan aku mau ke kantin , kamu mau ikut ?". Desi mengajak Cindy ke kantin.
"Nggak usah , aku mau kembali ke kelas ku ". Jawab Cindy .
"Kamu kelas berapa ?". Tanya Desi.
"Aku kelas 12 IPS 6". Jawab Cindy.
"Owh kalau aku kelas 12 IPA 3, nanti kita ketemuan lagi ya ". Desi mengajak Cindy ketemuan lagi.
"Oke , aku pergi dulu ya ". Cindy pun pergi dari situ.
Desi pun pergi ke kantin , saat sampai di kantin dia melihat Nesya dengan 2 orang perempuan dan Desi pun menghampiri Nesya dan duduk bersama Nesya dan 2 temannya.
" Des, kenalin teman-teman ku ". Nesya menyuruh Desi berkenalan dengan kedua
temannya.
"Hai , aku Desi ". Desi berkenalan dengan kedua teman Nesya.
"Hai Desi aku Vika ". Sosok gadis yang ceria dan lucu.
"Hai Desi aku Bella ". Sosok gadis yang agak culun namun sangat pintar.
Mereka pun menjadi sangat dekat.
"Tadi aku ditoilet kenalan sama cewek namanya Cindy , kalian pada kenal nggak?". Desi bertanya kepada mereka.
"Cindy banyak di sekolah ini , emang dia kelas berapa?". Tanya Nesya.
"Aku nggak ingat ". Desi lupa Cindy kelas berapa.
"Ya udah nanti juga ketemu lagi ". Jawab Vika.
"Des , kamu ngerasa ada hal yang ganjal di sekolah ini?". Tanya Bella.
"Ganjal..., Nggak sih, emangnya kenapa?". Tanya Desi , Desi tidak ingin orang mengetahui jika dia adalah indigo.
"Masak kamu nggak tahu sih ,kalau di sekolah ini banyak hantu dan banyak juga siswa yang kesurupan". Nesya memberi tahu Desi.
"Seriusan ?". Desi pura-pura tidak tahu, padahal dia sudah melihat.
"Iya ada 3 kisah yang paling terkenal di sekolah ini". Jawab Vika.
"Kisah apa aja ?". Tanya Desi.
"Kisah yang pertama adalah seorang guru laki-laki yang bunuh diri dengan cara menusuk salah satu matanya dengan pisau, katanya dia bunuh diri lantaran anak dan istrinya meninggal ". Bella menceritakan kisah pertama.
"Terus kisah selanjutnya ?". Tanya Desi.
"Kisah yang kedua tentang 7 orang gadis yang disiram wajahnya dengan air keras yang membuat mereka memiliki wajah yang hancur dan buruk rupa ,lalu ketujuh gadis itu memutuskan untuk bunuh diri". Kisah kedua dijelaskan oleh Nesya.
"Lalu , siapa yang menyirami mereka air keras itu? ". Tanya Desi karena masih penasaran.
"Kisah yang terakhir aku ceritakan inilah kaitannya dengan kisah ke dua , jadi ketujuh orang itu dulunya adalah kandidat ratu sekolah, ya dulunya sekolah ini punya acara memilih ratu sekolah setiap tahunnya ". Jawab Nesya.
"Lalu apa yang terjadi?". Tanya Desi.
"Pada saat itu , kontes memilih ratu sekolah yang biasanya kandidatnya 7 orang menjadi 8 orang , dan kandidat yang ke 8 adalah orang yang tidak mau kalah , karena tidak mau kalah dia melakukan hal yang sangat kejam , dialah orang yang menyirami air keras kepada 7 gadis itu , tapi kemudian , tak lama setelah 7 gadis sudah mati , gadis itu pun mati ditemukan di kamar mandi sekolah dengan cara yang mengenaskan , katanya gadis itu dibunuh oleh ke 7 hantu gadis lainnya ". Bella menjelaskan dengan sangat jelas kepada Desi.
Singkatnya, Desi pun sampai di rumah , saat sampai di rumah dan masuk kamar dia melihat Cindy sudah berada dalam kamar nya .
"Kok kamu bisa disini ?". Tanya Desi.
"Sebenarnya......." Jawab Cindy.
"Sebenarnya kamu itu hantu kan ?". Tanya Desi.
"Kok kamu bisa tahu ? Ya aku memang hantu ". Jawab Cindy.
"Saat pulang sekolah aku pergi ke kamar mandi sebentar dan aku mengintip kamar mandi yang rusak dan aku melihat kamu di dalam sana dengan kaki yang tak menapak ke tanah dan juga ada bekas tusukan pisau di belakang leher mu ". Jawab Desi.
"Aku memang hantu , tapi aku tidak bisa kembali ke alam ku , karena itu aku ingin kau menolongku ". Pinta Cindy.
"Baiklah , aku akan menolong mu , tapi kamu jawab dulu pertanyaan ku , mengapa kamu menyirami air keras ke 7 gadis ? ". Tanya Cindy.
"Bukan aku yang melakukannya ". Jawab Cindy.
"Jangan berbohong , temanku yang menceritakan kejadian itu ". Pinta Desi.
"Tidak aku benar , dan itu lah mengapa aku ingin meminta bantuan mu ". Jawab Cindy.
"Kalau begitu mengapa kau tak akrab dengan 7 hantu lainnya ?". Tanya Desi.
"Aku akrab dengan mereka , tapi ada hal yang kau tidak tahu , karena itu mari ikut aku ke sekolah malam ini juga ". Pinta Cindy.
"Baiklah , kita akan ke sekolah ".
Desi pun pergi ke sekolah bersama Cindy.
"Ayo masuk ". Pinta Cindy.
Saat masuk di sekolah, tiba-tiba seseorang menusuk Desi hingga tewas.
Dan seseorang itu membawa Desi ke atas atap dan menjatuhkan Desi dari atas atap.
Sedangkan Cindy pun hilang dari sekolah itu dengan tersenyum.
Dan keesokan harinya Desi di temukan tewas jatuh dari atap sekolah yang membuat gempar sekolah.
Kemudian , Desi pun menjadi hantu penunggu di sekolah itu.