Pagi hari dihari Senin,awan hitam menutupi langit cerah,suara guntur yang menggegar,kilat menyambar bagai api yang membara.
Seorang gadis bernama Jeslyn Callista Smith,anak pertama keluarga Smith,cucu pertama keluarga besar Smith. Anak perempuan yang saat ini berumur 14 tahun,tinggal di rumah mewah yang besar,keturunan orang kaya generasi ke 4.
Coba tebak?
Bagaimana kehidupannya?
Ya... sudah pasti sangat gampang kan?
Dia adalah keturunan orang kaya,dia bisa meminta apa pun. Dia bisa memiliki apa pun yang dia inginkan. Dia bisa membeli apa saja.
Banyak orang yang bilang bahwa uang itu tidak penting selagi nyawa tidak terbang. Tapi nyatanya? Kita tidak bisa hidup tanpa uang...
Karena apa pun yang ada didunia ini,yang kita butuhkan dalam kehidupan kita,pasti membutuhkan uang untuk memilikinya. Kita harus membeli,membayar barang itu dengan uang. Buktinya uang adalah segalanya! Dengan uang kita bisa hidup...
Kembali ke topik utama,jawaban dari pertanyaan diatas,yang kalian pikirkan salah! Hidupnya sangat menyedihkan...
Apa kalian pikir... Dengan menjadi orang kaya,kita bisa membeli apa pun? Dengan uang yang banyak,kalian pikir menghabiskan uang 1 milliar juga tidak apa? Salah!
Di keluarga Smith, jika kau memakai uang 1 juta, maka kau harus mengembalikkannya 10 kali lipat. Peraturan ini berlaku bagi semua anak - anak berumur 10 tahun keatas dikeluarga Smith.
Saat Jeslyn mulai menjalankan peraturan itu,dia merasa sangat kesulitan. Mengapa anak keluarga kaya harus melakukan ini? Mereka diperlakukan bukan seperti keluarga...Bukan seperti anak atau cucu kesayangan... Tapi diperlakukan seperti orang dewasa yang digunakan untuk menambah penghasilan keluarga.
Setiap harinya,pagi sampai malam,setiap detiknya,Jeslyn selalu sibuk melakukan kegiatannya. Bersekolah,les bahasa,les musik dan vokal,les mata pelajaran,ekskul,olahraga,membantu keluarga dalam urusan bisnis,mengerjakan tugas pribadi,dan lain lain...
Saat umurnya belum mencapai 10 tahun,hidupnya sangat berwarna. Penuh dengan senyum dan tawa setial harinya. Tapi sekarang tidak! Hidupnya menjadi hitam putih.
Waktunya setiap hari sangat padat. Dia berusaha keras untuk tetap produktif dan menjalaninya seperti biasa. Perlahan - lahan dia merasa kewalahan. Tapi untungnya,itu tidak mematahkan semangatnya!
Jeslyn berhasil menuai hasil yang memuaskan dari setiap perjuangannya. Keluarga besar Smith bangga padanya! Jeslyn merasa sangat senang sekali bisa membanggakan mereka. Jeslyn selalu juara pertama disekolah,juara internasional,ikut tour bisnis,dan lain lain. Karena kejeniusannha,ia lulus S3 saat umur 14 tahun.
- 14 Februari 2026,pukul 11.45...
Siang hari ini,ia duduk disamping jendela kantor. Menatap panorama diluar kantor. Melihat para lelaki memberikan coklat,bunga,dan boneka ke gadis yang ia suka. Dia yang sudah jomblo selama 20 tahun merasa jijik dengan itu.
Gadis ini sudah terbiasa hidup sendiri sejak berumur 10 tahun. Dia sibuk melakukan segala hal,tapi tetap saja... ia merasa ada yang ganjil. Semua yang dijalani dalam hidupnya,dia menyukainya. Gadis polos ini merasa bahwa semua nya sudah sempurna.
Tapi baru kali ini,kali pertama dia merasa sangat buruk...
"Hatiku rasanya hampa... Seperti ada ruang kosong didalam hatiku,yang tak dapat diisi oleh apa pun itu..."katanya.
Uang,perhiasan,baju,kosmetik,jabatan,posisi terhormat,keluarga,semuanya sudah ia miliki. Bahkan ia memiliki lebih banyak lagi... Semua sudah dia lakukan agar hati kecilnya itu tidak terasa hampa lagi. Tapi ternyata tetap sama...
Tok tok tok...
*suara ketukan pintu,
"Masuklah"jawabku,
"Apakah kamu CEO Jeslyn?"tanya pria yang masuk ke kantorku,
"Ya. Ada perlu apa mencari saya tuan? Apakah kita sudah membuat janji?"balasku dingin tapi sopan,
"Ya,kita sudah buat janji jam 12 siang dini hari di cafe xxx. Aku datang kemari untuk menjemputmu"jawab orang itu,
"Maaf sebelumnya,nama anda siapa ya?"tanyaku,
"Leon Kristu Hansen,CEO grup Han,teman yang lulus S3 bersama mu saat umur 14 tahun"
"Hah?!"kataku kaget,
"Leon? Kaukah itu? Teman semasa kecilku?"tanyaku tidak percaya,
"Ya,aku kembali. Lama tak jumpa lady ku~"kata Leon lalu memelukku,
"Kau-"kataku terpotong,
"Sshhht... Kita bicaranya nanti saja,setelah sampai di cafe"kata Leon menutup mulutku.
Setelah sampai di cafe...
"Aku mau tahu kemana saja kau selama ini? Apakah kau baik baik saja belakangan ini? Kenapa kau terlihat kurus? Kau makan dan tidur teratur,kan? Trus pekerjaanmu gimana? Kenapa gak pernah ngabarin aku?"tanyaku penasaran,
"Aduuuh kamu ini cerewet sekali..."kata Leon,
"Ya maaf...aku kan penasaran sama yang dilakukan teman kecilku ini~"kataku sambil mengelus rambut Leon,
"Aaargh...Jangan mengacak - acak rambutku! Aku akan ceritakan semuanya dan akan ku jawab pertanyaanmu. Tenang saja!"jawab Leon kelihatan malu,
"Hihihihi okay~"balasku tertawa kecil.
Kami saling bercerita tentang hidup kami. Setelah itu saling menghibur dan tertawa bersama.
Makan siang yang enak ditemani dengan alunan musik yang tenang. Suasana nya sangat membuatku tidak ingin pergi dari sini dan berharap waktu berhenti sejenak agar aku bisa menikmati waktu ini sampai puas.
Ditambah lagi dengan teman masa kecilku yang menggemaskan ini. Aku senang sekali bisa bertemu dengan nya lagi.
"Jeslyn...happy valentine day"kata Leon dengan ekspresi yang tak pernah kulihat.
Seketika aku menjadi malu,wajahku rasanya panas. Aku merasa wajahku akan berubah menjadi tomat,merah dan bulat!
Kata kata yang diucapkan Leon,ekspresi nya yang tak pernah kubayangkan,suara nada yang keluar dari mulutnya tadi... membuat hatiku tersentuh...
Seandainya saja... aku dan dia bisa bersama...
"Uwaaaah !! Malunyaaa...Apa yang sedang ku pikirkan??? Hush hush pergi sana! Huh! Buat aku malu aja..."kataku dalam hati malu dan kesal,
"Hey! Kenapa melamun? Aku berbicara padamu loh..."kata Leon memecahkan lamunanku,
"Ah maaf,aku lagi gak fokus...Ha - happy Valentine day too"kataku gugup lalu tersenyum,
Leon membalasku dengan senyumannya yang manis dan tampan.
"Oh My God! Hatiku terpanah..."kataku dalam hati kaget.
Tapi aku menyukai yang seperti ini...
Bisakah kebahagiaan ini terus berjalan? Bisakah kemanisan ini tetap bersamaku? Bisakah rasa senang itu tetap menempel padaku selamanya?
Aku ingin kebahagiaan yang seperti ini. Aku ingin banyak kebahagian yang tak akan habis jika dibagikan pada semua orang. Aku ingin kebahagian terus ada bagai air yang mengalir. Aku ingin kebahagiaan sebesar dan seluas samudra Pasific. Yang tak akan habis,yang tak akan pernah berhenti,yang akan selalu menemaniku...
Tapi...
Apa mungkin? Aku...telah jatuh cinta pada Leon? Rasa kosong dalam hatiku rasanya terisi saat bersamanya. Tapi,aku berharap itu menjadi kenyataan...
Jauh dilubuk hatiku yang terdalam,aku ingin sekali meraih dan memeluknya. Mengatakan bahwa aku menyukainya,tapi aku takut semua itu hanya sebatas imajinasiku saja. Aku takut menerima kenyataan bahwa dia menolakku.
"Leon,kamu udah punya pacar?"tanyaku gugup,
"Hmmm belum. Tapi,aku sudah mempunyai gadis yang kusukai. Saat ini aku sedang mengejarnya agar dia mau menjadi kekasihku,bahkan menjadi istriku"jawab Leon lalu tersenyum,
"Ouh...Siapa gadis itu? Apakah dia cantik? Apakah aku mengenalnya?"tanyaku penasaran,
"Dia gadis paling caaaaantik didunia! Dan kita mengenalnya"jawab Leon tersenyum,
"Siapa dia???"tanyaku makin penasaran,
"Kau akan tahu nanti. Aku akan memperkenalkan nya padamu setelah dia menjadi pacarku~"jawab Leon lalu memberikanku kode mata padaku (wink),
"Jadi...itu bukan aku? Sudah kuduga! Hahaha! Aku terlalu percaya diri..."kataku dalam hati sedih dan kecewa,
"Jeslyn...jika kau memahamiku,maka kau akan tahu siapa gadis yang kusukai dan sedang ku kejar..."kata Leon dalam hati,
"Yaitu kau! Aku sudah menyukaimu sejak lama dan sedang bersaing dengan para lelaki yang ingin merebutmu dariku " kata Leon dalam hati,
"Tolong cintai aku sama seperti aku mencintaimu... Aku berjanji,kau adalah cinta pertama dan terakhirku !"kata Jeslyn dan Leon dalam hati bersamaan.
Cinta membuat kita gila...