Disebuah hutan lebat seorang laki laki sedang berteduh dibawah pohon
"hujan nya deras sekali,apa aku lari saja sampai rumah"-Takumi
Takumi berlari menerjang hujan namun terhenti karna mendengar suara meonggan kucing
Takumi menoleh ke kekanan dan kekiri
"meong meong"
kucing itu ternyata hanyut dibawah aliran sungai
"aku harus menolong nya,dia bisa"-Takumi
Takumi kembali berlari menerjang hujan dan sampai dirumah nya
"aduh basah semua bajuku repot nih,nanti sajalah keringkan lantai nya"-Takumi
"bagaimana kalau kita tinggal bersama aku juga sendirian?"-Takumi
"meong"
"aku anggap itu iyyah"-Takumi
"aku mau mandi dulu, kita mandi berdua saja"-Takumi
"MEONG!!!!!!"
"ahkkk,ganas sekali"-Takumi.Takumi dicakar oleh kucing itu dan melompat pergi dari Takumi
"hei!!! jangan lari lari rumah ku nanti jadi tambah kotor"-Takumi
Takumi mengerjar kucing itu hingga mengelilingi rumah nya
"tertangkap!!!"-Takumi
"bisa diam tidak rumah ku sekarang sudah kacau balau karna mu''Takumi
Dikamar mandi
"meong!!! meonggg!!!"
"diam!!!!! bagaimana aku bisa mandi jika kau berisik terus"-Takumi
"/////~/////"
"fyushh,akhirnya selesai juga"-Takumi
Takumi menyelimuti kucing itu dengan handuk bersih dan pergi membersihkan kekacauan yang ada dirumah nya
"aku akan segera kembali jangan berbuat macam macam dikamarku"-Takumi
20 menit kemudian
Takumi kembali kekamar nya
"apa yang kau lakukan!!!!!"-Takumi. Takumi melihat kamar nya yang berantakan penuh dengan cakaran kucing
"meong" kucing itu bersiap untuk lari lagi
"duduk diam!!!,aku akan membereskan nya"
" jika kau macam macam lagi aku akan mengurung dalam sangkar"-Takumi
"meong" kucing itu dengan patuh duduk diam
Takumi kembali membereskan kamar nya yang berantakan karna kucing tersebut
"fyushh, aku capek sekali"-Takumi
"kau mau makan?"-Takumi
"meong meong"
kucing itu duduk dipangkuan Takumi
"baiklah ayok kita makan"-takumi
Takumi pergi kedapur dengan menggendong kucing itu
"duduk diam!!!sebenarnya aku tidak punya makanan kucing, jadi makan saja yah"-Takumi
Takumi mulai memasak makanan untuk mereka berdua
"nah sekarang makanlah"-Takumi
Takumi mulai memakan makanan nya dan melihat kucing itu juga ikut makan tanpa protes. setelah selesai makan takumi membersihkan meja makan dan barang barang yang dia gunakan tadi kemudia membawa kucing itu kekamar nya
"kau tidur disini saja"-Takumi
Takumi meletakkan nya dibawah kasur nya dengan sebuah bantal
"meonggg?!!!!!"
kucing itu mencakar cakar bantal itu dan naik dikasur Takumi
"baiklah kita tidur bersama"-Takumi
"meong!!!!" kucing itu bersiap akan mencakar Takumi
"itu kasurku!!! jikau kau tak setujuh kau bisa tidur di luar"-Takumi
"meong" kucing itu terdiam dan segera berbaring
Takumi tersenyum dan segera pergi kekasur nya untuk tidur
Pagi hari
"hmmm,berat apa yang menimpaku"-Takumi
Takumi bangun dan melihat siapa yang menimpa nya
"ahkkkkkkkkk!!!!!!"-Takumi
"meong~, siapa yang berisik pagi pagi ini"
"kau... siapa?"-Takumi
'telinga,ekor dan meong? jangan jangan dia siluman kucing yang kubawa semalam'-Takumi
"bukankah sudah jelas aku kucing semalam, meong~"
"kau ku..c.i..ng semalam"-Takumi
"iya lalu siapa lagi,meong~"
"kruyukkkk"
"kau lapar"-Takumi
"meong~, namaku Satomi jangan panggil aku, kau"
"baiklah satomi ingin makan apa?"-takumi
"ikan, meong~"-satomi
"baiklah,sekarang bisakah kau turun dari tubuhku"-Takumi
"meong!!!!"
satomi segera menyenggkir dengan wajah yang memerah
didapur
"makan lah"-Takumi
"meong~"-Satomi
Takumi menatap satomi dari atas hingga kebawah
"meong?? kenapa kau menatap ku"-Satomi
"sebenarnya kau ini apa"-Takumi
"tentu saja aku siluman kuciang,meong~"
"biasa nya aku tinggal dipedalaman hutan tapi aku diusir dari sana...,hahaha aku tak apa apa, meong~"-Satomi
"sekarang ini rumah mu"-Takumi
"Terima kasih, meong~"-satomi
satomi tersenyum manis hingga membuat Takumi tersipu malu
"kau,kau makan saja dulu"-Takumi, takumi memukul kepala satomi dengan sendok nya
"ahkkk, baiklah"-Satomi, satomi memengang kepala nya kemudia melanjutkan makannya
Takumi yang melihat Satomi makan juga akhirnya ikut makan
1 bulan kemudian
"Takumi,Takumi sudah pulang"-Satomi
"....."
"Takumi kau kenapa?"-satomi.Satomi menatap Takumi yang berantakan
Takumi tidak menjawab pertanyaan satomi dan pergi kekamar nya dan menguncinya
"Takumi,Takumi buka pintu nya"
brakkk prakkkk trakkk
terdengar suara barang pecah dari kamar Takumi
"Takumi buka pintu nya"-Satomi
Satomi terus berusaha mengetuk dan membuka pintunya, satomi terus menunggu semalaman didepan kamar Takumi
pintu terbuka dan satomi pun terbangun
"Takumi, Takumi kau tidak apa apa"-Satomi
"aku baik baik saja"-Takumi.Takumi berlalu begitu saja dan pergi keluar rumah nya
Satomi melihat kamar Takumi berantakan pergi membereskan nya dan membersihkan pecahan kaca yang ada kemudian Satomi menemukan sesuatu dikalender Takumi
"ehhh ini hari ulang tahun Takumi. aku harus membuat kejutan untuk nya"
Satomi dengan segala cara mencari tau apa yang harus dilakukan nya dan menemukan buku resep makanan dan bertuliskan kue ulang tahun.Satomi berusaha membuat kue untuk Takumi walau gagal berkali kali
"meong~,akhirnya satomi berhasil"-Satomi
satomi terus menunggu didepan pintu rumah Takumi dan menunggu takumi pulang
"Apa yang kau lakukan disini"-Takumi
"aku menunggu pulang"-Satomi
"lain kali kau tidak usah menunggu ku"-Takumi.Takumi berucap dan pergi begitu saja kekamar nya
"Tak-"
"Yasudahlah nanti aku akan memberitahunya" -Satomi
namun belum beberapa menit Takumi segera menghampiri Satomi dengan wajah penuh amarah
"DIMANA FOTO YANG ADA DIDEKAT KASUR KU!!!!!"-Takumi
Takumi mencekram bahu satomi
"aku, aku tidak tau"-satomi
"KENAPA KAU TIDAK TAU!!! KAU YANG MEMBERESKAN KAMARKU KAN!!!!!"-Takumi
"mungkin aku tidak sengaja membuang nya"-satomi
"APA!!!!!! PERGI KAU DARI SINI!!!!!"-Takumi
"maaf aku akan pergi mencari nya"-Satomi
"KAU TIDAK USAH MENCARINYA PERGI DARI SINI!!!!"-Takumi
"ta-"
"PERGI AKU TAK INGIN MELIHAT MU!!!!"-Takumi
Satomi segera pergi tapi tetap mencari foto tersebut
"ahkkk ketemu"-satomi
satomi memperhatikan foto itu ternyata itu foto keluarga Takumi. tanpa sadar air mata satomi terjatuh
"hiks hiks a..ku m.int..a.ma..af"
Satomi kembali kerumah Takumi tapi pintu nya terkunci akhir nya dia berubah menjadi kucing dan pergi lewat jendela dan meletakkan foto itu dimeja makan dekat dengan kue yang dibuatnya
prakkk
'ahh gawat aku tidak sengaja memecahkan gelas nya'
satomi segera pergi sebelum takumi datang
"SATOMI KENAPA KAU KEM-"-Takumi
takumi menatap meja makan dan pergi dengan cepat dia melihat foto keluarga nya yang hilang dan kue ulang tahun untuk nya
"hahahah takumi bodoh,kau pikir semua orang itu sama"-Takumi,Takumi tertawa miris dan menyesali perkataan nya yang mengusir satomi pergi karna hal sepele
'dia berbeda dari orang yang hanya memanfaatkan mu,dia bahkan menyiapkan hadiah untuk mu'
'dasar bodoh, kau bodoh sekali Takumi.dia peduli padamu'
Takumi mencoba kue itu dan air matanya terjatuh rasanya sama dengan kue buatan ibunya
Takumi segera berlari keluar rumah mencari Satomi, Namun tiba tiba hujan datang dengan deras
'hujan!!!satomi kan takut air.aku harus segera menemukannya'-Takumi
'kemana aku harus mencari nya'-Takumi
Takumi terus mencari hingga sampai kepinggir gunung dihujan yang lebat itu
'satomi pasti kembali ke hutan'
takumi berlari dan mencari satomi
"SATOMI?!!!!!!"
"SATOMI?!!!!"
Takumi mencari satomi hingga ke hulu sunggai
'owh iya aku menemukan nya disini'
Takumi terduduk dan menutup mata nya dengan tangan nya.tanpa sadar Takumi telah menganggap satomi sangat berarti dalam hidup nya
saat akan berdiri Takumi terpeleset dan jatuh kesungai.Takumi berusaha berenang ke tepi sungai tapi selalu terbawa arus deras nya sungai
saat itu satomi datang dengan basah kuyup karna hujan melompat kesungai dan membantu Takumi
"hah hah hah terima kasih satomi"-Takumi
Namun saat dia menatap satomi, satomi berubah kembali menjadi kucing dan wajah yang memerah karna sakit
"ahkk!!aku harus segera membawa satomi pulang"-Takumi
takumi segera membawa satomi kembali kerumah nya dan merawat nya
keesokkan harinya
"hemm"-satomi
satomi membuka matanya dan mendapati Takumi disamping nya yang tertidur merawat nya.satomi turun dari kasur dengan pelan dan tidak membangun kan Takumi
"kau sudah sadar"-Takumi
"ahkkk,ehh iya"-Satomi
"maaf"-Takumi
"maaf untuk apa?"-Satomi
"karna telah membentakkmu dan menyuruhmu pergi"-Takumi
"iti tidak apa apa"-satomi
"bisakah kau tinggal disini untuk selamanya"-Takumi, Takumi mengegam tangan satomi
"a..ku. tentu saja"-Satomi, satomi melompat kepelukkan takumi
Tamat meong ~