Namaku Ferdi aku tinggal di asrama kampus, Sebenarnya rumah aku di desa namun karena aku dapat bea siswa kuliah di kota akhirnya aku pindah di asrama kampus. Kurang lebih selama setahun aku menempati asrama itu. Selama itu tidak pernah ada kejadian apapun yang menimpa diriku. Namun tiba-tiba suatu hari waktu malam Valentine tiba. Ada seseorang mengetuk pintu kamarku lalu aku membuka pintu itu namun tak ada siapapun. Saat melihat kebawah ternyata ada sebuah bunga mawar dan coklat entah dari siapa, dan juga ada surat bertuliskan "Ayo main sekarang sudah Valentine" Aku kaget dan bertanya-tanya siapa yang mengirim bunga mawar dan coklat itu. Padahal aku tak punya pasangan, kalau teman yang ngirim pasti ada namanya.
Lalu aku membawanya kekamar aku menaruh bunga mawar tersebut di vas bunga dan membuka coklat. Karena saat itu aku juga sedang lapar akhirnya aku memakan satu batang coklat itu tanpa mencurigai apapun. Tiba-tiba vas bunga yang berisikan mawar itu jatuh lalu tiba-tiba mawar itu terbelah menjadi dua bagian satu berwarna merah satunya berwarna coklat. Lalu ada suara yang sangat besar menggema di kamarku dan suara itu menyuruh aku mengambil salah satu bunga tersebut. Aku bingung dan aku langsung lari ingin keluar dari kamar namun sayangnya pintu kamar tidak bisa terbuka aku mencoba berkali-kali menarik pintu itu namun hasilnya tetap sama, aku terjebak di kamar dan suara itu tetap saja menyuruh aku memilih salah satu bunga mawar itu.
Akhirnya aku memilih bunga mawar berwarna coklat aku pikir jika sudah memilih bunga mawar itu aku bisa keluar namun tiba-tiba aku terpeleset entah aku seperti terbawa ke sesuatu tempat.
Tempat itu berwarna coklat, banyak sekali coklat disana dan juga harum coklat pun sangat menyengat tiba-tiba ada sebuah air berwarna coklat akan mengguyur diriku namun aku langsung ditarik oleh seseorang.
"Kamu siapa?." Tanyaku.
"Aku Hendra kita berdua terjebak di dunia Valentine oh ya kita harus selesaikan misi yang ada di sini, kita akan keluar bersama-sama sebelum besok pagi. Kita menyelesaikan misi ini hanya satu malam saat malam Valentine saja jika sampai besok kita tidak keluar kita akan terkurang disini selamanya." Ucap Hendra menjelaskan.
Lalu aku langsung mengajak Hendra untuk segera melewati semua misi ini. Pertama kita melewati sebuah kerumunan wanita yang sangat cantik semua wanita itu beraroma coklat, kata Hendra "jangan sampai kita tergoda dengan wanita-wanita cantik ini atau kamu akan terbunuh."
Aku yang mendengar perkataan Hendra langsung bergidik ngeri, saat Melawati kerumunan wanita-wanita cantik itu tidak boleh memejamkan mata namun harus menatap mata wanita-wanita itu. Dan akhirnya misi pertama berhasil.
Lalu selanjutnya kita dihadang oleh sebuah pintu besar yang terbuat dari coklat dan bertuliskan Valentine. Aku dan Hendra membuka kuat-kuat pintu itu akhirnya berhasil. dan ada seseorang yang bentuk nya aneh memberikan 2 batang coklat besar. Ia menyuruh aku dan Hendra memakan coklat itu sampai habis aromanya coklat namun rasanya sangat aneh, aku merasa ingin memuntahkannya perutku terasa mual. Namun orang aneh itu menyuruh kita jangan memuntahkan coklat itu atau aku akan celaka. Saat itu ternyata ada orang satu lagi yang sedang memakan coklat ia sama seperti aku dan Hendra terjebak di dunia Valentine. Aku lihat orang tersebut merasa sudah sangat mual dan menahan agar coklat tidak keluar dari mulutnya namun orang itu tiba-tiba memuntahkannya. Dan aku sangat kaget orang aneh itu tiba-tiba memegang kepala orang yang tadi makan coklat dan memutarnya sampai putus aku melihat darah keluar sangat deras darah itu berubah jadi coklat dan ternyata coklat yang akan aku makan itu berasal dari darah-darah orang yang gagal dalam misi ini. Aku dan Hendra melihat nya sangat takut mau tidak mau aku akhirnya memakan coklat darah itu, Setelah hitungan ketiga aku memakan dengan lahap aku mencoba tidak merasakan rasa coklat itu sungguh rasanya sangat aneh, saat coklat itu mau habis aku merasa sangat mual dan keplaku sangat pusing begitu juga dengan Hendra namun aku tetap tahan dan akhirnya aku dan Hendra bisa menghabiskan coklat itu. Akhirnya selesai melewati misi itu.
Misi ke tiga yaitu kita disuruh melewati taman bunga mawar yang sangat begitu harum, namun aroma bunga mawar itu membuat kita mengantuk. Saat itu kita dihampiri oleh seorang wanita sangat cantik dan berkata "Lewati taman bunga mawar yang luas ini selama 10 menit jangan sampai mengantuk atau kalian akan tertusuk duri bunga mawar yang beracun dan kalian akan mati."
Saat itu juga ada seseorang yang sama seperti kita ia akan melewati taman bunga mawar itu. Akhirnya kita bertiga melewati taman bunga mawar itu. Saat ditengah taman yang sangat luas kita bertiga merasa ngantuk namun aku mengingat perkataan perempuan tadi dan aku memberitahu Hendra dan orang satunya lagi untuk tetap Fokus. Selama sepuluh menit akhirnya kita bertiga melewati taman Bunga mawar itu.
Selanjutnya misi ke empat kita di beri sebuah kertas bertuliskan happy valentine day disitu kita disuruh menggigitnya dimulut dan jangan sampai jatuh. Lalu disuruh melewati sebuah jalan yang berkerikil tajam. Lalu kita langsung melewati jalan yang berkerikil itu namun saat mau menginjak ternyata batu itu sangat panas dan kaki ku seperti tertusuk jarum. disitu aku tetap tahan dan tidak ingin berteriak jika berteriak kertas yang dimulutku akan jatuh. Namun saat pertama berjalan tiba-tiba orang yang di sampingku berteriak kesakitan akhirnya kertas itu jatuh dan tiba-tiba ada sebuah batu kerikil yang panas dan begitu banyak itu langsung tertancap di tubuh orang itu dan akhirnya tubuhnya meleleh. Aku dan Hendra akhirnya langsung melewati jalan berkerikil itu dan akhirnya selamat. Dan kertas yang ada di mulutku tiba-tiba hilang.
Lalu aku dan Hendra melewati misi terakhir dan di hadapanku adalah pintu keluar dari dunia Valentine yaitu sebentar lagi aku akan keluar namun disitu aku dan Hendra disuruh memberikan barang yang aku punya untuk ditukar dengan Hendra karena aku punya jam tangan aku memberikan jam tangan itu kepada Hendra dan ia memberikan aku topi. Ada seseorang yang tinggi besar mendatangi kita dan bilang "Selamat hari kasih sayang" Orang itu meminta kita memeluknya untuk rasa kasih sayang. Dan saat memeluk harus ada rasa kasih sayang dalam hati tanpa ada rasa takut dan terpaksa akhirnya aku dan Hendra memeluk orang tersebut namun saat aku merasa di peluk terasa erat dan tidak bisa bernafas, aku dan Hendra meronta-ronta ingin melepas pelukan orang itu namun tetap tidak bisa. Lalu aku menggigit tubuh orang besar itu dan menendang-nendangnya dan akhirnya aku bisa keluar dari pelukan Orang yang besar itu. Namun Hendra masih didekapannya. Aku mencoba menolong Hendra namun naas nya Badan Hendra tiba-tiba Hancur dan badannya terpental kemana-mana darahnya mengucur sangat deras karena dekapan orang besar tersebut sangat kuat. Lalu aku langsung berlari keluar dari pintu itu. Akhirnya aku bisa keluar dan aku terpeleset lagi. Aku kembali kekamar ku lagi dan hari sudah mulai pagi, aku bersyukur ternyata aku bisa selamat. "Sungguh malam Valentine yang sangat menakutkan" Batin ku lalu tiba-tiba bunga mawar dan coklat yang ada dikamar ku kembali utuh ke bentuk semula aku takut jika terjadi apa-apa akhirnya aku mengubur bunga mawar itu dan coklat itu.
Jika di beri sesuatu kepada orang yang tidak dikenal jangan menerima atau makan seenaknya apalagi saat malam Valentine, kita harus melihat dan mengamati barang itu. Atau kita mungkin akan senasip sama seperti Ferdi. Tetap hati-hati dimanapun dan sama siapapun.
TAMAT.
Maaf teman-teman ceritanya kurang seram ya😔🙏
Jangan lupa like dan komen cerpen aku terimakasih sudah membaca sampai akhir😊🥰