pengalaman hidup ku :)
Namaku Jan-di gadis kecil yang berusia 15 tahun , aku terlahir di keluarga yang kurang mampu dan kurang kasih sayang tentunya. ayah dan ibuku tidak pernah memberiku kasih sayang sedikit pun dan kadang kala aku merasa iri melihat teman teman sebaya ku yang mendapat kasih sayang dari kedua orangtuanya. Huhh tapi hal baik tak berpihak padaku justru aku mendapat perlakuan yang sangat buruk dari kedua orang tua ku.
*****
Satu alasan yang membuat diriku di benci ialah karna aku penyakitan, dari lahir aku sudah menderita penyakit yaitu paru paru basah dan juga kondisi jantung ku sangat lemah, dan itu lah yang membuat ayah dan ibuku membenciku. Saat penyakit ku kambuh bahkan mereka tak memperdulikan nya alhasil aku harus menahan rasa sakit ku sendiri.
*****
[ Anak si@lan anak penyakitan cuma jadi beban keluarga ] kata kata itulah yang selalu aku dengar dari bibir kedua orang tuaku , bukannya aku mendengar kata kata manis penuh kasih sayang ... tapi yang aku dapat hanyalah cacian makian dan sebagiannya.
****
Aku baru kelas 1 SMA dan itu pun aku sekolah karna mendapat kan beasiswa dari sekolah. Kadang kala aku tidak masuk sekolah karna ibuku melarangku dan Karna aku tidak sanggup membayar buku pelajaran dan perlengkapan sekolah lainnya.
***
Tidak hanya itu aku juga mendapat perlakuan buruk dari kedua orang tua ku ... aku sering mendapat pukulan serta cambukan dari mereka ber2, bahkan kulit ku rasanya mengelupas saking kerasnya cambukan yang mereka berikan. Tapi aku tetap sabar menghadapi nya.
***
// kau adalah anak pembawa sial // (kata ayah ku) //aku menyesal mempunyai anak penyakitan seperti mu kau hanya sumber masalah di keluarga ini // ( kata ibu ku ) huhh~~ rasanya setiap hari aku harus mendengarkan cacian dari mereka .... tidak hanya kata kata pedas yang keluar dari mulut mereka tapi siksaan fisik juga aku dapatkan dan siksaan mental juga batin yang aku rasakan. Dulu aku sempat depresi karena terlalu banyak menerima tekanan tapi rasa depresi itu bisa aku lewati walaupun secara perlahan.
*****
Karna tekanan yang aku alami dan rasa depresi yang masih aku pendam dulu aku sempat ingin bunuh diri dengan cara meminum cairan pembersih lantai. Aku tidak berniat melakukan nya tapi rasanya ada yang mengendalikan pikiran ku sehingga aku melakukan nya . Namun belum sempat aku meminum nya.. ibuku datang dan mengambil cairan pembersih itu dan membuangnya. Bukannya aku mendapat perlakuan baik tapi aku malah di hukum , aku di guyur air di kamar mandi selama 1 jam lebih , dan keadaan air yang sangat dingin membuat ku menggigil dan lemah.
*****
Uhh aku sangat lelah menghadapi hidup ini ..., sampai suatu ketika penyakit ku kambuh tapi tak ada satu pun yang tau , bahkan ayah dan ibuku sudah mengetahui nya tapi mereka hanya diam dan menyaksikan aku yang menahan rasa sakit. Aku sangat sangat dan sangat lelah menghadapi hidup ini *Ya tuhan aku sangat lelah ambil lah aku kembali ke sisimu aku sudah tidak kuat menghadapi ini , buat apa aku lahir jika sama sekali tak ada orang yang sayang pada ku* itulah doa ku yang aku ucapkan di sela sela ku menahan sakit.
*****
keesokan harinya ayah dan ibu ku mengajak ku kesebuah restoran, awalnya yahh aku sangat senang karena pertama kalinya aku diajak jalan jalan oleh mereka. Tapi kebahagiaan dan senyumku hilang begitu saja ketika aku melihat 7 peria yang datang secara bersamaan serta mengobrol dengan ayah dan ibuku . //Tuan apakah kau serius akan membeli anak ku ini//, ucap ayah ku . //ya aku serius bahkan aku sangat sangat serius karna dia sangat lucu// kata salah satu peria yang aku lihat paling dewasa.
//jedarrr// hatiku bagai di sambar petir kilat yang sangat mengerikan, rasanya aku ingin menangis tapi ntah kenapa rasanya air mataku telah habis.
***
//baiklah kalian boleh memilikinya nya sekarang// ucap ayah ku cepat , // baiklah terimakasih dan ini uangnya// , kata salah satu peria sambil memberikan satu koper penuh uang. Ayah dan ibuku pun akhirnya pergi dan disitulah aku menangis sejadi jadinya aku tak menyangka mereka menjualku bahkan dengan orang yang sama sekali tak aku kenal.
****
// hiks kenapa mereka melakukan ini aku salah apa hiks// ucapku disela sela tangis ku. // hey gadis kecil kenapa kau menangis // , tanya satu peria di hadapan ku. Aku tak menjawab nya , lalu seseorang berkata //tenang lah kita ini orang baik justru kita hanya berniat menyelamatkan mu// ucap nya lembut. Aku pun berhenti menangis dan meminta mereka menceritakan tujuan mereka membeliku.
***
peria itu pun menjawab kalo mereka membeli ku itu karna mereka kasian padaku . mereka mengetahui kalo aku selalu di hukum dan di perlakukan tidak baik oleh ibu dan ayah ku. aku pun menceritakan tentang penyakit yang aku alami dan sungguh ini keajaiban yang luar biasa seperti Tuhan mengirimkan malaikat tak bersayap padaku dalam wujud mereka ber7. Mereka ternyata sangat baik mereka membawa ku kerumah sakit yang sangat besar dan tentu saja mengobati penyakit ku ini , yang aku anggap tak akan pernah sembuh tapi akhirnya penyakit ku bisa sembuh.
*****
hari berganti hari bulan berganti bulan , tak terasa sudah 2 bulan aku bersama mereka dan bodohnya aku baru mengetahui kalo mereka adalah idol K-Pop yang sangat sukses. Yaps mereka adalah BTS idol K-Pop yang sangat populer dan bodohnya lagi aku tak mengetahui nya dari awal huhh. Mereka sangat menyayangi ku mereka sudah menganggap ku sebagai adik nya sendiri begitu pun aku yang menganggap mereka adalah oppa ku. Sekarang rasanya kebahagiaan ku telah datang kembali padaku dan ini adalah berkat ayah dan ibuku yang menjual ku pada orang yang sekarang sangat sangat dan sangat menyayangi diriku.
****
Aku pun melanjutkan sekolah ku dan sesekali aku diajak ketempat konser oppa ku , disana aku bertemu dengan banyak orang yaitu fans dari oppa ku , hahh rasanya aku tak ingin waktu berjalan lagi. semenjak hari itu aku pun mendapat kebahagiaan yang belum pernah aku dapat kan dulu , aku sangat bersyukur karena Tuhan mengirimkan mereka padaku, dan tanpa disengaja mereka telah membuat hidupku kembali berwarna. Aku sayang oppa , // oppa juga sayang padamu Jan-di // ucap oppa ku serempak. :)
**TAMAT**
maaf kurang seru... baru belajar soal nya ;)