Senja telah tiba ,kini langit tampak berwarna ke oren orenan. Di sebuah gang yang cukup luas tampak sepasang kekasih sedang asik mengobrol sambil berjalan.
Alia ..gadis berparas cantik telah memilih Rahmat yang buta sedari kecil sebagai pacarnya. Cinta nya sangat lah tulus pada lelaki yang sedang di gandeng nya saat ini. Dia sangat menyayangi Rahmat begitu juga dengan Rahmat. Meski ia tak dapat melihat wajah cantik yang di miliki Alia,ia masih tetap bersyukur setidaknya ia masih bisa mendengar suara indah milik Alia.
" Sayang.. nanti jam 12 malam datang ke rumahku ya.. " ucap Alia yang masih memegang erat legan Rahmat
" Sayang....aku tau kamu mau merayakan hari Valentine bersama ku, aku juga ingin merayakan hari Valentine bersama mu. Tapi alangkah baiknya jika kita merayakan nya di pagi hari " ucap Rahmat dengan lembut
" hmmm... gak mau... " ucap Alia manja sembari memajukan bibirnya
" sayang.. ibu dan ayahmu kan sedang tidak ada di rumah. Tidak baik jika kita hanya berdua didalam rumahmu ,apa lagi di malam hari .Besok pagi saja ya.... " ucap Rahmat berusaha membujuk Alia
" siapa bilang aku akan membawamu ke dalam rumah?! Kita akan bertemu di depan rumahku. Setelah kita bertukaran hadiah kau boleh pulang. Setuju?! " ucap Alia sambil menatap Rahmat
" huh....okay.. aku akan datang tepat waktu " ucap Rahmat yang akhirnya menuruti kemauan Alia
" heheheh.. thanks baby.. " ucap Alia sembari mencium pipi kanan Rahmat
" your welcome " ucap Rahmat malu malu sambil memegang pipinya yang memerah
Tanpa terasa mereka berdua telah sampai di rumah Alia. Mengantarkan Alia pulang setelah selesai berkencan sudah menjadi kewajiban bagi Rahmat dan suatu kebutuhan bagi Alia . Jarak rumah Rahmat ke rumah Alia adalah 155 m .
Meski di tempuh dengan berjalan kaki tidak akan menguras banyak tenaga. Rahmat sudah mengenal dengan sangat baik jalan menuju rumah Alia .Meski tanpa tongkat Rahmat tidak akan kesulitan apalagi tersesat.
" ingat ! datang tepat waktu! jangan telat meski hanya 1 detik " ucap Alia yang kini sedang berdiri di depan gerbang rumahnya
" ia sayang... " ucap Rahmat tersenyum kemudian mengacak acak pelan rambut halus milik Alia
Setelah Rahmat pergi dari rumah Alia. Alia langsung masuk ke dalam rumahnya , Ia berjalan menuju kamar nya kemudian mengambil jaket hitam polos nya lalu ia segera memakai nya, tidak lupa ia juga mengambil sebuah kantongan plastik berukuran sedang.
Setelah merasa perlengkapan nya cukup,Alia segera pergi menuju tempat pemakaman umun yang tidak jauh dari rumahnya. sesampainya disana Alia segera menuju tempat dimana Nek Darma dikaburkan .Nek Darma adalah tetangga Alia yang meninggal tadi pagi dan di kuburkan siang hari nya.
"uh..bulu kuduk ku merinding" ucap Alia yang kini sedang memasukkan tanah kuburan milik nek Darma kedalam kantong plastik yang sudah di siapkannya sebelum nya.
setelah kantong plastik nya penuh Alia segera pergi dari sana. Ia berniat membuat coklat panas menggunakan tanah kuburan dan air teh manis. Dua bahan ini akan dicampur menjadi satu.Kemudian ia akan memberikan coklat panas itu pada pacarnya. Bukan karna ia dendam pada pacar nya melainkan karna sifat usil nya.
Alai telah selesai membuat coklat panas nya. Ia kemudian mengganti pakaian nya ,setelah selesai mengganti pakaian ,Alia segera pergi menuju dapur kemudian ia segera menuangkan coklat panas nya ke dalam sebuah gelas berukuran sedang .
Kini jarum jam menunjukkan pukul 23:58 pm
"huh.. aku tidak sabar melihat reaksi nya setelah memakan coklat ini " ucap Alia sambil berjalan menuju gerbang rumahnya.
saat Alia membuka pintu rumahnya sosok lelaki tampan menggunakan kemeja putih telah berdiri dengan sangat rapi di depan gerbang rumah Alia. Alia segera menghampiri lelaki tersebut sambil membawa segelas coklat panas di tangan nya.
" Selamat hari Valentine " ucap Alia sambil memeluk Rahmat
" selamat hari Valentine sayang " ucap Rahmat sembari membalas pelukan Alia
" ini aku membuat kan coklat untuk mu" ucap Alia sembari meletakkan segelas coklat di tangan kanan Rahmat
Rahmat mencium aroma coklat tersebut lalu mencicipi sedikit coklat tersebut.
" mm..... aroma dan rasanya sedikit aneh " ucap Rahmat dengan jujur
" ini kan coklat buatan ku jadi wajar saja jika rasanya sedikit berbeda " ucap Alia berusaha menahan tawanya
" apa coklat ini punya nama khusus? " tanya Rahmat
" punya, namanya Cok Da Ta Kub " Ucap Alia dengan penuh semangat
" nama yang aneh " ucap Rahmat terang terangan
" Biarin ... Ayo cepat habiskan setelah itu berikan hadiahku " perintah Alia
Rahmat segera menghabiskan coklat tersebut. Meski ia kurang suka dengan rasa coklat itu,ia tetap meminumnya sampai habis, Ia tidak ingin merusakkan suasana indah saat ini apalagi sampai merusak suasana hati Alia.
Baru saja Rahmat selesai menghabiskan coklat itu. Ia merasa sakit di perut nya. Sontak Rahmat merintih kesakitan.
" sayang kamu kenapa? " ucap Alia khawatir
Tidak ada jawaban dari Rahmat. Ia masih meremas perut nya dengan sangat kuat .
buk.. buk... buk...
Rahmat merasa sekujur tubuh nya di tinju oleh seseorang kini rasa sakit nya semakin bertambah. Darah segar mulai berkeluaran dari mulut,bibir ,dan juga hidung Rahmat. Tidak ada orang disana selain mereka berdua. Alia bukan lah pelaku nya karna saat ini Alia sudah menangis dengan tubuh yang bergetar. Alia menjambak rambutnya dengan erat ,ia merasa pusing.
krekkk..... krek.... kressss....
kini sebuah cakaran muncul satu per satu di tubuh Rahmat. Rahmat semakin merintih kesakitan. Alia yang melihat hal itu pun semakin frustrasi.
"TOLONG..." teriak Alia dengan kuat
sret....
Tubuh Rahmat terseret dengan sangat kasar .Rahmat berusaha menggapai sesuatu yang bisa menahan tubuh nya. Tapi tidak ada yang bisa ia gapai. Sesuatu membawa menjauh dari pandangan Alia .
Alia yang tadi nya mengejar Rahmat kini telah duduk di tengah jalan dengan air mata yang terus mengalir. Sekilas Alia mendengar sebuah suara tanpa pemilik..
" AKU MENGAMBIL MILIKKKU"
para warga mulai berkumpul di sekeliling Alia.Tapi sudah terlambat .Rahmat kini sudah menghilang.
Para warga terus mencari keberadaan Rahmat di bantu dengan anggota kepolisian akan tetapi keberadaan Rahmat tak pernah di temukan.
....
seorang wanita tampak tengah duduk di kursi goyang ,pandangan kosong, kantong matanya berwarna hitam legam ,rambut yang memutih dan kulit yang berkeriput tidak dapat menyembunyikan usia nya saat ini . Rumah sakit jiwa itulah tempat Alia menua .
TAMAT
COK. DA. TA. KUB : { Coklat Dari Tanah Kuburan }