Pagi ini adalah pagi yang cerah. Burung-burung berkicau seolah menyayikan lagu pagi. Angin yang sejuk berhembus. Tetesan embun menetes keselah-selah dedaunan.
Di sebuah rumah yang tak terlalu besar dan kecil tapi terlihat nyaman itu, nampak seorang wanita yang tengah memasak. Ia tambak bahagia sekali hari ini. Itu bisa terlihat dari raut wajah nya yang berseri-seri serta senyuman kecil yang selalu menghiasi wajah cantik nya itu.
Wanita itu memiliki rambut bewarna coklat tua, tatapan mata yang meneduhkan, hidung mancung bak perosotan, bibir semerah buah cherry, kulit putih seputih susu dan sehalus sutra.
Wanita itu memiliki pribadi yang baik, sopan dan santun. Ia juga sangat keibuan walaupun ia sendiri belum dikaruniai seorang momongan di usia pernikahan nya yang sudah menginjak 2 tahun. Tapi ia tetap sabar dan menyerahkan segalanya kepada sang maha kuasa.
Wanita itu sangat pandai memasak, menjahit dan mengurus rumah. Ia juga seseorang yang taat beragama. Sungguh pria yang dapat menaklukan hati wanita itu adalah pria yang paling beruntung di dunia. Wanita itu bernama Amanda Beverly Putri Mahesa.
Hari ini adalah hari valentine, sekaligus hari kepulangan suaminya dari dinas luar kotanya. Amanda tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan suaminya dinas di Yogyakarta, Jawa Tengah.
Hari ini Amanda sangat bersemangat. Ia tak sabar merayakan hari valentine dengan suami tercintanya. Sudah 2 bulan suaminya tak pulang ke rumah karena terhalang oleh jarak.
Walaupun suaminya sering pergi dinas ke luar kota karena tuntutan pekerjaan, mereka tak pernah bertengkar atau saling berprasangka buruk. Karena mereka percaya kepada pasangan masing-masing. Sungguh keluarga kecil yang harmonis.
Saat ini Amanda memasak banyak hal dan rata-rata itu semua masakan kesukaan suaminya. Ada rawon, sop buntut, kwetiau goreng dan plecing kangkung. Ia membuat semua masakan itu dengan penuh cinta dan kasih sayang.
Iya bisa saja memasak saat siang hari tapi hari ini ia terlalu bersemangat. Pertama-tama Amanda memasak rawon dan sop buntut nya terlebih dahulu karena iga dan danging sapi nya perlu di rebus dahulu agar tak alot.
Amanda dengan lihai nya memotong bumbu-bumbu dapur yang di perlukan bak chef profesional, kemudian ia memblender bumbu yang di perlukan untuk membuat rawon.
Setelah itu ia menumis bumbu itu hingga harum dan matang lalu ia menuangkan bumbu tersebut kedalam panci yang berisi air. Kemudian ia memasukan daging nggak sapi yang sudah ia rebus kurang lebih 1 jam.
Proses pembuatan sup buntut yang kurang lebih sama seperti membuat rawon. Bedanya tak ada bumbu halus nya. Tetapi ada wortel, tomat dan kentang.
Pukul 3 sore akhirnya Amanda selesai dengan kegiatan memasaknya. Ia pun segera membereskan rumah seperti mencuci pakaian dan alat masaknya, menyapu lantai lalu mengepel nya.
⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱
Saat ini Amanda tengah menunggu suaminya pulang. Waktu juga sudah menunjukan pukul 7 malam. Tadi ia sudah menyiapkan makanan nya di atas meja makan dan menata nya sedemikian rupa.
Walaupun tak seperti makan malam romantis yang ala-ala seperti di hotel yang dimana ada lilin dan bunga mawar bertaburan, tetapi ia sudah senang walau hanya makan malam sederhana seperti ini.
Toh jika kita merayakan hari valentine dengan orang tersayang walaupun itu sederhana sekalipun itu pasti akan berbekas di hati. Kenangan yang tercipta itulah yang membuatnya mahal dan berkesan.
Amanda tengah menanti cemas suaminya. Kata suaminya kemarin di telefon ia akan pulang pukul 7 malam tetapi sekarang waktu sudah menunjukan pukul 7:30 malam.
Berbagai pikiran negatif kini telah bersarang di otaknya, tapi ia tepis jauh-jauh semua pemikiran itu.
"Mungkin mas Alex terjebak macet?" Batin Amanda.
Ya nama suami Amanda adalah Alexander Kendrick. Alexander memilik paras yang tak kalah rupawan dengan Amanda.
Alexander memiliki rambut yang berwarna hitam, tatapan mata yang tajam dan kadang kala berubah menjadi lembut jika bersama sang istri, alis yang tebal, hidung yang mancung, bibir pink alami, rahang kokoh dan tegas, dan yang terakhir kulit yang tak terlalu putih.
Alexander memiliki perawakan yang gagah, tinggi dan berotot namun tak sampai seperti seorang binaragawan. Proporsi ototnya sangat pas untuk pria sepertinya.
Alexander memiliki sifat yang penyayang, baik, ramah, sabar, dan kadang kala ada waktunya ia bersikap tegas.
"Aduh mas kamu kemana sih? Telfon juga gk diangkat." Gumam Amanda cemas sebab dari tadi ia sudah menelfon suaminya tapi tak pernah di jawab.
Dan akhirnya kecemasan Amanda hilang begitu mendengar suara mobil terparkir di depan rumah nya. Tak lama setelah itu pintu rumah Amanda di ketuk oleh seseorang.
Tok tok tok
"Itu pasti mas Alex!" Batin Amanda lega.
Dan benar saja ketika ia membuka pintunya nampak lah sosok suami tercintanya. Tetapi ada yang aneh dengan suami nya. Kali ini wajah suaminya terlihat sedikit pucat dan badannya terasa dingin.
"Selamat datang mas." Kata Amanda sambil memeluk suaminya.
"Makasih sayang." Jawab Suaminya sambil membalas pelukan istrinya.
"Mas ayo masuk aku udah siapin makanan kesukaan mas." Ajak Amanda.
"Wah pasti enak tuh kan makanannya apalagi yang buat itu kamu sayang." Jawab Alexander.
Alexander pun masuk ke dalam rumah. Ia segara mencuci kaki dan tangan nya. Mereka pun merayakan hari valentine nya dengan makan malam bersama walau sederhana, tetapi menurut mereka itu sudah spesial karena mereka merayakannya dengan orang yang terkasih.
Setelah selesai makan Alexander mandi. Kemudian ia tidur bersama istri. Sebelum tidur Alexander menunjukan gelagat yang aneh. Ia memeluk erat istrinya seolah itu adalah pelukan terakhir untuk sang istri.
"Sayang jika aku pergi kamu jaga diri baik-baik ya." Kata Alexander sambil memeluk erat istri.
"Kok tiba-tiba perasaan ku gk enak ya?" Batin Amanda.
"Sst! Mas ini ngomong apaan sih? Jangan gitu lah." Kata Amanda tak suka.
"Gak apa-apa mas cuma mau bilang kamu harus jaga diri baik-baik waktu mas udah pergi. Mas gk mau kamu stress atau semacamnya. Jangan lupa makan juga." Kata Alexander.
"Mas ini kenapa sih kok tiba-tiba jadi aneh begini?" Tanya Amanda.
"Udah gk usah dipikirin intinya kamu jaga diri baik-baik. Yuk tidur udah malam ini." Jawab Alexander.
Setelah mereka pun tidur bersama. Dengan posisi saling berhadapan dan Alex juga merengkuh pinggang mungil istrinya.
Keesokan harinya saat bangun tidur. Amanda sudah tak mendapati suaminya. Padahal mereka tidur bersama semalam.
"Mas Alex kemana ya?" Batin Amanda bertanya-tanya.
Amanda pun menyusuri rumahnya sambil meneriaki nama suaminya.
"Mas Alex kamu dimana? MAS ALEX? Mas?" Teriak Amanda. Ia sudah menyusuri satu rumahnya namu ia tak kunjung menemukan dimana suaminya berada.
Tiba-tiba telefon rumah Amanda berdering menandakan ada yang menelfon dirinya.
Kringg... Kringg...
"Halo dengan siapa ya ini?" Tanya Amanda.
"Halo hikss Amanda kamu yang sabar ya nak." Kata seorang yang berada di sebrang, yaitu Christina ibu mertua Amanda.
"Loh ibu kenapa nangis? Ada apa bu?" Tanya Amanda cemas.
"Suami kamu hikss Alex-" Kata Christina tapi terpotong langsung dengan perkataan Amanda.
"Alex kenapa bu?" Tanya Amanda khawatir dan tiba-tiba memori semalam saat Alex memeluknya sebelum tidur terlintas di pikirannya. Entah kenapa firasat nya saat ini sangat buruk.
"Alex hikss di kecelakan. Dia hikss meninggal di kecelakaan itu. Hikss dia meninggal jam 7 kemarin malam." Kata Christina.
"APA MAS ALEX MENINGGAL?!" Teriak Amanda tak percaya.
"Ibu mau ngasih tau kamu kemarin. Tapi hikss ibu gk tega kemarin kan hari valentine. Hari yang seharusnya kamu bahagia bukan berduka. Maafin ibu ya." Kata Christina.
Bukkh
Amanda pun menjatuhkan telefon nya. Badannya langsung ambruk ke lantai. Kakinya seketika menjadi lemas tak bertenaga seperti jeli. Bulir-bulir air mata pun mulai keluar dari kedua matanya.
"Halo Amanda? Kamu kenapa nak? Halo?" Tanya Christina di telefon tetapi Amanda tak menghiraukan semua itu sampai akhirnya sambungan telefon itu terputus.
Tut tut tut
Saat ini dunianya hancur. Suami yang ia sayangi telah meninggal dunia. Tetapi banyak sekali pemikiran yang hinggap di kepalanya. Jika mas Alex meninggal kemarin malam pukul 7. Lantas siapa yang makan bersamanya tadi malam? Siapa yang tidur bersamanya? Siapa dia?
~ 🅣︎🅗︎🅔︎ 🅔︎🅝︎🅓︎ ~