Seminggu yang lalu keluarga ku pindah ke kota A karena ayahku di dinas kan di kota itu dan ibu ku juga di tugaskan di rumas sakit di kota itu.
--------------
Namaku Vera, satu hari lagi adalah hari valentine dimana aku biasanya merayakan bersama keluarga dan juga sahabat² ku. Tapi kali ini aku merayakan nya hanya berdua bersama adikku sedangkan orangtua ku sedang ada tugas dan sahabat ku berada di kota B.
Aku bersama adikku mempersiapkan kebutuhan untuk hari valentine nanti, ssperti membuat coklat dll. Walau kami berdua tapi kita berdua tidak pernah merasa kesepian karena kita berdua sudag terbiasa tinggal berdua.
*Malam Valentine tiba*
Aku dan adikku memiliki rencana akan membagikan coklat dan bingkisan kepada semua tetangga yang berada di dekat rumah nya sebagai tanda kasih sayang dan juga silahturahmi.
"dik, apakah semuanya sudah siap?" tanya Vera sambil memasuki sisa coklat yg dia buat ke dalam kulkas untuk merayakan valentine nanti bersama adik nya.
"udah kak, tinggal di bagikan aja ke pada tetangga dekat rumah kita kak" jawab Rika sambil mengecek semua nya
"ya udh sekarang kita bersiap² dulu, nanti kita bagikan coklat ini" ucap Vera.
Mereka pun bersiap² dan setelah selesai bersiap² mereka pun mulai membagikan coklat dan juga bingkisan yang lain kepada para tetangga.
ketika mereka berdua melewati sebuah rumah besar berwarna putih itu, tiba² mereka berdua mendengar suara seperti rintihan dan meminta tolong
Tolong.... tolong... suara rintihan itu terdengar jelas oleh mereka, Vera pun merasa penasaran akan suara itu. Dia pun menuju rumah itu.
***
cklek kritt....
pintu rumah itu sudah terbuka. Vera dan Rika memasuki rumah itu dengan perasaan campur aduk antara penasaran dan antara takut
Gelap! rumah itu sangat gelap, hanya di terangi oleh sinar rembulan yang tidak seberapa menyinari nya. Saat mereka berdua sudah sampai di tengah ruangan tamu tiba² suara itu terdengar lagi dan sekarang dengan tangisan
Tolong... tolong... hiks hiks tolong...
"si.. siapa disana" ucap Vera merasa takut dengan keringat dingin menjulur keseluruh tubuh nya
"kak, pulang aja yok. Rika merasa aneh dengan semua ini" ucap Rika sambil menarik tangan kakak nya untuk keluar dari rumah itu. Vera pun menuruti kemauan adik nya walau dalam lubuk hati masih merasa penasaran.Tapi.... saat mereka ingin keluar tiba-tiba...
jeng jeng, jangan lupa sehabis baca like dan komen ya, hehehe. Lanjut
"Tolong...tolong.... hiks hiks tolongggg......" suara itu lagi² terdengar dan yang lebih mengejutkan saat suara itu terdengar lagi tiba² ada sosok wanita berpakain pengantin dengan gaun yang penuh noda merah (darah) dibagian dada sebelah kiri nya.
seketika Vera dan Rika berteriak dan langsung berlari keluar rumah itu dan langsung pergi menuju rumah
~Rumah~
"hiks hiks, tadi itu apa kak kenapa wanita itu penuh dengan darah" tanya Rika syok dan juga ketakutan
"tenang dik, tadi itu bukan apa² sekarang ayo kita istiraha " jawab Vera menenangkan adik nya yg masih syok dan ketakutan
jam menunjukkan pukul setengah 12 malam disana sebentar lagi valentine tiba, Rika sudah tertidur pulas di sebelah Vera tapi vera masih terjaga karena teringat dengan sosok tadi.
saat Vera sedang melamun tiba2 terdengar suara seperti "Tok.. tok tok" suara seperti ada yang mengetuk kaca jendela. Vera pun bangkit dari tempat tidur menuju jendela
"aaaaaa" teriak Vera kaget melihat sosok wanita pengantin tadi. "Tolong... tolong..." hanya kalimat itu yang terucap di mulut pucat sosok itu.
"siapa kamu sebenarnya, kenapa kau mengganggu ku? apa mau mu?" tanya Vera tegas walau sebenarnya dia sudah bener² merasa ketakutan
"tolong aku..." ucap sosok itu tiba² langsung menghilang bersamaan dengan angin malam
"uhhh, sosok itu bener² bikin aku jantungan" ucap Vera pelan sambil mengelus dada nya yg masih berdetak kencang karena takut
Vera pun menuju kamar mandi untuk membasuh wajah nya supaya lebih segar saat dia keluar kamar mandi dia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 12.00 malam
saat Vera ingin tidur tanpa sengaja dia melihat tulisan di cermin dengan menggunakan darah dan tulisan itu berisi
"Tolong aku... tolong bebaskan aku dari rumah itu... bebaskan aku supaya aku bisa pergi ke alam ku..." isi tulisan di cermin itu
"apa mksud nya, bebaskan gimana? kenapa hantu itu berteka teki dan hanya mengucapkan kata tolong tolong" ucap Vera pelas supaya Rika tidak terbangun
dia punya rencana dia akan datang kerumah itu bersama orang pintar dan mencari tau apa maksud sosok itu. Kenapa dia meminta tolong kepada nya.
*Keesokkan paginya*
"disini pak rumah nya, saya ketemu sosok cewek itu dan dia terus meminta tolong kepada saya" ucap Vera ke orang pinter itu
"sebaiknya kita langsung kedalam dan bertanya apa yang terjadi padanya" jawab orang pinter itu dan mereka memasuki rumah yang kelihatan sedikit serem ketimbang kemaren saat dia dan adik nya masuk ke dalam rumah itu
mereka berdua memasuki rumah itu, suasana pagi yang sangat mencekam dan membuat Vera merinding
"kita harus mencari suatu benda yang bisa kita pakai sebagai media" ucap orang pinter itu
"seperti apa pak?" tanya Vera. "seperti benda² kesayangan sosok itu" jawab orang pinter sambil melihat sekeliling ruangan itu
Vera pun mencari benda kesayangan sosok itu dan juga orang pinter itu
tapi tetep saja hasil nya nihil hingga malam hari tiba dimana suasana menjadi makin mencekam
tiba².....
"tolong... tolong....." ucap Rika tiba² muncul di belakang mereka dan raga nya sudah dimasukki oleh sosok itu
"apa mau ha, kenapa kau merasuki tubuh adik ku, aku sudah berusaha membantu mu sekarang aku suruh keluar dari raga adik ku" ucap Vera yang tidak rela adik nya sebagai media sosok itu
seketika Rika pingsan karena sosok itu sudah keluar dari tubuh nya. "dik, bangun dik" ucap Vera sambil menepuk pipi adik nya dgn lembut
"kakak" ucap Rika lirih
"iya dik, kmu sekarang aman sudah ada kakak di sini bersama mu" ucap Vera sambil memeluk tubuh adik nya
"sekarang kita harus segera mencari tau kenapa sosok itu bergentayangan" ucap orang pinter
"saya harus bagaimana pak?" tanya Vera. "hanya kamu yang bisa menyelesaikan ini, tapi tenang saja saya akan membantu mu" ucap orang pinter itu
"maksud bapak gimana? saya tidak mengerti?" tanya Vera bingung. "hanya kamu yg bisa masuk kedalam masa lalu sosok ini, mencari tau akibat dari kemantian nya dan memberi tau dimana mayat nya berada supaya kita bisa menguburkan nya" ucap orang itu panjang lebar
"tapi saya tidak bisa melakukan nya pak" ucap Vera yang takut dia akan terjebak di dunia dimensi mereka
"tenang saja, saya akan membantu mu" ucap orang itu. Vera pun mau gak mau harus mau supaya dia tidak di ganggu sosok itu. Vera pun duduk berhadapan dengan orang pinter dgn lilin di tengah² mereka
"apakah kau siap?" tanya orang itu dan di balas anggukan oleh Vera. Rika hanya bisa duduk disebelah kakak nya sambil berdoa supaya kakak nya bisa menyelesaikan masalah ini.
*Masa Lalu Bella*
Vera melihat dimana sosok pengantin ini yang bernama Bella sedang duduk bersama seorang laki² yang mungkin itu adalah kekasihnya
Tapi ada kesedihan di raut wajah cantik Bella, yg entah apa yang dibicarakan oleh laki² itu sehingga mampu merubah raut wajah bella.
****
bella duduk di depan kaca cermin dengan wajah yang sedih, ada seorang wanita paru baya yg mungkin itu ibu nya. Dia memeluk ibu nya dengan erat.
Dia seolah² berkata bahwa dia tidak ingin menikah dgn laki² itu, tapi apa daya orangtua bella tidak bisa berbuat apa². Alasan bella tidak ingin menikah dgn laki² itu adalah karena laki² itu punya rencana jahat terhadap bella dan keluarga nya kedepan nya.
saat pernikahan akan dimulai tiba² ada segerombong penjahat dengan memakai topeng menyerah acara itu semua keluarga dan juga para tamu meninggal karena tertembak sedangkan bella di tangkap oleh seorang laki² dan bella dibius sehingga tidak sadar.
saat bela membuka mata tiba² di depan nya ada seorang laki² tapi dia tidak tau itu siapa karena dia memakai topeng tapi firasat bella itu adalah laki² yang akan dinikahinya.
Vera tidak tau entah apa yang di bicarakan laki² itu terhadap bella, sehingga laki² itu marah terhadap bella dan membunuh bella dengan cara nembak bella tepat di dada sebelah kiri nya(jantung) dan bella tewas tapi mayat bella buka nya dikubur tapi malah di taruh di sebuah peti tapi tidak tau itu peti apa.
karena tubuh Vera sudah tidak kuat Vera pun sadar dari alam dimana dia kedimensi dimana kehidupan bella sebelum meninggal
****
"huuu kit kita harus men mencari peti itu" ucap Vera tersengah². Vera, Rika dan orang pinter itu mencari peti itu di semua ruangan tapi hasil nya nihil. Tiba² Rika melibat sosok bella menuju gudang dibelakang rumah itu, seketika itu mereka bertiga menuju gudang dimana gudang itu sangat kotor dan berdebu.
btw mereka sudah melaporkan ke rt di lingkungan sana dan rt sedang mengumpulkan warga yg lain termasuk menelfon orangtua Rika dan Vera. Lanjut
disaat mereka melibat peti yang sangat² berdebu dan tercium aroma busuk di dalam peti itu, yg sudah pasti berasal dari mayat bella.
mereka tidak ingin membuka peti itu, Vera segera menelfon pihak yg berwajib untuk di konfirmasi.
polisi pun tiba bersamaan dgn kedua orangtua Vera dan Rika. "sayang kalian gpp kan, kenapa kalian tidak bilang kepada ibu dan ayah" ucap ibu dari Vera dan Rika dengan khawatir
"maaf bu, karena kita tidak mau merepotkan ibu dan ayah" jawab Vera. "lain kali jangan di ulangi lagi ya sayang, klok ada apa² bilang ke ayah dan ibu" sahut ayah. "baik yah" jawab mereka berdua
mayat bella pun di keluarkan di dalam peti itu terlihat mayat yang sudah membusuk dan sangat bau sekali. Bella pun dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa dan besok pagi akan di makamkan.
*Keesokkan harinya*
mayat bella dikubur kan dengan layak dan berdoa semoga arwah bella tenang dan segera mendapatkan tempat disisi yang maha kuasa.
saat Vera ingin pulang kerumah tiba² dia melihat sosok bella yang tersenyum kearah nya dengan memakai gaun pengantin yang bersih dan putih dengan wajah yang cantik layak nya seorang ingin menikah.
"kak, kakak liat sosok iti gak?" tanya Rika berbisik. "iya dik, kakak liat dia terlihat sangat cantik ya" jawab Vera berbisik
"sayang kalian kenapa masih disana, ayo pulang" ucap ibu. "ah, iya bu" jawab mereka berdua tapi sebelum mereka pergi mereka berdua melihat kebelakang untuk melihat apakah bella masih disana
saat mereka menoleh, Bella masih disana dengan senyuman indah nya lalu dia menghilang bersamaan dengan cahaya sinar matahari yang terang.
👻TAMAT.
"cerpen aku yang ini sangat panjang banget karena tiba² terlintas begitu saja di pikiran ku, jadi aku menuangkan apa yang ada dipikiran aku ke cerita ini. Oh iya jangan lupa sehabis baca di like ya dan komen juga. Thank you🥰"