Hari itu hujan sangat deras ya di ikuti dengan petir yang menggelar tapi aku tetep berlari tanpa menghiraukan air hujan yang mengguyur tubuhku ku biarkan seiring sakit hati yang aku melebihi sakit dari apapun dengan derai air mata yang terus mengalir deras ku berlari.....
Dan akhirnya sampailah aku di depan rumah ku tekan bel rumah dengan keadaan yang basah kuyup dan badan yang gemetar karena kedinginan dan bibir yang sudah mulai membiru...
Akhirnya pintu rumah pun terbuka dan ku lihat bunda yang begitu terkejut melihat keadaan aku tanpa ayal aku pun langsung memeluk bunda sambil menangis di pelukan bunda..
"Hey,apa apaan ini datang langsung peluk mana basah baju bunda basah nih sambil melepas pelukanku dan mengusap air mataku celoteh bunda".
"Hiks...hiks..aku pun masih terisak."
"Udah ayo keringkan bajumu dulu nanti sakit sayang tutur bunda sambil mengajak aku masuk ke dalam rumah".
"BI..bibi panggil bunda".
"Iya Bu ada apa jawab bi Sumi".
"Siapkan air panas dan ambilkan handuk titah bunda kepada bibi".
Bibi pun berlalu mengambil handuk dan menyalakan kompor,dan memberikan handuk kepada ibuku kemudian ibu mengeringkan rambut ku dan menyuruh aku untuk melepaskan pakaian secepatnya.
"Gimana airnya sudah mendidih tanya bunda".
"Sudah Bu jawan bibi sum".
"Ya sudah siapkan sana,dan kamu langsung mandi terus istirahat nanti setelah itu kita bicara sambil mengusap rambutku".
"Aku pun mengangguk mengikuti instruksi bunda".
Setelah mandi aku pun merebahkan tubuhku ke tempat favorit apalagi kalo bukan tempat tidurku.
Aku pun teringat akan mimpiku semalam dan sekarang menjadi kenyataan.
Yah aku bermimpi seperti nyata ya laki laki yang aku sayang memutuskan aku dia capek menghadapi aku yang egois,mau menang sendiri dan tak pernah menganggap dirinya ada,aku bingung tidak pernah menganggap dirinya ada berarti selama ini berpacaran dengan siap pikirku?hantu? dasar alasan saja pikirku.Emang aku aku aku salah aku lebih banyak dengan teman temanku di banding waktu berdua dengannya(kan belum muhrim soalnya).Dan ternyata apa yang aku impikan benar terjadi dan menjadi kenyataan.
Kemudian aku pun mengambil hp dan mulai berselancar di dunia novel dan aku pun mulai membacanya salah satu novel fav( tidak usah disebutkan). Dan masih banyak lagi novel favorit lainnya'.
Aku pun mulai asyik sampai lupa apa yang sudah menimpaku saking asyiknya hingga aku berpikir bagaimana ya caranya agar aku bisa bergabung dengan group ke sayangan Author aku,akhirnya ku klik meminta masuk dalam group nya author tersebut.
Kemudian saking lelahnya akhirnya aku pun tertidur sangat pulas.
Sore harinya aku pun terbangun dan tak terasa perutku berbunyi tanda minta di isi,di isi apa y?
Aku pun turun ke bawah menuju ruang makan dan ku lihat bunda di sana sedang menyiapkan hidangan favorit ku aku pun langsung duduk manis di meja makan,sambil bunda yang mulai menjadi detektif mengintrogasi aku.
"Makan yang tenang ujar bunda".
"Iya Bun jawabku kembali".
"Tadi kenapa tanya bunda penuh selidik tumben anak bunda hari ini nangis sampai kejer kaya gitu".
"Ih bunda apa sih ucapku sambil mengerucutkan bibirku kepada bunda".
"Orang iya saksinya bi Sumi cecar bunda".
"Apalagi pasti Bimo ya tanya bunda penuh selidik".
"Kamu tuh mana tahan cowok kaya Bimo sama kamu bener kan kata bunda tidak akan sampai tiga bulan bubar".
Aku pun tersenyum masih ingat aku bertaruh dengan ibuku bahwa aku bisa memacari Bimo si cowok dingin anaknya Bu haji iffah temannya bunda. Dan bunda juga bilang tidak akan bertahan lama paling tiga bulan.
Tapi selama tiga bulan itu aku benar benar merasa bahwa mas Bimo itu laki laki yang special.
Setelah makan pun aku kembali ke kamarku mengambil gitar kesayangan aq dan mulai memetik gitar sambil memainkan lagu favorit Bima 'I am bad liar'.
Setelah selesai memetik gitar aku pun mulai membuka hp aku dan berselancar kembali di dunia Maya. Dan ternyata betapa senangnya aku permintaan aku terkirim dan aku pun mulai memasuki group nya di sana banyak hal yang tidak aku mengerti apa itu both apa itu menebar apa yang di tebar pikirku dan yang menyakitkan aku pernah di kick secara memalukan hanya karena sepuluh koin karena aku yang belom mengerti?
Dan untungnya ada dua Dewi penolong yang menurut aku itu orang baik banget terimakasih untuk mereka berdua yang selalu mensupport aq untuk menulis🙏. Dan untuk Authornya yang sangat baik dan juga sibuk terima kasih sudah menerima aku di grupnya.
Dan setelah itu hari hari aku berasa lupa asyik sendiri dengan dunia Maya ku tanpa memperhatikan sekitar ku dan bahkan membuat bunda dan saudara saudara ku marah karena melihatku asyik dengan dunia aku.
Dan ada suatu kejadian yang membuat aku tertawa yaitu salah satu laki laki yang suka tebar pesona mencoba mengerjai aku sebutlah namanya Ry dan entahlah apa maksud dan tujuannya aku tidak tahu hanya dia sendiri yang tahu.hingga suatu ketika dia meminta no wa yah aku berikan karena tujuan aku mencari teman sebanyak banyaknya dan entah tujuan dia apa aku tidak tahu.Dan akhirnya aku berteman yah hanya berteman just friend tidak lebih. Dan semakin banyak teman temanku di dunia Maya hingga aku terhanyut dan terbawa di sana.
Aku baru tahu ada dunia seperti itu sebelumnya aku tidak tahu sama sekali tidak tahu sampai aku harus mencari point dengan serunya dengan teman teman yang baru dan beragam.
Sungguh serunya pengalaman ku berselancar di dunia Maya.
thanks all untuk teman temanku d dunia novel atau manga yang tidak bisa ku sebutkan satu persatu namanya dan untuk Authornya teruslah berkarya.
Kalian bisa menghilangkan sedih ku dan berganti dengan tawa yang ceria kembali.
________END______