🍫🍫🍫
Hai.Namaku Aurora Borealis.Aku tinggal di sebuah apartemen yang lumayan mewah dan juga harga sewanya juga lumayan murah.
Tidak ada yang berani mengganggu ku lagi.Aku bebas melakukan apapun,tanpa di suruh oleh kedua orang tua ku.
"Nak...ini kuncinya.Tolong jaga baik-baik kunci tersebut.Semoga hari-hari mu selalu menyenangkan"ucap paman pemilik apartemen tersebut sambil menyerahkan kunci apartemennya.
"Baik pak.Saya akan menjaganya dengan baik."Ucapku sambil mengambil kunci apartemen tersebut.
🌌🌌🌌
Hari semakin larut.Setelah aku membereskan beberapa barang.Aku pun pergi ke kamar untuk tidur,karena ada kelas pagi.
"AAAHHH....kasurku yang lembut!!"ucapku sambil berguling-guling.
PUKUL 00.00
Saat tengah malam,aku mendengar suara langkah kaki yang sangat jelas bagiku.
TAP...TAP...TAP...TAP...
Suara langkah kaki tersebut sangat jelas,hingga mengganggu tidur malam ku.Aku pun berusaha untuk bangun,agar melihat siapa yang berani memasuki apartemen ini,tanpa meminta izin dari ku??
"HM...siapa sih malam-malam begini bertamu??"ucapku sambil berusaha untuk bangun.
Aku melihat keluar dengan membawa keluar senter di handphone ku.
Aku heran...kenapa tidak ada seseorang pun kecuali aku yang tinggal di sini??.Tadi aku bersungguh-sungguh mendengar suara langkah kaki.
Tiba-tiba...
PLAK...
Buku yang berada di atas meja tamu jatuh dengan sendirinya.Tidak ada angin apa,atau pun sesuatu di sana.Tapi buku tersebut seperti tergeser dengan sesuatu.
"Ke...kenapa buku itu jatuh sendiri??"ucapku dalam hati sambil bercucuran keringat dingin.
Aku yang pertama kali berpikir,bahwa itu hanyalah seekor tikus.Dan kemudian....
SELAMAT MALAM...
Televisi tersebut menyala sendiri.Berbagai siaran ada di ganti satu-satu.Aku pun yang pertama kali berpikiran polos,sekarang aku berpikir bahwa kejadian ini tidak seperti sesederhana itu.
"Ke... kenapa televisi tersebut menyala sendiri??.Jangan-jangan ada penunggunya di sini!!"ucap ku dalam hati dengan kaki yang gemetaran.
Aku pun berlari ke kamar karena syok dengan apa yang aku lihat hari ini.Aku hanya berpikir bahwa itu hanyalah mimpi.Hingga akhirnya aku di kejutkan dengan adanya sosok laki-laki yang sedang berdiri menghadap ke arah luar apartemen.
Aku hanya bisa melihat punggungnya yang hitam karena memakai sebuah jas.
Bulu kudukku berdiri menjadi-jadi.Aku pun memberanikan diri untuk bertanya kepada sosok tersebut.
"Si...siapa kau??"ucapku gemetaran.
Perlahan-lahan sosok laki-laki tersebut menghadap ke arah ku.Dan...
"Halo...namaku Irvan Sihombing.Aku adalah pemilik asli apartemen ini.Kau ternyata bisa melihat ku ya??.Salam kenal!!"ucap Irvan sambil mengulurkan tangannya.
"WHAT??.Apa ini sebuah kesialan atau sebuah keberuntungan??"ucapku dalam hati sambil mengangkat satu alis.
"Oh halo.Namaku Aurora Borealis.Aku adalah seorang penghuni baru apartemen ini!!"ucapku sambil menerima jabatan tangan tersebut.
"Maaf...barusan aku mengagetkanmu!!"ucap Irvan.
"Ya..tak apa-apa.Untung saja aku cukup pemberani!!"ucapku sambil menarik kembali tanganku.
Akhirnya...pemilik asli apartemen ini pun menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya.Dia menceritakan sebabnya dia menjadi hantu di sini.
"Jadi... penyebab nya adalah ada seseorang yang sengaja melakukan pembunuhan denganmu??"ucapku penasaran.
"Ya begitulah!!"ucap Irvan.
Setelah lama berbincang-bincang.Akupun merasa mengantuk.Dan meminta agar Irvan kembali ke tempatnya dulu.
"HOAM....Irvan,kamu lebih baik kembali dulu ke tempatmu!!.Aku sangat mengantuk.Besok aku juga ada kelas pagi,bisa jadi aku akan terlambat jika kau tidak kembali dulu!!"ucapku sambil menguap.
"Ini apartemen ku!!.Kenapa aku harus pulang ke rumah??"ucap Irvan dalam hati.
"Tenanglah...jika kau ingin tidur,maka tidurlah.Aku tidak akan mengganggumu beristirahat!!"ucap Irvan.
"Oh baiklah!!.Kau sebaiknya jangan berada di kamar ku!!.Aku peringatkan jangan macam-macam dengan diriku!!"ucapku sambil mengisyaratkan dengan mata.
"Ya baiklah.Aku akan keluar!!"ucap Irvan sembari meninggalkan Aurora.
🍫🍫🍫
Keesokan Harinya...
Aku mendengar suara berisik yang mengarah ke sebuah dapur di apartemen ini.Aku mengira itu adalah tetanggaku,pasalnya aku tak pernah memasak sarapan saat aku berangkat ke Kampus.
KLONTANG....SRENG...TING...
"Berisik sekali!!.Siapa sih yang lagi masak??"ucapku kesal sembari bangkit dari tempat tidur.
TAP...TAP...TAP...TAP...TAP...
"EH??.Irvan??"ucapku sambil berhenti di salah satu anak tangga.
"Kau sudah bangun??.Mandilah dulu... sebentar lagi sarapannya akan siap!!"ucap Irvan sembari memegang spatula nya.
Aku pun turun dari anak tangga.Dan...aku mendapati dapur yang sangat berantakan.Semua peralatan memasak berserakan ke mana-mana.Aku heran.
"Irvan sebenarnya bisa memasak atau tidak??.Kenapa dapur seperti kapal pecah??kacau balau!!"ucapku dalam hati sembari menggaruk-garuk kepala ku karena heran.
"EHM...itu...Irvan biarkan aku yang memasakkan sarapan untuk mu!!.Jika di teruskan dapur ini...akan sangat berantakan!!"ucapku canggung.
"Bukankah kau seharusnya mandi??.Kau mengatakan akan ada kelas pagi!!.Jika terlambat nanti apa kau tak di hukum??"ucap Irvan.
"Tapi...kau seperti tak bisa memasak sama sekali!!"Ucapku sambil tersenyum.
"Aku bisa!!. Biarkan aku tunjukkan apa itu yang namanya memasak!!. Pergilah mandi!!"ucap Irvan sembari menggoyang-goyangkan teflon.
"EERR...HUFFF....baiklah...kau yang terlalu memaksaku!!"ucapku sembari meninggalkan Irvan sendirian.
"SIAL...KENAPA TELURNYA PECAH LAGI!!"ucap Irvan sembari mengambil beberapa telur lagi.
"HUFFF....memang hantu bisa memasak??kalau dilihat dari temperamen nya...dia lebih terlihat seperti hantu yang dingin!!"ucapku dalam hati sambil berpikir-pikir.
Setelah aku selesai mandi.Irvan menyuruh ku untuk duduk dan memakan sarapannya.
"Ini sarapan buatanku!!ini pertama kalinya bagiku untuk memasak!!"ucap Irvan sembari memberikan nasi goreng buatannya.
"I...ini...apakah nasi goreng khas buatannya??lalu...apa itu yang hitam-hitam??nasi ini sudah gosong!!apakah sarapan ini harus aku makan??"ucapku dengan perdebatan di dalam hati.
"Ada apa??kenapa tidak makan??apakah tak sesuai selera mu??"ucap Irvan.
"EH??tidak ini sesuai selera ku kok!!"ucapku bohong.
"Kalau begitu cepatlah di makan!!"ucap Irvan memaksa.
"Oh??ok!!"ucapku sembari memakan paksa masakan Irvan.
DEG...!!!
"I...ini...ini asin sekali!!"ucapku sambil menutup mulutku.
"Jujur saja Irvan...kau memasukkan garam berapa sendok??ini sangat asin!!"ucapku sambil meminum air putih.
"Tidak banyak kok.Hanya satu mangkuk saja...!!"ucap Irvan sembari menggaruk pipinya dengan jari telunjuk.
"Apakah hantu ini gila??apakah dia mencoba membunuhku??"ucapku dalam hati sembari mengangkat satu alisku.
"HAH!!.Sudahlah...aku akan langsung berangkat ke kampus!!jika kau ingin makan lebih baik kau pesan makanan online!!"ucapku sembari berdiri untuk pergi.
"Oh baiklah!!"ucap Irvan.
"Apakah sangat tidak enak masakanku??"ucap Irvan sembari mengambil sendok untuk mencobanya.
"WLUE!!.Ini benar-benar sangat asin!!"ucap Irvan sambil mengeluarkan isi di mulutnya.
🍫🍫🍫
PUKUL 12.00
Hari sudah menunjukkan waktu tengah hari.Waktunya untuk diriku pulang.Setelah aku sampai di depan apartemen ku.Aku melihat sebuah mobil yang sangat mewah berhenti di depan apartemen ku.
"Mobil milik siapa ini??kenapa di parkirkan di depan apartemen ku??apakah aku kedatangan orang baru??"ucapku sambil berjalan dan melirik mobil tersebut.
CEKLEK...
"AKU PULANG!!"ucapku berteriak.
"Kau sudah pulang??kalau begitu kita makan siang dulu!!"ucap Irvan sambil membaca buku.
"EH??.Kau memasak lagi Irvan??"ucapku waspada.
"Tidak!!aku membelinya di orderan"ucap Irvan dingin seperti biasanya.
"HUFFF...untunglah... nyawaku tadi pagi hampir saja melayang!!"ucapku dalam hati lega.
"EH??tunggu!!apa sebaiknya aku tanya dia ya??tentang mobil di depan??"ucapku dalam hati.
"EERR...itu...Irvan mobil siapa di depan apartemen kita??"ucapku ragu-ragu.
"Kalau tidak salah...dia adalah tetangga kita!!"ucap Irvan sembari meletakkan buku.
"Owh...begitu...ya sudahlah...aku akan ke kamar untuk ganti pakaian"ucapku sembari melemparkan sepatu dan kaos kaki sembarangan.
Setelah aku selesai berganti baju.Aku pun turun untuk makan siang dengan Irvan.Akan tetapi,makan siang kami terhenti karena ada seseorang yang mengetuk pintu apartemen.
TOK...TOK...TOK...TOK...
"EH?? sepertinya kita kedatangan tamu??biarkan aku saja yang membukanya.Kau lanjutkan makan saja!!"ucapku sambil berlari meninggalkan Irvan.
"YA... TUNGGU SEBENTAR!!"ucapku berlari sambil berteriak.
CEKLEK.
"Halo...aku adalah tetangga baru kalian...aku kesini untuk memberikan masakan ku untuk mu, sebagai perkenalan pertama kita"ucap seorang pria dewasa yang menggunakan sebuah baju kantor dan jas.
"Oh terimakasih.Tapi...bolehkah aku tahu namamu?maaf....mungkin ini....agak kurang sopan!!ini hanya untuk agar aku bisa mengenali tetanggaku!!"ucapku canggung.
"Oh tak apa-apa!!mungkin secara tiba-tiba begini pasti sangat membuat mu kaget!!kalau begitu... perkenalkan namaku Alex Rudiart...!!!.Panggil saja aku Alex!!"ucap Alex.
"Oh...halo Alex...ah maaf...aku lupa tidak mempersilahkan mu untuk duduk!!. Silahkan masuklah!!kami sedang makan siang di sini!!apakah kau ingin makan siang bersama kami??"ucapku tanpa ragu.
"Kami??bukankah...kau tinggal sendiri di sini??"ucap Alex.
"Sial...aku lupa bahwa Alex tidak bisa melihat Irvan!!"ucapku dalam hati tersadar.
"Ah...itu... maksudku...aku tinggal bersama boneka-boneka ku!!ah iya betul... boneka-boneka ku!!aku sudah menganggap boneka-boneka ku seperti teman bagiku!!"ucapku canggung.
"Boneka??.PFFFTT... kau seperti nya masih SD!!.Ternyata kau masih saja bermain boneka ya??"ucap Alex tertawa geli.
"Ini orang di kasih hati mintanya jantung!!. Kalau bukan karena aku yang keceplosan,mana mungkin aku bakalan kasih tahu kamu salah satu kebiasaan ku!!"ucapku dalam hati sambil memutar malas bola mata.
"AHAHAHAHA!!.Maaf...maaf...aku tak sengaja hilang kendali!!.Kalau begitu...aku tidak akan mengganggumu!!.Aku akan makan sendiri di rumahku!!. Terimakasih atas tawarannya!!bye!!"ucap Alex sambil meninggalkan Aurora.
"Oh ya bye. Terimakasih atas kunjungannya!!maaf...aku tidak mengantarmu sampai ke depan!!"ucapku sambil melambaikan tangan.
"Irvan...ada apa dengan mu??.Kenapa wajahmu tampak buruk sekali??"ucapku polos.
#CEMBURU-CEMBURU#
"Van??kamu kenapa??ah nggak seru ah.!!cepat buruan di makan atau aku yang akan memakan sampai habis!!"ucapku bercanda.
"Apakah...pria itu...menarik perhatian mu??"ucap Irvan sambil menunduk.
"EH??.HEI!!.Apa yang kau bicarakan??aku saja baru kenal dengan dia!!. Bagaimana aku bisa langsung menyukai nya??.Kau ini salah minum obat ya??"ucapku sembari bangkit dari tempat duduk ku.
"Kau tidak bodoh karena makan, makanan asin kan??"ucapku sambil menyentuh dahinya.
TAP...
"Kau...kau ini makin hari makin berani ya??"ucap Irvan kesal sembari menyingkirkan tangan Aurora.
"HAH??"heranku.
"Aku adalah seorang presidir terkenal di kota ini.Tapi tak disangka,bahwa suatu hari nanti,aku akan dianggap bodoh oleh seorang gadis kecil seperti dirinya.Sungguh membuatku semakin tertarik kepadanya!!"ucap Irvan dalam hati.
"HEI...KAU TIDAK SAKIT KAN??. APAKAH KAU TIBA-TIBA MENJADI BODOH,KARENA MASAKANMU SENDIRI!!"ucapku lantang dan tanpa dosa.
JLEB...#BODOH KARENA MASAKAN SENDIRI#
"Mulut gadis ini lebih pedas di bandingkan dengan cabai!!.Dia berkata begitu lantang tanpa memikirkan perasaanku??"ucap Irvan dalam hati.
"Kau telah mengejekku!!.Sepertinya aku perlu memberimu hukuman!!"ucap Irvan sambil tersenyum.
"Hu...hukuman.??"ucapku heran.
"Aneh...kenapa hari ini... sifatnya seperti anak-anak??"ucapku dalam hati.
"Kau boleh menghukumku,tapi kau harus menghabiskan makanan yang sudah kamu beli ini!!"ucapku menggantikan topik.
"Ok.Janji ya!!"ucap Irvan sembari menunjuk kan jari kelingkingnya.
"Ya.Aku janji!!"ucapku merangkaikan jari kelingking tersebut.
🌌🌌🌌
Malam Harinya...
Hari sudah larut malam.Tapi perkataan Irvan membuatku tak bisa tidur.Aku pun turun dari kamar, untuk mengambil air dingin di kulkas.Saat aku menenggak air tersebut, tiba-tiba angin dingin datang.Terasa dingin sekali di belakang punggung ku.
"Jangan minum air dingin di malam hari.HUFFF!!"ucap Irvan di dekat telinga Aurora
DEG...DEG...DEG...DEG...
"..!!!.."
"Irvan...apa yang kau lakukan??.Ini sudah malam... Apakah kau tidak tidur malam??"ucapku sambil menunduk malu.
"Aku belum memberimu hukuman atas perbuatan mu pada ku!!"ucap Irvan.
"K...kau...kau ingin menghukumku seperti apa.??"ucapku dengan gugup.
"SIALAN!!.KENAPA JANTUNG KU BERDEGUP SANGAT KENCANG!!"ucapku dalam hati.
"Aku ingin tidur di samping mu!!"ucap Irvan.
"HAH??.Apa??. Tidur di samping ku??.NO,NO,NO!!"ucapku membalikkan badan sembari menyilang kan tangan.
Irvan tampak tidak baik hari ini.Aku tak tahu dia kenapa??.Tapi dia seperti hantu yang sangat menakutkan sekarang.Ada hawa dingin di sekitar tubuhnya.Aku pun ikut terkena dengan hawa dingin tersebut.Mungkin,karena temperamen nya.
TAP...TAP...TAP...TAP...
Aku pun pergi meninggalkan Irvan sendirian di bawah.aku kembali ke kamar dan melanjutkan tidurku.Karena dia hantu...pasti dia bisa menembus pintuku.Walau sudah aku tinggalkan dia di bawah,tapi dia malah mengikuti sampai ke kamar.Usahaku untuk menutup pintu kamar rapat-rapat agar dia tidak memasuki kamar ku,itu semua sia-sia.Yang akhirnya...malah aku yang menyerah.
"Hari ini Irvan kelihatan menyeramkan banget!!.HUH!!.Bulu kudukku saja sudah mulai berdiri semua!!.Lebih baik aku kunci rapat-rapat pintu kamar ku!!"ucapku sembari mengambil kunci kamar.
CEKLEK...!!!
"Akhirnya... lanjut tidur lagi ah!!"ucapku sembari membanting kan tubuh ke kasur yang lembut.
SWOSH....!!!!.
"Apakah kau sudah tidur Aurora??"ucap Irvan setelah menembus pintu kamar Aurora.
"Karena kau sudah tidur.Aku akan menghukum mu di atas kasur!!"ucap Irvan sembari menaiki kasurku.
"Selamat malam gadis kecil!!"ucap Irvan sembari memeluk ku.
🍫🍫🍫
Keesokan Harinya...
Aku merasakan ada sesuatu yang berat menimpa tubuhku.Aku pun berusaha untuk bangkit dari tempat tidur ku.
"UGH...!!!.Siapa yang menimpa tubuhku??"ucapku sambil berusaha melepaskan diri.
Setelah aku terbangun.aku di kejutkan dengan suatu keadaan yang aneh bagiku.
APA...?!?!
Yang aku lihat Irvan si hantu dingin memeluk tubuhku.Padahal dia tidak memiliki detak jantung,dan berat tubuh.Tapi...kenapa aku merasakan seperti dia memiliki tubuh.
"Keadaan macam apa ini??.Kenapa Irvan bisa berada di kamar ku??.Dia juga tidur di samping ku!!"ucapku dalam hati tak percaya apa yang terjadi.
"Kau sudah bangun??.Ayo kita sarapan!!"ucap Irvan sembari bangun untuk duduk.
"K...kau...kau...kenapa kau berada di kamar ku?!.Apakah kau melakukan hal yang tak senonoh kepadaku?!awas saja jika kau macam-macam dengan ku!!"ucapku sembari menarik selimut ku.
"Apa yang kau bicarakan??aku tidak melakukan apapun padamu!!aku bahkan tidak tertarik sedikit pun dengan tubuhmu itu!!"ucap Irvan.
BBBUUUMMM...
"Tubuhku rata??apakah dia buta??akan aku tunjukkan betapa seksi nya diriku!!"ucapku dalam hati sembari tersenyum licik.
"Tuan hantu!!akan ku beritahu ukuran ku kepada mu.Ukuranku adalah 'C' cup ok??.'C'cup itu juga sudah di atas rata-rata.Jika gadis biasa seperti ku.Dia hanya memiliki ukuran'B'cup ok??"ucapku percaya diri.
Lalu Irvan menarik tangan ku.Jarak diantara aku dan Irvan sangatlah dekat.
"Kau pikir aku peduli dengan ukuran dadamu??"ucap Irvan.
"Jangan-jangan dia mengatakan ini kepada pria lain?!"ucap Irvan dalam hati.
"Kau ini kenapa??posesif sekali.Aku mengatakan itu,karena Kau bertanya!!"ucapku sembari menarik kembali tanganku.
"Apapun yang berhubungan dengan mu.Semuanya menarik untukku.Termasuk tubuh mu"ucap Irvan dalam hati.
"Sudahlah...aku akan berangkat ke kampus dulu"ucapku sambil berjalan keluar kamar.
"OK.Aku akan memasakkan sarapan untukmu"ucap Irvan.
Langkah ku pun terhenti,karena aku tahu persis bahwa dirinya tak bisa memasak.
"Ah...itu...lebih baik nanti aku makan di kantin saja!!"ucapku sambil berbalik badan.
"Tidak...!!!.Aku akan memasak untukmu!!kau lebih baik cepat segera mandi!!atau nanti Kau akan terlambat ke kampus!!"ucap Irvan sambil mendorong tubuh ku menuju kamar mandi.
BRAK...
"APA?!haruskah aku mencoba makanan beracun itu??"beradu di dalam hati.
Setelah aku mandi.Aku berniat untuk diam-diam kabur melewati jendela kamar.Tapi...malah di buat gagal lagi olehnya.
TOK...TOK...TOK...
"Aurora...ayo makan...sarapanmu sudah jadi!!"ucap Irvan di balik pintu kamar.
BRUK...
"ADUH!!"ucapku meringis kesakitan,karena terjatuh.
"Aurora!!.Apakah kau baik-baik saja??"ucap Irvan khawatir.
CEKLEK...
"ADUH!!.Pinggulku sangat sakit!!"ucapku sembari memegang pinggul ku.
"Kau kenapa...???.Kau jatuh dari tempat tidur ya??atau kau ingin kabur lalu jatuh dari jendela,karena terkejut aku datang ya...???"ucap Irvan curiga.
"EH...???.Tidak kok...!!!.Aku tadi jatuh karena banyak air bercucuran...!!!"ucapku merasa bersalah.
"Oh ya sudah ayo makan"ucap Irvan meninggal kan Aurora.
"Oh tuhan...!!!. Selamat kan aku...!!!"ucapku menangis dalam hati.
Setelah Aku melihat sarapan yang di buat oleh Irvan.Sarapan itu hanyalah sepotong sandwich,dan susu putih di sampingnya.Aku pun lega,karena masakannya tidak yang aneh-aneh.
"Terimakasih Irvan...!!!"ucapku lega.
Aku pun memakan sarapan yang di buat oleh Irvan.Rasa ini lebih baik di bandingkan dengan rasa nasi goreng yang sudah gosong itu.
"HM...lumayan juga ini"ucapku puas.
"Ya sudah.Habiskanlah...!!!"ucap Irvan.
"Ya"ucapku puas.
Setelah selesai memakan sarapan.aku pun beranjak untuk pergi ke kampus.
"Irvan aku pergi dulu.Sebentar lagi akan masuk.Jika aku terlambat,maka akan di hukum"ucapku tergesa-gesa.
"Baiklah.Hati-hati di jalan"ucap Irvan.
"Ya"jawabku.
"HM...besok adalah perayaan hari valentine.Aku harus menyiapkan sebuah hadiah untuk Aurora"ucap Irvan.
🍫🍫🍫
Pulang dari kampus.Seperti biasanya,aku langsung masuk ke kamar.Lelah yang sangat berat,AC yang sangat dingin.Membuatku tertidur dengan pulas nya.Aku sudah tak memikirkan tentang pintu kamar.Aku hanya membiarkan nya terbuka lebar-lebar.Padahal Aku sedang menyalakan AC.Apa boleh buat.Anak kampus itu melelahkan.
"HAISH... sepertinya Aurora sangat kelelahan.Biarkan aku memasakkan makan malam untuknya"ucap Irvan sembari menutup pintu kamar.
🌌🌌🌌
Malam Harinya... PUKUL 19.30 Aku terbangun karena perutku sudah mulai berbunyi.Aku tak tahu harus makan apa.Apakah aku harus keluar membeli makanan.Tapi tubuh ini sangat malas untuk berjalan jauh.Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke dapur.Aku melihat makanan yang sangat banyak dan mempesona.
"Siapa yang memasak begitu banyak makanan enak...??.Apakah itu Irvan..??"ucapku dalam hati sambil menatapi makanan yang berada di atas meja.
"Kau sudah bangun...??.Duduklah dan makan dengan baik..!!"ucap Irvan setelah keluar dari kamar mandi.
"EH...???.Irvan bukannya...kamu nggak bisa memasak ya..??.Lalu... bagaimana kamu bisa memasak...??Memangnya hantu bisa memasak..??"tanyaku penasaran.
"PFFFTT...sepertinya kau sangat penasaran.Tapi, aku bisa memasak itu karena aku meminjam tubuh seseorang"ucap Irvan.
"EH..??.Tubuh seseorang..??.Tubuh siapa..??.Jangan-jangan...kau membawa mayat ya,untuk di pinjam tubuhnya oleh mu..?!"ucapku takut dan pikiran sudah kemana-mana.
"PFFFTT... HAHAHA...kau ini pandai sekali melucu ya...??. Aku tidak meminjam tubuh orang yang sudah mati.Ini adalah tubuh seorang Presidir yang lumayan terkenal lho...masa kamu nggak kenal...??"ucap Irvan tak percaya.
"Aku malas berurusan dengan dunia bisnis.Jadi Aku tidak terlalu mengenal para CEO di kota ini..!!"Ucapku sembari untuk duduk.
"Owh...begitu ya..!!"ucap Irvan ikut untuk duduk.
"Pantas saja saat pertama kali bertemu dia tidak mengenalku.Ternyata dia tidak memedulikan dunia bisnis"ucap Irvan dalam hati.
🍫🍫🍫
Keesokan Harinya... TANGGAL:14-02-2021
PUKUL 08.59
Hari Minggu adalah hari yang sangat ku nantikan.Bisa bersantai dimana-mana.Apapun yang aku lakukan sangat menyenangkan.Bermain game, menonton televisi,bernyanyi,belanja di mall,dan masih banyak lagi.Irvan yang melihatku begitu bergembira di Hari Minggu hanya bisa menatapku dengan senang.Aku yang sangat senang karena banyak hal yang aku lakukan.Itu malah membuat ku terlupa,bahwa Hari ini adalah perayaan Hari Valentine.
"Pick me up"suaraku saat bernyanyi.
"HUFFF...capek sekali"ucapku sembari berbaring di kasurku.
Angin AC yang sepoi-sepoi.Membuatku mudah sekali tertidur.Setelah aku tertidur Irvan keluar apartemen secara diam-diam.Entah apa yang membuat Irvan harus keluar secara diam-diam begitu.
🍫🍫🍫
PUKUL 16.50
Hari begitu singkat.Aku yang sangat kelelahan,karena banyak hal yang aku lakukan.Itu membuatku tertidur sampai sore hari.Setelah aku terbangun.Aku tidak melihat siapa pun kecuali diriku.
"Dimana Irvan si hantu berkepala dingin itu??"tanyaku.
Aku turun ke bawah,karena aku mengira bahwa dia sedang di dapur.Tapi aku bahkan tidak menemukan siapa pun disana.Aku berpikir bahwa hantu tersebut sedang ke rumah keluarganya.Entah kenapa aku merasa sedikit gelisah.Aku pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan ku.
PUKUL 19.30
Aku terduduk di sofa dengan memegangi lututku dan mengayunkannya maju mundur.Aku merasa sangat kesepian.Aku merasa takut di apartemen yang mewah ini sendirian.
Tiba-tiba saja ada angin dingin memasuki ruang tamu.Tempat dimana aku duduk.Angin itu semakin bertambah kencang.Sampai membanting pintu rumah.
BRAK...!!!
Pintu rumah itu terbuka lebar.Aku tak berani untuk menutup kembali pintu tersebut.Karena aku merasa bulu kudukku mulai berdiri.Angin tersebut semakin lama semakin kencang itu membuatku sampai terisak menangis,karena takut.
"HUHUHU....Irvan...dimana kau??Jangan main-main dengan ku!!Ini tidak lucu sama sekali!!"ucapku sambil terisak-isak.
Di saat angin berhembus semakin kencang.Ada sesosok bayangan hitam mendekati diriku.Aku tak berani melihat,karena aku sangat ketakutan.Sesosok bayangan hitam itu semakin mendekat.Dan...
"Selamat Hari Raya Valentine Aurora!!"ucap Irvan yang sangat mengejutkan.
Aku pun mendongak mendengar ucapan selamat kepada ku.Aku lupa bahwa Hari ini adalah Hari Raya Valentine.
"HUWAAA...kau sangat jahat Irvan!!kenapa kau meninggalkan ku tanpa memberitahu ku!!kau Jahat!"ucapku sambil memukul-mukul dada bidang Irvan.
"Maafkan aku,karena telah membuat mu ketakutan seperti ini.Aku kira kau akan menunggu ku dengan sangat berani.Ternyata kau malah menangis seperti ini.Sudahlah jangan menangis lagi.Ini adalah Hari Raya Valentine.Sebaiknya kita bersenang-senang"ucap Irvan sembari menghapus air mata Aurora.
"Ya Baiklah.Aku akan mengganti bajuku dulu"ucapku sambil melepaskan pelukan ku.
Setelah aku selesai mengganti bajuku.Aku pun di bawa ke suatu tempat yang sangat indah.Tempat itu adalah....
"WOW PADANG BUNGA"
"Ternyata kau sudah menyiapkan semuanya ya Irvan?"ucapku gembira,karena melihat banyak sekali bunga-bunga bermekaran.
Aku sangat senang sekali.Karena aku juga bisa melihat bulan yang sangat indah, kunang-kunang yang berterbangan ke sana kemari,dan harumnya aroma bunga-bunga di sini.Irvan terus-menerus memperhatikan ku.Dia melihatku yang belum pernah sebahagia ini.Lalu dia mendekat kepadaku dan menyerahkan sebuah kotak berwarna merah dan sebuket bunga coklat.
"Aurora!.Ini untukmu"ucap Irvan sambil menyerahkan buket bunga coklat dan sebuah kotak berwarna merah.
"Terimakasih Irvan karena sudah memeriahkan Hari Raya ini bersama ku!"ucapku sambil tersenyum manis.
"Ingat tentang kebahagiaan ini selamanya ya!.Janji?"ucap Irvan seperti anak-anak.
"Janji"ucapku singkat dengan senyum diwajahku.
"Bukalah kotaknya!"pinta Irvan.
"Baiklah"jawabku singkat. Setelah aku membuka kotak tersebut.Ternyata berisikan coklat yang sangat enak.Dengan bentuk yang menggemaskan dan bervariasi.Aku pun sangat bahagia,karena walau tanpa kedua orang tua ku,aku masih bisa merayakan Hari Raya Valentine ini dengan meriah bersama orang kesayangan ku.Aku dan Irvan pun memakan bersama-sama coklat tersebut sambil menikmati indahnya malam ini.
"Irvan...terimakasih karena sudah mau menjadi teman baikku.Aku tidak akan pernah melupakan hari bahagia ini"ucapku dalam hati sambil tersenyum ke arah Irvan.
🍫🍫🍫
🍫TAMAT🍫
Terimakasih untuk kepada para pembaca yang setia.Dukung saya terus ya.Saya akan membuat cerita yang lebih menarik lagi.Tolong berikan likenya ya dan juga komennya.Thank You.
🍫 SELAMAT HARI RAYA VALENTINE 🍫