Umur 14 tahun merupakan peralihan dari masa anak-anak menuju masa remaja. Pada saat itulah semua anak mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, gak ada lagi keseriusan didalam belajar, yang ada hanyalah keinginan merasakan kebebasan dan mencari tahu apa itu cinta. Pada saat ini pula rata-rata remaja bakalan merasakan kasmaran, termasuk aku.
Namaku Zahra Angraini bisa dipanggil Zahra. Aku sekarang duduk di bangku kelas 3SMP (Sekolah Menengah Pertama), bukannya belajar serius untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) aku malah sibuk memikirkan seseorang.
Yuuppss! Tentu saja yang aku pikirkan itu seorang cowok yang namanya yg Rizal Alfiansyah, biska dipanggil Rizal. Dia adalah cowok yang sejak kelas 2 SMP aku sukai. Gak tahu kenapa bukannya perasaan itu makin berkurang malah makin bertambah.
Satu-satunya orang mengetahui aku mempunyai rasa sama Rizal cuma Rani. Rani adalah sahabatku sejak kelas 2 SMP. Menurutku Rani adalah cewek yang aneh, karena menurut pengakuannya gak ada cowok yang dia suka. Setiap kali aku bertanya tentang itu Rani selalu bilang dengan santai " gak ada". Rani memang cewek pendiam, beda banget sama aku yang gak bisa diam karena nyarik perhatian dari Rizal.
Aku dan Rizal satu kelas, karna itulah yang membuatku salting dikelas. Sampai sekarang aku hanya bisa memendam perasaanku saja, sampai suatu hari Rani ngomong sama aku.
"Ra kalau kamu suka sama Rizal, kenpa kamu gak coba deketin?"
"hah???!!! Ran gak mungkin cewek yang deketin cowok" balasku dengan raut wajah yang tidak menentu.
"Ya ampun Zahra, deketin seperti temen aj kali...misalnya sms-an sama Rizal atau ngobrol sama dia".
Kata-kata Rani emang ada bener ya juga sih, selama 2 tahun aku suka sama Rizal, aku paling jarang ngomong sama dia. Rizal itu perfeck banget dimata aku, dia putih, tinggi, ganteng, pintar, dan rajin pula. Selama proses pendekatan pun aku ngerasa akrab banget sama dia.
Sampai-sampai dikelas banyak yang bilang kalau Rizal suka sama aku. Iya aku dan Rizal emang dekat banget, kami sering kekantin bareng, pulang bareng dan itu termasuk hal yang sangat menyenangkan bagiku. Tetap tetap saja merasa kurang nyaman karena kedekatan kami tanpa status.
Karena semakin resah, akhirnya suatu hari aku bertanya kepada Ridho. Ridho adalah sahabatnya Rizal.
"Rid, ada yang mau aku tanyain sama kamu?"
" apaan Ra?"
"kamu tahu gak siapa yang Rizal sukai?"
"kalau itu sih aku kurang tahu Ra, tapi yang jelas 3 hari lagi Rizal bakalan menembak cewek yang dia sukai"
Mendengar hal itu jantungku terasa berdetak sangat cepat.
"oh iya deh,makasih infonya ya"
"iya sama-sama Ra"
Setelah itu aku langsung menceritakan kepada Rani dan Rani menebak yang akan ditembak oleh Rizal itu adalah aku.
Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Hari ini adalah hari dimana Rizal bakalan menembak seorang cewek yang dia suka. Aku pun sudah dandan cantik dan rapi banget pergi ke sekolah pun aku semangat banget.
Waktu istrahat pun tiba dan Ridho berdiri didepan kelas dan berteriak "EH! Teman-teman, Rizal bakalan nembak cewek ni". Aduh, pas itupun aku berbisik kepada Rani.
"Ran kalau cewek yang ditembak Rizal gak nerima Rizal bakalan aku marahin, masa dia gak mau nerima Rizal yang perfeck banget".
"ah....bilang aja mau ditembak Rizal itu kamu Zahra".
Gak terasa Rizal sudah berdiri didepan meja aku dan Rani. Saat itu Rizal langsung ngomong.
""Raaaaaa.........."
Aduh pas Rizal ngomong gitu aku sudah seneng banget nama aku Zahra dan biasa teman-teman biasa ngomong sama aku cuma Ra saja dan ternyata yang ditembak Rizal itu........
"Raaaaaa...... niiiii kamu mau gak jadi pacar aku?
Aku langsung kaget mendengar itu badanku terasa lemes banget aku hanya bisa tersenyum sambil bisikin ke Rani
"terima Rizal ya Ran aku ikhlas asalkan Rizal bahagia".
Waktu itu Rizal dan Rani resmi pacaran. Pada saat itu aku pun keluar kelas dengan alasan mau kekantin, padahal aku langsung ketoilet. Keadaan toilet saat itu sepi karena anak-anak yang lain pada kekantin. Gak tahu kenapa aku menangis, ketika kita mencintai seseorang yang malah mencintai sahabat kita sendiri itu rasanya perih banget. Lalu aku bergegas keluar dari toilet dan menghapus air mataku.
BRUUKK! Ternyata aku menabrak seseorang yaitu Ridho.
"Ra kamu kenapa nangis ?"
Aku hanya bisa menangis terus
"Ra, sebenarnya aku sudah tahu kalau kamu suka sama Rizal dan aku tahu yang bakal ditembak Rizal itu Rani"
Mendengar itu air mataku pun semakin deras mengalir, tiba-tiba Ridho langsung mendekap ku. Saat itu aku baru menyadari Ridho perhatian kepadaku.
Dihari-hari berikutnya aku berusaha bersikap biasa saja kepada Rani. Rizal begitu perhatian sama Rani, aku hanya bisa tersenyum melihat mereka. Tapi sebenarnya hati ini menangis, menangis sekuatnya dan aku akan tetap berusaha tegar, mungkin aku bisa membohongi Rizal dan Rani tapi tidak dengan Ridho.Tapi aku takut kedekatan ini sama kejadiannya dengan aku dan Rizal.
"apakah mungkin Ridho dekat dengan aku dan akan jadian dwngan cewek lain?"tanya ku dalam hati.
Sudah. hampir sebulan Rizal dan Rani pacaran perasaanku dengan Rizal pun sudah mulai berkurang, tetapi masih ada bekas luka yank belum terobati. Namun ternyata perasaan ku telah berpaling ke Ridho. Hari ini tiba-tiba Ridho mengajak ku ke taman samping samping sekolah saat bel pulang berbunyi.
Aku mulai merasa ada yang aneh pada ridho. Tiba-tiba Ridho mengeluarkan setangkai mawar putih dari kantong celananya.
"Ra, mungkin ini adalah saat yang tepat buat ungkapin perasaanku sama kamu, sebenarnya aku sudah lama suka sama kamu, Ra kamu mau gak jadi pacar aku?"
Mendengar pernyataan Ridho aku pun menangis karena aku punya perasaan yang sama dengannya dan pada saat itu aku pun menerima cintanya dan kami resmi jadian.
Aku sangat berterima kasih kepada Tuhan telah menciptakan sosok Ridho yang telah mampu mengobati luka hati ini. Sekarang aku dan Rani sama-sama bahagia.
Dari pengalaman ku ini aku belajar: CINTAILAH ORANG YANG MENCINTAIMU KARENA BELUM TENTU ORANG YANG KAMU CINTAI MENCINTAIMU PULA DAN RELAKAN LAH ORANG YANG JAMU SAYANGI UNTUK BERSAMA ORANG YANG DIA SAYANGI PULA, KARENA SEBENARNYA TUHAN TELAH MEMPUNYAI PENGGANTI YANG LEBIH BAIK UNTUKMU.
TERIMAKASIH 🙏🙏
SALAM SAYANG DARI SAYA OWTHOR PEMULA
SEMOGAK KITA SELALU DIBERIKAN KESEHATAN DAN KEBAHAGIAAN 🤗🥰🤗
AMINN🤲🤲🤲