Suara alarm yang terdengar nyaring berhasil mengusik tidur Angga yang begitu lelap. Niat hati hanya ingin mematikan alarm tersebut, namun matanya seketika terbuka lebar.
Angga kaget melihat jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi.
“Astagfirullah, sudah jam 7".
Segera Angga bergegas ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus. Dengan kecepatan maksimal Angga mengendarai motornya di tengah jalanan ibu kota. Sayang seberapa ngebutnya Angga, tetap saja Angga sudah telat masuk kelas yang telah terjadwal di jam tersebut.
“Pagi pak, bolehkah saya ikut masuk pak ?” Tanya Angga pada Dosennya yang tengah memimpin menerangkan mata kuliah ekonomi.
“Silahkan masuk. Dan langsung saja duduk ditempat kamu."
" Baik, pak".
Beberapa saat kemudian, mata kuliah pun selesai.
"Angga, ke kantin yukk ".
"ayo".
Setelah sampai kantin, Angga dan teman- temannya langsung duduk dibangku yang mereka sering duduki dan langsung memesan makanan.
"Angga, mau pesen apa lo".
" Biasa, yang sering gua pesen aja".
Setelah memesan makan dan makanan pun tiba, angga dan teman- teman langsung memakannya. Mereka pun membayar makan dan minuman tersebut .
Angga dan teman- teman akhir setelah makan mereka pulang ke rumah masing- masing.
[ ]
Setelah sampai rumah, Angga langsung masuk ke dalam kamarnya, untuk membersihkan diri dan Menganti pakaiannya.
Beberapa saat kemudian, datanglah sahabat kecilnya Dodi.
Siang itu aku dan dodi sahabat dari kecil untuk bermain game bersama. Memang semenjak tempat tinggal kami berdekatan aku dan dodi sering main game bersama, terkadang rame- rame main game nya dengan teman- teman kampus ku, tapi karena mereka tidak bisa akhirnya aku dan dodi lah yang main game. Sedang asyik main game, aku dan dodi tidak terasa main game sampai jam 7 malam. Setelah selesai main game aku dan dodi langsung turun ke bawah untuk makan malam bersama ibu dan ayah ku.
setelah sampai meja makan, kami segera makan, dimeja makan suasana hening hanya denting sendok dan garpu saja. selesai makan malam, aku dan dodi duduk di ruang tamu. beberapa saat, ibu angga menghampiri aku dan dodi. Dan duduk dihadapan kami berdua.
“ dodi, gimana kabar mama mu ?”
"alhamdulillah, tan baik mama ".
Setelah itu, ibu angga ke ruang kerja ayahnya.
“do, kenapa sih tadi lu jago banget maen game nya.”
“iyalah, gua gtu loh udah ganteng, jago lagi kurang apa coba ".
" heh, nyesel gua nanya sama loh ".
" Hahahaha".
" ganteng juga gua do, lu mah engga ada apa- apa" .
" iya gua tau ngga kalau lu itu ganteng, tapi lu tuh engga bakal bisa ngalahin gua kalau soal game . Gua mah tidak akan tertandingin , HAHAHAHA ".
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, akhirnya dodi pun pamit pulang kepada angga.
" Angga, gua pulang dulu ya".
" Nah loh tumbenan loh pamit ke gua biasanya kalau lu balik ya balik aj engga pamit, ini mah pake pamit segala ada angin apa lu kaya gini ".
" Hadehh, pamit salah engga pamit juga salah, ya gua kan emang anak yang baik jadi harus pamit lah ke tuan rumah. Emang lu sok dingin banget lu tuh muka ".
" wahh emang ya engga tau diri lu udh numpang makan dirumah gua juga , emang kenapa kalau muka gua kaya gtu".
" yahh, angga pake nanya kenapa lu tuh jangan kaya gtu nanti engga ada yang mau sama lu kalau lu masih kaya gtu ".
" ya terserah gua lah, katanya mau pulang lu kenapa masih disini ?"
" jadi ngusir nih ?"
" iya gua usir lu, kenapa engga terima ?"
" terima ko selow gua mah baik orang nya jadi terima aja".
" udah lah lu pulang sonoh, gua mau tidur nih".
" iya gua balik sekarang, puas lu ".
" puassss lahh, hahahaha".
[ ]
Keesokan hari nya seperti biasa Angga bangun hari ini lebih pagi, karena akan diadakan kuis jadi angga bangun dan berangkat lebih pagi . Setelah bersiap- siap untuk pergi ke kampus, angga menyempatkan dirinya untuk sarapan terlebih dahulu . Setelah selesai sarapan, anggan langsung pamit kepada kedua orangtuanya untuk berangkat ke kampus .
Selama diperjalanan mengendarai motornya dengan kecepatan sedang karena hari ini ia berangkat aga pagi dan jalanan pun tidak terlalu padat seperti biasanya.
Beberapa menit kemudia sampailah angga di kampusnya . Setelah motor parkir barulah angga jalan menuju ke kelasnya, yang masih lama sekali pelajaran itu di mulai.
setelah sampai kelas, angga mendudukkan dirinya ditempat biasa. beberapa menit kemudian kelas pun ramai artinya mata kuliah akan segera dimulai dan berhubung hari ini ada kuis jadi mulai nya lebih awal.
" baiklah, hari ini kita kan kuis, siapkan alat tulisnya saja yang ada di atas meja ".
" baik pak".
Kuis pun akhirnya dimulai suasana di dalam kelas hening.
Setelah selesai waktu kuis, semuanya maju untuk mengumpulkan jawaban kuisnya dan kelas pun berakhir . semua mahasiswa/ mahasiswi berhamburan keluar untuk menuju ke kantin, ada yang ke lapangan dan ada juga yang langsung pulang .
[ ]
beberapa tahun kemudian akhirnya angga lulus kuliah dan sekarang ia sedang disibuk dengan film pertama nya yang akan dimainkannya.
Kenalin Angga ini yang akan menjadi lawan main kamu di film ini, "Hallo Ratih ", ini "Hallo Angga ". Sambil menangkupkan kedua tangan
Pak sutradara " nah kalian akan dipasangkan sebagai sepasang kekasih "
Kemudian itu angga dan ratih berbincang-bincang untuk menanyakan perihal film yang akan mereka bintangin.
"Angga, kira- kira kapan gimana ya kelanjutan film yang akan kita mainkan ".
"semoga film yang akan kita mainkan lancar ya, rat". Aamiin
Setelah itu, angga dan ratih pun segera berpamitan satu sama lain, tapi sebelum itu mereka berdua photo bersama terlebih dahulu.
"Angga, kita photo dulu yukk, buat nanti promo film ".
"Iya, boleh rat".
Akhirnya mereka berdua photo bersama, setelah itu mereka berdua berpisah.
beberapa bulan kemudian, angga dan ratih kembali bertemu untuk kelanjutan film yang akan dimainkan oleh mereka berdua.
Mereka dipertemukan untuk membahas film tentang pernikahan muda, dan mereka berdua diminta untuk memberi tanggapannya.
"Angga, kamu itu pernah pacaran engga sih ?".
"iya, aku pernah".
"berapa lama kamu pacaran?".
"engga lama ko, paling lama 4 - 6 bulan .
"owh, gtu ya ".
"terus apa ada rencana untuk nikah muda ?".
" ada, mungkin engga tahun ini atau tahun depan".
"owhh, gtu".
Setelah selesai dengan perbincangan mereka berdua, Angga dan Ratih pun pulang .
Beberapa bulan kemudian, Angga direct message ke ratih.
"Rat
" gimana kabarnya ?".
"Alhamdulillah, baik ngga".
"Ekh, gimana ya kabar film kita ?".
"iya, ya
setelah itu tidak ada lagi direct message dari angga.
"Rat
"Tipe suami idaman kamu seperti apa ?".
"aku sih engga muluk- muluk ngga, aku cuman ingin yang bertanggung jawab,pinter dan lainnya sesederhana itu sih aku, ngga".
" Masya Allah".
"Ingin memantaskan diri".
"Tapi masih banyak yang harus di kejar ".
Beberapa hari kemudian
"Rat ".
"Aku, serius loh ".
"Rat".
"aku percaya kalau rezeki setelah menikah itu ada ".
" kita samasama berdoa ya, kalau jodoh juga engga akan kemana ko angga ".
" iya, rencana allah itu pasti indah".
"Aamiiin".
Beberapa hari kemudian, tepatnya pada saat buka puasa, angga dan teman- temannya datang kerumah ratih untuk meminta ratih menjadi perdamping hidupnya .
"assalamualaikum, ma dan abang- abang, saya kesini ingin silahturahmi dan saya juga ingin mengta'aruf ratih ?"
" mama sih yes ".
" abang juga setuju".
" tapi ini semua mama kembalikan lagi pada ratih, gimana ratih ?"
" hmmmm, kita samasama sholat istiharah dulu".
" iya lebih baik kita samasama meminta yang terbaik "
akhirnya setelah pertemuan itu, angga pun beberapa hari kemudian menanyakan apa jawaban dari istiharah yang selama beberapa hari ini dijalani oleh keduanya .
" hmmm, ratih bagaimana jawabannya?"
" boleh aku minta waktu lagi 2 minggu ".
" boleh".
akhirnya mereka pun melakukan istiharah selama 2 minggu .
setelah 2 minggu berlalu, angga menanyakan lagi perihal jawaban ratih terhadap a ta'aruf nya .
" gimana ?"
" iya aku terima ta' aruf kamu angga ".
" alhamdulillah".
selesai.....