Eksperimen didalam sebuah Lab
Bersama dengan peniliti yang ada ,
Yang melibatkan manusia dalam percobaan nya
Penelitian ini telah dilakukan sembunyi sembunyi dari mata publik
Penelitian yang didanai oleh organisasi besar demi mewujudkan sebuah mimpi yang aneh
Salah satu profesor bernama Callen
Memimpin sebuah penilitian didalam salah satu lab itu
Penilitian nya sendiri bertujuan untuk membuat sebuah individu yang kuat
Yang tak tertandingi
Dan sudah beranjak 5 tahun penilitian itu ,para tikus percobaan nya mati mengenaskan kecuali beberapa dari mereka ada yang masih survive .
" Bagaimana dengan no. 5? "
" Sejauh ini no.5 bertahan dengan pengubahan genetika dan imunitas terhadap lingkungan nyonya ,tapi ada masalah... "
"Apa masalah nya ? "
Tanya Prof Cellen sambil duduk dikursi nya menanyai salah satu bawahan ,
Sang bawahan hanya menampikan wajah masam kepada prof Cellen
"Jawab !!! ,Malah diem aja !!!"
"A..a.. beg..ini nona no 5"
"Kalau ngomong yang bener , lu gagu ? Pengen dijadiin tikus juga ? "
"Engga nona ! , Jadi No. 5 mengalami sedikit gangguan dalam intelektual nya ,dia menjadi sangat gila bahkan beberapa tempat percobaan dirusak oleh nya ."
Huhh
Helaan napas panjang dari Callen mendengar itu, bawahan nya langsung diperintahkan keluar dari ruangan
Callen . Dia frustasi dengan penelitian nya , dia yang membuat manusia super, sulit untuk membuat mereka mempertahankan akal nya ...
Awal dari penilitian ini sebenarnya dilakukan untuk hewan saja ,Callen waktu itu menjadi penliti lepas belum bergabung pada organisasi ini , dia sendiri stress dengan percobaan manusia ini .
Sebab itu lah dia tidak ingin melihat langsung percobaan itu ,sekali ia mencoba melihat , dia merasakan rasa beban dipundaknya yang begitu besar
"Bila saja aku tidak menandatangi kontrak itu "
Gumam Callen .
"Jadi bagaimana ? ,Apa yang dikatakan nona Callen ? "
Terlihat didepan jendela kaca yang begitu besar, para peniliti bawahan Callen sedang berdialog tentang apa yang harus dilakukan pada percobaannya ini .
No 19 , 5 ,12 , 001 ,13, 01 ,020
Masing masing dari mereka berada di dalam ruangan nya , no 13 yang memiliki pendengaran kuat mencoba menguping dialog dari para peniliti
Akal manusia nya yang masih bertahan bisa berpikir baik ditambah ia memiliki otak tambahan yang lakukan oleh peniliti .
Selama ini 13 mencoba menipu para peniliti , ia menyembunyikan intelektualitas diantara hewan percobaan yang lain , terlebih dia bukan lah percobaan yang sebenarnya nya diinginkan jadi ia bukanlah hewan yang selalu diperhatikan dengan serius.
13 selalu menantikan momen dimana ia bisa kabur ,dia selalu memperhatikan setiap gerak gerik para penjaga maupun para peniliti .
Terlihat pemimpin peniliti itu datang dikawal oleh beberapa penjaga , mata 13 langsung menyambar tajam kearah nya membuat gambaran kemarahan dimuka nya yang sudah berubah .
"Nona Callen !?"
"Buang tikus tikus ini ,dan siapkan uji coba selanjutnya "
Callen sudah menetapkan semuanya
Dia mengeraskan tekad nya , lebih baik mereka para tikus itu mati , daripada harus melanjutkan penilitian gila ini.
bergegas mereka para peniliti dan penjaga menyiapkan hal yang dilakukan .
"Bila pun ada yang masih hidup dan bertahan di lab ini , pada akhirnya mereka hanyalah sebuah kegagalan , kematian jalan terbaik bagi mereka..."
13 yang mendengar itu , muka nya memerah menyala seperti api , rasanya ia ingin segera menghancurkan dan membunuh pemimpin peneliti.
Ia mencoba menangkan pikiran nya menahan emosi buas didalam dirinya .
Callen berjalan menjauh dari ruangan menuju tempat uji coba
"Setidak nya ini yang bisa aku berikan kepada mereka ,kematian akan mengakhiri kesengsaraan mereka ".
No 12 , 001, 13 , 01 dan 20
Didatangi oleh para penjaga dan peniliti
Mereka berencana akan langsung dieksekusi di tempat dengan kelemahan mereka masing masing,
Seakan insting mereka terpanggil para tikus itu mencoba melawan , tapi sayang nya ,tekanan listrik ditubuhnya menyambar setiap tikus yang ada
13 yang tidak melawan terkena tekanan listrik yang sama ditubuh nya
Terkujur kaku kelelahan para tikus itu mulai diberikan pelayanan yang berbeda oleh para peniliti .
12 memiliki kekebalan racun yang kuat kepala nya dipenggal
001 yang memiliki kekebalan terhadap benda tajam dan tumpul karena kulit nya yang keras diberikan racun lewat mulut nya
No 13 sendiri diberikan racun dan langsung mati terkapar tak ada napas dari nya .
Setelah mereka dipastikan tewas
Tikus tikus itu akan dibawa kedalam sektor B
Tempat dimana pembuangan untuk para tikus yang mati
13 sebenarnya tidak mati dia sudah menunggu momen ini . Dia sendiri bukan nya memiliki imun terhadap racun , tapi karena jantung yang ia miliki ada empat ,
Sistematis dalam tubuh nya bisa ia kendalikan, darah yang tercampur racun tak menyebar kedalam tubuh nya . Darah nya dikumpulkan di satu jantung , dan jantung itu yang berhenti berfungsi tak akan bisa mengedarkan darah nya ketubuh .
Masuk dalam sebuah ruangan di sektor
B
Sebuah tungku api besar menyala begitu kuat , mereka akan segera dikremasi jasad nya
13 mengintip dibalik mata nya sedikit .
"Tapi bagaimana dengan para tikus yang tahan dengan api ,apa yang akan mereka lakukan dengan tubuh nya ?"
13 berpikir setelah melihat itu
Kini saatnya untuk dia dibakar .
Momen itulah dimana ia mengamuk langsung menghajar peneliti yang memegang kendali listrik ditubuh nya .
Satu persatu kini tumbang ,setelah peniliti pemegang tombol listrik mati
Mereka kini tak berdaya .
Untung nya bising pembantaian satu sisi oleh 13 Tidak terdengar keluar ,kini 13 bisa mendapatkan kebebasan nya dia pikir .
Sebenarnya 13 ingin untuk menghampiri pemimpin peniliti itu untuk langsung membunuh nya ,kebiadaban yang ia lakukan tak bisa ia lupakan .
13 menggelengkan kepala beruang nya
"Lupakan sekarang aku harus keluar dari neraka ini "
Sengaja menyisihkan satu peneliti ia mencoba bertanya kepada nya sembari mengancam
Yang sontak peneliti itu menjawab nya dengan sangat ketakutan .
Peniliti itu memberitahu jalan keluar lewat sektor B ini ruangan demi ruangan harus ia lewati dan itu akan beresiko baginya. Tapi ada satu jalan yang diberikan oleh peniliti itu ,jalan nya kemungkinan tidak akan muat oleh 13 .
Ditungku api itu terdapat jalan keluar bila api nya dimatikan .
13 memilih untuk pergi melewati tungku api itu , sebelum itu ia langsung membunuh peniliti tadi yang coba ancam , belas kasihan ? Tentu saja tidak ada kata 13 darah dibayar darah .
Kini ia berjalan dijalan yang begitu sempit makin kedalam semakin sempit nya tempat itu . Tubuh 13 tidak bisa lagi masuk lebih kedalam pipa itu ,ia harus bergerak Cepat ,sebelum mereka mengetahui apa yang sedang terjadi .
Tanpa pikir panjang ia mengiris punggung beruang nya yang besar satu demi satu , daging yang dipenuhi bulu jati sedikit demi sedikit , melihat itu
13 jadi memikirkan tentang masa lalu nya Sebelum ia hidup sebagai tikus ,
Dia yang dulu hanya lah bocah desa yang tak tahu apapun...
"Aku harus cepat "
Berhenti dari lamunan nya dia mempercepat irisan di punggungnya
Darah sendiri mengucur ditubuh nya tapi ia tidak mempedulikan nya
Rasa sakit yang ia alami didalam lab sudah seperti makanan sehari hari
Beres dengan tubuh nya kini bisa memasuki lubang itu lebih jauh lagi , terlihat cahaya didepan nya .
Ia bergegas keluar pergi menuju cahaya itu
Cahaya kebebasan dirinya .
Dia berdiri ,menghisap napas begitu dalam ,rasanya ia ingin berteriak dan menangis
Tubuh nya terlihat begitu aneh ,tapi ia tak memikirkan nya ,luka nya ia juga tak memikirkan nya
Dia hanya memikirkan kesenangan dari kebebasan nya dari lab biadab itu ...
13 kini telah berhasil keluar dari uji coba lab biadab itu .
Setelah nya 13 Tak diketahui keberadaannya kemana .
Tapi satu yang membuktikan 13 itu masih hidup ...
Lab tempat ia dulu di jadikan tikus percobaan kini hancur lebur tak tersisa
Tamat
Setiap sudut pandang orang berbeda ,bentuk kebaikan dan keburukan tak tergantung pada hal yang hakiki ...
Entahlah
Semoga terhibur hehehe