Hai namaku Shakira panggil saja sha.Aku mempunyai impian menikah dengan seorang chef.Kenapa ? karena aku sendiri gak bisa masak.Setiap kali aku mencobanya tapi tetap saja gagal.Nah kalo misalnya aku nikah sama chef kan enak ada yang masakin tiap hari,jadi aku gak perlu terjun ke dapur dan membuat keonaran di sana.
Akhirnya Tuhan pun mendengar do'aku.Aku berpacaran dengan seorang MasterChef yang super handsome,Kelvin.Akan ku pastikan dia tak akan pernah lepas dari genggamanku.
Setahun berpacaran Kelvin melamarku dengan cara yang paling romantis.Ia mengajakku dinner di restoran miliknya dan memasak berbagai menu makanan Chinese food kesukaanku.
Selesai makan,Kelvin berlutut di hadapanku dan memberiku sebuah cincin berlian yang begitu cantik.
"Will you marry me ?" Kelvin mengutarakan maksudnya.
"Of course." aku tak membuang kesempatan emas itu.
Mungkin untuk sebagian wanita hal itu agak basi.Tapi bagiku itu adalah cara melamar yang romantis so sweet.
Dua bulan kemudian aku dan Kelvin resmi menikah.Aku diboyong ke rumahnya yang begitu mewah.Banyak pembantu di rumah hingga aku pun merasa menjadi seorang ratu.
Suatu hari tiba-tiba Kelvin minta dibuatkan nasi goreng untuknya.Ohhh nooo !!! gimana ini ?
Dengan ragu aku pun menuruti perintahnya.Selama satu jam baru matang tuh nasi goreng.Aku menghidangkannya di atas meja makan.
"Bikin nasi goreng kok lama banget ?" tanya Kelvin.
"Sorry honey kan aku baru belajar hehe,"
Kelvin pun mencicipi nasi goreng buatanku.Duh aku deg-degan banget.Kira-kira komentarnya kayak gimana.Ekspresi suamiku sangat datar saat memakan nasi goreng tak karuan itu.Entahlah aku pasrah...
"Ya ampun sayang nasi goreng kamu rasanya campur aduk.Terlalu asin,terlalu berminyak,kurang bawang jadi gak ada aroma khasnya.Next kamu harus belajar lagi ok biar aku ajarin."
Aku gak suka denger dia ngomel.Tapi gimana dong dia terlalu ganteng untuk ku cuekin hihi.
Esoknya Kelvin benar-benar menjadi guru masakku.Semua bahan telah tersedia.
"Nih perhatikan baik-baik cara aku masak nasi goreng." Suamiku memulai ritual memasaknya.
Aku mencoba untuk memperhatikan setiap gerakan dari Kelvin.Tapi aku gagal mencernanya.Gerakan Kelvin benar-benar cepat dan sangat lihai.Dalam sekejap nasi goreng buatan chef Kelvin pun jadi.Aromanya begitu menggugah selera.Tampilannya begitu cantik.Wahhh Perfect !
"Cicipin dulu biar nanti kamu bisa menduplikasi nasi goreng ini,mulai dari tampilannya dan rasanya." Suamiku mulai lagi dehh.
"Wahhh so delicious Perfect honey !" Kalo soal masak suamiku ini emang gak ada yang bisa ngalahin.
"Ayo sekarang giliran kamu yang masak.Jangan kelamaan kayak kemaren.Ini cuma nasi goreng doang lhooo bukan bikin nasi tumpeng komplit buat satu kampung."
Dengan terpaksa aku mulai memasak.Aku berusaha mempercepat gerakanku tapi gak bisa kayak sang MasterChef Kelvin.
"Ayo honey time over kamu kelamaan waktunya habis."
Mendengar suamiku ngomong kayak gitu aku sangat kesal.Kali ini cukup sudah...aku udah bener-bener marah.Aku bukan marah karena Kelvin mau mengajariku masak,tapi aku gak suka dengan caranya yang terlalu keras.Aku butuh proses untuk belajar.Aku gak mungkin bisa secepat itu menjadi seorang ahli memasak.
Aku pun pergi meninggalkan Kelvin di dapur.Lebih baik aku ke kamar saja.Aku gak peduli Kelvin terus memanggilku.
Ternyata malah jadi ribet gini ya kalo nikah sama seorang MasterChef.Aku berasa gak berharga,berasa stupid tahu gak sih.Nyesel akhirnya kenapa aku dulu malah bercita-cita pengen jadi istri chef.
"Honey kamu jangan kayak anak kecil dong masa gitu aja kabur ke kamar sih.Udah jangan nangis,aku pamit dulu mau ke restoran." Aku bertambah kesal mendengar Kelvin yang pergi tanpa minta maaf dan malah ngomel lagi.
"Terserahhhhhh." Aku menjawabnya ketus.
Kelvin pun akhirnya pergi.
*******
Siang berganti malam.Kelvin belum juga pulang,aku jadi khawatir.
Tak lama kemudian aku mendapat telpon dari salah satu karyawan Kelvin.Ia memberi tahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan di restoran saat memasak.Tak pikir panjang lagi aku langsung membawa mobilku menuju ke sana.
Sampai di sana aku tak melihat siapa pun.Tiba-tiba lampu di restoran padam.Aku agak takut.Tapi ku beranikan diri untuk menemui suamiku.Aku hidupkan senter di ponsel untuk menerangi jalan.
Namun ada seseorang di belakang ku yang menutup mataku dengan satu tangan sementara tangan yang lainnya memelukku.
"Tolong." aku berteriak berharap ada seseorang yang datang membantu.
Orang itu akhirnya mau melepaskanku.Saat ku buka mata suasana yang tadinya gelap kembali terang.Tunggu dulu...orang yang tadi sudah kurang ajar bikin aku jantungan adalah Kelvin.Dia terlihat baik-baik saja.
"Honey tadi katanya kamu kecelakaan,tapi aku lihat kamu baik-baik aja."
"Surprise..." restoran yang tadinya sepi menjadi ramai dengan orang-orang yang mengucapkan selamat ulang tahun ada juga yang membawa kue dengan ukuran super besar.
Aku tak ingat kalo hari ini usiaku bertambah.
"Happy birthday my lovely ! I'm so sorry karena 2 hari ini aku bikin kamu sebel." Kelvin mencium pipiku.
"Jadi kamu sengaja bikin aku masak nasi goreng itu ? aku beneran ngambek tadii tapi thank's ya my lovely husband kamu udah perhatian sama aku." aku balas mencium pipi Kelvin.
"Sama-sama...tapi aku sebenarnya juga beneran pengen dimasakin sama kamu.Aku kan suamimu.Gak perlu tiap hari, sebisanya kamu aja.Nanti aku ajarin ." Kelvin tersenyum.
"Ok aku mau belajar masak sama MasterChef Kelvin...tapi jangan kayak tadi ah pake diwaktu segala.Aku tuh butuh proses untuk belajar.Pelan-pelan aja kalo ngajarin aku."
"Siap istrinya MasterChef haha."
Kami pun berpelukan.Dan kemana orang-orang tadi ? Oh ya...mereka dari tadi setia menonton Shakira dan MasterChef Kelvin sedang berromantis ria.
Ternyata aku emang gak salah pilih suami.Pinter masak check...ganteng check... tajir check... romantis check.... hehehe.