semenjak ibu ku meninggal kan aku dari dunia ini,aku menjadi anak pendiam dan tak banyak bicara.di sekolah aku tidak memiliki teman hingga suatu saat aku meminta ayah ku agar aku tidak sekolah lagi,tetapi ayah ku menolak nya dengan kasar sehingga aku menjadi marah dan kesal.
aku selalu kesepian di rumah karena ayah yang selalu mementing kan pekerjaan nya.pagi ini ayah ku lagi lagi mementing kan ponsel nya dari pada aku,bahkan aku merasa ayah tidak lagi menyayangiku.
"ayah aku ingin di antar sama ayah ke sekolah"ucap ku sembari menatap ayah yang sama sekali tak menatap ku.
aku hanya seorang anak yang ingin belas kasih dari orang tua,ingin diperhatikan orangtua.aku sedih kala ayah tak mengindah kan perkataan ku dan malah fokus ke telepon yang sedari tadi terus saja menyambung.
"ayah!!!aku ingin di antar ke sekolah sama ayah!!!"bentak ky kepada ayah yang membuat diri nya menoleh marah ke arah ku.
"ayah sibuk nak....banyak pekerjaan yang harus ayah kerjakan ini juga demi kebaikan kamu"ujar nya sembari menghembus kan nafas nya kasar.
aku sedih sangat sedih ketika mendapati jawaban ayah ku yang menolak ku.aku sedih kala melihat semua teman ku yang di antar oleh kedua orangtua nya tak terkecuali aku yang selalu datang sendiri dengan wajah lusuh karena memang jarah rumah ke sekolah memang lah jauh.
aku berlari ke arah kamar ku dengan air mata yang merembes di pipi ku.aku tidak jadi sekolah hari ini karena perasaa ku yang berkecamuk.
aku mengunci pintu kamar ku agar tidak ada yang datang.lalu aku menangis sejadi jadi nya sembari memeluk foto ibu kesayangan ku yang sudah meninggal kan aku.
"bu...ayah jahat sama avi"ucap ku sembari menatap foto ibu ku.
Tuk Tuk Tuk
tiba tiba suara ketukan dari lemari baju ku mengaget kan ku .aku melihat ke arah lemari baju ku yang sudah sedikit terbuka.aku berjalan ke arah lemari itu lalu membuka nya perlahan,tetapi aneh nya aku tidak menemukan apapun disana hanya melihat baju baju ku yanh sedang tergantung.
aku lalu menutup kembali pintu lemari itu lalu berbalik dan betapa terkejut nya ketika aku berbalik aku melihat seorang anak kecil seumuran ku dengan muka pucat dna mata yang hitam pekat.
aku takut kala melihat anak itu tersenyum ke arah ku dengan senyum nya yang semakin melebar.aku memejamkan mata ku karena takut,aky melapal kan doa doa dn surah surah yang sempat ibu ku ajar kan waktu dulu.
tiba tiba tangan dingin memegang tangan ku seketika itu aku menjadi kaget dan parno sendiri karena takut.aku membuka mata ku tetapi betapa terkejut nya aku ketika melihat seorang anak perempuan cantik yang sedang menatap ku sembari tersenyum ke arah ku.tidak ada muka pucat dan mata hitam itu lagi yang ada hnya muka cantik yang berseri.
"kamu kesepian ya?"tanya nya dengan suara sedikit melengking di telinga ku.
aku tidak bisa menjawab pertanyaan anak itu,aku hanya menatap nya dengan aneh dan sedikit takut.
tiba tiba anak itu berdiri sembari memegang tangan ku dan spontan aku langsung ikut berdiri bersama anak itu.
anak itu berjalan sembari memegang tangan ku erat ke arah lemari pakaian ku.aku merasa aneh karena anak itu yang sedari tadi tersenyum dna mengapa berjalan nya ke arah lemari?.
aku menarik tangan ku "kamu mau ajak aku kemana?dan kamu itu siapa?"tanya ku beruntun.
respon anak itu hanya tersenyum lalu kembali memegang tangan ku yang sedari tadi sudah gemwtar takut.
"kamu mau apa?"tanya ku lagi hingga dia menjawab.
"kitaakan bahagia disana"ujar nya sembari menunjuk je arah lemari ku yang sudah terbuka lebar.
dia terus saja menggandeng tangan ku menuju lemari itu,entah ada angin dari mana tubuh ku mengikuti ajakan dari hantu anak kecil itu.
hingga aku sampai di mulut pintu lemari ku,tiba tiba ada beberapa tangan yang menarik ku ke dalam.aku takut lalu aku berteriak
"aaaaa...... ayah tolong"ujar ku lalu aku masuk ke dalam lemari ku karna tarikan dari tangan tangan mereka.seketika teriakan ku menghilang dengan aku yang masuk ke dalam lemari itu dan menghilang hingga tidak kembali lagi.
aku dinyatakan hilang karena ayah ku yang tak menemukan aku di kamar ku,padahal aku bisa melihat ayah dari celah kecil lemari ku.ayah ku mengobrak abrik kamar ku dan membuka semua lemari pakaian ku berharap aku ada disana.tetapi aneh nya ayah ku tak melihat ku di dalam lemari itu yang sedang terduduk sembari melihat ayah yanh sedang menangis sembari memohon agar aku kembali.
"TAMAT"
pesan
"sebenci benci nya ,se kesal kesal nya kita kepada anak tetap saja itu anak kita.kita harus selalu menyayangi anak dan mencintai anak dengan sepenuh hati karena anak itu adalah titipan dari ALLOH yang harus di jaga dan di sayangi.kita juga harus mendidik anak tanpa emosi dan kekerasan karena itu bisa membuat anak takut dan stres karena kita hanya bisa menuntut tampa melihat keadaan anak yanh sebenarnya kayak gimana.
para orangtua seharus nya mendengar kan keluh kesah anak nya lalu memberi nasihat yang baik kepada anak nya dan tidak selalu menuntut anak nya suapaya menjadi anak yang mereka ingin kan. karna di setiap anak mempunyai kelebihan nya sendiri,mempunyai keustimewaan nya sendiri"