seperti biasa aku akan bangun tidur pada pukul 06:30 pagi, hanya untuk melihat wanita yang ku suka walaupun dia memiliki kekurangan tapi aku tetap suka sama dia.
dia gadis yang sangat cantik menurut gua sih begitu, walaupun dia memiliki kekurangan bagi ku kekurangan nya tidak menutupi kecantikan nya.
wanita yang ku sukai itu dia tidak bisa melihat, dia seorang gadis penjual bunga deket apartemen yang ku tinggalin sekarang.
Aku biasa melihat dia dari balkon apartemen ku, aku selalu melihat nya tersenyum bahagia bagaikan tidak memiliki beban sama sekali rasanya menyenangkan sekali melihat dia tersenyum.
saat ini dia lagi duduk di depan toko bunganya, dia mengenakan dress warna pink di bawah lutut dan juga menggunakan sepatu berwarna putih rambutnya yang panjang di biarkan nya tergerai terkena angin, membuat nya terlihat sangat begitu sangat cantik.
sialan lagi asyik-asyiknya ngeliat gadis yang aku sukai, tiba-tiba handphone ku berbunyi menandakan ada seseorang yang telepon.
"hallo, ada apa" tanya ku kepada seseorang yang di seberang sana
"hallo, pak selamat pagi hari ini bapak ada jadwal rapat dengan perusahaan Jcompany" jawab seseorang yang di seberang sana
"jam berapa" tanya ku
"jam 8 pagi pak"
"ok, nanti saya kesana" jawab ku, lalu langsung ku matiin telepon dari orang itu yang ternyata sekretaris ku.
padahal aku lagi asyik-asyiknya memandang cewe yang ku sukai, tapi mau tidak mau aku harus pergi ke kantor karena ada rapat kalo tidak ada rapat lebih baik aku di apartemen santai² melihat wanita yang aku sukai.
tenang aja walaupun aku tidak berangkat ke perusahaan ku, itu perusahaan tidak akan bangkrut secara perusahaan ku perusahaan terkenal lagi pula aku orang kaya no. 1 sampe 7 turunan 7 tanjakan tidak akan bangkrut.
sekali kali sombong dikit tidak apa-apa bukan , walaupun aku kaya, aku tidak tinggal di rumah besar atau di apartemen yang mewah, aku hanya tinggal di apartemen yang sederhana memang aku sengaja tinggal di apartemen yang sederhana biar cewe² matre ilfil sama ku.
skip
akhirnya aku sudah selesai mandi sama sarapan sekarang aku mau pergi ke parkiran apartemen, aku mau berangkat ke kantor karena sekarang gua ada jadwal rapat.
sebelum kekantor aku selalu mampir ke toko bunga si cewe yang ku suka, hanya untuk melihat dia dari jarak deket.
Akhirnya gua sampe ke toko bunga, di mana cewe yang gua sukain bekerja.
Ya... Ampun dia cantik banget, rambutnya yang berwarna hitam, kulit nya yang putih, bibirnya yang berwarna merah.
Rasanya aku ingin sekali menjadi kan dia sebagai istri ku, aku tidak peduli dia memiliki kekurangan atau apapun itu aku akan mencintai dia dengan sepenuh hati seperti nya bukan sepenuh hati lagi tapi seluruh jiwa ku hanya untuk nya.
"Permisi, aku mau beli beberapa bunga tulip" ucap ku
"Ahh... Ini kan Kevin ya, sebentar ya kak" ucap nya
"Iya, aku Kevin kamu selalu inget aku"
"Tentu keira tau itu kakak, walaupun keira ga bisa melihat keira bisa tau itu kakak karena kakak kan pelanggan setia di toko bunga Keira"
Gadis yang aku sukain itu namanya keira dia seorang tuna netra, dan dia juga seorang anak yatim, ayah nya keira sudah meninggal sejak umur keira berumur 10tahun karena kecelakaan mobil saat itu keira juga ada di mobil itu namun dia selamat walaupun dia harus kehilangan indera penglihatan nya.
Keira sekarang hanya tinggal dengan ibu nya, dan juga menjalankan toko bunga ini bersama ibunya.
Kenapa aku bisa tau semuanya tentang keira karena aku udah menjadi pelanggan dan juga temannya sejak saat kejadian itu
Jadi mengingat kan ku, saat pertama kali bertemu dengan nya.
Flashback
Saat ini hujan sangat begitu besar, dan aku baru saja berantem dengan anak dari sekolahan lain.
Maklumlah namanya juga laki-laki jadi suka berantem, dan sialnya saat aku sudah selesai berantem dengan anak dari sekolahan lain.
Saat aku di perjalanan pulang menuju rumah, saat aku lagi mengendarai motor ku tiba-tiba ada yang memberhentikan ku.
Awalnya aku biasa aja, aku tidak takut sama sekali karena yang ngehadang ku cuma ada 4 orang doang tapi lama-kelamaan temen-temen mereka pada datang.
Gilla aja mereka bersepuluh ngelawan ku yang cuma sendirian, aku berhasil ngelawan 6 dari 10 orang tadi, tapi pas aku mau ngehajar lagi tiba² ada yang mukul ku dari belakang sehingga aku jatoh tumbang mereka mengeroyok ku.
Dan sialnya lagi saat ini jalanan lagi pada sepi banget sama sekali tidak ada orang-orang berjalan, jadi tidak ada yang bisa ku pinta pertolongan, saat mereka lagi pada lengah aku langsung lari secepat mungkin.
Walaupun tubuh ku rasanya sangat begitu hancur, bayangin aja aku di keroyok sama 10 orang jadi sakit² semuanya.
Untung nya aku melihat seorang gadis, yang lagi duduk di depan toko.
Akhirnya aku lari ke gadis itu, untuk minta pertolongan dan sialnya dia malahan memukulin ku pake tongkat yang dia pegang sambil teriak.
Tiba-tiba ada yang keluar dari toko itu, saat aku mau minta tolong tiba-tiba pengelihatan ku menjadi kabur dan akhirnya aku pingsan.
Saat aku tersadar dari pingsan, aku merasa bingung karena sekarang aku lagi berada dikamar yang semuanya bernuansa pink dan banyak foto yang terpajang di dinding bahkan ada juga yang di meja belajar.
Saat aku lagi memperhatikan kamar ini, tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke kamar yang lagi ku tempatin.
Dia gadis yang tadi mukulin ku pake tongkat nya, ahh... sekarang aku sadar kenapa dia mukulin ku pake tongkat nya ternyata dia tidak bisa melihat ku karena itu dia mukulin ku mungkin karena dia kaget, aku tidak marah sama dia karena itu kesalahan ku membuat dia kaget.
Sekarang dia lagi duduk di depan meja belajar nya, untuk pertama kalinya aku merasa jatuh cinta sama seseorang yang baru pertama kali ku liat.
Saat aku lagi asyik-asyiknya memandang gadis yang membuat aku jatuh cinta, lagi-lagi ada yang masuk ke kamar ini.
Sekarang yang masuk bukan seorang gadis muda tapi seseorang yang udah berumur, mungkin umurnya sama kaya bunda ku atau mungkin lebih muda dikit.
"Kamu udah bangun nak" tanya ibu itu, mungkin ibu ini ibu dari cewe yang lagi duduk di meja itu yang gua pikirkan.
"Ahh... Iya, Bu saya baru bangun" jawab ku dengan sedikit kebohongan padahal aku dari tadi udah bangun, bahkan dari tadi aku ngeliatin anak nya.
"Mamah, mamah berbicara sama siapa" tanya gadis yang gua suka.
"Mamah lagi berbicara sama kakak, yang tadi pingsan depan toko bunga kita" jelas mamahnya.
"Ohh... Kakak itu ada di kamar Keira, kakak nya ada di mana mah" tanya gadis cantik itu yang namanya keira.
"Aku ada disini, aku lagi duduk di kasur mu" jawab ku, lalu aku berdiri di dekat nya dan memegang tangan nya.
Lalu dia menyentuh wajah ku, walaupun rasanya begitu sakit karena banyak lebam di wajah ku namun aku tetap menahan rasa sakit nya.
Dia masih menyentuh wajah ku, dan dia tersenyum, senyumnya begitu sangat indah saat dia tersenyum terlihat gigi gingsul nya dan juga lesung pipi yang menghiasi wajah nya yang cantik.
"Nama kakak siapa" tanya nya, lalu melepaskan tangannya yang berada di wajah gua.
"Nama kakak kevin arlando, panggil aja kak kevin atau kak kev kalo kamu namanya siapa"
"Nama aku keira anastasya, kakak boleh manggil aku keira atau kei" jawab nya dengan begitu bahagia.
Semenjak itu aku selalu main ke toko bunga nya, dan aku juga sudah berhenti berantem karena keira tidak suka kalo aku berantem dan karena itu aku juga tinggal di apartemen sederhana yang deket toko bunga nya agar aku selalu bisa melihat dia.
Flashback off
"Ehh... Nak kevin, gimana kabarnya hari ini" tanya mamah keira
"Alhamdulillah kabar nya baik, kalo mamah gimana kabarnya" tanya ku kembali, pasti kalian mikir kok aku manggil nya mamah memang aku memanggil nya mamah karena itu kemauan dari mamahnya keira sendiri.
"Kak, ini bunga pesanan kakak" keira membawa kan bunga tulip pesanan ku.
"Itu bunga buat siapa vin, perasaan hampir setiap hari kamu beli bunga terus apa lagi bunga yang kamu beli selalu bunga yang melambangkan cinta kamu lagi jatuh cinta Vin" tanya mamah keira.
"Ngga Kevin lagi ga jatuh cinta, Kevin emang suka aja beli bunga mah hanya untuk kevin taruh di apartemen Kevin biar keliatan lebih bagus aja" jawab ku dengan sedikit kebohongan.
Setelah selesai membeli bunga lalu aku pamit untuk pergi bekerja, karena sekarang ada rapat biasanya kalo tidak ada rapat atau keperluan lain aku bakalan milih di apartemen atau pergi ke toko bunga keira untuk membantu nya berjualan.
Skipp
Akhirnya rapat pun selesai, saat nya aku kembali ke ruangan ku.
Saat gua masuk ke ke dalam ruangan ku, aku melihat sepasang suami istri yang sudah lanjut usia siapa lagi kalo bukan ke dua orang tua ku.
"Haii... Bunda haii... Ayah, tumben sekali datang ke kantor ku" tanya gua walaupun aku tau mereka datang kesini pasti ingin menjodohkan ku dengan gadis pilihan mereka karena mereka tau kalo aku tidak punya pasangan.
"Kamu udah selesai rapat, Vin" tanya ayah.
"Sudah yah, baru selesai"
"Gimana kabar ayah sama bunda"
"Kabar bunda sama ayah baik-baik aja, kalo kamu gimana kabarnya"
"Kabar Kevin juga baik-baik aja bun, bunda sama ayah ke kantor aku ada perlu apa"
"Kami, cuma mau nengok anak laki-laki kami satu-satunya memang tidak boleh"
Benar sekali aku anak terakhir dari 3 bersaudara dan aku anak laki-laki satu-satunya di keluarga ku, karena itu aku selalu paling di banggakan oleh keluarga.
Keluarga ku sangat begitu menyayangi ku, sehingga mereka selalu ingin yang terbaik untuk ku karena itu aku bingung sekali bagaimana aku bisa menikahi keira yang memiliki kekurangan jika keluarga selalu ingin yang terbaik untuk ku, aku takut keluarga ku menolak keira karena kekurangan nya.
Walaupun aku tidak akan mempermasalahkan kekurangan yang ada di diri keira, aku akan menerima nya apa ada nya.
"Sudahlah mah jangan basa basi, langsung aja ke inti nya kevin lagi ga ada waktu"
"Huhh... Kamu ini emang ya, selalu aja seperti ini sama orang tua biar bunda kamu aja yang menjelaskan nya"
"Kevin umur kamu udah 25 tahun emang kamu ga mau apa nikah, memangnya gadis² yang selalu mamah jodohkan ke kamu itu tidak menarik apa kamu suka sesama jenis"
Huhh... Bisa-bisa nya bunda ku, berpikir kalo aku menyukai sesama jenis karena aku tidak pernah pacaran.
"Kevin masih suka sama cewe kok bun, bisa-bisanya bunda mikir Kevin suka sesama jenis Kevin juga mau kok nikah"
"Terus kenapa kamu ga pernah bawa cewe kerumah, bunda jodohin juga selalu di tolak"
"Karena ada cewe yang Kevin suka bun, karena itu Kevin selalu menolak perjodohan yang bunda buat"
"Siapa cewe yang kamu sukain"
"Dia hanya seorang gadis penjual bunga" jawab ku dengan senyuman.
"Apa salahnya kalo dia penjual bunga, kalo kamu suka kenapa tidak kamu nikahin" tanya ayah ku.
"Bukannya gitu yah, aku suka sama dia tapi aku takut bunda sama ayah nolak dia karena dia memiliki kekurangan" jawab ku
"Memangnya apa ke kurangan nya"
"Dia tidak bisa melihat saat kecelakaan mobil, saat dia berusia 10tahun"
"Dan berkat dia juga, Kevin udah ga suka yang namanya tawuran bun yah dia anak yatim ayah nya sudah meninggal saat kecelakaan bareng dia"
"Berarti kamu udah kenal lama sama dia, kalo udah kenal lama kenapa ga kamu jadiin istri kamu"
"Emang nya bunda sama ayah setuju kalo kevin menikah sama dia"
"Kalo kamu emang tulus mencintai nya, bunda sama ayah setuju-setuju aja bunda ga bakalan melarang kamu untuk menikahi siapa saja asalkan kamu bahagia bunda sama ayah akan selalu mendukung kamu"
Saat aku mendengar penjelasan dari ke dua orang tua gua, rasanya sangat begitu menyenangkan.
Ternyata pemikiran ku selama ini, tentang ke dua orang tua ku salah dan rasanya aku ingin cepet² menikahi keira.
Setelah orang tua pergi dari kantor, aku langsung pulang lagi pula sekarang aku sudah tidak ada jadwal lagi.
Skip
Saat ini aku berada di depan toko bunga nya Keira, di sana ada Keira yang sedang duduk sedangkan ibunya sedang menyiram tanaman.
"Assalamu'alaikum bu"
"Wa'alaikumsalam ohh... Nak kevin, tumben ke sini sore² baru pulang kerja nak"
"Iya, baru pulang bu"
"Duduk dulu nak di situ ada keira, ibu mau nyiram tanaman-tanaman dulu"
"Haii... Keira"
"Oh... Haii kak kevin, kak kevin sudah pulang kerja"
"Iya, aku baru pulang bekerja lalu datang kesini"
Saat sedang asyik mengobrol dengan Keira, ternyata ibu nya Keira sudah selesai menyiram tanaman nya dan akhirnya ibu Keira duduk di deket sebelah Keira.
"Sebenarnya ada keperluan apa nak kevin tumben datang kesini" tanya ibu keira.
"Sebenarnya kevin datang kesini ingin berbicara dengan ibu dan keira dan ini sangat begitu penting"
"Baiklah, kalo gitu kita berbicara di dalam saja sekalian makan malam gimana" tawar ibu Keira
Akhirnya aku dan keira serta ibunya masuk kedalam rumah mereka, dan aku menuntun keira untuk masuk ke
masuk kerumah.
Akhirnya makan malam pun selesai, sekarang kami sedang berada di ruang tamu di rumah keira.
Keira duduk bersama dengan ibu di sofa panjang, sedangkan aku duduk di single sofa sendirian.
Ketiganya tidak ada yang mengeluarkan suara, akhirnya karena terlalu tidak ada yang mengeluarkan suara ibu nya keira pun bersuara.
"Ekhhmm... Sebenarnya ada keperluan penting apa nak kevin datang ke sini" tanya ibu keira
"Sebenarnya saya ingin meminta izin kepada ibu" jawab ku
"Meminta izin untuk apa kak ? " Tanya Keira
"Nak kevin meminta izin untuk apa, kok minta izin nya ke ibu"
Kevin pun bangkit dari duduknya, dia lalu berlutut di depan keira dan ibunya.
"Nak kevin kenapa kamu kaya begitu, ada apa nak"
"Bu, sebenernya Kevin mau meminta izin untuk menikahi keira bu, sebenarnya kevin sudah lama menyukai keira tidak bukan hanya menyukai keira namun kevin mencintai keira"
"Kenapa kamu tidak bilang dari dulu, tapi keira memiliki kekurangan dia tidak bisa melihat nak"
"Kevin tidak bilang karena Kevin takut ibu dan keira tidak menerima Kevin karena dulu Kevin anak nakal, Kevin tidak peduli walaupun keira tidak bisa melihat maka Kevin akan jadi mata untuk keira dan akan selalu menjaganya"
"Keira, apa kamu mau nikah dengan nak kevin" tanya ibu keira
"Keira mau tapi keira takut hanya menjadi beban kak kevin Bu"
"Keira, kak kevin janji kak kevin tidak akan menyakiti keira lagi pula kak kevin tidak merasa menjadi beban untuk keira"
"Kalo Keira menikah lalu ibu dengan siapa"
"Tenang Keira jika kita menikah, kita akan tinggal bersama ibu jadi saat kak kevin bekerja keira tidak kesepian"
"Tapi nak, seharusnya setelah menikah kenapa kamu mau tinggal dengan ibu kenapa kalian tidak tinggal di apartemen kamu nak kevin"
"Tidak apa-apa bu, kami akan tinggal disini bersama ibu agar ibu tidak sendirian dan keira tidak kebosanan saat kevin tinggal untuk bekerja, apakah keira mau menikah dengan kak kevin" jawab kevin dengan di akhir pertanyaan untuk keira.
"Keira mau menikah dengan kak kevin"
Kevin sangat begitu senang karena wanita yang begitu dia cintai selama ini, menerima kevin untuk menjadikan nya suami.
Karena begitu bahagia nya Kevin sampai menangis, lalu menelpon orang tua nya memberitahu kepada orang tua nya kalo ia diterima oleh keira.
Skip
Setelah beberapa hari Kevin menyatakan perasaannya kepada keira dan meminta izin kepada ibu Keira agar ibu Keira menerima dia untuk menjadi calon suami keira akhirnya akan ada pertemuan antara keluarga kevin dan keluarga keira.
Di mansion milik kevin, sekarang sudah ada keira dan ibu nya yang sedang berada di ruang tamu dan juga ada ayah bunda kevin yang sedang asik mengobrol bersama keira dan juga ibu nya.
Lalu kevin turun dari kamar nya yang di lantai atas, kevin hanya mengenakan kaos berwarna biru dan juga celana Levis.
Saat kevin turun dari kamar, kevin melihat keira yang begitu sangat cantik.
Saat ini Keira menggunakan dress bunga-bunga berwarna biru, rambutnya yang kepang satu dan menggunakan sepatu warna putih membuat keira terlihat begitu sangat cantik.
"Ehh... Ibu sudah sampai" ucap kevin lalu salim kepada ibu keira dan lalu kevin duduk dekat orang tua nya.
"Kevin, kenapa kamu baru bilang sekarang sih kalo calon istri kamu itu anak nya Bu Manda" tanya bunda Keira
"Bunda kenal sama ibu nya Keira"
"Tentu saja kenal mamah kan langganan beli bunga dan bibit bunga di Bu Manda, itu bunga-bunga yang ada di taman bibit nya beli nya di Bu Manda mamah nya Keira"
Hahh... Rasanya aku sangat senang sekali ternyata bunda ku, sudah mengenal Bu Manda mamah nya Keira.
Ternyata bunga-bunga yang ada di taman belakang rumah ku, semua nya di beli bunda di toko bunga nya Keira.
Obrolan pun terus berlanjut sampai makan malam, setelah selesai makan malam dan mengobrol sebentar kapan pernikahan ku akan dilaksanakan ternyata 1bulan lagi aku bisa menikahi keira rasanya senang sekali setelah itu aku mengantar ibu Keira dan keira pulang ke rumah.
Skip
Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari di mana aku akan menikah dengan keira rasanya aku sangat gugup sekali, aku takut saat ijab Kabul aku salah mengucapkan nya.
Akhirnya ijab kabul pun selesai dan aku sekarang sah menjadi suami nya keira walaupun saat ijab Kabul aku harus mengulang 2x karena aku salah pengucapan karena gugup, pesta pernikahan pun juga sudah selesai sekarang aku dan keira sudah sampai di apartemen ku.
Rasanya aku sangat begitu senang karena sekarang kami sepasang suami istri, dan sekarang dan aku akan selalu menjaga keira dan mencintai nya sepenuh hati ku.
6 tahun kemudian
_Keira Anastasya_
Sudah 6 tahun pernikahan ku dan mas Kevin berjalan, dan kami sudah memiliki 3 anak.
2 anak laki-laki kembar berusia 5 tahun dan 1 anak perempuan berusia 3 tahun.
Ku kira tidak akan ada yang ingin menikah dengan ku, karena aku memiliki kekurangan.
Aku tidak bisa melihat karena kecelakaan mobil sehingga aku kehilangan penglihatan ku dan kehilangan sosok ayah di saat usiaku 10 tahun.
Tapi ternyata masih ada laki-laki yang menerima ku apa ada nya, dia adalah kevin arlando lelaki yang meminta pertolongan kepada ku saat dia di keroyok oleh musuh-musuh nya namun saat dia minta tolong malah aku pukuli menggunakan tongkat ku.
Pertemuan kami memang tidak seindah drama-drama korea yang ada di tv, namun cerita kisah cinta bagaikan cerita dongeng di mana seorang pangeran yang menerima gadis yang memiliki kekurangan untuk di jadikan ratu.
Dan kebahagiaan ku bertambah saat mas kevin bilang kepada ku, bahwa ada orang yang mau mendonorkan matanya untuk ku dan aku pun melakukan operasi mata.
Betapa bahagianya diri ku saat bisa melihat lagi, dan aku bisa melihat anak-anak ku juga mas kevin laki-laki yang baik hati dan yang ku cintai ternyata wajahnya sangat begitu tampan hidung nya yang mancung, rambutnya berwarna hitam dan mata nya berwarna coklat wajah nya bagaikan orang luar negeri.
Terimakasih Kevin arlando karena sudah menerima ku apa adanya aku sangat mencintaimu.
_kevin arlando_
Ternyata pernikahan ku sama keira wanita yang aku cintai sudah berjalan 6 tahun, dan aku juga sudah memiliki 2 anak laki-laki dan satu anak perempuan.
Anak pertama ku kembar namanya reon maxim arlando dan rean maxim arlando, anak perempuan ku namanya jenny anatasya arlando dia wajahnya begitu cantik sama seperti keira.
Seperti janji ku dulu, aku akan selalu membahagiakan keira dan kebahagiaan itu bertambah lagi saat kita memiliki anak dan keira sekarang juga sudah melihat lagi karena ada yang mau mendonorkan mata untuk keira.
Terimakasih Keira anatasya karena sudah mau menerima ku untuk menjadi suami mu, dan terimakasih banyak karena sudah menjadi ibu untuk anak-anak ku.
Aku mencintaimu tanpa memandang mu, walaupun kau memiliki kekurangan aku akan selalu menerima mu apa adanya karena aku mencintai mu sangat tulus.
Aku mencintaimu karena apa yang ada di dalam diri mu, bukan karena menampil mu ataupun fisik mu.
Jika kamu tidak bisa melihat dunia ini, maka aku akan menjadi mata untuk mu agar kamu tau tentang dunia ini.
Jika kamu tidak bisa mendengar apa yang ada di sekitar mu, maka aku akan menjadi telinga untuk mu agar kamu bisa mendengar di dunia ini.
Jika kamu tidak bisa berjalan untuk melangkah, maka aku akan menjadi kaki untuk mu agar kamu bisa berjalan untuk melangkah.
Aku akan selalu bersamamu hingga aku menutup mataku untuk selamanya.
_kevin arlando_
Maaf, klo cerita nya mungkin kurang bagus karena masih pemula dan ini cerpen pertama aku.
Jangan lupa pencet like nya, sama komen nya.
Maaf klo ada kata-kata yang salah 😂
Jangan lupa mampir juga ke novel buatan aku yang judulnya dhean.
I love reader 😍
mwoyamwoya_0808