Huh.... lagi lagi aku bermimpi hal yang sama!
aku selalu bermimpi aku terjatuh kedalam lubang yang sangat dalam dan gelap. Aku rasa lubang ini adalah sebuah sumur. Sumur tua tanpa air. Semakin dalam aku terjatuh maka semakin redup pula cahaya di atas sana. Dan secara perlahan cahaya itu akan menghilang dari pandanganku.
Jika tubuhku telah sampai pada titik akhir lubang itu maka tubuhku akan hancur .Bagaikan gelas kaca yang terjatuh dari ketinggian. Hancur!! sehancur hancurnya,Menghilangkan bentuk indah gelas kaca itu.
Aku dapat merasakan tubuhku yang telah hancur tapi aku tidak bisa merasakan rasa sakitnya sama sekali. Tidak dapat merasakan rasa sakit adalah sebuah keberuntungan bagiku dalam menjalani mimpi buruk ini.
Biasanya aku akan terbangun dari mimpi buruk ini setelah tubuhku hancur berkeping keping. Lalu aku akan mendapati tubuhku berada di lantai kamarku. Bukan karna aku tidur di lantai melainkan karna terjatuh dari ranjang ku.
Saat ini aku sedang menikmati saat" aku terjun ke dalam lubang gelap itu. Dulu aku sangat ketakutan tapi sekarang tidak bahkan aku terjatuh tanpa ekspresi sama sekali. Begitu malangnya diriku ini bahkan saat di alam mimpi pun aku tidak memiliki semangat hidup sama sekali.
" eh... kenapa tubuhku tidak hancur?! "
" sejak kapan titik akhir lubang ini menjadi empuk?! "
aku telah sampai pada titik akhir lubang itu. Aku heran kenapa tubuhku tidak hancur. Aku merasa aku mendarat di sesuatu yang empuk. Apa benar ini lubang yang sama?!
Aku merubah posisi badanku dari terbaring menjadi duduk.Kegelalapan menyelimuti mataku. Aku tidak bisa melihat apa apa. Aku mulai meraba raba benda empuk itu.
" sret..... !! "
Seketika benda empuk itu bergerak!!! ia menggenggam ku dengan cukup kuat sehingga membuat ku kesulitan bernafas. Aneh!! Genggaman ini begitu menyakitkan bagiku. Aku bisa merasakan rasa sakit. Apa benar ini dunia mimpi?!
Bruk..
aku terjatuh dengan sangat kasar.
Aku telah terlepas dari genggaman itu .Aku mulai meneliti sekeliling ku . Aku melihat diriku berada dalam sebuah kurungan yang berbentuk seperti sel penjara. Aku bukan hanya seorang diri ,Ada begitu banyak wanita dalam kurungan ini. Mereka begitu tenang seolah olah tak terjadi apa apa sementara aku sangat ketakutan.
Ketakutanku semakin bertambah ketika aku melihat ada lima raksasa di hadapanku.Mereka sangat menyeramkan dan terlihat sangat tua. Tiga raksasa sedang tertidur pulas di atas batu yang begitu mulus.Sedang kan satu raksasa sedang sibuk menghidupkan api diatas wajan berisi air berwarna merah. Dan raksasa ke lima sedang duduk di atas batu . Aku melihat ada seorang wanita mengenakan mahkota sedang menggosok bahu raksasa yang tengah duduk di atas batu mulus itu, sesekali ia menuangkan air yang dibawa nya ke tubuh raksasa itu .
Tiba tiba raksasa yang sedang menghidup kan api itu berjalan ke arah kurungan tempat di mana aku berada. Kemudian ia membuka bagian atas kurungan itu dan seketika jari manis dan jari telunjuk nya masuk kedalam dan mengambil tiga orang wanita. Ahh.... tubuh ku lemas sekali rasanya.. tubuhku bergetar dengan sangat cepat . Jantung ku pun berdetak dengan sangat cepat. Tetapi ada sedikit perasaan lega di hati ku karna aku bukan salah satu dari tiga wanita itu.
Aku melihat wanita yang tersisa di sekeliling ku . Tidak ada ekspresi apa pun yang terpancar dari wajah mereka. Mereka tetap tenang dan memasang wajah datar mereka sambil menatap lurus ke depan . OHH... sungguh saat ini mereka seperti raga tanpa jiwa!! Menyeramkan sekali !!
Aku kemudian mengikuti arah tatapan mereka. Ternyata mereka sedang melihat tiga wanita yang kini sedang berdiri di telapak tangan raksasa itu.Tidak ada ketakutan yang terpancar dari wajah para wanita itu. Mereka hanya memasang wajah datar mereka.
keheningan terpecahkan ketika raksasa itu bertanya pada tiga wanita tanpa ekspresi itu.
" apakah kau bersedia ?!! "
wanita pertama menjawab "tidak "
wanita kedua menjawab "ia"
wanita terakhir tidak menjawab sama sekali.
Mereka bertiga masih berdiri disana dan memandang wajah raksasa itu dengan tatapan yang sulit di artikan. Hanya aura "membosankan " yang terpancar dari tatapan mereka.
arggggggg....!!
raksasa itu menatap mereka bertiga dengan mata yang mulai memerah.. sepertinya sebentar lagi bola mata raksasa itu akan keluar.Urat urat di kepala botaknya mulai menonjol. Anehnya tiga wanita itu masih tetap memasang wajah datar mereka.
bruk.. brak. ..kres.. ..!!
ah.... aku terkejut setengah mati!! raksasa itu meremas tiga wanita itu menggunakan tangannya. Seketika tubuh tiga wanita itu hancur. Bagaikan sebuah keripik gurih yang hancur dalam remasan tangan. Kemudian raksasa itu memasukkan tubuh 3 wanita itu ke dalam wajan berisi air mendidih ,ia mulai mengaduk aduk wajan panas itu menggunakan jari telunjuk nya.
Aku menelan ludahku. Aku merasa cepat atau lambat nasibku akan sama seperti mereka. Tiba tiba wanita bermahkota mendekat ke arahku. Dapat ku lihat dengan jelas mahkota yang terletak di kepala nya memiliki tuliskan yang membentuk kata "ISTRI". Dia terlihat tua seluruh rambutnya berwarna putih ,warna kulitnya berwarna kehijauan namun bentuk tubuhnya sangatlah cantik. Pandangan ku tak bisa beralih dari benda di atas kepala wanita itu.Beribu pertanyaan melayang di kepala ku.
siapa suami dari wanita ini?!
aku tidak melihat ada pria normal di sekeliling ku !!
apa mungkin suami nya adalah para raksasa itu ?!
tapi ..bagaimana mungkin wanita mungil ini adalah istri dari para raksasa itu?!
Seolah mengerti dengan isi kepala ku wanita bermahkota itu mendekatkan wajahnya pada ku lalu ia mengucapkan sesuatu..
" Bagi mereka istri adalah BUDAK !! "
" Namaku Yami ! siapa nama mu?! " tanya Yami pada ku
" aa.. aku Riena.. " ucapku dengan gugup
" Riena.. kau ingin selamat dari sini kan?! "
jujur.. saat ini cara Yami menatapku sungguh menakutkan. Dia seperti manusia biasa..ukuran tubuhnya pun sama seperti ku.. tapi entah kenapa aura yang terpancar dari tubuhnya sangat berbeda dengan manusia pada umumnya.
" RIENA !! Kau mendengar ku kan?! " Tanya Yami menatap ku dengan mata besarnya
" ..i.. ia.. tentu aku ingin selamat dari sini..."
" kalo begitu dengarkan kata kataku !!!
kau harus melakukan sesuatu yang berbeda dari tiga wanita bodoh itu !! Aku tau kau wanita yang pintar.. kau pasti tau apa yang di maksud dengan SESUATU YANG BERBEDA!! Jika raksasa itu bertanya padamu jawablah "Iya " dan tampilkan sesuatu yang berbeda... Aku yakin kau akan selamat jika kau melakukan nya dengan baik " Ucap Yami dengan senyuman sinis di wajahnya
Aku hanya diam. Aku belum sepenuhnya percaya padanya. Aku semakin sulit percaya padanya ketika wanita berwajah datar di samping ku berkata ' Lebih baik mati! kau akan kembali ke tempat seharusnya ' . Dua wanita ini sangat sulit di percayai
"Riena.. percayalah padaku... aku sudah 300 tahun tinggal disini... aku sangat mengenal bagaimana sifat para raksasa itu.. jika kau berhasil tidak ada rugi nya sama sekali bagiku.. aku malah akan untung jika kau berhasill.. percayalah.. niatku tulus membantu mu.. " ucap Yami dengan mata" berkaca kaca.. dia sedang berusaha meyakinkan ku.
Belum sempat aku menjawab pertanyaan Yami.. tiba tiba aku merasa tubuhku melayang... dan dengan sangat cepat tubuhku mendarat di atas telapak tangan raksasa yang sebelumnya mengaduk wajan.
Aku berusaha berdiri tegak dengan tubuhku yang bergetar. Mata raksasa itu tak pernah berpaling dariku. Matanya memerah alisnya berkerut.. ia menatapku seolah olah aku sudah membuat kesalahan yang besar padanya.
" Apa kah kau bersedia ?!! " tanya raksasa itu masih dengan memamerkan bola matanya yang besar.
glek..
aku menelan ludahku... ini pertanyaan yang sama seperti tiga wanita tadi. Apa yang harus ku lakukan aku tidak ingin mati di tangan raksasa ini.
".sesuatu yang berbeda..
setiap pertanyaan jawabannya adalah iya "
aku teringat kalimat itu... ... aku berusaha tetap tenang..
" iya.. " jawabku pada raksasa itu sambil terus berusaha menampilkan senyum terbaikku.. kemudian aku menatap mata raksasa itu dengan sangat lembut.. dan tiba tiba....
" BERHASIL !!! ISTRI BARU TELAH DI DAPATKAN!! " teriak raksasa itu dengan sangat gembira
BRUK...
tiba tiba muncul sebuah kotak berbentuk kubus. Aku terkejut melihat diriku berada tepat di depan kotak kubus itu.. Lalu aku juga melihat di dalam kotak kubus itu ada diriku yang sedang tertidur sangat nyenyak di atas ranjangku . Aku bingung sekaligus merasa takut. Sejak kapan diriku ada tiga?! jelas jelas aku sedang berada di atas telapak tangan raksasa ini... Kemudian diriku yang tepat berada di depan kotak kubus itu mengucapkan sesuatu padaku..
" Terima kasih telah menggantikan ku Riena " ucap nya lalu segera masuk ke dalam kotak kubus dan dalam sekejap kotak itu menghilang bersama ke dua tubuhku..!
Aku kebingungan.. aku lalu meraba seluruh tubuhku.. sebuah mahkota berada tepat di atas kepala ku.. gaun putih lusuh sedang ku gunakan... warna kulitku terlihat aneh.. dan dalam sekejap aku menyadari sesuatu..
" TIDAK..!!! INI BUKAN TUBUH KU... TUBUH INI MILIK YAMI..!!! "
" TIDAK ....!! " Teriakku sambil menangis
Raga, jiwa dan juga kehidupan ku sudah sepenuh nya tertukar dengan Yami. ..
Sekarang aku adalah istri sah para raksasa ini...
jika kau memimpikan hal yang sama denganku dan mendapatkan pertanyaan yang sama ..tolong....jawablah " IYA " aku menantikan kehadiranmu..!
SEKIAN