NovelToon NovelToon

Cold CEO Becomes Love-Sick

Episode 1

Sebelum membaca saya mau bilang ini bukan novel hasil PLAGIAT ya☺saya sudah capek-capek mikir/ide supaya cerita nya tidak membuat pembaca kecewa bahkan bola mata saya saja sampai merah akibat kelamaan menatap layar handphone 😞dan saya sangat senang jika kalian terhibur dengan cerita nya😊saya buat cerita ini terinspirasi dari hayalan saya sendiri dan ditambah lagi saya suka nonton drakor/drama korea😅,kalau plagiat mungkin novel ini sudah di blok/dihapus☠. Dan maaf ya kalau cerita nya tidak menarik sama sekali seperti novel yang lain karna kemampuan saya terbatas tidak seperti novel sebelah yang lebih wow menegangkan,romantis,lucu dan hot pokok nya novel saya ini datar saja seperti tol😊😊

Jesi cleopatra dalah anak yatim piatu orang tua nya meninggal satu tahun yang lalu . jesi seorang gadis yang berumur 21 tahun gadis yang baik hati dan mandiri,wajah berparas cantik dan angun membuat banyak lelaki yang terpesona dengannya.

namun jesi tidak sama sekalipun untuk merespon mereka karna Jesi lebih memilih mencari uang untuk biaya kehidupan nya yang serba kekurangan,kehidupan jesi tidak pernah ada henti-henti nya untuk menghadapi masalah mulai dari kontrakan nya yang sudah jatuh tempo masih belum dibayar apa lagi pemilik kontrak tersebut selalu memakinya dengan kata-kata yang kasar namun jesi selalu sabar menghadapi nya demi kehidupan nya kedepan.terkadang jesi hanya makan roti dan air putih saja supaya untuk menghemat biaya kehidupannya namun tetap saja selalu kekurangan uang.jesi sudah beberapa kali melamar di sebuah perusahaan namun keburuntungan tidak berpihak kepada nya namun jesi tidak pernah berhenti dan menyerah begitu saja.hingga dia melihat di sebuah majalah memerlukan beberapa karyawan di perusahaan tersebut, dia pun mengambil keputusan sekali lagi untuk mencoba nya .hingga di Pagi hari yang cerah tepatnya hari ini Jesi melamar pekerjaan di perusahaan tersebut.

"Kring...kring"bunyi alaram yang menandakan sudah pagi,Akhirnya Jesi bangun dan langsung kedapur memasak untuk serapan pagi.selesai memasak Jesi langsung bergegas mandi dan bersiap-siap setelah itu Jesi pergi kemeja makan untuk serapan.

"Semoga saja hari ini dilancarkan amiin"Gumam Jesi setelah selesai makan.Jesi pun akhirnya berangkat mengunakan motornya untuk berangkat ke kantor.

"Waaah,kantornya besar sekali rasanya aku benar-benar gugup,ah ya sudahlah semoga saja hari ini hari keberuntunganku"Gumam Jesi sambil mamakir motornya di tempat parkiran.

"Semangat,semangat"Kata Jesi lagi sambil berjalan,setelah memarkirkan motor nya ,kemudian dia melihat jam tanganya menunjukan sudah pukul 6.20 .

"Astaga 10 menit lagi"Akhirnya Jesi berlari tetapi kemudian tiba-tiba.

"Brug"

"Ah dasar sialan"Kata laki-laki yang tinggi, jas hitam dan tampan namun pesonanya yang luar biasa membuat semua orang terpesona.

"Maaf,maaf mas saya tidak sengaja"kata jes.i tanpa sengaja jesi menatap kedua bola mata coklat itu, membuatnya terpesona apa lagi wajah yang putih bersih dan sangat lembut apa bila disentuh namun langsung sadar dari lamunan nya.

"Kalau jalan lihat-lihat dong apa mata kamu buta hah?,lihat jas saya yang mahal ini jadi kotor"Karna kopi yang dibawa laki-laki itu tumpah.

"Sekali lagi maaf Mas,saya buru-buru"Kata Jesi sambil melihat jam tangan nya yang tinggal 5 menit lagi interview akan sengera dimulai.

"Maaf kamu bilang skarang kamu"kata nya namun tidak sempat ia menyelesaikan bicaranya,Jesi sudah pergi duluan.

"Ahhh,,dasar perempuan sialan awas ya kamu" dengan wajah yang benar-benar kesal.

Sesampai diruang kerja ia masih kesal dengan jasnya yang kotor karna kejadian tadi,akhirnya ia membersihkan jas nya itu dengan tissue.

"Alfin tolong bawa orang yang interview hari ini untuk masuk keruangan disebelah"

"Baik Pak"Kata Alfin dengan wajah datarnya.

Alfin adalah sekertaris yang sudah bekerja cukup lama,ia sangat setia dengan atasan nya,namun ia tidak memiliki seorang kekasih sama seperti atasan nya sama-sama jomblo😅

Setelah berkumpul semua para pelamar masuk satu persatu keruangan untuk interview.kemudian tiba lah giliran Jesi untuk masuk .

"Tok..tok..tok"Jesi mengetuk pintu dengan wajahnya yang gugup dan pucat .

"Masuk" dengan wajah yang dingin sambil menatap berkas-berkas pelamar.kemudian Jesi pun masuk sambil menundukkan kepalanya.

"Nama kamu siapa" lalu menoleh kearah Jesi ia pun terkejut karna perempuan yang dihadapannya sekarang adalah orang yang membuat mood paginya jadi hancur.

"ooo.rupanya kamu sendiri yang datang kehadapanku sekarang tidak susah payah aku mencarimu dasar perempuan sialan."Gumam nya didalam hati.

"Sa..saya Jesi cleopatra Pak"Kata Jesi sambil terbata-bata karna gugup kemudian langsung mengangkat kepalnya namun seketika.

"Ka..kamu?"kata Jesi lagi

"Iya kenapa" dengan ketusnya menjawab.

"Ti..tidak apa-apa pak".

setelah selesai interview jesi pun keluar dengan wajah kesal karna bertemu dengan laki-laki yang membuatnya hampir telat ikut interview.

Flasback On.

"hey kenapa kamu ada di sini".

"saya kesini mau cuci baju pak,ya iya lah saya kesini ikut interview emang ngapain lagi"jawab jesi.

"ngapain ikut-ikutan interview yang ada kamu ngak akan lulus".nada mengejek.

"kita coba saja dulu pak"jesi menantang.

"baiklah kita mulai dari pertanyaan pertama saja,jangan banyak ngomong".

"pertama ceritakan tentang dirimu"

"saya lulusan dari universitas terbaik di jakarta satu tahun yang lalu,kalau pekerjaan saya pernah bekerja di toko sementara saya di terima di perusahaan dan saya pernah melamar di perusahaan lain nya namun saya tidak di terima"jawab jesi dengan jujur

"yang kedua jelaskan apa kelebihan dirimu"

"ya ampuun apa ya kelebihan ku"ucap jesi dalam hati yang mulai gemetar dan sambil berpikir.

"saya bisa mengunakan komputer dan bisa bahasa inggris pak"

"cuman itu saja kelebihan kamu?".

"iya pak".

"baiklah kita lanjut ke pertanyaan berikut nya".

"apa kekurangan yang kamu miliki".

"kalau kekurangan saya tidak memiliki skill berbahasa asing selain bahasa inggir pak".

"emmm.apa alasan merekrut kamu?".dengan jutek.

" saya bukan hanya bekerja tapi bisa menghasilkan yang terbaik, saya bisa dengan mudah beradaptasi dengan tim dan budaya kerja serta saya adalah pilihan terbaik dibanding kandidat lain"ucap jesi dengan sedikit tegas karna saking gemetar nya.

"oh.baiklah sekarang kamu boleh keluar".

"hah itu saja,sesingkat itu jawaban nya"ucap jesi dalam hati

Flasback Off.

#**Author.

Mohon maaf apabila novel saya terlalu murahan tidak seperti novel yang lain nya tapi tolong jangan dibully dan tidak usah berkomentar yang tidak-tidak sebaiknya langsung keluar saja,dan baca novel yang lain saja karna saya tidak memaksanya.dan trima kasih banyak yang sudah menyukai hasil kerja keras saya,trima kasih untuk saran yang membangun🤗**

Episode 2

tiga hari kemudian jesi ditelpon bahwa jesi diterima ditempat perusahaan yang dilamar,bahwa jesi besok mulai bekerja dikantor.

"ya Tuhan akhir nya aku diterima"kata jesi sambil meloncat-loncat karna kegirangan kemudian jesi menyiapkan pakainya dengan yang lain untuk berangkat kekantor besok dengan semangat.

"ma.pah akhir nya aku sudah bekerja di sebuah perusahaan yang terbesar,mama dan papah jangan khawatir lagi dengan jesi disini .sekarang kalian bisa tenang disana,selamat malam pah.mah"ucap jesi menatap fhoto kedua orang tua nya nya telah meninggal.hingga membuat nya tertidur dan sambil memeluk fhoto tersebut.

"kring,kring,kring"pukul 4.30 alaram jesi berbunyi menandakan sudah pagi.akhirnya jesi bangun dengan penuh semangat langsung berangkat kedapur seperti biasanya untuk membuat serapan walau pun hanya roti dengan di isi telur dan minuman susu jesi sangat bersyukur menikmatinya karna masih banyak yang diluar sana tersiksa hingga meninggal karna kelaparan.dari situlah jesi belajar bahwa hidup itu memang selalu ada manis pahitnya jadi harus kita syukuri .setelah semuanya beres jesi langsung mandi dan ganti pakain kemudian jesi serapan kemudian berangkat kekantor hingga 30 menit sudah akhirnya jesi sampai di kantor.

"semoga saja laki-laki kemaren yang dingin seperti bongkahan salju itu tidak melihat ku ya tuhan"kata jesi sambil berjalan menuju kantor karna sebelumnya ia meminta jesi untuk menganti rugi jasnya yang mahal itu.jangan kan mengganti jas untuk biaya makan dia saja hanya mampu makan roti ,itu lah yang membuat pikiran jesi berantakan sepanjang perjalanan menuju ke kantornya.setelah sampai jesi langsung masuk ke kantor dan langsung di sambut oleh beberapa karyawan yang lain namun ada juga yang tidak peduli dengan kedatangan jesi termasuk tara.

Tara adalah perempuan yang sombong,egois,tidak suka di bantah dan suka mengoda lelaki yang kaya raya dengan gaya modis nya.termasuk bos nya sendiri namun bos nya tidak pernah untuk merespon apa yang diperbuat tara kepada nya.berulang kali tara melakukan trik kotor nya namun usaha nya tidak pernah berhasil sampai sekarang.dia janji akan selalu melakukan hal apa pun untuk mendapatkan hati adrian.

"selamat pagi"kata karyawan lain yang menyapa.setelah menyapa dan kenalan dengan karyawan jesi pun hendak duduk setelah diberitahukan tempat nya.namun tiba-tiba saja seorang perempuan yang cantik sekitar umur 26 tahun itu menghampiri nya.

"hey tolong kamu kerjakan ini dan tolong kamu belikan kopi untuk ku ini uang nya"ucap tara kepada jesi.

"tapi mba "ucap jesi namun tidak sempat ia menyelesaikan bicara nya karna sudah terlebih dahulu di potong sama tara.

"jangan membantah,cepat pergi sana"usir tara,setelah membelikan kopi jesi pun langsung mengerjakan tugas yang diberikan tara tadi dan mengcopy berkas untuk membagikan ke beberapa karyawan lain.

namun ada seorang laki-laki yang lumayan gagah berjas hitam dengan badan yang tegap menghampiri jesi.

"permisi kenalkan saya alfin sekertaris bapak adrian"kata sekertaris alfin

"oh jadi pak adrian nama CEO di perusahaan ini"ucap jesi dalam hati.

"ya saya jesi ada apa pak?"

"anda telah dipanggil oleh bapak adrian untuk masuk dan bertemu dengan nya dulu keruangan"

"oo iya makasih sekertaris alfin"

"sama-sama.mari saya tunjukan jalan nya"

Ok perkenalkan nama nya Adrian berusia 28 tahun, ia seorang CEO namun ia sangat dingin kepada orang lain,ia memiliki wajah yang sangat tampan,berwibawa.dan ia seorang mafia yang sangat ditakuti orang-orang awal mulanya ia menjadi seorang mafia karna kematian kedua orang tua nya dari situlah ia berjanji akan membalaskan dendam nya kepada orang yang telah membunuh kedua orang tua nya,dulu ia mempunyai seorang kekasih namun sayang nya kekasihnya menduakan nya dia benar-benar sangat terpuruk saat itu hingga sekarang ia tidak ingin menjalin kasih lagi dengan seorang perempuan.

Kemudian jesi mengetuk pintu ruangan CEO tersebut dengan gemetar dan gugup karna ia takut akan di marahin habis-habisan didalam nya nanti.

"tok..tok..tok permisi"

"ya silahkan masuk"dengan wajah dinginnya adrian menjawab.kemudian jesi pun masuk.

"hah jadi si dingin ini bos saya,astaga betapa sempit nya dunia ini"ucap jesi dalam hati.

"kenapa kamu masih berdiri di depan pintu sana kesini kamu"teriak adrian dengan kesal.

"ba..baik pak"jawab jesi terbata-bata sambil berjalan dan menundukan kepalanya tanpa melihat kearah adrian karna dia benar-benar takut untuk melihat wajah bos nya itu.

"kamu kalau jawab pertanyaan saya hadap kedepan saya,wajah saya bukan dibawah lantai paham kamu"dengan nada dingin

"ba..baik pak"lagi-lagi jesi menjawab dengan terbata-bata.kemudian jesi menatap adrian hingga tatapan mereka saling bertemu beberapa detik kemudian mereka pun segera memalingkan wajahnya dengan serentak

"perempuan ini selalu saja terbata-bata menjawab pertanyaan ku.tapi kenapa saat melihatnya aku tidak berani menatap mata nya itu"gumam adrian dalam hati

"ok kamu sudah tau kan posisi kamu bekerja dimana.jadi sebaiknya kamu harus profesional dalam bekerja jangan sering membuat kesalahan dan mempermalukan perusahaan saya paham.."ucap adrian dengan tegas

"baik pak"

"sekarang kamu boleh pergi bekerja"ucap adrian.jesi pun menundukan kepalanya memberi hormat sebelum keluar saat hendak keluar tiba-tiba saja andrian memangilnya.

"tunggu"kata adrian seketika langkah

jesi terhenti.

"ya tuhan apa lagi ini"gumam dalam hati jesi

"urusan pribadi kita belum selesai tapi kenapa kamu mau cepat-cepat keluar"kata adrian

dengan nada sinisnya

"astaga bongkahan salju ini tadi disuruh keluar sekarang malah menyalahkan saya huh menyebalkan"gumam jesi

"apa kamu bilang"dengan sinis

"ti..tidak ada pak"

"emmm oo ya kamu jadi kan ganti rugi jas saya?"

"menyebalkan ini orang kok jas yang kotor sedikit saja masih saja dibahas ya ampuuun"gumam jesi dalam hati.

"jadi pak"

"ini harga yang harus kamu ganti"sambil menunjuk kertas ke arah jesi,kemudian mata jesi tiba-tiba saja melotot melihat harga jas yang melebihi harga motor.

"tapi pak saya tidak punya uang sebanyak itu"

"ya itu bukan urusan saya"

"bisa kah saya mencicil dari gajih saya pak"

"tidak bisa"

"tapi"belum jesi menyelesaikan perkataannya sudah terlebih dahulu adrian memotong pembicaraannya

"tidak ada tapi-tapi"

"pak saya mohon,saya tidak punya uang untuk membayar,saya mohon pak"ucap jesi sambil memohon belas kasihan adrian.

"ok saya kasih waktu kamu 10 hari,kalo kamu tidak bisa bayar dalam jangka 10 hari maka gajih kamu saya tak akan bayar selama 6 bulan paham"kata adrian dengan adrian

"pa..paham pak"dengan wajah sedih

"ok sekerang kamu bisa keluar"

"baik pak saya permisi"

setelah itu jesi langsung keluar dengan perasaan yang sedih.

"ya tuhan dari mana aku dapat uang sebanyak itu dalam waktu yang dekat,cobaan apa lagi ini"gumam jesi dalam hati.

Episode 3

drttt..drtt nada getar pangilan masuk dari teman nya jesi yang tak lain okta.

okta adalah perempuan yang selalu setia menemaninya dari SMP bahkan disaat ia terpuruk karna kehilangan kedua orang tua nya,okta yang selalu sabar memberikan semangat untuk jesi,namun mereka berpisah hingga lama tidak bertemu.

"hay jes apa kabar"

"kabar baik,kabar kamu bagiamana?"

"saya juga baik kok,oh ya kapan kita ketemu aku kangen nih sama kamu jes"kata okta di seberang sana karna sudah setahun mereka tidak bertemu lagi,karna okta mengikuti kedua orang tuanya ikut keluar negri.

"ok besok bagaimana di kafe xxxx sekalian aku mau ngomong sesuatu nih"

"ok jes,sampai jumpa besok"

"ok"

"udah dulu ya bye"

"ok sampai jumpa bye"

"semoga saja okta bisa kasih solusi"gumam jesi,kemudian jesi melanjutkan pekerjaanya yang menumpuk,jesi memang orang yang pintar dan teliti dalam mengerjakan tugas.

pukul 12 siang sudah tiba,waktunya makan siang namun jesi tidak sadar bahwa sudah jamnya untuk makan,karna saking asiknya untuk mengerjakan perkerjaanya jesi melewatkan makan siangnya dengan bekerja.namun di lain sisi CEO adrian melewati ruang tempat jesi bekerja karna untuk makan siang tiba-tiba dia melihat jesi masih dihadapan komputer untuk bekerja.

"kamu kenapa tidak makan siang"seketika jesi kaget dengan kedatangan adrian.

"saya lupa pak"

"ok sekarang kamu makan siang karna saya tidak mau karyawan saya sakit karna kamu terlalu ceroboh ya"kata adrian langsung pergi.jesi pun kesal karna adrian slalu dingin berbicara.

"dasar bos bongkahan es slalu saja membuatku kesal"gumam jesi

"sudahlah tidak penting juga marah-marah,nanti wajah saya yang cantik nan anggun ini cepat kriput lagi "jesi pun tertawa sendiri.

esok hari pun sudah tiba dimana jesi harus bertemu dengan sahabatnya yang sudah lama dirindukan.

"ahh,badanku pegal-pegal semuanya"karna pekerjaan yang menumpuk harus kumpulkan besok terpaksa jesi melawatkan jam makan siangnya lagi.akhirnya jesi pun tiba di kafe xxx untuk bertemu dengan sahabatnya.

"hay jes"

"hay lama kita tidak jumpa"

"ok duduklah sini,kamu mau pesan makan apa nanti aku yang traktir"kata okta.

"ok mkasih"

makanan dan minuman pun sudah tiba di atas meja.

"oo iya ngomong-ngomong kemaren mau cerita apa?"kata okta

kemudian jesi pun menceritakan semuanya kepada okta sambil menangis tersedu-sedu,karna jesi sudah tidak tahan dengan apa yang dirasakannya.

"cup..cup..cup sudah lah jangan nangis lagi ok"

"ok bagaimana kamu bisakan bantu aku"

"maaf ya jes aku juga ngak bisa bantuin kamu karna kamu kan tau mamah papah aku mana mau kasih uang sebanyak itu"ucap okta dalam wajah sedih karna tidak bisa membantu jesi.

"iya ngk papa kok,kok kamu yang jadi sedih"

"maafkan aku jes "

"sudah-sudah lupakan saja oo iya ayuk kita makan"

"oo iya-iya"

setelah pulang dari kafe jesi langsung merebahkan tubuhnya dikasurnya yang berukuran kecil itu.namun dia masih kepikiran dengan jas yang harus diganti rugi dengan uang sebanyak itu.

drttt.drttt telpon jesi berbunyi

**"halo jes"

"ya halo ada apa ok"

"ini ada teman ayah saya cari karyawan tapi"

"tapi kenapa ok"

"tapi kerja di bar kalo kamu ngk keberatan ,gajihnya sih lumayan kerja nya juga hanya mengantar minuman doang kamu mau kan jes"

"ok ya sudah tapi mulai kerjanya kapan?'

"besok malam jam 10 malam jes,kamu ngk papa kan jes,maafin aku ya cuman ini yang bisa aku bantu."

"iya ngk papa besok kesana,makasih ya kamu udah banyak bantuin aku."

"iya sama-sama,ya sudah ya aku tutup dulu bye."

"iya bye"**

Download MangaToon APP on App Store and Google Play

novel PDF download
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download MangaToon APP on App Store and Google Play