Mengkisahkan seorang wanita bernama Naura yang di jodohkan orangtuanya dengan seorang pria duda yang memiliki anak. Meski ia hanya seorang ibu pengganti, tapi ia mencintai mereka dengan tulus.
Di awal menikah ia harus berjuang untuk mendapatkan hati anak-anak tirinya, akankah ia bisa?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35 - Flashback
Tomi yang sedang duduk bersama Kakek dan nenek nya di meja makan mendengarkan ucapan Kakek nya. "Ia lalu berjalan dengan kasar dan kesal nya pergi ke kamar,meninggalkan buah yang sedang ia nikmati.
Bu Lily dan Suami nya melihat cucu nya pergi dengan kesal,Rian pun begitu pula melihat nya,mereka tahu kalau Tomi akan sulit menerima Ayah nya menikah lagi.
"Aku pergi dulu Ma. Pa." Pamit Rian,tanpa memikirkan putra nya.
"Baik lah."Balas Pak Roy.
Bu Lily lalu berjalan ke kamar cucu nya itu,mencoba untuk memberikan pengertian pada cucu nya itu.
"Tomi sayang."Panggil Bu Lily pada Cucu nya.
"Nenek,kenapa Papa harus menikah lagi,kenapa tidak membawa mama pulang saja." Teriak Tomi sembari menangis ia berbaring tengkurap di tempat tidur nya.
"Papa kenapa jahat sama Mama,Papa tak pernah mencoba mencari mama dan membawa nya pulang. Setelah Mama pergi,Papa hanya tahu nya bekerja,Papa bahkan tak memikirkan aku dan Sisi,Papa tidak pernah ada waktu untuk kami."Kata Tomi lagi dan menangis.
Bu Lily yang mendengar merasa sedih dan merasa ingin ikut menangis mendengarkan isi hati cucu nya itu,namun ia mencoba kuat dan menghapus air mata yang sudah membanjiri kantung mata nya.
"Sayang,Mama sudah tidak akan lagi bisa pulang dan kembali dengan Papa,mama kamu sudah punya kehidupan nya sendiri,Papa kamu juga sudah kesepian lama,barangkali setelah datang nya Tante Naura sebagai Ibu baru untuk kamu dan Sisi,Papa kamu juga bisa kembali seperti dulu,menyayangi kalian dan perduli pada kalian." Ucap Bu Lily memberi pengertian.
Flashback
Tomi pun teringat kejadian 4 Tahun yang lalu.
pada saat ia di tinggalkan oleh ibu nya yang lebih memilih pria lain dan meninggalkan mereka,saat ia berusia 7 Tahun.
"Mama,jangan pergi!." Ucap Tomi menangis menahan Ibu nya yang akan keluar dari rumah dengan membawa koper dan barang - barang nya yang lain.
"Maafkan Mama Tomi,kita harus berpisah untuk saat ini,nanti mama pasti akan datang mengunjungi kalian." ucap Soraya Ibu nya Tomi dan Sisi.
Rian yang saat itu sedang dalam keadaan terpuruk dan perusahaan nya sedang di ujung kebangkrutan hanya berdiri sembari mengendong Sisi yang juga menangis melihat Ibu nya pergi,saat itu Sisi baru berusia 2 Tahun,daya ingat nya pun masih sangat lemah,hingga ia lupa seperti apa wajah ibu nya,tapi Tomi memperlihatkan pada Adik nya melalui foto ,agar Sisi bisa terus ingat wajah Ibu mereka.
"Tidak mau,aku Ikut Mama saja,boleh ya Ma." Balas Tomi memohon dan merengek mencengkram pergelangan jangan ibu nya dengan kuat.
"Tidak untuk saat ini sayang." Ucap Soraya dan melepaskan Pegangan tangan Tomi dengan kasar.
"Bisa kah kau pelan sedikit dengan anak mu?." Bentak Rian yang tidak terima melihat Soraya begitu kasar pada putra mereka.
"Kalau begitu,kau lihat dia ,jangan membuat nya menghalangi jalan ku." Ucap Soraya. Tomi yang mendengar pun terdiam,namun ia masih menangis.
"Tomi,ayo sini,biarkan dia pergi." Ucap Rian pada Tomi.
Tomi dan Sisi pun hanya menangis melihat kepergian ibu nya yang masuk ke dalam sebuah mobil mewah dan terlihat seorang pria duduk di dalam mobil itu menunggu Soraya untuk masuk,sementara Rian mencoba Tegar dan membiarkan istri nya itu pergi dengan keputusan nya sendiri
Flashback selesai
•••
"Nenek." Ucap Tomi dan beralih memeluk nenek nya.
Tak lagi mampu menahan air mata nya,Bu Lily pun ikut menangis melihat Cucu nya yang begitu sedih.
"Sudah lah nak,jangan menangis lagi,dengar kan nenek,Tante Naura orang baik,coba lah untuk menerima nya." Ucap Bu Lily namun Tomi tak membalas ucapan Nenek nya,ia hanya diam saja.