NovelToon NovelToon
Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Sudah Terbit / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:48.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka Pradita

"Derajat kita berbeda, hidup kita tidaklah sama, aku tak pantas untukmu, walau aku mencintaimu"

Pada awalnya Nisa lebih dulu mengenal Ryan, saat ia menggantikan posisi bibinya sebagai seorang baby sitter untuk menjaga Viona, gadis kecil anak dari seorang Ryan Brawster.

Semakin hari Viona mulai merasa nyaman saat berada didekat Nisa, hingga membuat Viona ingin menjadikan Nisa sebagai ibu sambungnya. Namun, ternyata keinginan itu ditentang oleh Katty yang sudah menjodohkan Ryan anaknya dengan seorang wanita yang bernama Merry.

Akankah takdir menyatukan Nisa dan Ryan?
Apa keinginan Viona bisa terwujud?

Ikuti kisah mereka yang berliku dan penuh haru dalam menuju kebahagiaan.

Terima kasih semua.
Jangan lupa vote dan like ya.

Selamat membaca!
Terima kasih ya all.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali

Kita lanjut ya, terima kasih atas penantian kalian. Berikan vote dan like kalian ya.

Selamat membaca!

Nisa melangkah dengan tergesa untuk keluar dari pelataran kediaman Ryan yang begitu luas. Rasa sakit yang mendalam di hatinya, membuat air mata tak henti-hentinya menetes dari kedua sudut matanya. Air mata itu terus membasahi paras cantiknya yang kini terlihat memerah.

"Tuan Ryan, maafkan aku karena harus pergi tanpa pamit terlebih dulu padamu. Apa yang dikatakan Nyonya Katty membuatku tersadar dari mimpi indahku semalam. Mimpi menikah denganmu dan menjadi ibu sambung untuk Viona. Saat ini aku baru sadar, bawah kita memang jauh berbeda, bukan hanya status saja, bahkan derajat kita itu bagai langit dan bumi," lirih Nisa masih terus melangkah walau dengan langkah yang gontai.

Nisa pun keluar dari gerbang rumah, melintasi dua orang petugas keamanan yang memang sudah membukakan pintu gerbang atas perintah Katty.

"Kasihan sekali ya Nona Nisa," bisik Roman, salah satu petugas keamanan yang sudah bekerja dengan Ryan selama 3 tahun lamanya.

"Iya kasihan dia, tapi pasti Tuan Ryan kalau tahu bisa marah besar nih sama Nyonya Katty, pokoknya kita mah hanya disuruh oleh Nyonya untuk membiarkan Nona Nisa pergi," sahut Mark petugas keamanan yang satunya menanggapi perkataan Roman.

Di luar rumah kediaman Ryan, Nisa masih terus melangkah dengan batinnya yang terluka, terlebih ketika Katty datang bersama Merry yang ternyata adalah calon istri yang telah dijodohkan kepada Ryan. Sebuah kenyataan yang membuat Nisa begitu geram dengan sosok pria yang saat ini sudah berhasil merebut hatinya.

"Kenapa kamu tidak pernah memberi tahu aku soal perjodohanmu dengan wanita itu? Kenapa kamu malah membiarkan aku jatuh cinta padamu dengan segala perhatian dan perlakuan istimewa yang kamu berikan? Apa memang kamu tidak mengetahui perjodohan itu? Andai kamu tahu, bahwa saat ini hatiku begitu sakit, karena harus berpisah dengan Viona lewat cara seperti ini," lirih Nisa sambil mengusap bulir kesedihan yang terus mengalir membasahi wajahnya.

Sepanjang langkahnya menuju jalan utama, Nisa terus meluapkan kesedihannya dengan menangis dan kadang berteriak kesal merutuki nasib yang saat ini menimpanya.

Kesedihan Nisa menarik perhatian beberapa orang yang kebetulan berpapasan dengannya. Nisa pun dengan cepat mengusap air mata dengan kedua tangannya dan sejenak menutupi wajahnya agar tak terlihat oleh orang lain yang saat ini sedang memindainya dari ujung kaki sampai pucuk rambutnya.

Namun, di saat ia sudah hampir tiba di jalan utama, langkahnya mulai terhenti saat akan sesuatu yang terbesit di dalam pikirannya.

"Ya ampun, bagaimana aku bisa pulang ke apartemen, sedangkan aku tak membawa uang sama sekali," ucap Nisa sambil menepuk jidatnya dengan keras.

Wanita berparas cantik itu kini tampak bingung dengan kening yang berkerut dalam.

"Semuanya ada di dalam tas itu begitu juga ponselku. Lantas, bagaimana jika nanti Irene coba menghubungiku saat sudah sampai di bandara? Aku harus kembali ke rumah itu lagi untuk mengambil barang-barangku." Nisa memutar tubuhnya untuk kembali ke rumah Ryan. Ia mempercepat langkah kakinya, agar segera sampai di sana dan mengambil tas miliknya sebelum pulang ke apartemen.

Setibanya di depan gerbang, langkah Nisa terhenti karena pintu gerbang sudah tertutup. Wanita itu pun memanggil kedua petugas keamanan, untuk membukakan pintu gerbangnya.

"Roman, Mark, tolong bukakan gerbangnya saya ingin masuk," teriak Nisa dengan suara yang keras, hingga membuat Roman dan Mark yang berada di pos jaga, seketika langsung menghampiri.

"Iya Nona, ada apa?" tanya Roman dengan menautkan kedua alisnya.

"Begini Roman, tas saya tertinggal di kamar. Tolong izinkan saya masuk, agar saya bisa mengambilnya," ucap Nisa dengan penuh harap.

"Oh ya sudah kalau begitu, silahkan Nona." Roman pun mulai membukakan pintu gerbang, namun tiba-tiba Mark melarangnya dengan menutupnya kembali. Setelah menutup pintu gerbang, Mark menarik lengan Roman agar menjauh beberapa langkah dari Nisa, yang terus memandangi keduanya dengan penuh rasa heran.

"Lebih baik jangan deh, nanti kita pasti dimarahin sama Nyonya Katty gimana?" bisik Mark dengan menempelkan bibirnya pada daun telinga Roman.

Roman pun seketika beringsut untuk menjauh dari Mark dengan melayangkan protesnya.

"Eh, lo tuh bisik-bisik apa mau nyium gue sih, itu bibir lo sampai bikin gue geli tahu," protes Roman sambil mengusap telinganya yang terasa basah oleh saliva Mark.

Mark terhenyak dengan perkataan yang terlontar dari mulut Roman, ia pun langsung mengusap bibirnya yang memang terasa basah, ketika disentuh oleh jemarinya.

"Udah mending kita aja yang ambil tasnya, biar enggak ada masalah sama Nyonya Katty, tahu sendiri Nyonya Katty itu kalau udah marah kaya kembang api tahun baru, serem."

"Iya sih lo bener juga, ya udah kalau begitu. Lo tapi ya yang ngomong sama Nona Nisa, oke!" titah Roman sambil mengangkat kedua alisnya.

"Iya tenang aja, biar gue yang ngomong. Masa gitu aja takut, payah lo! Badan doang gede, nyali udah kaya telor ceplok."

"Telor ceplok enak, pakai kecap. Udah buruan jangan ceramah terus." Roman pun mendorong tubuh Mark untuk mendekat kembali ke Nisa. Namun, keduanya terperangah kaget saat Nisa tak berada di tempatnya lagi.

"Nah, kemana Nona Nisa?" tanya Mark dengan raut wajah kebingungan.

Roman pun terkekeh lucu dengan raut Mark yang terlihat bodoh. "Itu udah masuk, lihat tuh ke dalam!" ucap Roman sambil menunjuk ke arah Nisa yang sedang melangkah dengan terburu-buru.

"Pasrah deh, pasti setelah ini ada letusan gunung berapi nih."

🌸🌸🌸

Bersambung✍️

Berikan komentar kalian ya.

Terima kasih banyak atas penantian panjang kalian.

1
Uus Sumartini
smoga mery org baik mau bantu Ryan balikan ma Nisa
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Uus Sumartini
waah hebat merry brjiwa lugas gak kya ibunya Ryan pikasebeleun
Uus Sumartini
yg kuat nesa km pasti akan bahagia dgn viona jg tuan Ryan
Uus Sumartini
tenang bisa kamu lah pemenang hati Ryan
Uus Sumartini
nah ini yg aku suka ahirnya nisa mau jg 👍💪😍
Uus Sumartini
bibit jahat ada aja.. wong ke telu
Uus Sumartini
nisa jgn sedih ya kan cma bercanda oke
Uus Sumartini
😍😍😍😍💪💪💪💪suka sy Thor ma ceritanya👍💪
Anonim
iya, aku cari juga ga nemu channelnya
Juniartii Marpaung
mantap
Juniartii Marpaung
Apa Nisa sdh sembuh ya Thir?
Juniartii Marpaung
thor jangan bikin Nisa lumpuh, kasihan Viona
Rafika Sari
Luar biasa
Juniartii Marpaung
nyonya Katty terlalu kejam, masa.datang2 langsung bisa menampar Nisa
Juniartii Marpaung
janji adalah hutang nisa...
Raudhatul Ulfah
Lumayan
Syifa
si nisa tidur nya kayak bangke ,tidur apa metong
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih /Joyful/
total 1 replies
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
oh my god ... bilang iya saya mau jadi istri kmu tuan Ryan 😎😎😎😎😎😎
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
Dih Nisa coba buka hatimu untuk Ryan ... ku rasa dia tidak terlalu buruk juga malah sempurna
Puji Utami
kok bikin gedeekkk si Nisa itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!