Dua saudari terjatuh ke sumur tua—terbangun di hutan belantara, menjadi buruan para pemburu; berusaha bertahan hidup ditengah intrik istana dan konflik asmara.
(Jika berkenan, follow Author di ig&tiktok untuk dapat melihat ilustrasi karakter dan berbagai cerita Author yang lain)
ig = @refinawriters
tiktok = @refinawriters
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R. Seftia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pergi ke Istana Kekaisaran
Pagi berikutnya, Li Hua dan Shu Hua sudah bersiap untuk mengatakan kepada Guru Bai Yun, Mei dan Yu Xuan tentang keputusan besar apa yang telah Li Hua ambil kemarin malam tentang tawaran pernikahan yang diberikan oleh Kaisar Tian Huan.
Saat pertama kali mendengar tentang hal itu, semuanya tentu saja kaget. Dan satu hal yang mereka lakukan bersama adalah menentang keputusan yang Li Hua buat, karena biar bagaimana pun, semua orang tahu bahwa Istana Kekaisaran bukanlah tempat yang aman.
"Terima kasih banyak atas perhatian kalian semua. Tetapi, aku harus mengambil langkah ini," ungkap Li Hua. "Walau pun aku tahu jalannya tidak akan mulus... tetapi ku yakin jalan ini adalah jalan yang tepat."
Semua orang diam saat Li Hua bicara. Mereka tidak bisa lagi menentang apa-apa. Tetapi tidak dengan Yu Xuan!
"Jika kalian ingin pergi... bawalah aku bersama kalian," ucap Yu Xuan.
"Kamu tidak perlu bertindak sampai sejauh itu. Kamu harus tetap berada di sini. Kamu harus menjaga Guru Bai Yun. Kamu tidak boleh meninggalkannya!" seru Shu Hua.
"Tapi Istana Kekaisaran itu bukan tempat yang aman, Shu Hua! Di sana sangat berbahaya. Setidaknya kalian perlu seseorang yang bisa melindungi kalian. Dan orang itu aku!" tekan Yu Xuan.
Shu Hua masih ingin menolak keinginan Yu Xuan, tetapi Guru Bai Yun mengatakan hal lain. Dia setuju dengan apa yang diinginkan Yu Xuan.
"Yu Xuan benar, Shu Hua," ucap Guru Bai Yun. "Istana Kekaisaran adalah tempat yang berbahaya. Dan di tempat yang berbahaya itu, kalian harus punya setidaknya satu orang yang bisa kalian percaya. Dan orang itu, Yu Xuan."
Shu Hua masih tidak ingin membiarkan Yu Xuan ikut bersama dengan dirinya dan Li Hua. Dan alasan Shu Hua jelas; ia tidak ingin membiarkan Yu Xuan ikut terjebak dalam bahaya.
"Baiklah. Jika guru ingin itu, maka akan aku terima," sahut Li Hua.
"Kakak?"
Shu Hua mencoba memberikan kode kepada Li Hua untuk menolak. Tetapi, Li Hua bersikap seakan-akan dia mengabaikan Shu Hua. Dan Li Hua hanya tersenyum.
"Baiklah. Di sini, aku akan mendoakan keselamatan kalian di sana. Dan jika ada hal yang kalian butuhkan, jangan sungkan untuk datang kemari. Aku akan selalu siap untuk memberikan bantuan," pesan Guru Bai Yun.
Berpamitan, dan kemudian Li Hua, Shu Hua dan dikawal oleh Yu Xuan langsung bergerak menuju Istana Kekaisaran.
Dalam perjalanan mereka, beruntung mereka tidak bertemu dengan orang-orang jahat atau perampok.
———
Saat sampai di di Istana Kekaisaran, Li Hua dan juga Shu Hua langsung diarahkan untuk pergi menemui Ratu Shen Wanqing.
Ini bukan kali pertama Li Hua dan Shu Hua bertemu dengan Ratu Shen Wanqing. Dan tentunya masa lalu mereka tidaklah baik; kenangan itu lebih seperti kenangan buruk.
"Syukurlah kalian sampai kemari dengan selamat tanpa kekurangan apa pun," ucap Ratu Shen Wanqing.
Ratu Shen Wanqing duduk dengan anggun di kursinya. Dan dari tatapan matanya, jelas sekali jika dia masih menyimpan dendam yang mendalam kepada Li Hua dan Shu Hua.
Dan tentunya dendamnya kepada Shu Hua jauhlah lebih besar dibandingkan dengan Li Hua.
"Lama tidak bertemu, Yang Mulia Ratu." Shu Hua memberikan salam. Tetapi salamnya itu lebih seperti ejekan bagi Ratu Shen Wanqing.
-Bersambung-
Sungguh penasaran pasti shu hua bakal ngecincang Hao Lin dan Xiao Yan bakal kena nih 😄