NovelToon NovelToon
Rasanya Menikah

Rasanya Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:270k
Nilai: 4.5
Nama Author: b.e.f

Sashalissa Chalissasea Halim adalah seorang mahasiswa baru yang memiliki cerita pertemuan singkat dengan seorang mahasiswa tingkat akhir, Mas Herdi. Hubungan mereka terjalin dengan baik hingga pada akhirnya melangkah ke jenjang pernikahan.

Sasha menemukan masalah dalam rumah tangga yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

Siapa sangka bahwa rasanya menikah akan berbeda dengan rasanya pacaran. Akankah lebih bahagia atau sebaliknya ?

Mau tau rasanya menikah itu seperti apa ? Mari baca kisahnya di "Rasanya Menikah"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon b.e.f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 : KIRIMAN MISTERIUS

Aku, Mas Herdi, papa dan mamah sedang asik mengobrol diruang tengah. Tiba-tiba saja bel rumah berbunyi. Mamah sudah berdiri dan akan membukakan pintunya.

...“Udah mah, biar aku aja.”...

Aku berlari kecil kearah pintu dan membukanya.

...“Permisi mbak, ini ada paket.”...

...“Mmm maaf pak, tapi saya tidak memesan apapun.”...

...“Maaf mbak, tapi ini benar alamat sini kan ya?”...

Aku mengecek tulisan yang tercantum. Benar saja alamat yang dituliskan memang alamat rumah ini. Pikirku mungkin saja mamah yang sedang membeli sesuatu.

Aku mengangguk tanda setuju jika alamat itu memang benar alamat rumah ini.

...“Silahkan tanda tangan dibagian penerima ya mbak.”...

...“Baik pak.”...

...“Terimakasih.”...

Setelahnya aku menutup pintu dan masuk kembali kedalam rumah.

...“Mah, ini pesanan mamah?”...

...“Enggak Sha, mamah lagi nggak pesen apa-apa.”...

...“Kamu mas?” Aku langsung berbalik tanya kepada Mas Herdi....

...“Kapan aku belanja online? nggak pernah.” Ucap Mas Herdi....

...“Salah alamat mungkin Sha.” Sambung papa....

...“Enggak sih pa, alamatnya benar alamat rumah ini.”...

...“Coba buka aja Sha.”...

Aku membuka kotak itu. Ukurannya lumayan besar. Kotak menyerupai kardus berwarna coklat itu kubuka dengan pelan. Semua mata kami tertuju pada kotak yang ada ditanganku.

Aku membuka isinya dan dahiku mengerut tanda penuh keheranan.

...“Bunga?” ucapku pelan....

...“Bunga? Untuk siapa?” tanya mamah....

Aku membolak-balikkan bucket bunga itu. Bunganya sudah sedikit layu. Kemudian aku mengecek lagi dibagian dalam dan luar kardus. Bahkan aku cek dengan hati-hati dibagian pembungkus kardusnya. Tidak kujumpai apapun.

...“Nggak ada surat apapun sih mah.”...

...“Aneh.” Jawab mamah singkat....

Aku dan Mas Herdi saling menatap. Sepertinya aku dan Mas Herdi punya koneksi yang kuat. Aku yakin apa yang aku pikirkan sama dengan Mas Herdi.

***

Setelah dikamar, aku yang keheranan langsung mengajak Mas Herdi untuk berdiskusi.

...“Mas, apa jangan-jangan Rey lagi ya mas?”...

...“Tapi kenapa juga masih ngirimin kamu kaya gituan?”...

...“Orang yang dibutain cinta kan bisa ngelakuin apa aja mas. Tapi aneh mas, kalaupun si Rey yang ngirim, dari mana dia tahu alamat rumah ini? Yang dia tahu cuman alamat rumah aku.”...

...“Ya bener kata kamu tadi. Orang yang dibutain cinta bisa ngelakuin apa aja. Mungkin mudah bagi orang-orang yang terobsesi akan suatu hal bisa cari tahu semuanya. Iya kan?”...

Aku hanya menghela nafas. Mas Herdi mengelus pucuk kepalaku.

...“Yaudah jangan terlalu dipikirin. Selagi yang dikirim bukan bom, keluarga kita masih aman. Kalau cuman bunga mah bisa kita langsung buang ke tempat sampah kan. Lumayan buat isi tempat sampahnya.”...

...“Ya nggak gitu juga kali mas. Yang aku pikirin tu mamah sama papa. Kalau dikirimin kaya gini terus, mereka jadi bertanya-tanya dong mas. Bikin risih juga. Aku takut mereka mikir yang enggak-enggak.”...

...“Kamu tenang aja, biar aku yang bilang ke mereka.”...

***

Pagi hari aku dan Mas Herdi disibukkan dengan persiapan berangkat ke kantor. Aku yang sibuk menata berkas, terganggu oleh suara Mas Herdi.

...“Sayang dimana dasi aku?”...

...“Di laci.”...

Dengan berisik ia membuka satu-persatu lacinya.

...“Nggak ada.”...

...“Di paling bawah mas.”...

...“Mana nggak ada.”...

...“Ck.”...

Aku yang sedikit kesal langsung menaruh kembali berkas yang akan kubawa kembali ke meja. Aku berjalan kearah laci dan membukanya.

Sambil menarik laci itu, aku sedikit berdecak kesal.

...“Ini apa?” Dasi itu aku ambil dan kuberikan ke Mas Herdi....

...“Tadi tu kayaknya nggak ada.”...

Aku yang tidak begitu merespon langsung membalikkan badan. Aku melihat ada handuk basah diatas ranjang.

...“Mas, naruh handuk jangan disini dong. Nanti cantelan handuknya nggak guna loh.” Ucapku pelan tapi sedikit pedas....

...“Maaf sayang, lupa tadi soalnya buru-buru.” Ia mencium pipiku sekilas....

Tak lama setelahnya kami berdua turun kebawah dan akan berangkat bersama menuju kantor. Saat itu pula aku membuka pintu teras rumah. Kudapati bunga kering yang sudah mati.

Bunga itu diambil oleh Mas Herdi. Ia melihat sekeliling dan tak ia dapati seorangpun.

...“Mas aku jadi nggak tenang. Ini semua maksudnya apa?”...

...“Kamu yang tenang. Nanti sepulang kerja kita cek bareng lewat cctv depan rumah.”...

1
Sus Susyla
klo ibu bejad..anak pasti nurun
Sus Susyla
lebay sih sasha ..ky org bodoh aj
Sus Susyla
fakta y mana ada sih laki2 norml menahan hasrat begitu lama
Sus Susyla
masa udh dewasa fikiran y begtu sasha
Sus Susyla
lanjut
Sus Susyla
udh sm2 dewasa masa iya mp aja takut
dosa loh...suami y d bkn nganggur
Sus Susyla
lisa sndrir nti yg kena batu y
Sus Susyla
reno stres bantuin s lisa
Sus Susyla
emang y buah tdh jauh jatoh dr pohon
ibu bejad anak pun pasti bejad
Sus Susyla
mamah ssakit jiwa🤣🤣🤣🤣🤣anatar ank k neraka
0316 Toiyibah,S,Pd.
hahaha modusss
0316 Toiyibah,S,Pd.
laki laki lucky
0316 Toiyibah,S,Pd.
modusss
0316 Toiyibah,S,Pd.
selamat malam juga,,
Rokhmi Nh
kok lama buanget upx sampai lupa ceritax...🤔 thor...
Rokhmi Nh
syukur alhamdulillah
Rokhmi Nh
🤣🤣🤣🤣🤣ada iklan lewat.....
Rokhmi Nh
ih shasa egois ya...🤔
Rokhmi Nh
lanjut....
Rokhmi Nh
lanjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!