NovelToon NovelToon
Dinikahi Bocil

Dinikahi Bocil

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ericka's

[sedang di revisi dan alurnya berbeda dari yang sebelumnya. Karena untuk di cetak menjadi novel] 🙏🏻

Terjebak dalam suatu insiden yang melibatkan banyak pihak dan berakhir menikah secara tidak terduga. Ana tak pernah menyangka, hidupnya akan senaas itu. Akibat kecerobohannya sendiri, yang dengan senang hati membiarkan seorang lelaki muda memasuki diri ke dalam kamar kosannya. Kendatipun demikian, Bara tak melakukan apapun. Lelaki itu hanya sekadar menumpang untuk ke kamar kecil. Namun, suara mereka terdengar hingga ke sebelah kamar kos Ana. Yang ternyata ialah kamar pemilik dari kos-kosan itu. Hingga terjadilah kesalahpahaman, dan membuat Ana di cap jelek sebagai wanita murahan.

Bagaimana kisahnya? Baca terus sampai tamat.

follow IG: erickaghaniya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ericka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Bara sampai di depan kosan dan tak sabar untuk menemui Ana, namun berulang kali ia mengetuk pintu dari luar tak ada yang menyahut dari dalam. Beruntung Bara punya kunci cadangan, jadi ia tetap bisa masuk ke dalam. Krek, pintu kosan terbuka, keadaan di dalam kamar kosan tampak hening dan sunyi tak seperti biasanya. Bara bergegas masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan Ana. Sesampainya di kamar, ia melihat Ana tengah tertidur pulas dan hanya mengenakan baju tipis yang pernah ia beli untuknya.

Bara tersenyum kecil menatap Ana dari depan pintu kamar. Ada rasa senang karena Ana mulai menyukai baju pemberiannya, meskipun tidak mahal dan mewah harganya. Perlahan kakinya melangkah mendekat ke arah tempat tidur. Tangannya mengusap lembut perut Ana yang besar, dan mengecup lembut keningnya. Ana menggeliat dan perlahan membuka matanya. Senyuman kecil terukir di bibir Ana.

“Kamu udah pulang? Kok bisa masuk? Kan pintu aku kunci.” Ucap Ana dengan beberapa pertanyaan.

“Iya, bisa dong. Aku kan punya kunci cadangan. He he.” Tutur Bara terkekeh.

Bara duduk di samping Ana, sementara Ana berusaha bangun dan membenarkan posisinya menjadi duduk.

“Cium dong.” Pinta Bara.

“Kamu bauk, mandi dulu sana.” Jawab Ana, sambil mencubit kecil Bara di pipinya.

“Tapi cium dulu. Kalau gak di cium aku gak mau mandi.” Pinta Bara.

“Pemaksaan.”

“Biar in, sama Istri sendiri juga kan.”

“Tapi akunya gak mau.”

“Harus mau.”

“Enggak.”

“Iya.”

“Apaan sih Bara! Mandi dulu!”

“Enggak. Cium dulu.”

“Gak mau.”

“Yaudah kalau gitu aku yang cium kamu. Hayo!” Ucap Bara sembari mendekap Ana ke dalam pelukannya.

“Aaaaak! Ha ha ha lepas in Bara! Kamu bauk ih!” Ana terkecoh sendiri dibuatnya.

“Kamu nya gak mau cium aku.”

“Iya tapi lepas dulu.”

“Enggak pokonya.”

“Aku gak bisa napas Bara! Aw perutku!” Tertiba Ana merasakan kram di perutnya. Spontan Bara panik dan melonggarkan pelukannya.

“Kamu kenapa yang? Ma-maaf in aku please!” Bara memohon dengan mata yang berkaca-kaca.

“Kamu sih gara-garanya! Perutku sakit Bara!!! Awh! Aduh!” Keluh Ana sembari memaki Bara.

“Iya maaf, aku salah.” Ucap Bara sembari mengusap lembut perut Ana. Perlahan rasa sakitnya memudar dan ia kembali tenang.

“Gimana? Masih sakit nggak?” Tanya Bara. Ana diam tanpa menjawab.

“Kamu masih marah? Maaf. Aku kangen sama kamu habisnya. Kamu nya gak mau dekat-dekat sama aku rupanya.” Tutur Bara sembari membalikkan badannya untuk bangkit dan meninggalkan Ana. Tapi.... Ana tiba-tiba memeluk Bara dari belakang. Senyuman kecil terukir di bibir Bara.

“Aku yang minta maaf, Bara. Seharusnya aku menyambut kamu pulang. Tapi malah bersikap begitu. Maaf in aku.” Ucap Ana sendu. Bara kembali duduk disampingnya dan membawa Ana ke dalam dekapannya.

“Enggak, enggak. Kamu gak salah. Tapi aku yang gak tahu situasi. Kamu pasti lelah banget kan hari ini?” Tanya Bara.

“Hm, iya sih. Tapi kamu yang lebih lelah.”

“Aku biasa aja kok.” Ucap Bara berbohong, walau sebenarnya ia sangat lelah.

“Sebagai permintaan maaf, aku kabul in apa mau kamu.” Tutur Ana. Seketika Bara membulatkan kedua matanya.

“Ka-kamu serius yang?” Tanyanya.

“Iya sayang.” Jawab Ana. Dan, cup. Ana mengecup lembut pipi Bara. Yang di cium kegirangan.

“Lagi dong.” Pintanya lagi.

Cup

Cup

Cup

Ana mengecup sana dan sini, kecup pipi dan dahi. Cap cup kembang kuncup, Bara yang di kecup Author yang merajuk. Bara hanya diam sembari memejamkan kedua matanya. Kecup sana kecup sini, elus sana elus sini. Sampai Ana lelah dibuatnya dan kembali merebahkan tubuhnya diatas kasur.

“Kamu capek ya? Yaudah gantian deh. Aku yang kecup kamu.” Ucap Bara.

“Eh enggak enggak. Kamu diam aja, cukup diam! Jangan ada pergerakan apa pun itu!” Pinta Ana. Bara mengerucutkan bibirnya, namun ia tetap melakukan aksinya. Huh, dasar buaya!

“Bara ih! Bara... Ka-kamu aha ha ha ha. Bara diam ih!” Ucap Ana.

“Aku suka wangi tubuh kamu An.”

“Memang wanginya gimana?” Tanya Ana.

“Wangi baby gitu.” Ucap Bara.

“Kan sebentar lagi kita mau punya baby.” Tutur Ana. Spontan Bara menghentikan aksinya, dan ikut merebahkan tubuhnya di samping tubuh Ana.

“Udah?” Tanya Ana menoleh ke arah Bara.

“Udah, aku takut baby kita kenapa-kenapa yang.” Jawab Bara sembari menatap mata Ana.

Mata indah itu, ucap Bara dalam hati. Ia mengingat pertemuan singkatnya dengan Ana pada saat itu di kantin. Tak pernah terpikir sebelumnya untuk menikah di usia muda, apalagi pada orang yang baru ia kenal. Kejadian beberapa waktu lalu kembali terputar di memori otaknya. Perlahan wajahnya mendekati Ana, dan mengecup keningnya dengan lembut.

“Aku sayang kamu, Kak.” Ucap Bara.

“Kok panggilnya, ‘Kak’ lagi sih? Kan kita udah sepakat buat panggil pake bahasa cinta.” Tutur Ana.

“Aku tiba-tiba ke ingat kejadian kita waktu awal kenal.” Ucapnya. Ana tersipu malu, pipinya merona.

“Cie, kamu malu ya? Ha ha ha.” Ledek Bara padanya.

“Ih apaan sih kamu.” Tutur Ana kesal.

“Kalau di pikir-pikir, semuanya berjalan kayak cepat banget ya An?” Ucap Bara.

“Ya kan waktu terus berjalan, Bara. Kamu maunya waktu gak jalan-jalan gitu?”

“Ya enggak juga, maksud aku, gak menyangka aja gitu. Aku bisa kenal kamu secara gak sengaja, terus kita dinikahi secara paksa karena kesalahpahaman. Dan setelah itu, aku jadi benaran cinta sama kamu.” Jelas Bara. Sementara mata Ana sudah berbinar dan berkaca-kaca menatapnya.

“Terus dulu kamu gak cinta dong sama aku?” Tanya Ana memastikan.

“Cinta, tapi gak sebesar sekarang. Apalagi sekarang udah ada baby di perut kamu.”

“Tapi orang tua kamu belum merestui pernikahan kita.” Ucap Ana tertunduk sendu. Bara mengecup lembut keningnya.

“Kalaupun mereka tetap gak beri kita restu, yang penting kamu tetap punya aku. Aku janji gak akan pergi lagi An.”

“Kamu ngomong gitu biar aku gak sedih aja kan? Iya kan? Aku gak tahu kamu bakal pergi lagi atau enggak. Yang jelas aku gak siap jika harus membiarkanmu pergi lagi. A-aku gak siap, Bara! A-aku aku gak siap! Hu hu hu!” Tangis Ana pecah. Bara mengeratkan dekapannya, dan berulang kali mengecup wajah Ana.

“Aku janji tetap sama kamu, apa pun kondisinya. Aku sayang kamu, cintaku.”

“Berhenti berucap begitu, Bar. Aku gak butuh pengakuan, tapi butuh pembuktian. Feelingku udah gak enak. Aku takut kamu bakal ninggalin aku lagi.”

“Atau justru kamu yang akan ninggalin aku, An.” Kali ini Bara yang tertunduk lesu. Pikirannya tertuju pada Arya, CEO di perusahaan tempat kerjanya.

“Maksud kamu? Aku? Aku gak mungkin pergi ninggalin kamu, Bar. Sementara aku disini gak punya siapa-siapa selain kamu.”

“Iya, aku tahu. Bagaimana dengan munculnya kehadiran pria dewasa yang lebih kaya, pasti kamu jauh lebih memilihnya dibanding aku yang sekarang sudah tak punya apa-apa, An.” Tutur Bara, pandangannya menatap lurus dengan tatapan kosong. Ia justru yang lebih takut dan mencemaskan Arya yang akan merebut Ana darinya.

Bagaimana dengan kelanjutan kisah cinta mereka?

VISUALISASI ARYA as RIZKY NAZAR

Buat yang kepo sama Arya, udah author kasih yaa. Mohon maaf untuk readers tercinta author, akhir-akhir ini jarang update, dan gak konsisten terhadap karya ini. Kedepannya semoga bisa lebih baik. Terimakasih tetap setia pada perjalanan kisah Bara dan Ana. Jangan pernah bosan, karena perjalanannya masih panjang untuk dilewati. Masih harus menempuh beberapa kerikil-kerikil kecil maupun besar, yang harus dihadapi oleh Ana dan juga Bara.

SPECIAL VISUAL TERBARU ANA DAN BARA

ANA

1
Sulaiman Efendy
GK DIBUAT KISAH ARBY & TASYA THOR,, DISELINGI KISAH TWIN AREZ & ARA...
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
BENAR2 PASANGAN TER UWU....
Sulaiman Efendy
PARAHNYA LAGI, LO BAWA BUKET BUNGA BUAT ISTRI ORANG..
Sulaiman Efendy
BETUL SEKALI, MKSUDNYA APA...? SDH TRBACA NIAT PEBINOR LO. APA BARA GK MMPU BLIIN BARANG2 BUAT ANAK2NYA... BEDA KONTEKNYA KLO LO BERI HADIAH MMG BUAT BAYI, DN SEBAGAI SHABAT BARA, SDGKN LO MSKI LO ABANGNYA ARKA SHABAT BARA. TPI LO GK BRSAHABAT DGN BARA, DGN ADEK LO SJA BRMUSUHAN.
ADEK LO SAJA BISA MNCINTAI WANITA LAIN, MSKI SMPAT MNCINTAI ANA,, NMUN ARKA MSH NORMAL DN BRAKAL., TDK SPRTI LO YG TDK TAU MALU..
Sulaiman Efendy
HRS PANDAI2 BICARA KPD ANAK, MMBERITAU SKALIGUS MMBRIKN EDUKASI, BNYK ORTU HNY TAU MELARANG DN MMARAHI ANAK, NMUN TDK MMBRIKN MASUKN ATAU EDUKASI KPD ANAKNYA..
Sulaiman Efendy
SETELAH 3 TH JDI NAPI, TH 1997 AKU BEBAS DARI LAPAS, PAS KERUSUHAN ETNIS DI DAERAHKU KALIMANTAN BARAT,, SBLM TRAGEDI SAMPIT, DN AMBON, SETAHUN KMUDIAN AKU MNIKAH LGI, DN SAAT PNY ANAK PRTAMA, 2 BLN AKU BARU SENTUH ISTRI, 5 THN KMUDIAN, DPT BABY KMBAR SPASANG KYAK BARA & ANA, LWAT CESAR, KRN FAKTOR UMUR ISTRI, SETELAH 3 LBH BRU AKU SENTUH ISTRI..
Sulaiman Efendy
PENASARAN, KNP ORTU DN KLUARGA ANA GK DIHUBUNGI, HINGGA ARBI SDH 5 TH BLM LIAT EYANGNYA, HNY SAAT LAHIR ARBI DLU AZA... HRSNYA MRK DIBERITAU, MASA ANA LUPA DGN KDUA ORTU DN ADIKNYA..
Sulaiman Efendy
KNP GK SHOLAWAT, ATAU BACA SURAH YUSUF, SURAH MARYAM, SURAH LUKMAN, ATAU SURAH AR RAHMAN...
Sulaiman Efendy
NAHH BEGITU LBH INDAH, MNCINTAI WANITA YG JUGA MNCINTAI KITA,, BUKAN MNCINTAI ISTRI ORG, YG ISTRI ORG ITU HNYA MNCINTAI SUAMINYA SPENUH HATI, BGITU JUGA SUAMINYA...
Sulaiman Efendy
KERAS KPALA JUGA SIANA, PNY BABY KMBAR DIAM DI APARTEMEN GK LLUASA, LBH BAIK DI RMH UTAMA..RAMAI YG MNGAWASI
Sulaiman Efendy
SEKARANG SDH TDK ADA SI BRAMA LAGI... SDH MAMPUS AYAH IBLISNYA SI BARA, IBUNYA BARA JUGA SDH MAU TRIMA LO SKRG, DRUMAH UTAMA LO AMAN DARI GANGGUAN SI ARYA.. ADA PENGAWAL, ADA ART DRMH..
Sulaiman Efendy
MAKANYA JGN TUNJUKAN HAL2 SPRTI ITU DIDEPAN ANAK2.. APA YG DILAKUKAN ORG DEWASA AKN DI CONTOH OLEH ANAK2..
Sulaiman Efendy
BENARKN SI ARYA..
Sulaiman Efendy
CURIGA SI ARYA TUHH, DRIMANA DIA TAU ALAMAT UNIT APARTEMEN BARA & ANA..
Sulaiman Efendy
JGN DIEMIN WANITA LO, TPI KASIH PRINGATAN KERAS KE LAKI2 YG GANGGU ISTRI LOO...
Sulaiman Efendy
SELESAI ARKA, NI ABANGNYA PULA YG MSH GK TAK TAU MALU MAU JDI PEBINOR, DN TRANG2AN MINTA NO HP ANA DIDEPAN BARA, JATUH LAGI HARGA DIRI BARA
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Sulaiman Efendy
SETELAH SEMBUH AMNESIANYA, MKIN JDI TUH TINGKAT KMESUMAN BARA
Sulaiman Efendy
BACA AZA NOVELNYA KARYA EMAK LENA LENOL (THALINDA LENA), VERY2 HOT PENJABARAN MAKING LOVE NYA... BACA YG SUAMIKU GEMULAI, DN MY HOT OLDMAN..😁😁😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!