NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa lalu kinan dan vicky

Kinan pun memasuki ruang rawat sang putra dan disaat victor ingin ikut masuk kedalam tangannya di tahan oleh woonie.

“Victor bisa kita bicara berdua?" Kata woonie pelan sementara victor hanya diam tapi netranya melirik ke arah pintu yang sudah tertutup rapat tersebut.

Seolah paham yang ada dipikiran adik iparnya woonie pun tersenyum.

“Putramu akan baik-baik saja, aku ingin berbicara soal kinan dan vicky", kata woonie lagi dan akhirnya victor pun mengangguk pelan dan mengikuti woonie untuk menjauh dari ruangan vicky.

Kinan menatap sang putra dengan selang infus di hidungnya tapi sang putra sudah dalam kondisi sadar, perlahan wanita itu mendekat.

“Mommy, sorry pasti mommy khawatir ya" kata vicky pelan.

“Tentu saja mommy khawatir sayang, tadi kamu masih baik-baik saja lalu ada yang mengabari mommy jika kamu pingsan" kata kinan lirih sambil menggenggam tangan mungil putranya.

“Vicky baik-baik saja mommy, mommy jangan marah sama daddy ya" kata vicky pelan sedangkan tubuh kinan menegang dengan apa yang putranya katakan.

“A..a-apa maksudmu sayang? Daddy siapa?" Tanya kinan gugup dengan jantung yang berdetak kencang.

“Kim victor daddy vicky kan mommy?" Ucap anak laki-laki itu polos.

“Vicky tidak tahu apa yang terjadi antara kalian orang dewasa tapi vicky ingin memiliki keluarga yang utuh mommy seperti anak-anak yang lain" lirih vicky.

Dada kinan terasa sesak mendengar kenyataan yang keluar dari bibir putranya, kinan tidak pernah tahu dan sadar jika kenyataannya dibalik sifat ceria dan dewasa sang putra ternyata dia juga hanya seorang anak kecil yang ingin bermain bersama ayah kandungnya, menghabiskan waktu bersama daddynya.

"Apakah kasih sayang mommy, mama woonie, papa mingyu serta grandma dan grandpa tidak cukup sayang?” Tanya kinan lirih.

"Kalian sangat menyayangi vicky dan vicky sangat tahu itu, bahkan papa mingyu selalu bisa menjadi papa untuk vicky tapi entah kenapa vicky masih merasa ada yang kosong di dalam sini mommy”, kata vicky sambil menunjuk dadanya.

"Dan kekosongan itu secara tidak sadar mulai terisi saat vicky pertama kali melihat daddy beberapa waktu yang lalu" kata vicky lagi.

Kenyataan yang kinan lupakan adalah sejauh dan sekeras apapun dirinya berusaha menjauhkan vicky dari victor tapi kenyataan yang terpampang nyata adalah ikatan batin ayah dan anak itu sangat kuat.

Di kantin rumah sakit.

Woonie mengajak victor di sini untuk berbicara hal yang sensitif.

“Kak bisa kakak beritahu aku sebenarnya apa yang terjadi dengan vicky dan kenapa kinan bisa sepanik itu hanya karena vicky yang pingsan?" Tanya victor.

“Tenanglah dulu kakak akan menceritakan semuanya dari awal", ucap woonie tenang dan setelah menghela nafas pelan meluncurlah cerita tentang kinan dan vicky.

Mulai dari kinan yang depresi bahkan diawal kehamilan menolak bayi dalam kandungannya hingga aksi nekat kinan yang ingin menggugurkan bayinya sendiri hingga akhirnya sang kakak dan sang mama berhasil membujuk kinan untuk mempertahankan kandungannya.

Mendengar hal itu tentu saja victor terkejut, dirinya tidak menyangka jika istrinya melalui masa yang sangat sulit bahkan hampir ingin membunuh darah dagingnya sendiri karena kebencian kinan padanya. Mendengar hal itu sebuah rasa bersalah semakin menggerogoti hati victor.

“Saat vicky akan lahir sebenarnya kinan sudah bilang tidak ingin mengurus bayinya dan kakak yang berjanji jika bayinya lahir kakak dan suami kakak yang akan merawatnya” ucap woonie.

"Lalu kenapa sekarang kinan sangat menyayangi vicky?” Tanya victor penasaran.

"Kondisi vickylah yang mengubah kinan menjadi sosok ibu yang awalnya membenci putranya berbalik menjadi menyayangi dan menjaganya dengan sangat protektif” kata woonie lagi.

"Memang kenapa dengan vicky?” Tanay victor penasaran.

"Sejak lahir anak itu sudah divonis oleh dokter menderita kelainan jantung” kata woonie lirih.

Dunia victor terasa berhenti saat itu juga jantungnya berdetak tidak karuan bahkan aliran darahnya terasa membeku, victor merasa pasokan oksigen disekitarnya menghilang perlahan saat mendengar fakta menyakitkan dari putra kandungnya sendiri, bagaimana tidak putranya belum genap 5th tapi selama ini harus bertahan dengan penyakit yang sewaktu waktu bisa saja merenggut nyawanya tanpa dirinya duga.

"Kelainan jantung? Bagaimana bisa?” Tanya victor seolah enggan menerima fakta yang terpampang nyata di hadapannya saat ini.

"Karena selama kehamilannya kinan sama sekali tidak menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuhnya dan selain itu karena dulu dirinya hampir ingin menghilangkan janinnya maka faktor itulah yang menjadi salah satu alasan kondisi vicky yang sekarang” jelas woonie sementara victor hanya diam.

"Vi…boleh kakak minta tolong padamu", pinta woonie dan victor pun mengangguk.

“Minta tolong apa kak?" Tanya victor.

“Setelah tahu rahasia ini bisakah kamu untuk tidak menyalahkan kinan atas kondisi yang dialami putra kalian? Kinan sudah cukup menanggung rasa bersalahnya seumur hidup saat pertama kali dirinya mendapat kabar tentang penyakit vicky, jadi kakak mohon jangan memojokkannya lagi atau memarahinya" pinta woonie pelan.

Victor tersenyum ke arah kakak iparnya tersebut.

“Kakak tenang saja karena aku tidak akan menyalahkan atau memarahi bahkan membenci kinan soal kondisi putra kami, justru aku ingin membawa mereka kembali ke korea dan aku ingin kinan fokus mengurus putra kami karena aku akan melarang kinan bekerja dan aku juga akan mencari donor jantung yang cocok untuk vicky” jelas victor.

"Ke korea? Tapi apakah kinan mau? Lalu bagaimana dengan keluargamu victor?” Tanya woonie khawatir.

“Kakak tenang saja karena aku tahu apa yang harus aku lakukan dan untuk keluargaku mereka sudah tahu tentang vicky dan mereka sangat tidak sabar untuk bertemu dengannya", jelas victor.

Woonie bernafas lega saat mendengar kabar itu dari victor.

“Lalu apa rencanamu supaya kinan mau ikut kamu kembali ke korea?" Tanya woonie.

“Aku belum punya rencana apapun karena sampai hari ini aku belum bisa mendapatkan hatinya, ditambah vicky yang tiba-tiba masuk rumah sakit sepertinya kinan akan berpikir ulang untuk kembali denganku" kata victor pelan.

“Tidak perlu terburu buru karena sebenarnya kinan juga masih mencintaimu tapi rasa sakitnya masih mendominasi ditambah dia takut jika dia akan kembali dikecewakan untuk yang kedua kalinya” kata woonie.

"Mungkin kamu bisa mulai dari menyakinkan dirinya jika kamu benar-benar serius dengannya”, saran woonie dan victor pun mengangguk paham.

Sementara itu di ruang rawat vicky terlihat sehun dan luhan yang menemani cucu mereka setelah di kabari oleh kinan jika vicky tiba-tiba masuk rumah sakit.

"Bukankah sebaiknya kamu homeschooling lagi sayang” saran luhan.

"Ga mau grandma, kalau homeschooling vicky jadi ga punya teman", ucap vicky.

“Tapi lihatlah kamu jadi lelah karena jadwal sekolah biasa" ucap sehun khawatir.

“Vicky baik-baik saja grandpa, lagian vicky juga ga pernah telat minum obatnya", ucap vicky sambil tersenyum.

"Mommy, boleh ya vicky tetap belajar di sekolah biasa ya”, bujuk vicky sambil menatap kinan dengan wajah memohon yang terlihat menggemaskan dimata semua orang.

Disaat kinan ingin menjawab sebuah suara menginterupsi.

“Boleh dengan syarat tidak boleh ikut kegiatan diluar jam belajar di sekolah dan tidak boleh melakukan aktivitas yang melelahkan, bagaimana?" Kata victor sambil mendekat ke arah sang putra lalu tersenyum.

“Tapi kan bosan kalau cuma belajar doang ih", gerutu vicky.

“Pilih setuju atau lebih baik tidak sama sekali?" Kata victor tegas dan akhirnya vicky pun mengangguk pasrah.

1
Alia Chans
Hadir thor
like + bunga🌹 , semangat thor😉





kalo sempat mampir juga ya 🤭
nia_minyoongi: terima kasih buat supportnya... 😊
total 1 replies
Nadia Apriyanti
ceritanya bagus
nia_minyoongi: makasih 😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!